Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Radikalisme Islam di Jantung Kota Santri: Fragmentasi dan Polarisasi Aripudin, Acep
Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Vol. 2 No. 2 (2020): Asyahid
Publisher : STAI AL-FALAH CICALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tasikmalaya has a problem with the emergence of hardline Islamic movements, which sometimes bring out the face of "radical" Islam. The movement was responded by some people, so that it seemed to have the support of the people. They carry out social, political and mass mobilization activities to claim their rights in the name of religion. They put pressure on the local government by bringing up the issue of the Sharia local regulation. This research explores several Islamic mass organizations in the City of Santri, Tasikmalaya. This research study related to the Islamist movement is focused on the polarization and pragmentation of its movement, representing the theme of discourse related to the thoughts and activities of religious movements. Not only descriptive analysis, but also their thoughts and actions on existing religious organizations will be revealed. Fragmentation and contestation among Islamic mass organizations in order to gain public sympathy cannot be avoided. Moreover, the targets of their movement have led to practical political movements to gain positions and positions in power. According to him, power is the core target of their movement to make it easier to make community improvements or da'wah. The various currents of thought that occur in Muslims are a response to massive modernization. In the context of today's Indonesians, Islamic politics must be displayed with an Islamic spirit that is contemporary, intelligent, straightforward and takes sides with the efforts to uphold the values ​​of social justice. Every Islamic political thought will be tested by the contextualization in which Islamic political thought lives. Keywords: Radicalism, Islam, hardline, politics   Abstrak Tasikmalaya memiliki persoalan munculnya gerakan Islam garis keras, yang terkadang memunculkan wajah Islam “radikal”. Gerakan tersebut direspon oleh sebagian masyarakat, sehingga seolah mendapat dukungan rakyat. Mereka melakukan aktifitas sosial, politik dan pengerahan masa untuk menuntut hak-haknya dengan mengatasnamakan agama. Mereka melakukan tekanan terhadap pemerintah setempat dengan mengusung isu Perda syariat. Penelitian ini menelusuri beberapa organisasi masa Islam di Kota Santri, Tasikmalaya. Telaah riset terkait gerakan Islamis ini difokuskan pada polarisasi dan pragmentasi gerakannya, merepresentasikan tema diskursus terkait pemikiran dan aktifitas gerakan keagamaan. Bukan saja analisis deskripsi, namun akan diungkap juga pemikiran dan aksinya terhadap organisasi keagamaan yang ada. Fragmentasi dan kontestasi di antara ormas Islam guna meraih simpati masyarakat tidak bisa dihindari. Apalagi target-target gerakan mereka sudah mengarah pada gerakan politik praktis untuk memperoleh posisi dan kedudukan dalam kekuasaan. Menurutnya, kekuasaan merupakan inti target dari gerakan mereka untuk memudahkan melakukan perbaikan masyarakat atau dakwah. Berbagai arus pemikiran yang terjadi pada diri umat Islam merupakan respons terhadap modernisasi yang begitu masif. Dalam konteks ke-Indonesia-an hari ini, politik Islam mestilah bisa ditampilkan dengan semangat Islam yang menzaman, cerdas, lugas dan berpihak pada upaya tegaknya nilai-nilai keadilan sosial. Setiap pemikiran politik Islam akan diuji oleh kontekstualisasi di mana pemikiran politik Islam itu hidup. Kata kunci: Radikalisme, Islam, garis keras, politik
Another Side of Folk Tradition; Da’wah, Entertainment, and Magic in the Madurese Community Aripudin, Acep; Yaya, Yaya
Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Vol. 3 No. 2 (2021): Asyahid
Publisher : STAI AL-FALAH CICALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The emergence and development of traditional arts is closely related to the process of spreading religion. Not always art in religious communities appears deductively as a development of the spirit of religious teachings. This is because, in fact, art in traditional societies is potentially produced and can become a medium as well as a tool in spreading religion and relationships as well as strengthening the character of the community. Cultural values ​​in art are then unified and integrated into a local wisdom that complements each other, so that religious arts and culture are functionally inductively attached. This article aims to reveal how Islamic values ​​as a religion are functionally related to the art traditions of the Madurese community. The position of art as something profane and entertaining then changed to follow the position of a sacred religion and had similar consequences. The form of the relation between art and Islam can be seen in song lyrics, the history of the emergence of art, moments of performing arts, art genres, the spread of religion and the legality of religious leaders. In the end, the traditional arts of the community were preserved as Islam was preserved, and even developed into a multi-force that has an impact on improving the community's economy. Keywords: Da'wah, Art, Entertainment, Ritual, Madura, and Local Wisdom   Abstrak Muncul dan berkembangnya seni tradisional sangat berkaitan dengan proses penyebaran agama. Tidak selamanya seni pada masyarakat beragama muncul secara deduktif sebagai pengembangan dari spirit ajaran agama. Karena, dalam faktanya seni pada masyarakat tradisional secara potensial diproduksi dapat mejadi media sekaligus alat dalam menyebarkan agama dan dan huburan sekaligus yang memperkuat karakter masyarakat. Nilai-nilai budaya dalam seni kemudian menyatu dan terintegrasi menjadi suatu kearifan lokal yang saling mengisi, sehingga seni budaya beragama secara induktif melekat secara fungsional. Artikel ini, bertujuan mengungkap bagaimana nilai-nilai Islam sebagai agama berhubungan secara fungsional dengan tradisi seni masyarakat Madura. Posisi seni sebagai sesuatu hal yang profane dan menghibur kemudian berubah mengikuti posisi agama yang sacral dan memiliki konsekuensi serupa. Wujud relasi seni dan Islam nampak pada syair lagu, sejarah munculnya seni, momen-momen pentas seni, genre seni, penyebar agama dan legalitas dari pemuka agama. Seni tradisional masyarakat pada akhirnya terpelihara sebagaimana terpeliharanya Islam, bahkan berkembang menjadi kekuatan multi yang berdampak seperti pada peningkatan ekonimi masyarakat. Kata Kunci: Da’wah, Seni, Hiburan, Ritual, Madura, dan Kearifan Lokal
Equality Between Muslims and Christians in Tolerant Inter-Religious Dialogue in Bekasi Aripudin, Acep; Firdaus, Luthfi Riza
Asyahid Journal of Islamic and Quranic Studies (AJIQS) Vol. 4 No. 2 (2022): Asyahid
Publisher : STAI AL-FALAH CICALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62213/ajiqs.v4i2.2

Abstract

Indonesian society is known as a plural, plural and heterogeneous society. This heterogeneity is manifested by the many ethnicities, cultures, religions, and customs. This pluralism places Indonesia as a conflict-prone society as well as a portrait of harmony between people of different religions. This article constructs the effectiveness of equality in dialogue between Islam and Christianity in realizing harmonious and equal relations between people of different religions through tolerant dialogue between Islam and Christianity. The practice of equality in this dialogue can be seen in the process of interaction and communication between Muslims and Christians in Kampung Sawah Bekasi in realizing a harmonious life despite different beliefs. Tolerant dialogue is carried out at moments of hospitality and religious events, such as sharing at Eid and Christmas events. Keywords: Equality, Islam, Christianity, Tolerant Dialogue   Abstrak Masyarakat Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang plural, majemuk, dan heterogen. Heterogenitas tersebut berwujud dengan banyaknya etnis, budaya, agama, dan adat istiadat. Kemajemukan tersebut menempatkan Indonesia sebagai masyarakat yang rentan konflik sekaligus potret kehidupan harmoni antarumat berbeda agama. Artikel ini mengontruksi efektivitas kesetaraan dalam dialog di antara Islam dan Kristen dalam mewujudkan relasi antarumat berbeda agama yang harmoni, dan setara melalui dialog yang toleran antara Islam dan Kristen. Praktik equality dalam dialog tersebut nampak pada proses interaksi dan komunikasi antara umat Islam dan Kristen di Kampung Sawah Bekasi dalam mewujudkan kehidupan harmonis meskipun berbeda keyakinan. Dialog toleran dilakukan pada momen-momen silaturahmi dan event keagamaan, seperti saling berbagi pada acara Lebaran dan Natal. Kata Kunci: Equality, Islam, Kristen, Dialog Toleran
Kreativitas Pemanfaatan Limbah Ternak Puyuh dalam Meningkatkan Potensi Masyarakat Qolby, N. Rizky Samrotul; Aripudin, Acep; Aziz, Rohmanur
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 10, No 1 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i1.28315

Abstract

Terciptanya lingkungan yang sehat dapat terealisasikan jika masyarakat berkeinginan untuk merubah pola pikir mereka terhadap lingkungan terutama dalam pengelolaan limbah (sampah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepribadian, proses, dampak terhadap lingkungan, dan hasil pemanfaatan limbah ternak puyuh yang dilakukan oleh petugas kebersihan Kelurahan Pasirbiru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan limbah ternak puyuh yang dilakukan oleh petugas kebersihan dengan menerapkan kepribadian spiritual capital. Proses pemanfaatan limbah melalui beberapa tahapan yang berkelanjutan. Pemanfaatan limbah ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan sehingga menghasilkan lingkungan yang sehat. Hasil pemanfaatan limbah diantaranya timbul kesadaran memanfaatkan potensi yang ada, meningkatkan penghasilan masyarakat, terbukanya peluang usaha, dan kegiatan kebersihan dapat terlaksana dengan baik.
Peran Komunitas Peduli Anak Yatim Piatu Dalam MeningKatkan Kesejahteraaan Anak kalamulloh, Pendi Kalamulloh; Aripudin, Acep; Marfuah, Luk-luk Atin
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 9, No 1 (2024): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v9i1.24802

Abstract

Kegiatan meningkatkan kesejahteraan anak memerlukan perhatian yang optimal dari masyarakat dan pemerintah. Komunitas peduli anak yatim piatu berperan dalam meningkatkan kesejahteraan yatim yang berdampak positif dalam pembangunan sosial yang berada di Desa Toblong Kabupaten Garut, keberadaanya bertujuan untuk mengimplementasikan peningkatan kesejahteraan anak-anak yatim piatu sudah dinilai cukup berpontensi dan memberikan dampak positif. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui program, proses implementasi, dan hasil dari program komunitas peduli anak yatim piatu dalam meningkatkan kesejahteraan anak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa komunitas peduli anak yatim piatu dalam meningkatkan kesejahteraan anak dalam pelaksanaan programnya berjalan konsisten, melalui proses pemerataan pendapatan, pendidikan, serta peningkatan kualitas kesehatan. Proses implementasi program tersebut berdampak positif, baik primer ataupun sekunder tercukupi, respon masyarakat terhadap komunitas peduli anak yatim piatu dianggap tepat sasaran, adil dan kontinu. Hasil dari program berdampak baik terhadap aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.
Pengembangan Potensi Wisata Alam Desa Ngliman Zulaika, Almira Salma; Rifai, Bachrudin; Aripudin, Acep
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol 8, No 1 (2023): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v8i1.43358

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan wisata alam pedesaan di desa Ngliman, dan dampak pengembangan wisata alam pedesaan di desa Ngliman dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini yang dilakukan dengan metode deskriptif dengan menjelaskan potensi pengembangan wisata alam, pendekatan yang digunakan kualitatif dengan mengumpulkan data secara empiris di lapangan sesuai fakta, tanpa merubah hasil temuan. Pengambilan data dalam penelitian melalui observasi secara langsung, wawancara kepada informan terkait, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), Pemerintah Desa maupun masyarakat dalam melaksanakan pengembangan Objek Wisata Air Terjun Singokromo telah melakukan berbagai tahapan dan upaya meskipun belum maksimal. Implementasi dari pengembangan objek wisata dapat dilihat dari peningkatan dalam bidang perekonomian, sosial budaya masyarakat dan lingkungan. Pengembangan Objek Wisata Air Terjun Singokromo mampu menciptakan lapangan kerja baru, kesempatan kerja, dan peningkatkan pendapatan masyarakat.
Kreativitas Pemanfaatan Limbah Ternak Puyuh dalam Meningkatkan Potensi Masyarakat Qolby, N. Rizky Samrotul; Aripudin, Acep; Aziz, Rohmanur
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 1 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i1.28315

Abstract

Terciptanya lingkungan yang sehat dapat terealisasikan jika masyarakat berkeinginan untuk merubah pola pikir mereka terhadap lingkungan terutama dalam pengelolaan limbah (sampah). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kepribadian, proses, dampak terhadap lingkungan, dan hasil pemanfaatan limbah ternak puyuh yang dilakukan oleh petugas kebersihan Kelurahan Pasirbiru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriftif. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemanfaatan limbah ternak puyuh yang dilakukan oleh petugas kebersihan dengan menerapkan kepribadian spiritual capital. Proses pemanfaatan limbah melalui beberapa tahapan yang berkelanjutan. Pemanfaatan limbah ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan sehingga menghasilkan lingkungan yang sehat. Hasil pemanfaatan limbah diantaranya timbul kesadaran memanfaatkan potensi yang ada, meningkatkan penghasilan masyarakat, terbukanya peluang usaha, dan kegiatan kebersihan dapat terlaksana dengan baik.
Religious Contestation in Rural Area Cigugur Kuningan West Java, Indonesia Aripudin, Acep
KALAM Vol 14 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Study, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/klm.v14i2.7231

Abstract

Religious harmony has become a fundamental challenge in a pluralistic society like Indonesia. Although this diversity has in many ways created space for cooperation, interfaith competition remains open and prone to conflict. This article discusses religious competition at the foot of Mount Ciremai, a small town in Kuningan, West Java, among Islam, Catholic and Madraism (a local syncretic religious stream). This research is a qualitative descriptive study. The study finds out that the competition began since early 20th century. This happened in order to maintain the existence and religious identity of each group. However, these tensions have recently begun to melt away and a space for dialogue and cooperation between adherents of the three religions and beliefs has begun to develop. Several factors that influence this change include the openness of each adherent, interfaith marriage, and political aspirations.
Kaderisasi Pemuda Masjid Salman (Studi Deskriptif pada program Salman Spiritual Camp Masjid Salman ITB) Rubiyanti, Rubiyanti; Aripudin, Acep; Marfuah, Luk-luk Atin
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 10 No. 2 (2025): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v10i2.29617

Abstract

Masjid kampus hadir memberikan wadah bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas intelektual dan spiritualnya melalui program kaderisasi, salah satunya yaitu program kaderisasi dasar Salman Spiritual Camp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep kaderisasi, strategi pemberdayaan pemuda yang dilaksanakan oleh program SSC  dalam memberdayakan pemuda melalui kegiatan kaderisasi di lingkungan masjid sebagai pusat locality development, serta output yang dihasilkan dalam  program tersebut. Data dalam penelitian ini bersifat kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program  SSC merupakan bentuk pemberdayaan pemuda yang dilakukan oleh BMKA Salman melalui program kaderisasi. Pada prosesnya kader dilibatkan dalam proyek inovatif berupa PKP (Proyek Kebaikan Pribadi) dan solutif pada permasalahan umat. Selain itu, para kader difasilitasi dengan mentor yang sudah terlatih melalui kegiatan mentoring kelompok keluarga. Konsep program SSC sejalan dengan misi Masjid Salman yaitu mendorong kader untuk membangun peradaban Islami, dengan menitikberatkan penanaman 7 nilai Salman. Kata Kunci : Kaderisasi; Masjid; Program; Pemberdayaan; Pemuda
Pemberdayaan Kelompok Perempuan Kepala Keluarga Fadlah, Nur Alfi Laili; Aripudin, Acep; Dewi, Ratna
Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 8 No. 3 (2023): Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam
Publisher : Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, UIN Sunan Gunung Dj

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tamkin.v8i3.28290

Abstract

Poverty in Indonesian society has an impact on family life, so it is urgent for the wife to join in earning a living. This reality is a challenge in the development of Islamic society, especially for women heads of households because of the double burden they have, therefore their potential needs to be developed to increase their capacity and self-quality. This study aims to determine the implementation of the program, challenges and problems encountered, as well as the success rate of the PEKKA Group empowerment program. This research is a qualitative research using descriptive method. The research results show that: The implementation of the PEKKA Group empowerment program has been effective, as seen from the targets and objectives to be achieved through several stages. The challenges and problems faced are various, but do not have a significant impact on the empowerment program because they can be handled properly. The success rate of the PEKKA Group empowerment program can be said to be successful and effective, as can be seen from the structured stages of the program, the achievement of program objectives, as well as the positive impact felt by PEKKA Group members.