Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

TELAAH SOSIOLOGI HUKUM TERHADAP FENOMENA TALAK DI LUAR PENGADILAN AGAMA Fatahuddin Aziz Siregar
Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/almaqasid.v9i1.7974

Abstract

The purpose of this study is to examine the phenomenon of divorce that occurs outside the Religious Courts, especially in Bangun Purba Village. Then describes the practice of divorce in the Bangun Purba community in terms of Sociology of Law. While this type of research is field, which uses a qualitative approach. While the primary data collection methods, namely observation, interviews and documentation. To examine more deeply, researchers use legal system theory which is categorized into three types, namely legal substance, legal structure and legal culture. The results of this study indicate that the occurrence of divorce outside the Religious Courts was caused by ordinary matters and was not questioned by positive law. In addition, according to three respondents, the method of divorce that was carried out was familial (custom), namely through intermediaries, and partly witnessed directly by their respective families.
Analisis Kausalitas Tingkat Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi dan Pembiayaan Perbankan Syariah di Provinsi Sumatera Utara Mastira Romaito Hasibuan; Fatahuddin Aziz Siregar; Rukiah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i3.22873

Abstract

Kondisi perekonomian akibat dampak dari pandemi covid 19 dimana masyarakat banyak yang di rumahkan dan kehilangan pekerjaan sehingga pendapatan juga berkurang dan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi karena tidak stabilnya perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang menurun pada 2020-2021 maka pembiayan perbankan juga demikian karena kurangnya pendapatan masyarakat maka minat untuk melakukan pembiayaan dengan bank pun menurun. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan perbankan syariah di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder dalam bentuk data panel, yakni penggabungan antara deret berkala yaitu data dari tahun 2015-2022 dengan data deret lintang sebanyak 9 kota/kabupaten yang termasuk populasi muslim terbanyak di Sumatera Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Adapun metode analisis data yang digunakan penulis adalah dengan analisis keterkaitan antar variabel dengan menggunakan model Auto Regression (VAR), dengan menggunakan program EVIEWS versi 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek tidak terdapat hubungan kausalitas antara indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan perbankan syariah di Provinsi Sumatera Utara, akan tetapi pembangunan manusia memiliki peran yang lebih besar dalam jangka panjang, memberikan dasar untuk kebijakan investasi jangka panjang dalam pendidikan dan kesehatan, begitu juga Pembiayaan Bank Syariah memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi dalam jangka panjang, menekankan pentingnya sektor keuangan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena Indonesia mengalami penurunan tajam dalam pertumbuhan ekonomi akibat krisis ekonomi global pada periode pertama. Pada saat yang sama, pembiayaan perbankan syariah mengalami penurunan karena ketidakstabilan pasar keuangan global, sementara indeks pembangunan manusia menunjukkan peningkatan yang lebih lambat karena investasi dalam pendidikan dan kesehatan. Maka dari itu penting bagi pemerintah untuk merespon perubahan ekonomi yang mendalam, seperti krisis global, dengan stimulus ekonomi yang sesuai, pemulihan Sektor Keuangan Syariah, investasi Jangka Panjang dalam Pembangunan Manusia, menerapkan manajemen risiko terhadap faktor eksternal, dan melakukan kerja sama Internasional.
Analisis Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan Aumil Wahyudi; Fatahuddin Aziz Siregar; Budi Gautama Siregar
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i4.23635

Abstract

Pembangunan di pedesaan fokus pada meningkatkan kesejahteraan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola lokal, kapasitas lembaga masyarakat, penciptaan lapangan kerja, swasembada, serta menyamakan peluang kerja dan pendapatan. Meskipun demikian, muncul permasalahan dalam pengelolaan dana tersebut, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, keahlian SDM desa dan adanya pengelolaan dana desa yang tidak sesuai, serta kurangnya kegiatan ekonomi yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi, kendala, serta solusi pengelolaan dana desa yang berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, dari Mei 2022 hingga Desember 2023. Penelitian mixed methods menerapkan metode Analytic Network Process (ANP). ANP digunakan untuk mengukur hubungan dan umpan balik antar faktor terkait dana desa, melibatkan kuisioner, wawancara mendalam dengan pakar keuangan syariah, praktisi pengelola dana desa, dan akademisi keuangan, dengan 8 informan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah dengan ANP menggunakan aplikasi Super Decisions untuk menghasilkan prioritas solusi. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan kualitas dan kesesuaian informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, ditemukan kendala internal seperti rendahnya kompetensi SDM dan ketidakmampuan BUMDES. Kendala eksternal melibatkan perubahan regulasi, kurangnya pendampingan praktisi, dan intervensi pemerintah yang berlebihan. Solusi utama mencakup membangun jaringan kerjasama BUMDES, dialog partisipatif, dan monitoring program dana desa. Strategi prioritas melibatkan inisiasi pembentukan Baytu al-Māli wa at-Tamwīli (BMT), pelatihan SDM, dan pemanfaatan teknologi. Implikasi penelitian menyoroti perlunya penguatan kapasitas SDM, program pendidikan di Angkola Muara Tais, dan advokasi untuk konsistensi regulasi. Rekomendasi meliputi dukungan jaringan BUMDES, inisiasi BMT, advokasi regulasi konsisten, dan promosi diversifikasi ekonomi melalui sektor non-tradisional.
Inheritance in the Mandailing Community: Value Changes from a Legal Culture Perspective Putra Halomoan Hsb; Fatahuddin Aziz Siregar; Suud Sarim Karimullah
Nurani Vol 25 No 1 (2025): Nurani: jurnal kajian syari'ah dan masyarakat
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/nurani.v25i1.24870

Abstract

This study explores the concept of marbagi dos in relation to the changing inheritance practices of the Mandailing community, viewed through the lens of legal culture. Marbagi dos, which literally means equal in the Mandailing indigenous people, has traditionally had a very important social dimension and equality. The type of research methodology used in this study is qualitative with a descriptive approach. The research data was obtained through interview techniques and participatory observation. In-depth interviews will be carried out with traditional leaders, scholars, and community members who play a direct role in the inheritance process. Using a legal culture approach, this study analyzes how the changes in values in Mandailing society are influenced by Islam which has implications for changes in inheritance practices in Mandailing, as well as how the community balances customary traditions with modern equality demands. The results of the study show that this inheritance transformation is a reflection of the adaptation of the Mandailing people to social changes, while maintaining cultural values within the framework of customary law. The implications of this study suggest that customary law is dynamic and capable of adapting to Islamic law and state law, highlighting the need for synergy between these three legal systems in crafting more inclusive policies.
Contestation of Customary and Islamic Law: Mangupa and Tuor in Horja Ritual at Tapanuli Muslim Community Wedding Fatahuddin Aziz Siregar; Ibrahim Siregar; Suheri Sahputra Rangkuti
Asy-Syir'ah: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol 57 No 2 (2023)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ajish.v57i2.1330

Abstract

This article discusses the change from custom to sharia with contestation of discourse between culture and religion in the horja ritual at the wedding of the Tapanuli Muslim community. Horja rituals that were initially based on local customs and traditions have undergone significant changes due to the influence of Islam. This article analyzes how the contestation between tradition and religion occurs and affects cultural identity. This type of research uses qualitative research with an ethnographic approach. This ethnographic approach is used to see how strong cultural and religious practices are attached to the wedding horja ritual of the Tapanuli Muslim community. This study found that cultural and religious contestation in the marriage horja ritual of the Tapanuli Muslim community targeted two cultural contents, namely, mangupa and the determination of tuor (offering). The authority of religious figures who managed to seize the influence of society to create a change in culture, namely from custom to sharia. These changes include replacing cultural practices, mantras, and symbols with Islamic practices and prayers and emphasizing Islamic religious teachings and practices in marriage ceremonies, mangupa, and tuor (offering). Contestation between indigenous and religious leaders arose to maintain control over culture and spiritual values. In addition, the role of Islamic religious figures has also penetrated the cultural domain. Artikel ini membahas perubahan adat ke syari’at menggunakan pendekatan kontestasi wacana antara budaya dan agama dalam ritual horja pada pernikahan masyarakat Muslim Tapanuli. Ritual horja yang awalnya didasarkan pada adat dan tradisi lokal telah mengalami perubahan signifikan akibat pengaruh agama Islam. Artikel ini menganalisis bagaimana kontestasi antara tradisi dan agama berlangsung dan memengaruhi identitas budaya. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Pendekatan ini digunakan untuk melihat seberapa kuat praktik kebudayaan dan agama melekat pada ritual horja pernikahan masyarakat muslim Tapanuli. Penelitian ini menemukan bahwa kontestasi budaya dan agama dalam ritual horja perkawinan masyarakat muslim Tapanuli menyasar dua konten kebudayaan, yaitu mangupa dan penetapan tuor (seserahan). Otoritas tokoh agama yang begitu kuat berhasil merebut pengaruh masyarakat sehingga menciptakan perubahan dalam budaya, yaitu dari adat ke syari’at. Perubahan ini mencakup penggantian praktik, mantra dan simbol budaya dengan praktik dan doa-doa Islam serta penekanan pada ajaran dan praktik agama Islam khususnya pada konten mangupa dan tuor dalam horja pernikahan. Kontestasi antara tokoh adat dan tokoh agama muncul dalam upaya mempertahankan kendali atas budaya dan ajaran agama. Selain itu, peran tokoh agama Islam juga sudah merambah domain kebudayaan.
Analisis Kausalitas Tingkat Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi dan Pembiayaan Perbankan Syariah di Provinsi Sumatera Utara Mastira Romaito Hasibuan; Fatahuddin Aziz Siregar; Rukiah
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 3 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i3.22873

Abstract

Kondisi perekonomian akibat dampak dari pandemi covid 19 dimana masyarakat banyak yang di rumahkan dan kehilangan pekerjaan sehingga pendapatan juga berkurang dan akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi karena tidak stabilnya perekonomian. Pertumbuhan ekonomi yang menurun pada 2020-2021 maka pembiayan perbankan juga demikian karena kurangnya pendapatan masyarakat maka minat untuk melakukan pembiayaan dengan bank pun menurun. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan perbankan syariah di Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan data sekunder dalam bentuk data panel, yakni penggabungan antara deret berkala yaitu data dari tahun 2015-2022 dengan data deret lintang sebanyak 9 kota/kabupaten yang termasuk populasi muslim terbanyak di Sumatera Utara. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah random sampling. Adapun metode analisis data yang digunakan penulis adalah dengan analisis keterkaitan antar variabel dengan menggunakan model Auto Regression (VAR), dengan menggunakan program EVIEWS versi 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam jangka pendek tidak terdapat hubungan kausalitas antara indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan pembiayaan perbankan syariah di Provinsi Sumatera Utara, akan tetapi pembangunan manusia memiliki peran yang lebih besar dalam jangka panjang, memberikan dasar untuk kebijakan investasi jangka panjang dalam pendidikan dan kesehatan, begitu juga Pembiayaan Bank Syariah memiliki pengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi dalam jangka panjang, menekankan pentingnya sektor keuangan syariah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini karena Indonesia mengalami penurunan tajam dalam pertumbuhan ekonomi akibat krisis ekonomi global pada periode pertama. Pada saat yang sama, pembiayaan perbankan syariah mengalami penurunan karena ketidakstabilan pasar keuangan global, sementara indeks pembangunan manusia menunjukkan peningkatan yang lebih lambat karena investasi dalam pendidikan dan kesehatan. Maka dari itu penting bagi pemerintah untuk merespon perubahan ekonomi yang mendalam, seperti krisis global, dengan stimulus ekonomi yang sesuai, pemulihan Sektor Keuangan Syariah, investasi Jangka Panjang dalam Pembangunan Manusia, menerapkan manajemen risiko terhadap faktor eksternal, dan melakukan kerja sama Internasional.
Analisis Pengelolaan Dana Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat di Kecamatan Angkola Muara Tais Kabupaten Tapanuli Selatan Aumil Wahyudi; Fatahuddin Aziz Siregar; Budi Gautama Siregar
Jurnal Masharif al-Syariah: Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah Vol 9 No 4 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jms.v9i4.23635

Abstract

Pembangunan di pedesaan fokus pada meningkatkan kesejahteraan melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Alokasi ini bertujuan untuk meningkatkan tata kelola lokal, kapasitas lembaga masyarakat, penciptaan lapangan kerja, swasembada, serta menyamakan peluang kerja dan pendapatan. Meskipun demikian, muncul permasalahan dalam pengelolaan dana tersebut, seperti transparansi, akuntabilitas, partisipasi masyarakat, keahlian SDM desa dan adanya pengelolaan dana desa yang tidak sesuai, serta kurangnya kegiatan ekonomi yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi, kendala, serta solusi pengelolaan dana desa yang berperan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan. Penelitian dilakukan di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, dari Mei 2022 hingga Desember 2023. Penelitian mixed methods menerapkan metode Analytic Network Process (ANP). ANP digunakan untuk mengukur hubungan dan umpan balik antar faktor terkait dana desa, melibatkan kuisioner, wawancara mendalam dengan pakar keuangan syariah, praktisi pengelola dana desa, dan akademisi keuangan, dengan 8 informan yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah dengan ANP menggunakan aplikasi Super Decisions untuk menghasilkan prioritas solusi. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber dan metode untuk memastikan kualitas dan kesesuaian informasi yang diperoleh dari berbagai sumber dan teknik. Berdasarkan hasil penelitian tentang Analisis Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan, ditemukan kendala internal seperti rendahnya kompetensi SDM dan ketidakmampuan BUMDES. Kendala eksternal melibatkan perubahan regulasi, kurangnya pendampingan praktisi, dan intervensi pemerintah yang berlebihan. Solusi utama mencakup membangun jaringan kerjasama BUMDES, dialog partisipatif, dan monitoring program dana desa. Strategi prioritas melibatkan inisiasi pembentukan Baytu al-Māli wa at-Tamwīli (BMT), pelatihan SDM, dan pemanfaatan teknologi. Implikasi penelitian menyoroti perlunya penguatan kapasitas SDM, program pendidikan di Angkola Muara Tais, dan advokasi untuk konsistensi regulasi. Rekomendasi meliputi dukungan jaringan BUMDES, inisiasi BMT, advokasi regulasi konsisten, dan promosi diversifikasi ekonomi melalui sektor non-tradisional.