Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH TERAPI MASSAGE EFFLUERAGE TERHADAP NYERI KALA I PADA IBU INPARTU DI RUANGAN PONEK RSUD TANI DAN NELAYAN KABUPATEN BOALEMO Rizky Hamidah Assagaf; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.527 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.984

Abstract

Nyeri pada ibu bersalin dapat menyebabkan meningkatnya kadar katekolamin atau hormon sterss. Peningkatan kadar ketekolamin atau hormon sterss dapat mengurangi kemampuan tubuh menahan rasa nyeri.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi massage effluerage terhadap nyeri kala I pada ibu inpartu. Desain penelitian pre eksperimental dengan penelitian one group pre-post test. Populasi dalam penelitian ini ibu bersalin secara normal di ruangan ponek bulan agustus-oktober berjumlah 56 ibu. Sampel berjumlah 36 ibu dengan menggunakan rumus slovin. Instrument yang digunakan yaitu lembar observasi dan menggunakan uji statistik sampel paired T-test. Hasil yang diperoleh nyeri sebelum perlakuan sebanyak 23 responden merasakan nyeri sedang dan 13 responden merasakan nyeri berat, setelah perlakuan 19 responden merasakan nyeri ringan, 15 responden merasakan nyeri sedang dan 2 responden merasakan nyeri berat. Kesimpulan terdapat pengaruh p=0.000 (<0.05) terapi massage effleurage terhadap nyeri kala I pada ibu inpartu diruangan ponek.
KEPATUHAN IBU HAMIL DALAM PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) 10T DIPUSKESMAS ASPARAGA KAB. GORONTALO Astin Maadi; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi Vol. 1 No. 2 (2023): April : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (935.621 KB) | DOI: 10.55606/jikg.v1i2.985

Abstract

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN JUMLAH KUNJUNGAN PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Lilis Nugrawati; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.282 KB)

Abstract

Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan kesehatan kepada wanita hamil selama kehamilannya dengan tujuan mendeteksi secara dini masalah kesehatan ibu dan janin, memberikan edukasi kesehatan dan perencanaan persalian sehingga dapat menghadapi persalinan dengan aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan Dengan Jumlah Kunjungan Pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 66 responden, pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan analisis uji statistik chi square dengan tingkat signifikan α (0,05). Hasil penelitian diperoleh ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 42 responden dan pengetahuan cukup 24 responden, kunjungan pemeriksaan ANC yang sesuai aturan sebanyak 42 responden dan yang tidak sesuai aturan sebanyak 24 responden. Hasil uji statistik didapatkan nilai p value 0,000 sehingga dapat disimpulkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil tentang tanda bahaya kehamilan dengan jumlah kunjungan pemeriksaan Antenatal Care (ANC) di Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.
PENGARUH TEKNIK RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP RESPON NYERI PADA IBU INPARTU KALA I DI RSIA SITTI KHADIDJAH KOTA GORONTALO Nurnaningsih Djafar; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1394.673 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Teknik Relaksasi Nafas dalam Terhadap Respon Nyeri pada Ibu Inpartu Kala I di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre eksperimen pendekatan two group pretest-postest design. Tekinik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden yang terdiri dari 15 kelompok intervensi dan 15 kelompok control. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisa data menggunakan uji dependent-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skala nyeri responden pada kelompok intervensi 0.000 <(ɑ) 0,05 sedangkan pada kelompok control P=.164 >(ɑ) 0.05. Kesimpulan yaitu pada kelompok intervensi adanya pengaruh teknik relaksasi terhadap respon nyeri pada ibu inpartu kala I, sedangkan pada kelompok control tidak terdapat pengaruh teknik relaksasi nafas dalam pada ibu inpartu kala I di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo.
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LIMBOTO KABUPATEN GORONTALO Sintiati Dukalang; Andi Akifa Sudirman; Ani Retni
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1301.766 KB)

Abstract

Rendahnya pemberian ASI Ekslusif menjadi salah satu pemicu terjadinya kependekan (stunting) pada anak balita dari kejadian masa lalu dan akan berdampak terhadap masa depan anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Desain penelitian adalah analitik kolerasi dengan pendekatan cross sectional, Sampel berjumlah 93 responden menggunakan teknik purposive sampling, menggunakan uji statistik chi-square. Hasil yang diperoleh balita yang diberikan ASI Ekslusif tidak stunting sebanyak 33 balita dan balita tidak diberikan ASI Ekslusif mengalami stunting sebanyak 24 balita, maka ada hubungan pemberian ASI Ekslusif terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo dengan nilai p-value 0.001. Oleh karena itu, diharapkan ibu memenuhi gizi selama kehamilan dan juga mematuhi serta melaksanakan program 1000 hari pertama kehidupan dengan rutin berkunjung ke Puskesmas dan posyandu untuk mendapatkan deteksi dini tentang kesehatan dan konseling gizi bagi anaknya.
ANALISIS MASALAH KETIDAKBERHASILAN IBU DALAM MEMBERIKAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIPATANA Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Anisa Radjab
Journal of Educational Innovation and Public Health Vol. 1 No. 2 (2023): April : Journal of Educational Innovation and Public Health
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (991.001 KB) | DOI: 10.55606/innovation.v1i2.949

Abstract

Cakupan pemberian ASI eksklusif belum merata di seluruh Indonesia, masih ada provinsi yang belum mencapai target sebesar 40%, kondisi ini dapat disebabkan misalnya oleh pekerjaan ibu, kurangnya dukungan terutama suami sehinga terjadi ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui analisis masalah ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sipatana. Desain penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi fenomenologi, partisipan penelitian adalah jumlah ibu yang tidak memberikan ASI eksklusif dengan jumlah 8 orang yang memenuhi kriteria sampel. Hasil temuan diperoleh terdapat tiga hasil temuan yang menyebabkan ketidakberhasilan ibu dalam memberikan ASI eksklusif yaitu hambatan produksi ASI meliputi ASI yang keluar sedikit, payudara bengkak dan puting luka, kuranganya dukungan keluarga dalam memotivasi ibu untuk memberikan ASI eksklusif dan pengetahuan ibu yang kurang dengan pemahaman ibu yang kurang mengenai ASI eksklusif, ASI eksklusif hanya untuk tumbuh kembang anak dan meningkatkan kekebalan tubuh, serta ASI eksklusif hanya bermanfaat untuk anak, sudah terpapar informasi, tetapi sudah lupa dan tidak memahamai informasi ASI eksklusif. Dapat disimpulkan hambatan produksi ASI, kurangnya dukungan keluarga dan kurangnya pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif untuk memberikan ASI eksklusif.
Kenaikan Berat Badan Ibu Selama Kehamilan Dengan Berat Badan Lahir Bayi Di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo Nur’ain Mooduto; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jrik.v3i1.1285

Abstract

Kenaikan berat badan selama kehamilan yang kurang dari normal dapat meningkatkan resiko bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) sedangkan peningkatan berat badan yang berlebihan dapat meningkakan resiko bayi dengan berat lahir tinggi atau makrosomia. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi. Desain penelitian meggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling sehingga didapatkan 56 responden. Pengambilan data lembar observasi dan analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan α 5% (p <0,05). Hasil analisis menggunakan chi square dengan nilai p value=0,026 menunjukkan terdapat hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir bayi. Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu hamil di RSIA Sitti Khadijah Kota Gorontalo mengalami kenaikan berat badan yang normal dengan melahirkan paling banyak bayi dengan berat badan normal. Diharapkan ibu dapat mengevaluasi terkait gizi sebelum hamil dan selama hamil sehingga dapat memiliki kenaikan berat badan normal selama kehamilan.
Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Frekuensi Mual Muntah Pada Ibu Hiperemesis Gravidarum Trimester 1 Wanita di Ruang RSIA Sitti Khadidjah A Isyiah Obligent Polygorontalo City Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Nurjana Dilihama
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.868

Abstract

Introduction: A woman experiences pregnancy, which lasts from the moment of conception (fertilization) until the baby is born. This process produces physical, psychological, environmental, socio-cultural, and economic changes that affect the body, mind, and society. Pregnant women often experience nausea and vomiting (Emesis Gravidarum), especially in the first trimester of pregnancy.Objective : To determine the effect of giving lavender aromatherapy in reducing the frequency of nausea and vomiting before and after being given lavender aromatherapy to pregnant women in the first trimester. Research Method: This pre-experimental research design used a responsive pre-post test because it only involved one group of subjects. The subject's body was detected before the intervention was carried out, then detected again after the intervention was carried out. The subjects used in this study were pregnant women who experienced hyperemesis gravidarum in the first trimester of pregnancy. Results: It is known that Clients 1 and 2 experience nausea and vomiting more often than four times a day before receiving lavender aromatherapy. For Client 1, the frequency of nausea and vomiting was found to decrease after receiving lavender aromatherapy for three consecutive days, and the client did not experience nausea or vomiting at all. For Client 2 there was no change in giving lavender aromatherapy because the client continued to experience nausea and vomiting with a frequency of about 2 times per day. Conclusion: the overall evaluation results showed that one of the clients used non-pharmacological techniques and received lavender aromatherapy which caused a decrease in nausea, while the other clients who received lavender aromatherapy continued to experience nausea and vomiting. about twice a day vomiting.
Hubungan Sikap Dengan Motivasi Dalam Memberikan Pertolongan Pertama Dalam Kasus Kecelakaan Pada Siswa SMAN 2 Limboto Kabupaten Gorontalo Pipin Yunus; Haslinda Damansyah; Ani Retni; Arief Y Salam
NAJ : Nursing Applied Journal Vol. 1 No. 4 (2023): October : Nursing Applied Journal
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/naj.v1i4.96

Abstract

An accident is an unplanned and unwanted event by any person that can cause injury, illness, or material damage. This study aims to determine the relationship between attitude and motivation in providing first aid in the case of an accident to students of SMA Negri 2 Limboto, Gorontalo Regency. This research uses a type of quantitative correlation research with a cross sectional method. Sampling in this study was carried out using a probability sampling technique, namely proportionate stratified random sampling with a total sample of 87 respondents. Data collection using observation sheets and questionnaires. data analysis using the Chi Square statistical test was obtained p = 0.000 with <0.05, then Ha was accepted, so it can be concluded that there is a relationship between attitude and motivation in providing first aid in the case of accidents in students of Sman 2 Limboto, Gorontalo Regency
Pengaruh Teknik Relaksasi terhadap Perubahan Status Mental Pasien Skizofrenia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Firmawati Firmawati; Ani Retni; Dian Putri Anggraini
Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Pengabdian Bidang Kesehatan
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jpbidkes.v2i3.114

Abstract

Patients with schizophrenia may experience an indirect social exclusion, leading those in their immediate vicinity to grow intolerably intolerant of their abnormal conduct and viewpoints. This can exarcebate mental health issues that may lead to relapses, so therapy is necessary, including the use of relaxation techniques such as guided imagert, The purposes of this study was to ascertain how relaxing methods affected the mental state shifts in the number of schizophrenia patients at the Limboto Health Center’s operational region. A single-group pre-post test design was used in this pre-experimental study, which included 88 schizophrenia patient in total. Purposive sampling was used to choose a total of 19 patients for the sample and the Wilcoxon statistical test was used to evaluate the data. According to the study findings, most schizophrenia patients (73.7%) had a severe mental state prior to receiving relaxation technique; afterward, most were classified as moderate (52.6%); the p-value was 0.000 (<α0.05). The Limboto Community Health Center’s working area’s schizophrenia patient’s mental status alterations were found to be influenced by relaxing techniques.