Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search
Journal : SainETIn

Analisis Perhitungan Susut Daya Dan Energi Dengan Pendekatan Kurva Beban Di PT. PLN (Persero) Feeder Kualu Samosir, Tushalan; Situmeang, Usaha; Halilintar, Masnur Putra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 1 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i1.10796

Abstract

Agar ketersediaan energi listrik untuk masyarakat tetap lancar PT. PLN (Persero) senantiasa menjaga dengan memperhitungkan rugi daya listrik dan juga memperhitungkan bagaimana membangun suatu jaringan distribusi dari hulu ke hilir dengan memperhatikan luas penghantar dalam penyalurannya. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi susut energi pada saluran distribusi JTR PT. PLN (Persero) Pekanbaru Feeder Kualu dan menganalisis seberapa besar susut energi listrik pada saluran distribusi tersebut. Dengan metode kurva beban dapat digambarkan variasi dari pembebanan terhadap suatu gardu yang diukur dengan kW, Ampere, kVA sebagai fungsi dari waktu (dalam kurun waktu tertentu) maka dari perhitungan yang telah dilakukan arus maksimal yang dapat digunakan transformator sebesar 18294,696 A, sedangkan pembebanan transformator sebesar 4,794%, arus pembebanan sebesar 877,04 Ampere, faktor kepadatan beban sebesar 0,405 Ampere, resistansi saluran sebesar 39,841 Ohm, sedangkan resistansi antar tiang dengan nilai 0,0185 Ohm, maka dari data diatas dapatlah kesimpulan yang menyatakan bahwa susut daya di wilayah PT. PLN (Persero) Pekanbaru Feeder Kualu dalam kondisi baik sesuai dengan (SPLN) D3.002-2 tahun 2008.
Studi Efisiensi Konsumsi Energi Listrik Pada Proses Pengolahan Kelapa Sawit PT. Perawang Agro Sejahtera (PAS) Perawang Rivai banjarnahor, Julius; Situmeang, Usaha; Tanjung, Abrar
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 7 No. 1 (2022): SainETIn
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/sainetin.v7i1.10904

Abstract

Salah satu cara untuk menentukan kebijakan perencanaan pengelolaan energi sehingga tercapai optimasi energi adalah analisis energi. Dalam analisis energi ini dihitung nilai energi yang digunakan dalam setiap tahap dalam suatu sistem secara keseluruhan untuk mendapatkan gambaran sejauh mana pemakaian energi tersebut. Berdasarkan hasil pengamatan pada pabrik kelapa sawit PT. PERAWANG AGRO SEJAHTERA, Pada pembangkit daya yang dihasilkan ke generator adalah yang dimana daya semu 1450 kW dan daya aktif sebesar 1160 kW. Hasil dari penelitian didapatkan Pada stasiun loading ramp penggunaan listrik yang didapat input sebesar 61 kW dan daya output sebesar 45,433 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 74,5%. Pada stasiun thresher penggunaan listrik yang dialirkan mendapatkan daya input 147 kW dan daya output sebesar 121 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 82,3% Pada stasiun press penggunaan listrik yang dialirkan mendapatkan daya input 182,5 kW dan daya output sebesar 115,63 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 63,4%. Pada stasiun klarifikasi penggunaan listrik nya yaitu daya input sebesar 185,5 kW dan daya output sebesar 124,987 dan mendapatkan efisiensi 67,4 %. Pada stasiun kernel penggunaan energi listrik nya yaitu daya input 296,5 kW dan daya output sebesar 193,302 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 65,2 %. Pada stasiun boiler penggunaan energi listrik yaitu daya input 263 kW dan daya output sebesar 175,618 kW dan mendapatkan efisiensi sebesar 71 %.
Studi Keandalan Dan Umur Transformator Daya 150 Kv Pada PT. PLN (Persero) UPT Pekanbaru Menggunakan Distribusi Weibull Adnan, Farli; Situmeang, Usaha; Halilintar, Masnur Putra
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/p0wjht26

Abstract

Transformator daya merupakan komponen vital dalam sistem tenaga listrik yang keandalannya sangat bergantung pada kondisi sistem isolasi internal, khususnya isolasi kertas. Seiring waktu, isolasi ini mengalami degradasi yang menghasilkan senyawa kimia bernama furan (2-Furfuraldehyde/2FAL), yang dapat dideteksi melalui pengujian minyak transformator. Permasalahan dalam penelitian ini adalah menurunnya performa transformator akibat penuaan isolasi, yang berisiko terhadap gangguan pasokan listrik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keandalan dan estimasi umur transformator daya 150 kV berdasarkan konsentrasi furan menggunakan pendekatan distribusi Weibull. Metode yang digunakan adalah analisis statistik terhadap data pengujian furan dari beberapa unit transformator, dilanjutkan dengan estimasi umur dan tingkat keandalan melalui pemodelan fungsi distribusi Weibull. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformator di Gardu Induk Sri Bintan TD#1 memiliki tingkat keandalan sebesar 0,88 dengan estimasi umur transformator sebesar 19,4 tahun atau 169.944 jam. Nilai furan yang diperoleh dari distribusi Weibull menunjukkan bahwa transformator tersebut masih berada dalam kondisi layak operasi. Fungsi kepadatan probabilitas mencapai 2,49229 × 10⁻⁴, mengindikasikan potensi ketahanan yang baik. Fungsi distribusi kumulatif sebesar 0,1188 menunjukkan kemungkinan kegagalan sebesar 11,88%, sedangkan laju kegagalan transformator berada pada angka 2,82823 × 10⁻⁶ per jam. Rata-rata sisa umur transformator diperkirakan mencapai 76.279
Analisis Pengaruh Pembebanan Terhadap Kinerja Generator Alsthom Di PLTG Teluk Lembu Gurning, Ivan Erick Ricardo; Situmeang, Usaha; Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/bb6hb069

Abstract

Kinerja generator sinkron merupakan Generator yang digerakan oleh penggerakan relative medan magnet homogeny dengan kumparan jangkar terhadap generator sehingga dapat menghasilkan tegangan listrik. Untuk mengubah energy mekanik menjadi energy listrik maka dapat menggunakanGenerator sinkron dengan perantara induksi medan magnet. Frekuensi generator merupakan kecepatan perputaran generator sinkron akan terdiri atas rangkaian electro magnet dengan suplai arus DC untuk membentuk medan magnet pada rotor. Rugi daya, juga dikenal sebagai susut daya listrik, adalah energy yang hilang selama pemindahan listrik dari sumber utama ke beban tertentu. Selama proses transmisi dan distribusi, rugi daya sering muncul di saluran maupun di transformator. Generator frekuensi adalah ukuran kecepatan keluaran generator, dan akan ditempatkan di dekat elektromagnet dengan medan DC yang kuat untuk membengkokkan magnet pada rotor. Rugi daya atau susut daya listrik adalah daya yang hilang dalam transmisi daya listrik utama ke beban, hal ini proses transmisi dan distribusi tenaga listrik yang dialami rugi-rugi pada saluran dan juga rugi-rugi pada transformator. Berdasarkan hasil perhitungan manual dapat hasil nilai efisiensi tertinggi sebesar 97,85 % dan nilai terendah sebesar 95,71 %. Nilai rugi-rugi daya tertinggi sebesar 4,285 % dan nilai terendah sebesar 2,142 %. Nilai frekuensi tertinggi sebesar 85,86 Hz, dan nilai terendah 85,16 Hz. Nilai drop tegangan tertinggi sebesar 171,61 Volt dan terendah sebesar 168,14 Volt. Nilai eksitasi tertinggi sebesar 15,56 Mw dan terendah sebesar 13,11 Mw.   KataKunci: Pembebanan, Kinerja Generator Sinkron.
Analisis Kelayakan Pemasangan Load Break Switch Motorized Pada Penyulang Anoa Di PT. PLN (Persero) ULP Rumbai Prawira, Ganda; Situmeang, Usaha; -, Monice
SainETIn : Jurnal Sains, Energi, Teknologi, dan Industri Vol. 9 No. 2 (2025): SainETin
Publisher : Teknik Elektro Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/qg8bck08

Abstract

Disturbances in the distribution system cause energy losses and reduce the quality of electricity services. This study aims to analyze the feasibility of installing a Motorized Load Break Switch (LBS) to improve the reliability of the distribution system on the Anoa Feeder at PT PLN (Persero) ULP Rumbai. The method used in this study is simulation using ETAP software to compare the reliability indices of SAIDI, SAIFI, and ENS before and after the installation of the Motorized LBS. The results show that after the installation of the LBS, there was a decrease in SAIDI by 73%, SAIFI by 89%, and ENS by 70%, resulting in a reduction of financial losses from IDR 88,438,619 to IDR 25,920,330 per year. In conclusion, the installation of the Motorized LBS is feasible to implement to improve the reliability of the distribution system and reduce losses due to power outages.