Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemahaman Mahasiswa tentang Permainan dan Olahraga Tradisional sebagai Kultur Budaya pada Generasi Z Ade Yuni Sahruni; Andi Baso Husain; Ronald Ronald; Ronny Braynti Rahail; Ansar CS; Damaris Marlissa; Misran Misran
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 3 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i3.1664

Abstract

Dalam penelitian ini bertujuan agar dapat memberikan gambaran tingkat pemahaman mahasiswa tentang permainan dan olahraga tradisional yang secara umum permainan tradisional sebagai kultur yang mengandung nilai-nilai budaya suatu bangsa serta memiliki aktivitas fisik yang dapat meningkatkan kebugaran jasmani. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan Metode survei. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda dengan menggunakan teknik total sampling sebanyak 51 mahasiswa jurusan penjaskerek. Adapun teknik analisis data yaitu menggunakan analisis deskriptif dengan menyajikan dalam bentuk persentase. Sehingga hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa jumlah mahasiswa yang memiliki pemahaman dengan kategori “Sangat Baik” yaitu 39% atau setara dengan 20 mahasiswa, kategori “Baik” yaitu 37% atau setara dengan 19 mahasiswa, kategori “Cukup” yaitu 18% atau setara dengan 9 mahasiswa, kategori “Kurang” yaitu 6% atau setara dengan 3 mahasiswa, dan kategori “Sangat Kurang” yaitu 0% atau setara dengan 0 mahasiswa. Kesimpulan dari hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa mayoritas mahasiswa memiliki tingkat pemahaman dengan kategori “sangat baik”, namun demikian penelitian ini perlunya menjadi suatu pedoman dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa yang memiliki kategori cukup dan bahkan kurang dalam memiliki pemahaman tentang permainan dan olahraga tradisional.
The Indonesian National Sports Committee (KONI) Manages, Implements, and Supervises Leading Sports Branches in Sinjai Regency Andi Baso Husain; Ade Yuni Sahruni
Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES) Vol 6 No 2 (2024): Musamus Journal of Physical Education and Sport (MJPES)
Publisher : Program Studies of Physical Education, Faculty of Teacher Training and Education, Musamus University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/mjpes.v6i2.5901

Abstract

Objective. The Sinjai Regency has great potential to achieve proud athletic achievements. However, this potential is hindered by problems such as inappropriate management, poor coordination between relevant parties, and lack of monitoring of sports development programs. Therefore, this research aims to examine the superior sports management of KONI in Sinjai Regency to improve the achievements of superior sports in Sinjai Regency. Materials and methods. This research is a quantitative study with a descriptive research design. The sampling method used was simple random sampling with cluster sampling. A total of 50 people from the Sinjai Regency KONI organization participated in the study, including 28 administrators, 2 coaches, and 20 athletes. Results. Following the completion of data processing, the research findings indicated that the management of KONI's flagship sports branch in Sinjai Regency received an implementation test score of 31.94, categorizing it within the less reliable classification. Furthermore, the supervision test score of 33.00 also fell within the less reliable category. Conclusion. According to the research findings, KONI's management of its top sports division is currently lacking. The average score for implementation management falls below the medium category, indicating room for improvement. Conversely, the supervisory management of KONI's flagship sports branch is highly effective, as the average score exceeds the strong category.
Determinants Of Food Choices on The Nutritional Status Of Adolescents In Merauke Muktamar Umakaapa; Pricilya Margaretha Warwuru; Ade Yuni Sahruni; Febry Ramdhani Suradji; My Ismail
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48177

Abstract

The issue of food selection or food choice among adolescents who often neglect health considerations has become one of the main public health concerns today. This pattern of food choice behavior among adolescents has significantly contributed to various health problems. This study aims to analyze the factors influencing food choices and their relationship with the nutritional status of adolescents in Merauke City. The factors examined in this study include health aspects, sensory appeal, price, convenience, and adolescents’ familiarity with the food. The research employed a cross-sectional design. Data were collected through questionnaires and nutritional status measurements of 56 respondents based on Body Mass Index (BMI). Data analysis was conducted using the Statistical Package for Social Sciences (SPSS) software, with both univariate and bivariate analyses. The results show that health-related reasons are weakly correlated with adolescents’ nutritional status. Sensory appeal is moderately correlated with nutritional status. There is no relationship between price and nutritional status. Convenience is weakly correlated with nutritional status. Familiarity with food shows a strong correlation with adolescents’ nutritional status. This study concludes that the factor most strongly associated with the nutritional status of adolescents in Merauke is food selection based on their familiarity with certain types of food.
Distribusi Status Gizi Remaja di Daerah Pesisir: Studi pada Siswa SMA Entrepreneurship Chevalier Anasai Merauke, Papua Selatan Febry Ramadhani Suradji; Ronny Brayntin Rahail; Ade Yuni Sahruni; Dani Nurcholis; Damaris Marlissa; Mardhatillah Mardhatillah; Erni Agit Ekawati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.50276

Abstract

Status gizi pada remaja menjadi indikator penting dalam menilai tingkat kesehatan masyarakat, khususnya pada kelompok siswa yang sedang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan. Faktor lingkungan, termasuk letak geografis di wilayah pesisir, dapat memengaruhi ketersediaan bahan pangan dan kebiasaan konsumsi masyarakat setempat. Penelitian ini dilakukan untuk menggambarkan kondisi status gizi siswa SMA Entrepreneurship Chevalier Anasai yang berlokasi di pesisir Merauke, Papua Selatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Sampel penelitian mencakup seluruh siswa baru tahun ajaran 2025/2026 sebanyak 51 orang, yang ditentukan dengan teknik total sampling. Status gizi siswa diukur melalui pengambilan data berat badan dan tinggi badan, kemudian dihitung menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan diklasifikasikan sesuai standar status gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa berada dalam kategori gizi normal sebanyak 39 orang (76,5%), sedangkan siswa dengan gizi kurang tercatat 13,7% dan gizi lebih sebesar 9,8%. Temuan ini menggambarkan adanya masalah gizi ganda pada remaja, meskipun mayoritas berada dalam kondisi normal, sehingga kelompok dengan gizi kurang maupun lebih tetap memerlukan perhatian. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak sekolah dan tenaga kesehatan dalam merancang program pemantauan serta edukasi gizi seimbang bagi remaja. Kata kunci: Status gizi, Indeks Massa Tubuh, Remaja, pesisir, Papua Selatan
Optimalisasi Peran Guru PJOK dalam Penerapan Kurikulum Merdeka melalui Kegiatan Outdoor Learning di Merauke Dani Nurcholis; Ronald; Ade Yuni Sahruni; Febry Ramadhani Suradji; Pricillya Margaretha Warwuru; Muktamar Umakaapa; Ronny Brayntin Rahail; Damaris Marlissa
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 4 (2025): JULI-AGUSTUS
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/kcj9zf78

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk lebih adaptif dan kreatif dalam merancang pembelajaran yang kontekstual dan bermakna. Di wilayah 3T seperti Merauke, tantangan tersebut semakin kompleks, khususnya bagi guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang menghadapi keterbatasan sumber daya dan akses pelatihan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru PJOK dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran luar ruang (outdoor learning) yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kebijakan kurikulum, lokakarya desain pembelajaran outdoor, praktik langsung bersama siswa, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan kemampuan guru dalam menerapkan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman di lingkungan sekitar sekolah. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang menjanjikan dalam membangun ekosistem pendidikan jasmani yang kontekstual dan merdeka di daerah perbatasan.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN KURIKULUM INTEGRATIF-INTERKONEKTIF AGAMA DAN SAINS DI SMP MUHAMMADIYAH MERAUKE Dani Nurcholis; Pulung Riyanto; Ade Yuni Sahruni; Febry Ramadhani Suradji; Ronny Brayntin Rahail
Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): Regular Issue
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jmp.v10i4.954

Abstract

Curriculum planning must involve analyzing student needs, developing integrative core competencies, and determining collaborative learning strategies. During the implementation phase, teachers are required to creatively connect science concepts with Islamic values ​​in teaching and learning activities. This study aims to describe the implementation of integrative-interconnective curriculum management between religion and science at SMP Muhammadiyah Merauke. Using a descriptive qualitative method with interviews, observations, and documentation, the research involved the principal, Islamic education teachers, science teachers, and students. The findings reveal that curriculum planning explicitly integrates Islamic values into syllabi and lesson plans. Implementation demonstrates collaboration between religion and science teachers through contextual learning that enhances students’ motivation and scientific reasoning. Evaluation is conducted reflectively, although standardized instruments for assessing integrative outcomes are still lacking. Overall, the curriculum positively influences students’ character development and religious-scientific literacy. Sustainable implementation requires institutional support, integrative teaching materials, and cross-disciplinary teacher training.
Integrasi Pendidikan dan Sport Tourism melalui Pengabdian Berbasis Aero Sport di Kabupaten Merauke Ade Yuni Sahruni; Carolus Wasa; Muktamar Umakaapa; Ronny Brayntin Rahail; Ronald; Febry Ramadhani Suradji; Damaris Marlissa; Dani Nurcholis; Pricilya Margaretha Warwuru; Adi Sumarsono
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.844

Abstract

Program pengabdian kepada Masyarakat berbasis aero sport di kabupaten Merauke dilaksanakan sebagai upaya memperkenalkan dan mengembangkan potensi aero sport serta mendukung pengembangan sport tourism di Papua Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan dua hari terdiri dari Teori dan Praktek lapangan yang melibatkan sebanyak 20 mahasiswa jurusan Penjaskesrek Universitas Musamus dan dilaksanakan selama dua hari dalam empat sesi meliputi : teori, diskusi, praktik lapangan serta evaluasi yang dipandu oleh instruktur berlisensi dari FASI Prov. Papua Selatan. Metode pelaksanaan mencakup tahapan, edukasi dan sosialisasi, implementasi lapangan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, minat dan motivasi mahasiswa terhadap aero sport. Berdasarkan hasil pretest dan postest, pemahaman mahasisiwa sebesar 42,5%. Selain itu, publikasi kegiatan turut meningkatkan informasi Masyarakat mengenai aero sport sebagai potensi baru daerah. Program ini memeberikan kontribusi positif bagi pengembangan kompetensi mahasiswa serta memperkuat kerja sama antara Universitas Musamus dan FASi Prov. Pupua Selatan.
Digitalisasi Olahraga Tradisional Sebagai Strategi Inovasi Pendidikan Rekreasi Dan Pelestarian Budaya Lokal Di Era Society 5.0 Damaris Marlissa; Ade Yuni Sahruni; Dani Nurcholis
Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan Vol. 14 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH STOK BINA GUNA MEDAN (IN-PRESS)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jsbg.v14i3.6783

Abstract

This study aims to develop digital media for traditional sports as a strategy for innovation in recreational education and local cultural preservation in the Society 5.0 era. The study used a Research and Development (R&D) method with a mixed methods approach and the ADDIE development model, which includes Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The product developed is an interactive digital media containing information on history, game rules, techniques, cultural values, facilities and infrastructure, demonstration videos, the benefits of physical activity, and evaluation materials for traditional sports. The research subjects included traditional sports practitioners, cultural figures, physical education or recreation lecturers, and students. Product validation involved three experts: a material expert, a media expert, and a cultural or recreation education expert. The trial was conducted through a limited trial with 30 participants and a field trial with 100 participants. Data were collected using observation, interviews, documentation, validation sheets, and a 1-5 Likert scale questionnaire. Data were analyzed using descriptive statistics, percentage of feasibility, N-Gain, and paired-samples t-test. The results showed that the validation of material experts obtained 95.00%, media experts 90.00%, and cultural or recreational education experts 97.00%, with an average of 94.00% in the very feasible category. User response reached 86.27% in the limited trial and 87.81% in the field trial. The average pretest score increased from 61.52 to 80.84 in the posttest, with an N-Gain of 0.519 in the moderate category. The paired-samples t-test produced t = 53.12 and p < 0.001, indicating a significant difference between the scores before and after media use. This study shows that traditional sports digital media has high feasibility and user acceptance and has the potential to support recreational education learning and local cultural