Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI TENAGA KESEHATAN DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BATUDAA Ani Retni; Yusuf K. Suleman; Sagita Akaseh
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.998

Abstract

Tenaga kesehatan harus memiliki motivasi kerja yang tinggi agar puskesmas bisa berperan penting apa lagi pada masa pandemi saat ini. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Batudaa seperti prestasi kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prestasi kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan di puskesmas Batudaa. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 32 tenaga kesehatan di puskesmas Batudaa. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa berdasarkan faktor-faktor menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu kategori baik. maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antar kompensasi kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan, dan pengaruh antara faktor lingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara ingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan.
Kepatuhan Ibu Hamil Dalam Pemeriksaan Antenatal Care (ANC) 10t Di Puskesmas Asparaga Kab. Gorontalo Astin Maadi; Harismayanti; Ani Retni
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.982

Abstract

Pemeriksaan ANC merupakan kegiatan yang sangat penting dalam mengidentifikasi kesejahteraan ibu dan janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kepatuhan ibu hamil dalam pemeriksaan antenatal care (ANC) 10T. Desain penelitian ini Deskriptif Kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Hasil yang di peroleh adalah mayoritas karakteristik responden berdasarkan usia yaitu 17-25 Tahun, mayoritas karakteristik responden berdasarkan pendidikan yaitu SMP, mayaoritas pekerjaan tertinggi yaitu IRT, mayoritas karakteristik Usia Kehamilan tertinggi yaitu Trimester II, mayoritas karakteristik Kepatuhan ibu hamil berdasarkan kunjungan ANC tertinggi dan Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Puskesmas Asparaga Kabupaten Gorontalo di dapatkan hasil 24 ibu hamil patuh kunjungan Antenatal Care (ANC) dengan tidak berkualitas (10T) dan di dapatkan hasil 21 ibu hamil dengan tidak patuh kunjungan Antenatal Care (ANC). Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan Antenatal Care (ANC) dan mampu memberikan pelayanan Antenatal Care (ANC) berkualitas. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai dasar untuk penelitian selanjutnya yang akan bermanfaat bagi kita semua, khususnya dalam pemilihan variabel penelitian yaitu pekerjaan dan dukungan suami.
Dukungan Suami dan Ibu Hamil KEK dengan Kejadian BBLR Di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru Citra Annisa Paramita Mowu’u; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Protein : Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.  Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/protein.v2i3.432

Abstract

Husband support has a huge influence on wives when choosing the best course of action from pregnancy, childbirth to the post-pregnancy period so that it affects the occurrence of low birthweight. In addition, SEZ in pregnant women can cause problems not only in the mother, but also in the fetus including babies born with low birth weight. The purpose of this study was to analyze the support of husbands and SEZs in pregnant women with BBLR incidence in the working area of Telaga Biru Health Center. Quantitative research design with cross sectional approach, the population of all infants aged 0-24 months as many as 57 babies, the number of samples 57 infants using purposive sampling techniques in this study and the data were analyzed with chi-square statistical tests. The results of the study obtained that the majority of husband support was categorized as good as 46 respondents (80.7%), SEZs in pregnant women were mostly categorized as non-SEZ pregnant women as many as 44 respondents (77.2%) and the majority of BBLR events were not BBLR as many as 42 respondents (73.7%), and husband support was obtained with the incidence of BBLR p = 0.000 <α 0.05) and SEZ in pregnant women with the incidence of BBLR p = 0.000 <α 0,05. It can be concluded that there is a relationship between the support of husbands and pregnant women in SEZs with the occurrence of BBLR in the working area of the Telaga Biru Health Center.  
The Relationship Between Health Workers' Knowledge and the Implementation of Episiotomy Wound Care in Postpartum Mothers at the Postpartum Room of RSIA Siti Khadijah, Gorontalo City Harismayanti, Harismayanti; Ani Retni; Faniya Ismail
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Episiotomy is performed to prevent more severe damage to soft tissue due to excessive stretching forces beyond the tissue's elasticity. The episiotomy wound can become very painful, tender, swollen, and red. Patients may feel warmth in the perineal area, or may not. Sometimes, fluid may drain from the incision site. The ability to care for the wound can vary between health workers, which significantly affects the healing of the episiotomy wound in postpartum mothers. The aim of the study is to examine the relationship between health workers' knowledge and the implementation of episiotomy wound care in postpartum mothers. This research uses a quantitative method with a cross-sectional approach, with a population of 36 individuals and a sample size of 36 individuals (total sampling). The results show that health workers' knowledge is good, with proper implementation of episiotomy wound care at 94.4%, with a p-value of 0.002 < 0.05. The conclusion is that there is a relationship between health workers' knowledge and the implementation of episiotomy wound care in postpartum mothers in the postpartum room at RSIA Siti Khadijah, Gorontalo City. It is recommended for health workers to follow standard operating procedures (SOPs) in wound care to prevent infection. Patients should maintain cleanliness of the wound by changing their underwear after urination and using clean water when urinating.
The Effect Of Benson's Relaxation Technique On Pain Reduction In Post-Operative Cesarean Section Patients In The Postpartum Care Room At RSUD Dr. M.M Dunda Ani Retni; Fahmi A. Lihu; Izrianingsri Dj. Yunus
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 04 (2024): Jurnal EduHealt (inpres), Year 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of this study is to determine the effect of Benson Relaxation Therapy on pain reduction in post-operative cesarean section patients in the Postpartum Care Room at RSUD dr. M.M Dunda. This research is a quantitative, analytical study aimed at understanding and predicting the effects of Benson's relaxation technique on pain reduction in post-cesarean patients. It uses a pre-experimental design with repeated measurements at pre-test and post-test stages. Conducted at RSUD dr. M.M Dunda in June 2024, the study involves 33 post-cesarean mothers from a population of 124. Non-probability sampling is used with specific inclusion and exclusion criteria. Data analysis includes univariate and bivariate tests, with normality testing via the Kolmogorov-Smirnov test. The study tests the hypothesis that Benson's relaxation technique reduces pain in post-cesarean patients, with a significance level of α = 0.05. Based on the research findings, the following conclusions can be drawn: First, prior to the Benson relaxation therapy, the average pain scale for postoperative cesarean section patients showed severe pain, with 16 patients (48.5%) experiencing this level of pain. Second, after undergoing Benson relaxation therapy, the average pain scale decreased, with 26 patients (78.8%) reporting mild pain. Lastly, there is a significant effect of Benson relaxation therapy on reducing pain in postoperative cesarean section patients in the postpartum ward at RSUD dr. M.M Dunda, as evidenced by a p-value of 0.000, which is less than 0.05.
ANALISIS ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU POST PARTUM DENGAN RUPTUR PERINEUM DERAJAT II DAN INTERVENSI PERAWATAN PERINEUM DI RUANGAN NIFAS RSIA SITTI KHADIJAH AISYIYAH KOTA GORONTALO Harismayanti; Ani Retni; Pakaya, Deyasrin Ratnasari
Jurnal Kesehatan Budi Luhur : Jurnal Ilmu-Ilmu Kesehatan Masyarakat, Keperawatan, dan Kebidanan Vol. 16 No. 2 (2023): July 2023
Publisher : STIKes Budi Luhur Cimahi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62817/jkbl.v16i2.279

Abstract

Masalah yang sering terjadi pada ibu post partum adalah infeksi pada perineum, Perawat sebagai pemberi asuhan keperawatan mempunyai peranan dalam mengajarkan cara merawat luka perineum, dengan asuhan keperawatan, perawat dapat membantu penderita rupture perineum untuk mencegah terjadinya infeksi dan mempercepat penyembuhan. Tujuan dilakukan studi kasus ini adalah untuk mengetahui gambaran asuhan keperawatan pada Ibu Post Partum Ruptur Perineum Derajat II dengan Intervensi Perawatan Perineum. Desain penelitian dalam penyusunan ini menggunakan metode penelitian Deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah tiga ibu postpartum yang mengalami Ruptur Perineum. Hasil penelitian setelah dilakukan perawatan perineum selama 3 hari berturut-turut didapatkan bahwa ketiga klien sudah bisa melakukan perawatan luka perineum secara mandiri. Sehingga perawatan perineum ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi pada pasien post partum untuk mengurangi risiko infeksi. Kata kunci : post partum, ruptur perineum, perawatan perineum
Penerapan Pemberian Kompres Jahe Untuk Menurunkan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III Di Ruang Poli Rsud M.M Dunda Limboto Ani Retni; Harismayanti; Sudirman, Andi Nuraina; Daud, Ayu Wulandari
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2024: EDISI KHUSUS II
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Ayu Wulandari Daud,S.Kep, Penerapan Pemberian Kompres Jahe Untuk Menurunkan Nyeri Punggung Bawah Pada Ibu Hamil Trimester III Di Ruang Poli Rsud M.M Dunda Limboto. Di bimbing oleh Ns.Ani Retni,M.Kep. Penyebab nyeri punggung pada ibu hamil dikarenakan semakin besarnya kandungan di dalam perut yang mengakibatkan titik tengah gravitasi ibu berubah didepan, sehingga saat ibu berdiri tulang punggung bagian bawah melengkung ke bawah. Perubahan postur tubuh pada kehamilan trimester III, karena menyesuaikan dengan perubahan pusat gaya berat. Nyeri punggung yang tidak diberikan penanganan dapat mengakibatkan perburukan kualitas hidup ibu hamil dalam beraktivitas sehari-hari akan terhambat (imobilisasi) karena ada rasa tidak nyaman pada punggung. Ketidaknyamanan yang dirasakan ibu akan membuat tubuh beradaptasi, apabila tubuh tidak mampu beradaptasi maka akan menimbulkan suatu masalah. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui penerapan pemberian kompres jahe untuk menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di ruang poli RSUD M.M Dunda Limboto. penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain pra- eksperimental dengan pendekatan one-group pra-post test design. Sampel dalam penelitian ini adalah 15 responden, teknik pengumpulan data yakni menggunakan lembar observasi, dan Pengukuran Skala Nyeri Menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Berdasarkan hasil uji statistik menggunakan uji Wilcoxon didapatkan nilai signifikan atau nilai Pvalue yaitu 0,000 yang berarti 0,000<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa Ha diterima yang artinya penerapan pemberian kompres jahe untuk menurunkan nyeri punggung bawah pada ibu hamil trimester III di ruangan poli RSUD MM.Dunda Limboto. Kata Kunci: Penerapan, Pemberian Kompres Jahe, Nyeri, Ibu Hamil, Timester III
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI TENAGA KESEHATAN DALAM MENJALANKAN PROTOKOL KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS BATUDAA Ani Retni; Yusuf K. Suleman; Sagita Akaseh
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2022): MARET : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v2i1.998

Abstract

Tenaga kesehatan harus memiliki motivasi kerja yang tinggi agar puskesmas bisa berperan penting apa lagi pada masa pandemi saat ini. Beberapa faktor yang mempengaruhi motivasi kerja tenaga kesehatan di Puskesmas Batudaa seperti prestasi kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prestasi kerja, kompensasi, dan lingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan di puskesmas Batudaa. Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden dalam penelitian ini yaitu 32 tenaga kesehatan di puskesmas Batudaa. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa berdasarkan faktor-faktor menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu kategori baik. maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antar kompensasi kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan, dan pengaruh antara faktor lingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan antara ingkungan kerja terhadap motivasi tenaga kesehatan.
ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN RUPTUR PERINEUM PADA IBU INPARTU KALA II DI RSIA SITTI KHADIDJAH KOTA GORONTALO Maryam Kau; Harismayanti Harismayanti; Ani Retni
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1255.888 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1292

Abstract

Rupture perineum merupakan robekan obstetric yang terjadi di daerah perineum akibat ketidak mampuan otot serta jaringan lunak pervic pada proses persalinan normal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara umur ibu, paritas dan berat badan lahir dengan ruptur perineum pada ibu inpartu kala II di RSIA Sitti Khadidjah Kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan retrospektif. pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode total sampling dengan total sampel 73 responden. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan α sebesar 5% (p <0,05). Hasil analisis menggunakan uji chi-square pada umur ibu dengan nilai p velue= 0,000. Pada paritas dengan nilai p value= 0,007, dan pada berat badan lahir dengan nilai p value= 0,008. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara umur ibu, paritas dan berat badan lahir dengan kejadian ruptur perineum.
HUBUNGAN PARITAS DENGAN LAMA PERSALINAN KALA II DI RUANG BERSALIN RSUD DR.M.M.DUNDA LIMBOTO Harismayanti Harismayanti; Ani Retni; Shinta Nuria Kohongia
Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran Vol. 1 No. 2 (2023): April : Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (915.346 KB) | DOI: 10.55606/termometer.v1i2.1295

Abstract

Proses persalinan kala II yang lama banyak dialami pasien primipara maupun multipara, lamanya persalinan yang terjadi pada kala II dari suatu persalinan yang berlangsung teralu lamadapat menyebabkan dehidrasi, infeksi, kelelahan ibu serta asfiksia, dan kematian janin dalam kandungan/intra uterin fetal death. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dengan lama persalinan kala II di Ruang Bersalin RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Desain penelitian menggunakan observasi analitik dengan pendekatan cross sectional, populasi dalam penelitian adalah jumlah rata-rata ibu inpartu kala II lama yang ada di ruangan bersalin RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto pada bulan Maret 2022 dengan jumlah 90 orang, sampel yang digunakan sebanyak 43 ibu inpartu yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, serta menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian diperoleh bahwa paritas dengan kategori primipara mayoritas lama persalinan kala II dikategorikan cepat sebanyak 13 responden (30,2%) dan paritas kategori multipara mayoritas lama persalinan kala II dikategorikan lambat sebanyak 16 responden (37,2%), serta diperoleh nilai p-value 0,027 (< α 0,05). Dapat disimpulkan lama persalinan kala II pada ibu bersalin dapat dipengaruhi paritas.