Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS ( KEK )PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Miftahul Jannah
Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan) Vol 7, No 2 (2019): Agustus 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.198 KB) | DOI: 10.31314/zijk.v7i2.1147

Abstract

Chronic energy deficiency is a condition of a person suffers from an imbalance in nutrients intake (energy and protein) during pregnancy or persists. The objective of research was to obtain the factors are related with the incidents of chronic energy deficiency in pregnant women. The design used Quantitative analytic survey with cross sectional approach. Collecting sample used random sampling with 190 respondents. Analysis used chi square test with significance ɑ = 0,05, the result obtained there is relationship between economy status with CED ρ = 0,02< 0,05, there is relationship between education with CED ρ = 0,003 < 0,05, and there is relationship between parity and CED with ρ = 0,04 < 0,05. Suggestion is expected to increase in giving a socialization or clearly information to pregnant women about CED.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PARTISIPASI KADER DALAM PELAKSANAAN POSYANDU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DUHIADAA KECAMATAN DUHIADAA KABUPATEN POHUWATO TAHUN 2019 Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
-
Publisher : program studi ilmu keperawatan fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.633 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the factors related to cadre participation in the implementation of posyandu at the Duhiadaa Health Center In Pohuwato District. This type of research is an observational method with a cross sectional study. With a sample of 80 people and the result obtained are the level of knowledge of cadres related to the participation of the cadres in the implementation of posyandu (x2 count > X2 table) with avalue of 11.098> 3.841 where is the value of P (0.001 <60.05), attitude related to cadre partipation in the implementation of posyandu (19.850> 3.841) where the p value (0.00<đ0.05), the training was related to the participation of cadres in the implementation of posyandu (19.901>3.841) where the P value (0.00<60.05).
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA KEHAMILAN TIDAK DIINGINKAN PADA REMAJA DI WILAYAH KECAMATAN BOLANGITANG BARAT Ani Retni; Fahmi A. Lihu
-
Publisher : program studi ilmu keperawatan fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (648.752 KB)

Abstract

From the data obtained in pregnancy health center and health center Olot West Bolangitang showed that pregnant teenagers in 2014 amounted to 44 people. Pregnancy teenagers in the District of West Bolangitang after confirmed by the health center because of several factors such as sex outside marriage, given the lack of parental guidance, lack of knowledge about adolescent sex can lead to pregnancy, teens having sex without using contraception, rape, environmental factors association with the presence of friends and habits and addictive to watch pornographic films. The problems of the study are: What Factors Associated With Occurrence of Unwanted Pregnancy In Teenagers on the District of West Bolangitang?. Objective study the factors associated with the occurrence of unintended pregnancy in adolescents in the District of West Bolangitang. The design study is a descriptive analytic study with cross sectional approach. Results and discussion of research suggests that (a) Of the 30 sampled adolescents who have sex less knowledge which amounted to 28 people and who has a good knowledge of sex amounted to 2 people, while the incidence of pregnancy due to rape and incest does not occur in the study subjects. Adolescents who experience unintended pregnancies events totaled 29 respondents who experienced an unwanted pregnancy and first responders who have unwanted pregnancies. (b) In general, adolescents experiencing an unwanted pregnancy have less knowledge. (c) Knowledge of sex associated with unintended pregnancy in adolescents in the District of West Bolangitang indicated by the chi-square value = 0.000 while the table for α = 0.05 level with df = 1 for 3,841. (d) The rape and pregnancy due to incest in a constant state of not dealing with an unwanted pregnancy in adolescents in the District of West Bolangitang.
FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MASYARAKAT MEMILIH PENGOBATAN ALTERNATIF DIKECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GORONTALO Anik Indarwati; Ani Retni
-
Publisher : program studi ilmu keperawatan fakultas ilmu kesehatan universitas muhammadiyah gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.593 KB)

Abstract

Factors affecting society choose alternative medication in Kota  Barat District. Tthe aim of this research is to the factors that affect society to choose alternative medication .this type of research is used observasional analytic with cross sectional approach .the number of population  6,076 households and the  number of responden in a sample are 120 hounseholds.the analysis of data is used univariat,bivariat,and multivariate analysis These results are that (a) Social factors had  an effect on society decision to choose alternative medication in kota barat distric with a value of 0.000, (b) economic .Faktor also efectif on society decision to choose  the decision of the  choose alternative medicine  in kota barat District with a value of 0.000 (c) .Faktor of culture also had an affect on social to choose alternative medicine in kota barat District with a value 0.015,based on the three factors are researched, the more effection factor is the social and cultural factors. That  a correlation rate of 0.472.
Penatalaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada Bayi Baru Lahir Normal di Rsud Dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo harismayanti harismayanti; Ani Retni; Rini Asnawati
Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 8, No 2 (2022): JOURNAL NURSING CARE
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jnc.v8i2.562

Abstract

Latak Belakang : Inisiasi menyusu dini direkomendasikan oleh WHO segera setelah bayi lahir. Inisiasi menyusu dini (IMD) bukan program ibu menyusui bayi, akan tetapi bayi yang harus aktif menemukan sendiri puting susu ibu. Hal ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu. IMD harus dilakukan saat lahir tanpa boleh di tunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Proses ini berlangsung skin to skin antara ibu dan bayi.Tujuan :Tujuan penelitian untuk mengetahui Gambaran Penatalaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Bayi Baru Lahir Normal di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo.Metode : Desain penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan menggunakan teknik sampel total sampling dengan jumlah sampel 15 responden.Hasil : Hasil penelitian menunjukkan Gambaran Penatalaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) Pada Bayi Baru Lahir Normal di RSUD dr. Hasri Ainun Habibie Gorontalo diketahui bahwa dari 15 responden di peroleh sebanyak 5 responden dilakukan IMD sesuai prosedur (33.3%) dan 10 responden tidak dilakukan sesuai prosedur (66.7%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi instansi kesehatan dalam memberikan pelayanan yang baik, khususnya dalam mendukung program pemerintah dalam penatalaksanaan inisiasi menyusu dini (IMD) sesuai standar operasional prosedur.
ANALYSIS OF DIFFERENCES IN BODY WEIGHT AND BODY LENGHT IN INFANTS AGE 6-7 MONTHS BETWEEN EXCLUSIVE BREASTFEEDING THE WORK AREA OF KOTA BARAT HEALTH CENTER Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Siti Nurain Dunggio
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 5, No 1 (2023): JANUARI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35971/jjhsr.v5i1.17056

Abstract

Rendahnya cakupan ASI Ekslusif merupakan sebuah masalah kesehatan di Indonesia. Hasil Riset Kesehatan Provinisi Gorontalo, cakupan ASI eksklusif sebanyak 64% dengan target  nasional yaitu 80% sehingga dapat dilihat bahwa cakupan ASI di Gorontalo belum mencapai target yang sudah ditetapkan. Kebaruan penelitian ini karena menganalisis perbedaan berat badan dan panjang badan pada bayi usia 6-7 bulan yang di berikan ASI Ekslusif di wilayah kerja puskesmas Kota Barat. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis perbedaan berat badan dan panjang badan pada bayi usia 6-7 bulan yang diberikan ASI Ekslusif. Metode penelitian ini menggunakan desain survey analitik dengan melalui pendekatan cross sectional study. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling pengambilan dengan jumlah sampel 40. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan obervasi. Analisis data menggunakan uji Chi Square dengan tingkat kemaknaan (α=0,05). Hasil penelitian berdasarkan uji statistik didapatkan nilai p value=0,030 dengan α 0,05, sehingga ada hubungan antara pertumbuhan berat badan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif, dan didapatkan nilai p value=0,212 dengan α 0,05, sehingga tidak ada hubungan antara pertumbuhan panjang badan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kota Barat. Kesimpulan penelitian ini yakni ada hubungan antara pertumbuhan berat badan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif dan tidak ada hubungan antara pertumbuhan panjang badan bayi yang diberi ASI eksklusif dan tidak ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Kota Barat.Kata Kunci: ASI Eksklusif; Berat Badan Bayi; Panjang Badan Bayi.AbstractThe low coverage of exclusive breastfeeding is a health problem in Indonesia. The results of the Gorontalo Provincial Health Research show that the range of exclusive breastfeeding is 64%, with a national target of 80%, so it can be seen that the coverage of breastfeeding in Gorontalo has not reached the mark that has been set. The novelty of this study is that it analyzes differences in body weight and length in infants aged 6-7 months who are given exclusive breastfeeding in the working area of the West City Health Center. The aim of this study was to analyze differences in body weight and length in infants aged 6-7 months who were given exclusive breastfeeding. This research method uses an analytic survey design with a cross-sectional study approach. Samples were taken by accidental sampling technique with a total sample of 40. Data were collected using questionnaires and observations. Data analysis used the Chi-Square test with a significance level (α=0.05). The results of the study based on statistical tests obtained a p-value = 0.030 with α 0.05, so there is a relationship between the weight growth of babies who are exclusively breastfed and those not exclusively breastfed, and a p-value = 0.212 is obtained with α 0.05, so there is no relationship between the growth in body length of babies who are exclusively breastfed and not exclusively breastfed in the working area of the West City Health Center. This study concludes that there is a relationship between the growth in body weight of babies who are exclusively breastfed and not exclusively breastfed, and there is no relationship between the body length growth of babies who are exclusively breastfed and not breastfed solely in the working area of the Kota Barat Health Center.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN ASFIKSIA PADA BAYI BARU LAHIR DI RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KASIH FATIMAH KOTAMOBAGU Thania Sumanta; Hariamayanti Hariamayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 1 (2023): Januari: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1510.188 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i1.854

Abstract

Asfiksia adalah keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur segera setelah lahir sehingga bayi tidak mampu memasukkan oksigen dan tidak mampu mengelurkan zat asam arang dari tubuhnya, sehingga dapat menurunkan O² (oksigen) . Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir di RSIA Kasih Fatimah Kotamobagu. Desain penelitian ini menggunakan kuantitatif pendekatan cross sectional dengan jumlah responden 52 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan Uji Chi-square pada setiap variabel. Hasil penelitian ini didapatkan faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Brau lahir antara lain usia ibu (p=0.001), usia kehamilan (p=0.002), berat badan lahir (p=0.000), air ketuban (p=0.002), lilitan tali pusa (p=0.001). Usia ibu (RR : 1.98), usia kehamilan (RR :1.80), berat badan lahir (RR :1.69), air ketuban (RR : 180), lilitan tali pusat (RR : 1.84). Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan usia ibu, usia kehamilan, berat badan lahir, air ketuban, lilitan tali pusat dengan Faktor Risiko Kejadian Asfiksia Pada Bayi Baru Lahir. Diharapkan terutama pada bu hamil agar melakukan antenatal care secara teratur agar mudah dideteksi adanya kelainan.
ANALISIS MASALAH SEKSUAL PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI PUSKESMAS DULUPI KABUPATEN BOALEMO PROVINSI GORONTALO Sri Rahayu Hanafi; Harismayanti, Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1226.042 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.943

Abstract

Pendahuluan: Masalah seksual pada ibu hamil trimester III merupakan masalah yang sering dikeluhkan disebabkan mitos-mitos di masyarakat mengenai hubungan seksual saat hamil seperti dapat menyebabkan kontraksi setelah seks, keguguran, kelahiran prematur, bayi tidak mendapatkan oksigen yang cukup selama orgasme dan infeksi pada. Tujuan: Untuk mengetahui masalah seksual pada ibu hamil trimester III. Metode Penelitian: Rancangan penelitian menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian sebanyak 13 orang. Hasil Penelitian: Dimana dari 13 responden hanya 7 yang melakukan hubungan seksual saat hamil trimester III, sedangkan 6 lainnya sudah tidak melakukan. Dari 7 responden yang melakukan hubungan seksual, bukan karena memiliki pengetahuan mengenai manfaat berhubungan seksual disaat hamil trimester III namun karena kewajiban sebagai istri. Kesimpulan: Hasil penelitian ini ada hubungan antara faktor psikologis dengan fungsi seksual serta pengetahuan ibu hamil trimester III sangatlah minim. Saran: untuk ibu hamil agar lebih terbuka akan masalah yang terjadi selama kehamilan, atau dapat bertanya informasi dari petugas kesehatan terkait dengan seksualitas selama masa kehamilan
ANALISIS FAKTOR RESIKO TERJADI PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TOLANGOHULA KABUPATEN GORONTALO PROVINSI GORONTALO Rahmelia Rauf; Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1103.236 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.963

Abstract

Tingginya angka kematian ibu akibat preeklampsia menekankan pentingnya dilakukan penatalaksanaan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut, sehingga perlu adanya pengkajian terlebih dahulu terhadap faktor apa saja yang dapat menyebabkan preeklampsia pada ibu hamil. Ibu hamil yang mengalami preeklampsia memerlukan pengelolaan dan pemantauan yang ketat terhadap kondisinya dan janinnya sehingga penyakit tidak berkembang lebih berat agar tidak membahayakan jiwa ibu dan janin yang dikandungnya. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor resiko terjadi preeklampsia pada ibu hamil di Puskesmas Tolangohula Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. Penelitian ini dilaksanakan di Puskesmas Tolangohula. Jumlah sampel sebanyak 27 orang. Hasil penelitian uji analisis chi-square didapatkan nilai p-value < α 0,05, maka dapat disimpulkan ada hubungan antara usia ibu, paritas, riwayat hipertensi, kunjungan ANC dan usia kehamilan dengan preeklampsia pada ibu hamil. Adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah dan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA IBU YANG MEMILIKI BAYI 6-12 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TILAMUTA KABUPATEN BOALEMO Harismayanti; Ani Retni; Yesti Sandi Yosef
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (611.443 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.983

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) merupakan satu-satunya makanan terbaik yang paling ideal dan sempurna untuk memenuhi kebutuhan gizi kepada bayi selama proses tumbuh kembang pada 6 bulan pertama kehidupannya. Tujuan dari peneIitian ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang memiliki bayi 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tilamuta Kabupaten Boalemo. PeneIitian ini merupakan peneIitian Cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling jenis accidental sampling. Uji statistik yang digunakan dalam analisis ini adalah chi square. HasiI peneIitian bahwa umur, pekerjaan, dukungan keluarga dan pengetahuan memiliki hubungan dengan pemberian ASI ekslusif pada Ibu yang memiliki bayi 6-12 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tilamuta Kabupaten Boalemo dengan nilai p < 0.05.