p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Partner Jurnal SOLMA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

STRUKTUR KOMUNITAS DAN KEANEKARAGAMAN VEGETASI DALAM SKEMA PERHUTANAN SOSIAL: STUDI KASUS KELOMPOK TANI HUTAN FETOMNASI DI DESA SILLU, NUSA TENGGARA TIMUR Dako, Fransiskus X.; Lamanda, Sukriati A.; Selanno, Frenly M.; Ora, Yudhistira A. N. R.; Rusadi, Nusrah; Gare, Kletus F. S.; Paga, Blasius; Adrin, Adrin
Partner Vol 30, No 3 (2025): Edisi Khusus 2025
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35726/jp.v30i3.7514

Abstract

ABSTRAKKawasan hutan di Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang mengalami tekanan ekologis akibat perambahan, perladangan berpindah, kebakaran hutan, penggembalaan liar, dan konversi lahan, sehingga menurunkan tutupan vegetasi dan kualitas ekosistem. Kondisi ini mengancam keberlanjutan sumber penghidupan masyarakat, sehingga keberadaan vegetasi menjadi krusial dalam menjaga fungsi ekologis kawasan. Skema perhutanan sosial memberikan akses legal kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) untuk mengelola dan memulihkan hutan, salah satunya KTH Fetomnasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas tumbuhan di Desa Sillu dalam kerangka pengelolaan perhutanan sosial, guna menyediakan landasan ilmiah bagi penguatan keberlanjutan pengelolaan hutan berbasis masyarakat. Metode purposive sampling diterapkan pada 24 lahan anggota KTH. Indeks keanekaragaman jenis tingkat semai dan tiang tergolong sedang (H’ = 1,439 dan 1,848), sedangkan pancang dan pohon termasuk sedang menuju tinggi (H’ = 2,185 dan 2,144). Hasil ini menunjukkan bahwa akses legal melalui perhutanan sosial mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga vegetasi dan memulihkan fungsi ekologi kawasan.Kata kunci: Ekologi, Perhutanan Sosial, KTH Fetomnasi, INP, Keanekaragaman
Pemberian Edukasi Dalam Pemanfaatan Lahan Kritis Bagi Masyarakat Pedesaan Benu, Yakub; Adrin, Adrin; Elim, Ramses V.; Paga, Blasius; Davinsy, Rynaldo; Renoat, Emi; Almulqu, Aah A.; Kusmawardhani, Dina T.; Ranta, Fabianus; Kleruk, Flora I.; Dako, Fransiskus X.; Kristinawanti, Ika; Matatula, Jeriels; Wardhana, Laurentius D. W.; Manek, Luisa M.; Purba, Mahardika P.; Pobas, Melkianus; Pathibang, Meilyn R.; Aryani, Ni K. A. D.; Ora, Yudhistira A. N. R.; So, Kristianto Wibison
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19087

Abstract

Background: Nusa Tenggara Timur beriklim kering, dengan durasi 4 bulan hujan, dan musim kemarau berlangsung selama 8 bulan. Permasalahan ini berimplikasi pada peningkatan luas lahan kritis yang terjadi pada lahan garapan Kelompok Tani Hutan (KTH) Oelbonak di Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, pemberian edukasi dalam meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak perlu dilakukan dalam menanggulagi permasalahan ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak melalui pemberian edukasi dalam meningkatkan fungsi lahan kritis. Metode: Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta dianalisis menggunakan uji–t berpasangan untuk mengukur tingkat pemahaman anggota KTH sebelum dan sesudah edukasi. Hasil: Nilai rata-rata pada post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yaitu edukasi pola agrosilvopastural dan bokashi (79,92), pengairan tanaman (79,49) dan PSB (67,69). Begitu juga nilai Sig. (2-tailed) pada Paired Samples Test menunjukkan nilai sig. 0.000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh yang nyata (positif) dari edukasi yang diberikan. Kesimpulan: pemberian edukasi mampu meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak dalam pemanfaatan lahan kritis.