Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

KARAKTER SISWA SMAK KOLESE SANTO YUSUP MALANG DITINJAU DARI PELAYANAN PASTORAL KONSELING GURU PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN KETERLIBATAN ORANG TUA Mali, Maria Felicita; Laka, Laurensius; Hatmoko, Tomas Lastari
JURNAL DARMA AGUNG Vol 33 No 1 (2025): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v33i1.5045

Abstract

Karakter merupakan sifat khusus dan melekat pada seseorang yang mendasari cara berpikir, bersikap, dan bertindak. Karakter terbentuk melalui proses tumbuh dan kembang manusia, terlebih pada masa remaja. Sayangnya, ada kecenderungan penurunan kualitas karakter remaja yang tampak dari meningkatnya perilaku menyimpang. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pelayanan pastoral konseling guru PAK dan keterlibatan orang tua terhadap karakter siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Pengambilan sampel menggunakan teknik stratified random sampling dan diperoleh ukuran sampel sebesar 250 dari total populasi 1124 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner melalui google form. Analisis data menggunakan uji regresi linear berganda dengan bantuan SPSS Statistics 22 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Pelayanan Pastoral Konseling Guru PAK berpengaruh terhadap Karakter Siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, dengan nilai t (0.000<0.05). Keterlibatan Orang Tua juga terbukti berpengaruh terhadap Karakter Siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, dengan nilai t (0,000<0.05). Sementara itu, secara simultan, kedua variabel prediktor tersebut juga terbukti berpengaruh terhadap karakter siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, dengan nilai F sebesar 0.000<0,05. Dengan demikian, baik secara parsial maupun simultan, hipotesis yang menyatakan ada pengaruh Pelayanan Pastoral Konseling Guru PAK dan Keterlibatan Orang Tua terhadap Karakter Siswa SMAK Kolese Santo Yusup Malang, diterima.
The Role of Pastoral Care and Self-Efficacy in Student’s Self-Regulated Learning Hatmoko, Tomas Lastari; Laka, Laurensius
Bulletin of Counseling and Psychotherapy Vol. 7 No. 2 (2025): Bulletin of Counseling and Psychotherapy
Publisher : Kuras Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51214/002025071405000

Abstract

Education, as a strategic investment in the development of high-quality human resources, was expected to serve as the primary means of fostering students’ self-regulated learning (SRL) abilities. However, various challenges within Indonesia’s educational system had, in fact, hindered the development of SRL among students – an essential foundation for effective learning. This study aimed to examine the influence of pastoral care and self-efficacy on the SRL of students at Frateran Catholic Senior High School, Malang. Employing a quantitative approach, data were collected from a random sample of 140 students. The data collection instruments consisted of questionnaires representing the three scales, each of which had been previously validated. Statistical analysis was conducted using the SPSS program with multiple regression techniques. The results indicated that the correlation coefficient between the independent variables and the dependent variable was 0.722, which was interpreted as strong. Regarding causality, simultaneous regression analysis yielded a Sig.F value of 0.001, which was lower than 0.05, indicating that the regression model could be used to predict students’ SRL. Furthermore, on a partial basis, both pastoral care and self-efficacy were shown to significantly influence students’ SRL (each with a p-value = 0.001). It was therefore concluded that, both simultaneously and partially, all predictor variables had a significant influence on students' SRL, with self-efficacy exerting a greater effect than pastoral care.
Peran Kepedulian Guru dan Keyakinan Agama Peserta Didik untuk meningkatkan Self Efficacy Akademik Luis Baun, Aloysius; Hatmoko, Tomas Lastari; Laka, Laurensius
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 2 (2023): Volume 8, Nomor 2 - Desember 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i2.8537

Abstract

Peserta didik kerapkali menghadapi masalah selama tahap pertumbuhannya. Dampaknya mempengaruhi self-efficacy secara keseluruhan. Self-efficacy yang dimaksudkan dalam penelitian ini yaitu self-efficacy akademik peserta didik. Self-efficacy akademik menjadi hal penting dalam keberhasilan siswa di sekolah. Ada beberapa faktor yang bisa mempengaruhi self-efficacy akademik tersebut.Tujuan penelitian untuk mengukur peran kepedulian guru, keyakinanan agama peserta didik dengan self-efficacy akademik peserta didik secara parsial maupun simultan. Peserta didik memiliki rasa percaya diri menyelesaikan aktivitas akademik dipengaruhi oleh kepedulian guru dan keyakinan agama. Pendidikan yang efektif menekankan pembelajaran sebagai proses personal. Peserta didik membangun pengetahuan dan pengalaman pribadi secara langsung kedua faktor tersebut di sekolah. Dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitian adalah peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan kuesioner. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi berganda, menggunakan program Statistical Program for Social Science 26. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antar variabel secara parsial maupun simultan. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,583 menunjukkan hubungan yang kuat antara ketiga variabel. Selain itu, peran kepedulian guru dan religiositas memberikan kontribusi sebesar 34% terhadap self-efficacy akademik peserta didik.
Jalan Hidup Pelayan Pastoral: Menggali Nilai Kemuridan Dalam Pelayanan di Era "New Normal" Hatmoko, Tomas Lastari
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 5 No 1 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yesus adalah figur teladan bagi seorang pelayan pastoral. Pola hidupNya menjadi gambaran bagi para murid Kristus untuk menjalankan pelayanan. Yesus sendiri menghendaki para murid dan siapapun yang mengikutiNya untuk melanjutkan karya misi penyelamatan di dunia. Misi tersebut terpenuhi pula dalam karya-karya pelayanan terutama bagi yang tersingkir. Mengingat sedemikian pentingnya melanjutkan misiNya di dunia ini, Ia pun mempersiapkan para murid dan orang-orang di sekitarnya menjadi pelayan. Jalan hidup seorang pelayan pastoral adalah panggilan dan pilihan hidup seperti yang dilalui oleh Yesus hingga akhir hidupNya. Panggilan pelayanan dan pewartaan tersebut masih sangat relevan hingga saat ini. Oleh karenanya, di tengah-tengah situasi wabah corona dan menghadapi era “New Normal,” setiap murid Kristus atau pelayan diajak untuk mencari dan mewujudkan bentuk-bentuk baru pelayanan yang menghadirkan kerajaan Allah di dunia.
Strategi Guru dan Tenaga Kependidikan dalam Mengimplementasikan Kurikulum Kemenag 2013 Era Milenial di SMAK Bhakti Luhur Malang Gulo, Helena; Hatmoko, Tomas Lastari
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

English: In the context of education the strategies of teachers and education personnel refer to the ways in which educators achieve certain learning goals. The strategy of teachers and education personnel in implementing the 2013 Ministry of Religion curriculum at the Bhakti Luhur Malang Senior High School, is an effort to educate and foster students in accordance with the situation in this millennial era. The problem in this research relates to the importance of the 2013 Ministry of Religion curriculum in the world of education in the millennial era at Bhakti Luhur Malang. This research uses a qualitative research. In gaining data, researchers uses interview, observation and documentation methods. The research stages include pre-field work, fieldwork and data analysis according to Lexy J Meleong’s procedure. The results show that the 2013 Ministry of Religion curriculum in the millennial era at SMAK Bhakti Luhur Malang is very important and actual because it is able to form the character of students in the millennial era. The strategies of teachers and education personnel in implementing the 2013 Ministry of Religion curriculum include learning methods, and quality learning tools for students. Supporting factors are adequate modern facilities, good cooperation between teachers, education staff and students, while inhibiting factors for example, the ability of educators and adjustments to student learning styles. Bahasa Indonesia: Dalam konteks pendidikan strategi guru dan tenaga kependidikan merujuk pada cara yang dilakukan pendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Strategi guru dan tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kurikulum Kemenag 2013 di SMAK Bhakti Luhur Malang, merupakan usaha untuk mendidik dan membina para siswa-siswi yang sesuai dengan situasi di era milenial ini. Permasalahan dalam penelitian ini berkaitan dengan pentingnya kurikulum Kemenag 2013 dalam dunia pendidikan pada era milenial di SMAK Bhakti Luhur Malang. Demi memperdalam penelitian tersebut, peneliti juga mengeksplorasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat guru dan tenaga kependidikan dalam mengimplementasikan kurikulum tersebut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Dalam mendapatkan data, peneliti menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Tahap-tahap penelitian meliputi pra lapangan, pekerjaan lapangan dan analisis data sesuai prosedur penelitian menurut Lexy J Meleong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Kemenag 2013 di era milenial di SMAK Bhakti Luhur Malang sangat penting dan aktual karena mampu mengisi kekosongan atau kekurangan dalam rangka membentuk siswa berakhlak dan berkarakter di era milenial. Strategi guru dan tenaga kependidikan dalam mengimplementasika kurikulum Kemenag 2013 di antaranya; metode pembelajaran, dan sarana pembelajaran yang berkualitas bagi peserta didik. Faktor pendukung adalah sarana modern yang memadai, kerjasama yang baik antar guru, tenaga kependidikan dan siswa, sedangkan faktor penghambat misalnya, kemampuan pendidik dan penyesuaian terhadap gaya belajar siswa.
Praksis Teologi Pastoral Paul Janssen dan Relevasinnya dalam Pelayanan Awam Pada Lansia Seuk, Getrudis; Hatmoko, Tomas Lastari
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 9 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v9i1.632

Abstract

Rm Janssen memperkaya Gereja Katolik di Indonesia dengan pemikiran teologi dan karya pelayanan pada orang miskin. Aktualitas Rm Janssen justru ketika beliau memaknai teologi sebagai praksis pastoral dalam pelayanan orang-orang miskin. Sejalan dengan gagasan Konsili Vatikan II, Rm Janssen memperhatikan awam dan mengajak mereka untuk terlibat dalam karya Gereja. Para awam didik dan dipersiapkan untuk mengambil bagian dalam karya keselamatan Gereja. Karya Rm Janssen fokus pada orang-orang yang miskin dan terlantar. Salah satu karya penyelamatan jiwa-jiwa tersebut adalah pelayanan kasih pada lansia. Karya kasih ini aktual mengingat Paus Fransiskus belum lama ini juga memberi perhatian pada pelayanan lansia. Persoalan yang muncul adalah bagaimanakah semangat dan kontinuitas gagasan Rm Janssen ini tetap bertumbuh kembang. Sejauhmanakah usaha-usaha memberdayakan awam dalam karya pelayanan diusahakan? Bentuk-bentuk perhatian apakah yang bisa diberikan pada pelayanan pastoral bagi lansia? Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Selain pengalaman sebagai pelayan pastoral yang terlibat dalam karya Rm Janssen, penulis memanfaatkan juga sumber perpustakaan untuk memperoleh data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praksis teologi pastoral Rm Janssen masih relevan untuk karya pelayanan di Gereja Indonesia. Peran awam masih dibutuhkan dalam karya misioner Gereja, termasuk menjalankan pelayanan pastoral pada lansia.
ST. YOSEF SEBAGAI TELADAN PELAYAN PASTORAL Hatmoko, Tomas Lastari
Jurnal Pelayanan Pastoral  Jurnal Pelayanan Pastoral (JPP) Vol. 2 No. 1 April 2021
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), STP-IPI Malang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.914 KB) | DOI: 10.53544/jpp.v2i1.243

Abstract

St. Joseph in the Catholic Church has a special place as a protector of the universal Church. Coinciding with the Covid-19 pandemic crisis and the celebration of St. Joseph, the Apostolic Letter "Patris Corde" provides an overview, as well as a reflection on the personality and life of Father Joseph. By exploring the letter and writing of St. Joseph through literature study, it becomes clearly that his personality should be a lifestyle of pastoral servants. The sincerity and patronage of St. Joseph is the basic personality of a pastoral minister needed even in a difficult pandemic situation like this. The way of St. Joseph in facing his situation, it became an inspiration and model in data-based pastoral work and management of pastoral in the Church.
KEPEMIMPINAN SERVANT LEADERSHIP DAN MOTIVASI ORANG MUDA DALAM MENINGKATKAN PENDAMPINGAN ANAK TUNAGRAHITA DI KOMUNITAS ALMA PUTERI MALANG Mingkol, Maria; Hatmoko, Tomas Lastari
Jurnal Pelayanan Pastoral  Jurnal Pelayanan Pastoral (JPP) Vol. 3 No. 1 April 2022
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (UPPM), STP-IPI Malang.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.159 KB) | DOI: 10.53544/jpp.v3i1.287

Abstract

The subject of this research is the young people who have completed their education at SMAK Bhakti Luhur and SMK Bhakti Luhur Malang who have dedicated themselves for 3 years to accompany mentally retarded children in the ALMA Puteri Malang community. In order to better assist the children, young people need to understand their role as a leader who serves and has motivation in carrying out activities according to the child's abilities. The problem of technological development affects young people in carrying out child assistance activities. Young people who are supposed to be the center of the organizers of activities to improve child assistance, are not able to complete work contracts. Therefore, researchers conducted a study to determine the servant leadership and the motivation of young people in increasing mentoring for mentally retarded children. In this research, the researcher uses the qualitative research method to examine the condition of natural objects. The data collection technique is triangulation (combined): interviews, observations and documentation so that the data obtained are in accordance with the objectives of the study. The results of the study show that servant leadership and the motivation of young people in increasing mentoring for mentally retarded children will be more developed if the leadership model itself prioritizes deep personal relationships, not merely functional or assisting and leading simply because of the task. The young people carry out activities according to the schedule and guidelines in the community, actively and creatively in providing activities to children so that children are happy and can participate in activities. Supporting factors are the availability of infrastructure, experts, clear guidelines, good cooperation and communication and the involvement of all community residents. While the inhibiting factor, it relates to the confdition of the children, likes sick, or lazy.
PERAN GEREJA KATOLIK DAN PENDIDIKAN SEKOLAH DALAM MENGATASI BULLYING DENGAN MENGIMPLEMENTASIKAN MODERASI BERAGAMA BAGI SISWA-SISWI DI SDK SANTA MARIA 1 MALANG Pineul, Maria Ratu Rosari; Sriwahyuni, Lina; Hatmoko, Tomas Lastari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.38824

Abstract

Peran Gereja Katolik dan Pendidikan Sekolah SDK Santa Maria 1 Malang bekerja sama untuk menjadikan sekolah sebagai tempat untuk mengimplementasikan moderasi beragama. Hal demikian dilakukan sebagai upaya penanam nilai-nilai moderasi beragama, untuk mengatasi permasalahan yang mungkin terjadi. Sayangnya, menurut pihak SDK Santa Maria 1 Malang, permasalahan bullying di antara siswa (seperti bertengkar dan memukul temannya, serta saling mengganggu saat bermain) masih sering terjadi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsi peran Gereja Katolik dan pendidikan sekolah dalam mengatasi bullying dengan mengimplementasikan moderasi beragama bagi siswa-siswi di SDK Santa Maria 1 Malang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model interaktif sebagaimana direkomendasikan oleh Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gereja katolik dan pendidikan sekolah sangat berperan dan dapat dihandalkan dalam mengatasi permasalahan bullying melalui pengimplementasian moderasi beragama bagi siswa-siswi SDK Santa Maria 1 Malang. Pendidikan sekolah mengakui juga bahwa kerja sama dan keterlibatan Gereja Katolik menjadi salah satu faktor penting yang mendukung implementasi moderasi beragama.
Pembinaan Spiritualitas ALMA Puteri dan Pendampingan Bagi Pengasuh Untuk Pelayanan Kepada Anak-Anak Berkebutuhan Khusus Di Bhakti Luhur Malang Kii, Rosalia Ina; Hatmoko, Tomas Lastari
SAPA - Jurnal Kateketik dan Pastoral Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral IPI Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53544/sapa.v10i2.774

Abstract

Modern life brings significant implications for human morality, spirituality, and identity, including within the context of serving children with special needs. At the Bhakti Luhur Foundation, spiritual formation plays an essential role in helping caregivers recognize that their service is an act of devotion to Jesus, who is present in the poor and suffering children they accompany. However, various challenges arise, such as incidents of violence, low commitment, and ineffective use of time due to distractions from social media. This study aims to evaluate the effectiveness of the ALMA Puteri spiritual formation and caregiver accompaniment in carrying out this service. Using a descriptive qualitative method through interviews, observations, and documentation, the study found that spiritual formation has been provided from the beginning, yet its impact is not fully optimal. Service becomes more meaningful when caregivers understand that their work is directed toward Christ and is lived out in community life through shared meals, communal prayer, and regular conversations. The main obstacle lies in caregivers’ initial motivation, which is often oriented toward obtaining education and certificates. Therefore, more intensive and consistent spiritual formation is needed to enhance caregiving quality and deepen commitment to service.