Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

MERANCANG APLIKASI PERPUSTAKAAN MENGGUNAKAN METODE SDLC Irpan; Abdul Muni; Achmad Isya Alfassa
TEKNOFILE : Jurnal Sistem Informasi Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penyajian informasi seputar perusahaan, organisasi dan lembaga pendidikan di komputer dilakukan dengan metode penyajian program aplikasi yang di rancang dengan baik dan bahkan dapat diakses dari berbagai user. Ketika user mengunjungi program aplikasi tersebut, akan tertarik dan menggali sedalam mungkin informasi yang ada di program aplikasi tersebut. Pada sisi lain kebutuhan mencari referensi menggunakan otomatisasi perpustakaan meningkat pada semua tingkatan penyelenggara pendidikan, baik dasar, menengah dan tinggi, karena disadari bahwa pemanfaatan non-digital resource tetap tidak dapat digantikan oleh digital resource. Oleh karena itu kebutuhan pencarian non-digital resource tetap akan berlangsung dan berkembang semakin meluas. Keunggulan digital library system adalah memberikan kontribusi akses download digital resource dari manapun melalui internet. Namun digital library system tidak menyediakan informasi tentang non- digital resource.  
Implementasi Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 Tentang Penumbuhan Budi Pekerti Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMPN) Negeri Se-Kota Tasikmalaya Irpan
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 7 (2024): GJMI - JULI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i7.734

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penumbuhan Budi Pekerti pada siswa SMPN di Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan, observasi, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan proses reduksi data, display data, verifikasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini dapat berhasil dengan memperhatikan standar dan sasaran kebijakan, optimalisasi sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, sikap para pelaksana, komunikasi antar organisasi terkait, serta kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik. Studi ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai faktor-faktor yang memengaruhi implementasi kebijakan tersebut di Kota Tasikmalaya.
Digital Competence and AI-TPACK of Lecturers: Implications for the Professional Development of Sports Education Lecturers Afandi, Ahmad Afandi Harja; Asep Rahmat; Irpan
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 9 No 4 (2025): Bahasa indonesia
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v9i4.46439

Abstract

Evaluating lecturers competence in Artificial Intelligence, Technological, Pedagogical, and Content Knowledge (AI-TPACK) and identifying key influencing factors are critical steps toward ensuring effective AI integration. Purpose: This study aims to explore the predictive effect of digital competence on AI-TPACK among sports education lecturers in Indonesia. Materials and methods: A correlational survey design was employed, involving 105 lecturers from Physical Education, Health, and Recreation programs (PJKR) across five teacher education institutions in West Java. Data were collected using two structured scales: AI-TPACK and digital competence. Structural Equation Modeling (SEM) was applied to analyze the relationships between variables. Results: The analysis revealed that while lecturers demonstrated above-average digital competence, their AI-TPACK competence remained below average. A significant positive correlation (r = 0.533) was found between digital competence and AI-TPACK, with digital competence emerging as a primary predictor. These findings suggest that lecturers who are more digitally competent are also more capable of integrating AI into their pedagogical practice. Conclusions: Strengthening digital competence can be a strategic foundation for building AI-related pedagogical skills. Future training programs should integrate both technical and pedagogical components of AI, tailored to the teaching context of physical education lecturers in higher education.