Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Multidisiplin

Analisis Collaborative Governance Pengelolaan Sampah di Wilayah Mendawai Kota Palangka Raya Tahun 2024 Syifa, Olfia Noor; Mustikaningsih, Wening
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Januari 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i1.785

Abstract

Penelitian ini menganalisa tentang hubungan kerjasama beberapa aktor yang berkepentingan dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan publik, penelitian ini menganalisa tentang pengelolaan dan pemberdayaan sampah rumah tangga tingkat perkotaan. Pengelolaan dan pemberdayaan sampah di wilayah Mendawai, Kota Palangka Raya ini dikelola oleh tiga aktor, yaitu 1) Pemerintah dibawah wewenang Dinas Lingkungan Hidup (DLH). 2) Sektor Privat, yaitu pengelola Bank Sampah Induk (BSI) wilayah Mendawai. Dan 3) Kalangan Masyarakat sipil, yang diinisiasi oleh Founder “Kelas PKY”. Bentuk kerjasama dari beberapa aktor ini disebut dengan Collaborative Governance. Tata kelola kolaboratif yang sering disebut sebagai mekanisme untuk mengembangkan rencana pengelolaan antar daerah secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis kualitatif deskriptif untuk melihat fenomena sosial yang terjadi, teknik pengambilan data dilakukan dengan cara interview secara mendalam, Observasi penelitian lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa tata kelola pemberdayaan sampah secara kolaboratif (Collaborative Governance) yang dilakukan dengan optimal, akan memberikan solusi dan inovasi dalam permasalaan sampah perkotaan secara efektif dan berkelanjutan.
Politik Ketahanan Iklim: Analisis Tata Kelola Bencana Banjir dan Transformasi Kerentanan Sosial – Ekonomi Masyarakat Urban di Era Disrupsi Perubahan Iklim Mustikaningsih, Wening; Ananda, Annisa Rizki
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 3 No. 8 (2025): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Agustus 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v3i8.1197

Abstract

Perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas bencana banjir, terutama di wilayah urban dengan kerentanan sosial–ekonomi tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kerentanan sosial–ekonomi pedagang pasar kuliner Pelabuhan Rambang, Kota Palangkaraya, dalam menghadapi bencana banjir di era disrupsi perubahan iklim, serta mengkaji peran tata kelola bencana dalam membangun ketahanan iklim. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan Social–Ecological Vulnerability Theory, data diperoleh melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan NVivo 15 untuk proses pengkodean dan pemaknaan tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan pedagang dipengaruhi oleh interaksi faktor fisik (topografi, curah hujan, tanah gambut), faktor ekonomi (ketergantungan pendapatan harian), dan faktor tata kelola (ketidaksinkronan kebijakan makro–mikro). Meskipun menghadapi keterbatasan, komunitas pedagang mengembangkan kapasitas adaptif berbasis modal sosial melalui jaringan solidaritas. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penguatan ketahanan iklim memerlukan tata kelola bencana yang terintegrasi dan responsif, dengan kolaborasi pemerintah–komunitas, penataan ruang berbasis risiko, penguatan sistem peringatan dini, dan pengembangan infrastruktur adaptif.