Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Komplikasi Bayi Baru Lahir ditinjau dari Kejadian Positif Covid-19 pada Ibu Bersalin Monika Herti Kurniasari; Ratna Dewi; Diah Eka Nugraheni
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v12i1.593

Abstract

Data on maternal mortality in Brazil 20 mothers died of COVID-19 where 12 cases were during pregnancy (60%), 3 cases were postpartum (15%), 1 case was a cesarean section delivery (5%) and 4 data were not reported. This condition illustrates the high risk of the mother during pregnancy and childbirth against Covid-19. Various efforts have been made by the government to prevent transmission of COVID-19, especially to pregnant and maternity women. This study was conducted to determine the effect of the positive incidence of COVID-19 in maternity on BBL complications at Dr. RSUD. M. Yunus Bengkulu City in 2021. This type of research is a retrospective method. The population in this study were all babies born in RSUD Dr. M. Yunus, Bengkulu city, in 2021, totaling 118 babies were born, with 22 of them experiencing complications. The sample in this study was divided into two groups, 22 cases were taken by total sampling and the control group was taken with a ratio of 1:1 by systematic random sampling. Data analysis was carried out univariate and bivariate with chi square test. The results of the chi square test showed a value of 0.015 (<0.05) meaning the effect of positive cases of covid-19 on mothers giving birth with complications in BBL. It is hoped that the hospital will prepare special detection and treatment for maternity mothers who are positive for Covid-19 to prevent and manage possible complications of BBL
Hubungan Pengetahuan Dan Dukungan Suami Dengan Kepatuhan Kunjungan Nifas Di Puskesmas Sidomulyo Siska Putri; Nispi Yulyana; Ratna Dewi
Midwifery Care Journal Vol 4, No 4 (2023): October 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/micajo.v4i4.9678

Abstract

The main indicator is the maternal mortality rate that can be used to evaluate the effectiveness of a maternal health program (MMR). Husband's understanding and support affects postpartum visits.The purpose of this study was to investigate how maternal compliance with postpartum visits at the work area of Sidomulyo Health Center in Bengkulu City is related to knowledge and husband's support. The design of this study was analytical with a cross-sectional perspective. In 2021, Sidomulyo Health Center in Bengkulu City will receive 176 mothers with children over 42 days old. 62 mothers with children over 42 days old were selected for the sample. Purposive sampling was used as the sampling method. The chi-square statistical test was used in data analysis  with univariate and bivariate models.The majority of women have little knowledge (51.6%),good knowledge (48.4%), the majority do not receive help (54.8%), the majority receive support (45.2%), majority non-compliant (56.5%), and majority compliant (43.5%), according to research results using univariate analysis. According to the study's bivariate statistical results, acquaintances have a p-value of 0.023 ± 0.05 and spousal support has a p-value of 0.000 ± 0.05 for each variable. Wherever they are tasked with helping more mothers get postpartum visits, Puskesmas looks for suggestions  to further strengthen their role in promoting the benefits of postpartum visits
THE EFFECT OF SPINNING WHEEL MEDIA ON ADOLESCENT’S KNOWLEDGE ABOUT PREMARITAL SEXUAL BEHAVIOR AT SMAN 01 BENGKULU CITY Yusinta Damayanti; Nispi Yulyana; Ratna Dewi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 17, No 2 (2026): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/jki.v17i2.1177

Abstract

Background: Sexual behavior includes any action motivated by the desire to have sexual intercourse, either with the same or opposite sex. 80% of adolescents are in a relationship, with 40% going on their first date between the ages of fifteen and seventeen (SDKI, 2017). Lack of education about sexual behavior before marriage is one of the contributing problems. Objective: To determine the effect of spinning wheel media on adolescents' knowledge about premarital sexual behavior.Research Methods: A quasi-experimental design with pre-post control two groups was used in this study. A total of 64 female students of SMA Negeri 01 Bengkulu City became the research sample. The sampling method used was proportional stratified random sampling. The research data were analyzed using Independent T-Test. Results: Adolescent knowledge about sexual behavior before marriage is influenced by spinning wheel media, as shown by the ρ value of 0.000. The results showed an increase in the average knowledge score of 26.46 points after intervention with spinning wheel media, while through disc media, there was an increase of 21.67 points. Conclusion: The use of spinning wheel media is more influential than disc media on adolescents' knowledge of premarital sexual behavior. Keywords: Premarital Sexual Behavior; Spinning Wheel; Knowledge
HUBUNGAN PENGETAHUN, PERSEPSI DAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JALAN GEDANG KOTA BENGKULU: HUBUNGAN PENGETAHUN, PERSEPSI DAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU SADARI PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS JALAN GEDANG KOTA BENGKULU Agnestya Nurul Fergita; Ratna Dewi; Renta Handika
JURNAL BESUREK JIDAN Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Besurek Jidan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 4 No 2
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jbj.v4i2.1395

Abstract

Kanker payudara merupakan salah satu masalah kesehatan utama di dunia dan menjadi jenis kanker yang paling sering didiagnosis pada wanita. Sekitar 1 dari 8 wanita berisiko mengalami kanker payudara sepanjang hidupnya. Salah satu upaya deteksi dini yang efektif adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) yang dilakukan secara rutin. Berdasarkan data deteksi dini kanker payudara pada wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang didapatkan kasus tumor/benjolan dan dicurigai kanker payudara terbanyak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor determinan yang berhubungan dengan perilaku deteksi dini kanker payudara melalui SADARI. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2025 dengan sampel sebanyak 84 wanita usia subur (WUS). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p<0,001), persepsi (p=0,009), dan motivasi (p=0,016) dengan perilaku SADARI pada wanita usia subur. Kesimpulan, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan, persepsi, dan motivasi dengan perilaku SADARI pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Jalan Gedang Kota Bengkulu, Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi dan promosi kesehatan untuk mendorong pelaksanaan SADARI secara rutin sebagai upaya deteksi dini kanker payudara.
Pemberdayaan Karang Taruna dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Usia Muda dengan Peningkatan Pengetahuan Remaja di Desa Sidoluhur Kabupaten Seluma Nispi Yulyana; Ratna Dewi; Desi Widiyanti
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21882

Abstract

Early Merriage (pernikahan dini) diartikan sebagai ikatan yang disahkan secara hukum antara dua lain jenis untuk membentuk sebuah keluarga berada di bawah batas umur dewasa atau pernikahan yang melibatkan satu atau dua pihak yang masih anak-anak dengan terpaksa atau tidak terpaksa. Program yang digalakkan untuk menurunkan pernikahan usia anak adalah Program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) yang sudah dibuat dalam bentuk modul. (BKKBN),Tetapi sampai saat ini pernikahan usia anak masih terus terjadi. Untuk meningkatkan minat remaja diperlukan media yang menarik , praktis dan fleksible saat pemberian informasi dan konseling tentang PUP sehinga dapat  meningkatkan pengetahuan remaja tentang PUP. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan media cakram sebagai media penyuluhan.  Media cakram adalah alat perantara untuk pembelajaran yang berbentuk seperti piring atau bulat pipih seperti lingkaran yang memuat pembelajaran tertentu, pada umumnya terdiri dari gambaran sejumlah kata dan gambar atau foto dalam tata warna dan memiliki daya tarik yang luar biasa sehingga pesan yang disampaikan mudah dicerna dan dipahami juga tidak terkesan menggurui. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk meningkatkan pengetahuan  remaja yang berada di wilayah Desa Sidoluhur dengan melakukan pemberdayaan pada karang taruna sebagai upaya pencegahan pernikahan usia muda. Metode pelaksanaan kegiatan berupa pengembangan media edukasi dan instrument pengukuran, Sosialisasi, pendampingan karang Taruna dalam melakukan edukasi, evaluasi dan monitpring. evaluasi kegiatan yang telah dilakukan meliputi keberhasilan tentang peningkatan pengetahuan karang taruna dan remaja. kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan sebagai upaya peningkatan pengetahuan karang taruna dan remaja tentang pencegahan pernikahan usia muda.
Pengembangan Desa Mitra Melalui Kegiatan Pemberdayaan Kader Dalam Deteksi Dini Anemia Pada Remaja Ratna Dewi; Nispi Yulyana
Abdimas Galuh Vol 8, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i1.21824

Abstract

Remaja puteri memiliki risiko 10 kali lebih mungkin terkena anemia dibandingkan remaja Putera. Upaya untuk menurunkan kejadian anemia ini  diantaranya peningkatan pengetahuan remaja, deteksi gejala dini dan pemeriksaan kadar Haemoglobin (Hb). Sehingga, perlunya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader tentang deteksi dini anemia pada remaja berupa kegiatan penyuluhan dengan media cakram dan deteksi dini anemia dengan pemeriksaan gejala dan pemeriksaan kadar Hb. Tahun 2023 diperoleh hasil pemeriksaan anemia diperoleh 25% remaja puteri mengalami anemia dari 35 orang remaja yang diperiksa Hb dan seluruh kader belum mempunyai pengetahuan yang baik tentang gejala dan cara deteksi gejala anemia.  Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia pada remaja puteri, serta meningkatkan keterampilan kader dalam melakukan deteksi dini anemia dan pemeriksaan HB. Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan persiapan, pelaksanaan berupa pelatihan dan pendampingan kader  dan kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil akhir diperoleh adanya peningkatkan pengetahuan kader dan remaja tentang anemia, Kader mampu melakukan deteksi dini gejala anemia dan mampu melakukan pemeriksaan kadar HB secara mandiri. Hasil pemeriksaan dari 20 remaja puteri terdeteksi anemia sebanyak 3 orang (15%). Diharapkan kader mampu melanjutkan kegiatan penyuluhan dan melakukan deteksi dini gejala anemia pada remaja puteri di Desa Sidoluhur dan melaporkan temuan hasil deteksi ini ke Bidan Desa ataupun ke Puskesmas sehingga remaja dengan anemia dapat memperoleh pengobatan lebih lanjut.