Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS REGRESI: FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA PRODI TADRIS MATEMATIKA Sarassanti, Yumi; Zulkarnain, Zulkarnian; Septianawati, Desty; Sulisti, Hidayu; Rustanuarsi, Ressy
Dikmat: Pendidikan Matematika Vol 6, No 02 (2025): Oktober 2025
Publisher : STKI Harapan Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56842/dikmat.v6i02.719

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Program Studi Tadris Matematika melalui pendekatan analisis regresi. Kemampuan berpikir kreatif dipandang sebagai salah satu kompetensi penting bagi calon pendidik matematika dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian adalah mahasiswa Prodi Tadris Matematika IAIN Pontianak semester VI sebanyak 16 Mahasiswa. Instrumen penelitian berupa angket dan tes berpikir kreatif yang telah divalidasi ahli. Variabel prediktor yang dianalisis meliputi motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika, sedangkan variabel kriterium adalah kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Data dianalisis dengan uji regresi berganda untuk mengetahui kontribusi masing-masing faktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar, self-efficacy, gaya belajar, dan penguasaan konsep matematika berpengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif mahasiswa, baik secara parsial maupun simultan. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan berpikir kreatif tidak hanya dipengaruhi oleh aspek kognitif, tetapi juga faktor afektif dan metakognitif. Implikasi penelitian ini memberikan dasar bagi dosen untuk merancang strategi pembelajaran yang lebih variatif dan berorientasi pada pengembangan kreativitas mahasiswa.
ETNOMATEMATIKA: EKSPLORASI KONSEP GEOMETRI TRANSFORMASI PADA KAIN TENUN LUNGGI SAMBAS Uray Tantri Ainiyyah; Ressy Rustanuarsi
Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME) Vol 8, No 1 (2025): Hipotenusa Journal of Research Mathematics Education (HJRME)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/hjrme.v8i1.3137

Abstract

The connection between mathematics and local culture is often underutilized in education, even though cultural elements can serve as rich contextual resources for understanding mathematical concepts. This study aims to identify the concepts of geometric transformations embedded in the Pucuk Rebung motif of Lunggi Sambas woven fabric. The research employs a qualitative approach with an exploratory design. The researcher acted as the key instrument in this study, and data were collected through observation, documentation, and literature review. Data analysis techniques included data collection, data condensation, data presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the Pucuk Rebung motif in Lunggi Sambas woven fabric contains geometric transformation concepts, such as reflection, translation, and rotation. Therefore, Lunggi Sambas woven fabric can be integrated into the learning process to enhance meaningful learning and serve as a resource for teaching mathematics, particularly in the topic of geometric transformations.
Penguatan Karakter Peserta Didik yang Moderat melalui Pembelajaran Matematika Ressy Rustanuarsi
Social, Humanities, and Educational Studies (SHES): Conference Series Vol 8, No 3 (2025): Social, Humanities, and Educational Studies (SHEs): Conference Series
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/shes.v8i3.107420

Abstract

The growing issues of intolerance and radicalism have prompted the government to adopt religious moderation as a strategic response involving various sectors, including education in schools and madrasahs. This study aims to analyze strategies for strengthening students’ moderate character through mathematics learning. The research employs a library research method, with the object of study consisting of relevant literature such as books, scholarly articles, and policy documents related to the topic. The researcher serves as the primary instrument, supported by data cards used to record key findings from the literature analysis. The data analysis technique applied is content analysis. The findings reveal several strategies that can be implemented to foster students’ moderate character, including: (1) Embedding Pancasila values into mathematics content to reinforce national commitment; (2) Applying relevant instructional models and integrating the value of tolerance into mathematics lessons to cultivate a tolerant attitude; (3) Fostering mutual respect by encouraging openness to differing opinions and promoting positive social interactions to prevent radicalism and violence; and (4) Implementing ethnomathematics-based learning to develop an accommodative attitude toward local cultures.  Thus, strengthening moderate character can be achieved through relevant pedagogical approaches and the contextual integration of religious moderation values into mathematics learning.Meningkatnya isu intoleransi dan radikalisme mendorong pemerintah menetapkan moderasi beragama sebagai respons strategis yang melibatkan berbagai elemen, termasuk pendidikan di sekolah dan madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan karakter peserta didik yang moderat melalui pembelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research). Objek penelitian ini adalah literatur yang relevan, seperti buku, artikel ilmiah, dan dokumen kebijakan yang berkaitan dengan topik kajian. Peneliti berperan sebagai instrumen utama, dibantu kartu data untuk mencatat temuan penting dari analisis literatur. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa strategi yang dapat diimplementasikan untuk membentuk karakter moderat peserta didik, antara lain: (1) Menyisipkan nilai-nilai Pancasila dalam materi matematika guna memperkuat komitmen kebangsaan; (2) Menerapkan model pembelajaran yang relevan dan mengintegrasikan nilai toleransi kedalam materi matematika guna menumbuhkan sikap toleransi; (3) Membiasakan sikap saling menghormati dengan menghargai perbedaan pendapat dan menciptakan interaksi sosial positif untuk mencegah radikalisme dan kekerasan; serta (4) Menerapkan pembelajaran bermuatan etnomatematika untuk menumbuhkan sikap akomodatif terhadap budaya lokal. Dengan demikian, penguatan karakter moderat dapat diwujudkan melalui pendekatan pedagogis yang relevan serta integrasi nilai-nilai moderasi beragama ke dalam pembelajaran matematika secara kontekstual.