Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Comparative SNR Analysis Between Instrument ADAS1000 and AD620 Tri Arief Sardjono; Hendra Kusuma; Tasripan; Kharis Sugiarto
Jurnal Sistim Informasi dan Teknologi 2022, Vol. 4, No. 3
Publisher : Rektorat Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.934 KB) | DOI: 10.37034/jsisfotek.v4i3.145

Abstract

The semiconductor technology for a certain function, such as instrumentation amplifier ICs is currently developing very fast, commercially available and can be obtained easily on the market. An instrumentation amplifier is a very important part in the process of data acquisition, especially for biopotential signals from the human body because its amplitude is very small and susceptible to noise interference. The selection of the proper amplifier instrumentation will produce an accurate biopotential signal reading. This paper explains the use of 2 types of instrumentation amplifiers, namely AD620 and ADAS1000, which are used in the design and realization of 12-channel ECG (Electrocardiograph). The performance and noise resistance of the two instrumentation amplifiers are compared and analyzed so that an appropriate instrumentation amplifier can be determined especially in the case of 12-channel ECG applications. 12-channel ECG was chosen because of the complexity of the design and can provide more detailed information as well as to detect the abnormalities heart’s functions. The results shows that 12-channel ECG using AD620 instrumentation amplifier has an SNR value below 12.04 dB, while using the ADAS1000 instrumentation amplifier has an SNR value below 35.5 dB and it is more resistant to noise interference.
PEMANFAATAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENJADI KOMPOS DI KELURAHAN MANGGAR BARU BALIKPAPAN Risty Jayanti Yuniar; Amalia Rizqi Utami; Kharis Sugiarto Sugiarto; Hilmi Mahdi; M Faizal; Rizki Dwicahyo; Chaerul Annas; Putri Setyarini; Yustiadi Sampe; Dedy Sagala; Shela Shaleha
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3, No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14087

Abstract

Sampah adalah masalah lingkungan yang paling sulit diatasi. Faktor penyebabnya yaitu volume limbah, kandungan bahan pencemar, dan frekuensi pembuangan limbah, dimana sering membuat kerugian daripada keuntungan. Masyarakat cenderung membuang sampah di satu tempat, kemudian diangkut ke TPS tanpa adanya pemisahan sampah organik dan anorganik. Sampah yang telah dibuang dan dikumpulkan di tempat pembuangan sampah, tidak bisa langsung diolah karena sampah yang dikumpulkan telah tercampur antara organik dan anorganik. Hal tersebut menyebabkan sampah sulit untuk diolah lebih lanjut. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berlokasi di Kelurahan Manggar Baru. Pada wilayah pesisir Kelurahan Manggar Baru terdapat banyak sampah padat yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga maupun industri berserakan. Berdasarkan data SIPSN sumber sampah terbesar dihasilkan oleh sampah rumah tangga yaitu sebesar 72.4%. Mayoritas jenis sampah yang dihasilkan adalah sampah sisa makanan yaitu sebesar 42.3%. Oleh sebab itu, penting bagi masyarakat untuk memulai paradigma baru dalam mengolah dan mengelola sampah menjadi barang yang memililki nilai ekonomi tinggi. Kegiatan peningkatan pemahaman kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga dimulai dengan sosialisasi pemilahan sampah dan pembuatan kompos. Diharapkan melalui kegiatan ini akan membantu masyarakat dalam mengubah paradigma pengelolaan sampah lama menjadi lebih terorganisir dan teratur. Hasil dari kegiatan PKM ini terjadi peningkatan sebesar 4.38% terkait pemahaman warga tentang pengelolaan sampah.Kata Kunci: kompos , pengelolaan sampah, sampah organik, sampah anorganik,
PEMBUATAN SARANA PEMBUDIDAYAAN CACING SUTRA DI PONDOK PESANTREN JAMIA’TUL ISLAMIYAH SEBAGAI PAKAN BIBIT LELE Kharis Sugiarto; Risty Jayanti Yuniar; Amalia Rizqi Utami; M. Syaffana T.H.; Dui Satrya .W
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 4 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i4.11229

Abstract

ABSTRAKPesantren Jami'atul Islamiyah yang berlokasi di Jl. Sultan Hasanudin, Kariangau, Kec. Balikpapan Barat, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Pondok Pesantren Jami'atul Islamiyah membutuhkan metode penggantian pakan pelet untuk budidaya ikan lele agar dapat menekan pengeluaran biaya. Dengan berdasar permasalahan tersebut yang dialami oleh pihak mitra. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk memberikan solusi dan menyelesaikan permasalahan yang dihadapi mitra. Usulan solusi yang diberikan adalah membuat prototype budidaya ulat sutera di Pondok Pesantren Jami'atul Islamiyah. Pemilihan ulat sutera sebagai solusi penganti pakan, karena ulat sutera merupakan salah satu makanan bergizi bagi ikan lele. Ulat sutera mudah dibudidayakan, karena ulat sutera membutuhkan sangat sedikit oksigen untuk berkembang. Metode yang digunakan adalah: sosialisasi dan observasi, pembuatan fasilitas ulat sutera, pelatihan dan monitoring. Luaran dari kegiatan ini berupa prototype media budidaya ulat sutera yang diberikan kepada mitra binaan. Kata kunci: pakan ikan; jami'atul islamiyah; cacing sutra. ABSTRACTJami'atul Islamiyah Islamic Boarding School which is located on Jl. Sultan Hasanudin, Kariangau, Kec. West Balikpapan, Balikpapan City, East Kalimantan. Jami'atul Islamiyah Islamic Boarding School requires replacement of pellet feed for catfish cultivation in order to reduce costs. On the basis of these problems experienced by the partners. Community service activities are carried out to provide solutions and resolve problems faced by partners. The proposed solution is to make a prototype of silkworm cultivation at the Jami'atul Islamiyah Islamic Boarding School. The selection of silkworms as a feed replacement solution, because silkworms are one of the nutritious foods for catfish. Silkworms are easy to cultivate, because silkworms require very little oxygen to thrive. The methods used are: socialization and observation, making silkworm facilities, training and monitoring. The output of this activity is in the form of prototype media for silkworm cultivation given to fostered partners. Keywords: feeding on catfish; jami'atul islamiyah; silkworms.
SOSIALISASI PENGELOLAAN BANK SAMPAH SERTA PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN SUNGAI NANGKA BALIKPAPAN Amalia Rizqi Utami; Risty Jayanti Yuniar; Kharis Sugiarto; Nelson Rombe; M. Firdaus; Muhammad Hisyam Muzaki; Saini Saini; Selawati Limbong
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.6.2.112-117.2022

Abstract

Pada masa pandemi ini kebersihan lingkungan perlu dijaga guna mencegah penyebaran virus Covid-19 dan penyakit lainnya. Kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian bagi seluruh aspek yang ada di masyarakat. Di Kelurahan Sungai Nangka RT.10, penanganan sampah masih kurang optimal sehingga memberikan dampak buruk terhadap kondisi lingkungan dan memunculkan berbagai permasalahan lingkungan. Untuk menindaklanjuti permasalahan sampah ini diperlukan adanya komitmen bersama masyarakat dalam keikutsertaannya untuk dapat mengelola sampah sehingga dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat dan mengurangi permasalahan lingkungan. Salah satu inovasi dalam menangani kasus ini yaitu melalui pengelolaan sampah yang dimulai dari sumbernya yaitu dapat dimulai dari penggunaan bank sampah. Bank sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali sehingga memiliki nilai ekonomi yang bermanfaat. Selain dari permasalahan sampah, masa pandemi juga berdampak terhadap pendidikan anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka. Saat ini kegiatan pendidikan formal dilakukan secara daring dan anak-anak sekolah diharuskan belajar dari rumah. Hal tersebut membuat anak-anak mengalami kesulitan dalam belajar karena kurang dapat mengikuti materi yang disampaikan secara daring. Kendala kesulitan belajar dapat menimbulkan adanya penurunan prestasi anak. Anak-anak yang mengalami masalah dengan belajar biasanya dapat dilihat dari beberapa faktor, yaitu prestasi yang dicapai oleh kelompok kelas terbilang rendah, hasil capaian tidak seimbang dengan usaha yang dilakukan dan terlambat dalam mengerjakan tugas belajar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap penanganan masalah lingkungan, pendidikan pada anak-anak di Kelurahan Sungai Nangka RT.10. Kata kunci: bank sampah, pendidikan, sosialisasi, sosial ABSTRACT During this pandemic, environmental hygiene needs to be maintained to prevent the spread of the Covid-19 virus and other diseases. Environmental cleanliness must be a concern for all aspects of the community. In Sungai Nangka Village, RT.10, waste management is still not optimal so it has a negative impact on environmental conditions and raises various environmental problems. To follow up on this waste problem, it is necessary to have a commitment with the community in their participation to be able to manage waste so that it can be something useful and reduce environmental problems. One of the innovations in dealing with this case is through managing waste starting from the source, which can be started from the waste bank. The waste bank itself is a place for sorting and collecting waste that can be recycled and reused so that it has beneficial economic value. Apart from the waste problem, the pandemic also has an impact on the education of children in Sungai Nangka Village. Currently, formal education activities are conducted online and school children are required to study from home. This makes it difficult for children to learn because they are unable to follow the material presented online. Learning difficulties can lead to a decrease in children's achievement. Children who have problems with learning can usually be seen from several factors, namely the achievement achieved by the class group is relatively low, the results are not balanced with the effort made, and are late in doing learning assignments. The implementation of this community service activity is expected to increase public understanding of handling environmental problems, and education for children in Sungai Nangka Village, RT.10. Keywords: waste bank, education, socialization, social
Gym training muscle fatigue monitoring using EMG myoware and arduino with envelope and sliding window methods Sena Sukmananda Suprapto; Vicky Andria Kusuma; Mifta Nur Farid; Muhammad Agung Nursyeha; Kharis Sugiarto; Aji Akbar Firdaus; Dimas Fajar Uman Putra
International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES) Vol 12, No 3: November 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijres.v12.i3.pp345-350

Abstract

Muscles are an important organ in the movement of the body's skeleton to carry out sports activities. Measurement of muscle activity during the exercise process can be done using electromyography (EMG). This research uses Myoware muscle sensor (AT-04-001) which is integrated with Arduino Uno and Xbee to monitor biceps brachii muscle fatigue wirelessly. Fatigue data processing is carried out objectively using the envelope and sliding window method and subjectively verbally from the respondents. From this study, it was found that muscle fatigue can be measured using the method objectively when there is an increase in EMG amplitude with a window size of 5 s. The indication of biceps brachii muscle fatigue for the right arm is stronger to withstand the load during exercise with the average duration of the measurement of the right arm is 41.87 s from 69.67 s; 53.53 s from 98.90 s and 76.87 s from 98.80 s with the ratio of the left arm tending to fatigue more quickly is 23.53 s from 42.13 s; 41.87 s from 51.60 s and 23.53 s from 44.73 s.
PEMANFAATAN AIR SUNGAI SEBAGAI SUMBER IRIGASI PERTANIAN BERKELANJUTAN DENGAN SISTEM ENERGI BARU TERBARUKAN BERBASIS IOT Muhammad Fajar Rivaldi; Khoirul Erfanudin; Maulana Ibrahim; Adnan Dafa Raihan; Nur Sepliana Harfika; Muhammad Fathur Rozi; Ade Wahyu Yusariarta Putra Parmita; Eka Masrifatus Anifah; Ismi Khairunnisa Ariani; Riza Hudayarizka; basransyah basransyah; Kharis Sugiarto; Barokatun Hasanah; Happy Aprillia
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.1272

Abstract

Desa Sungai Merdeka menghadapi tantangan keterbatasan sistem irigasi dan pasokan listrik yang berdampak pada produktivitas pertanian. Sebagai solusi, program ini mengusulkan pemanfaatan energi baru terbarukan berbasis tenaga surya untuk mendukung sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT). Metode yang digunakan mencakup pemasangan panel surya, pompa air, dan sistem kontrol IoT yang terintegrasi melalui platform berbasis web. Program ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif melibatkan kelompok tani setempat untuk meningkatkan pengetahuan terkait pengoperasian dan pemeliharaan sistem. Hasilnya, sistem irigasi yang diimplementasikan mampu mendukung distribusi air ke lahan pertanian secara efisien dan berkelanjutan. Penggunaan energi surya yang melimpah di kawasan ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada listrik konvensional. Kesimpulannya, solusi berbasis teknologi hijau ini berhasil memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Merdeka.
Technical Analysis of the Solar-Assisted Fish Cooling System for Fishing Boat Risal Amin; Gad Gunawan; Kharis Sugiarto; Happy Aprilia; Samsu Dlukha Nurcholik; Devy Setiorini Sa’adiyah
Indonesian Journal of Maritime Technology Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Issue 1, June 2026
Publisher : Naval Architecture Department, Kalimantan Institut of Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/ismatech.v4i1.8482000

Abstract

As an archipelagic country with a coastline of thousands of kilometers and enormous oceans with high diversity, Indonesia has very rich fishing resources from capture fisheries. But this maritime treasure is typically under-exploited, poorly managed and vulnerable to environmentally damaging activities. Indonesia can implement effective and environmentally friendly technical solutions to prevent marine pollution. For instance, the use of Solar Power equipment (SPS) in fishing vessels can meet the energy needs of the refrigeration equipment on board. The objective of this study is to investigate the viability of solar panel installation on fishing vessels and its effects on vessel stability. The results showed that the vessel's roof is fitted with eight solar panels, each with a capacity of 500 Wp, to create 14.92 kWh per day to power five refrigeration units. Stability analysis shows that the addition of rooftop solar panels, cooling boxes, and batteries in the fish hold is in compliance with IMO Standard A.749(18) Chapter 3, ensuring the safety of the system for practical application.