Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Pada Materi Mendesain Jaringan LAN Melalui Model Pembelajaran Project Based Learning Kelas X TKJ 2 SMK Negeri 1 Larantuka Maria Hendrina Boleng; Muh. Yusuf Mappeasse; Muh. Nasrun
Jurnal MediaTIK Volume 5 Issue 2, Mei (2022)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada dan tidaknya peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa kelas X TKJ 2 SMK Negeri 1 Larantuka yang berjumlah 32 orang. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan observasi dan tes hasil belajar. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa, hal ini terbukti dari persentase ketuntasan siswa secara klasikal dari pra siklus yang hanya sebesar 68,75% meningkat menjadi 87,5% pada siklus I dan kembali meningkat pada siklus II mencapai 93,75%, sedangkan persentase hasil pengamatan keaktifan siswa pada siklus I mencapai 72% kemudian naik pada siklus II menjadi 82%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa setelah diterapkan model pembelajaran Project Based Learning.
Peningkatan Hasil Praktik Pemasangan Kabel UTP Dengan Tutor Sebaya Pada Siswa Kelas XI TKJ SMK Negeri 1 Bengkayang Benedikta Ango; Muh. Yusuf Mappeasse; Muh. Nasrun
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 1, March (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik Pemasangan kabel UTP memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi terutama pada siswa pemula. Penelitian ini berfokus pada praktik siswa KELAS XI TKJ SMK Negeri 1 Bengkayang untuk mengevaluasi keterampilan siswa dalam praktik pemasangan kabel UTP. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah siswa KELAS XI TKJ Smk Negeri 1 Bengkayang pada semester genap 2020/2021 yang berjumlah 36 orang. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan hasil keterampilan siswa dalam praktik sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Metode yang digunakan adalah metode tutor sebaya (peer teaching). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil praktik dan observasi. Hasil praktik pada siklus I terdapat 12 dari 36 siswa yang berhasil memasang kabel UTP dengan baik dan benar dan pada siklus II terdapat peningkatan menjadi 31 dari 36 siswa yang berhasil memasang kabel UTP dengan baik dan benar. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dengan diterapkannya metode pembelajaran tutor sebaya dapat meningkatkan hasil praktik pemasangan kabel UTP.
Meningkatkan Keterampilan Metakognitif Dan Problem Solving Melalui Pendekatan Belajar Project Base Learning Martinus Mai; Muh. Yusuf Mappeasse; Muh. Nasrun
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 1, March (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan, diperoleh data bahwa kemampuan menalar siswa sangat rendah terutama dalam troubleshooting. Peserta didik cenderung pasif dan kurang aktif dalam mencari refrensi baik dari internet maupun sumber lain, oleh karena itu diharapkan guru lebih aktif untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul. Berdasarkan permasalahan tersebut, dipandang perlu untuk dilakukan penelitian yang dapat mendorong siswa agar memiliki keterampilan metakognitif dan keterampilan problem solving melalui pendekatan project base learning. Tujuan penulisan adalah untuk mengkaji apakah terdapat hubungan yang signifikan antara metode belajar project base learning dengan keterampilan metakognitif dan problem solving. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode kuantitatif merupakan kegiatan investigasi sistematis terhadap fenomena dengan mengumpulkan data yang dapat diukur dengan melakukan teknik statistik, matematika atau komputasi, untuk melihat seberapa signifikan hubungan antara solusi yang ditawarkan dengan masalah yang muncul. Penerapan meteode belajar dengan pendekatan project base learning mampu meningkatkan keterampilan metakognitif siswa dan dapat meningkatkan keterampilan problem solving. Upaya meningkat keterampilan metakogniktif dan problem solving, guru harus memanfaat gaya pembelajaran abad 21, serta memperhatikan karakteristik peserta didik, serta mendorong keterampilan abad 21, pengembangan pendidikan karakter serta memiliki pribadi yang berorientasi sains
EVALUASI INTENSITAS KONSUMSI ENERGI LISTRIK MELALUI AUDIT ENERGI AWAL LISTRIK DI POLRES KOTA PALOPO Nir Dillah Umrah Suardi; Muh. Yusuf Mappeasse; Zulhajji Zulhajji
Jurnal Media Elektrik Vol. 20 No. 1 (2022): MEDIA ELEKTRIK
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/metrik.v20i1.5482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat penghematan energi yang digunakan pada gedung yang di Polres Kota Palopo serta beban yang paling banyak menggunakan energi listrik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi serta observasi perilaku penggunaan energi di Polres Kota Palopo. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu analisis statistik deskriptif dengan memberikan gambaran intensitas konsumsi energi listrik dari hasil data historis penggunaan energi listrik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa total daya yang terpasangdi seluruh gedung Polres Kota Palopo sebesar 82.800 VA dengan jumlah rata-rata IKE seluruh gedung sebesar 10,63 kWh/m2. Penggunaan energi pada gedung Commend Center Polres Kota Palopo sebelum dilakukan audit energi awal pada bulan Juni adalah sebesar 34,325 kWh/m2 kemudian setelah dilakukan audit awal energi pada bulan Juli penggunaan energi turun sebesar 1,55 kWh/m2. Beban yang menggunakan energi listrik lebih besar pada gedung-gedung di Polres Kota Palopo adalah AC dan mesin internet. Berdasarkan analisis peluang penghematan energi listrik pada Polres Kota Palopo dengan mengurangi kapasitas AC yang terpasang sesuai dengan kebutuhan kapasitas AC ruangan yaitu pada ruangan SPKT penghematan energi listrik sebesar 519,8 kWh, ruang Hubungan Masyarakat sebesar 34,32 kWh, ruang Sium sebesar 68,64 kWh, kemudian ruang Data sebesar 150,15 kWh.
Pengaruh Kondisi Fasilitas Laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Praktikum Baharuddin; Muh. Yusuf Mappeasse; Muhammad Riska
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Bagaimana kondisi fasilitas laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), (2) Bagaimana hasil belajar siswa di SMK Negeri 4 Jeneponto, (3) Apakah terdapat pengaruh positif dan signifikan kondisi fasilitas laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) terhadap hasil belajar siswa kelas XII pada mata pelajaran praktikum di SMK Negeri 4 Jeneponto. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif ex-post facto. Sampel penelitian ini sebanyak 52 siswa dari 60 jumlah populasi kelas XII jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ). Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linear sederhana dengan menggunakan bantuan program SPSS for Windows version 24. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh dengan menyebarkan angket dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan (1) Kondisi fasilitas laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) berada pada kategori rendah dengan nilai persentase 32.7%, (2) Hasil belajar siswa berada pada kategori sedang dengan nilai persentase 40.4%, (3) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kondisi fasilitas laboratorium Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) terhadap hasil belajar siswa kelas XII pada mata pelajaran praktikum di SMK Negeri 4 Jeneponto.
Penerapan Model Pembelajaran Peer Teaching Untuk Meningkatkan Partisipasi dan Hasil Belajar Mahasiswa PTIK UNM Pada Matakuliah Simulasi dan Game Computing Deliya; Muh. Yusuf Mappeasse; Massikki
Journal of Computers, Informatics, and Vocational Education Volume 1 Issue 3, November (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan partisipasi peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran peer teaching, mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik setelah menerapkan model pembelajaran peer teaching. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari empat tahap pelaksanaan yang meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi dan tahap refleksi. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus yang setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Subjek dalam penelitian ini merupakan mahasiswa kelas PTIK F Angkatan 2020. Teknik Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan observasi, tes (pretest dan posstest), angket dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan lembar observasi dan angket partisipasi peserta didik dapat dinyatakan meningkat dengan hasil peningkatan sebesar 15% dari awal penerapan model pembelaran peer teaching yang diukur dengan menggunakan lembar obsservasi dan mengalami peningkatan sebesar 5.34 yang diukur dengan menggunakan angket, dan analisis tes hasil belajar peserta didik menggunakan uji nilai N-Gain hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran peer teaching dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa PTIK UNM dengan Hasil belajar peserta didik setelah penerapan model pembelajaran peer teaching meningkat. Secara keseluruhan peningkatan rata-rata hasil belajar peserta didik sebesar 0,03 dengan rata-rata pada Siklus I sebesar 0,52 dan pada Siklus II sebesar 0,55.