Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA TURBULENSI HONEYCOMB PADA BENTUK PENAMPANG MELINGKAR PADA WIND TUNNEL SUBSONIC Andre Arif Wicaksana; Rianto wibowo; Masruki Kabib
JURNAL CRANKSHAFT Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Crankshaft Vol.3 No.1 Maret 2020
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v3i1.4624

Abstract

Wind tunnel adalah suatu alat yang digunakan untuk menganalisa aliran fluida khususnya udara yang melewati benda uji. Salah satu bagian yang mengawali proses terbentuknya aliran yang halus pada Wind tunnel ialah Honeycomb. Honeycomb adalah suatu bagian yang berfungsi sebagai penghalus aliran fluida yang terletak pada Settling chamber. Metode yang digunakan adalah studi literatur melalui kajian pustaka, pembuatan honeycomb (proses pemilihan bahan, proses manufaktur dan proses finishing), simulasi aliran fluida, pengambilan data, analisa data, dan kesimpulan. Pada hasil yang telah dicapai dengan model tanpa honeycomb mendapatkan nilai intensitas turbulensi 6.1%, 4.4% dan 3%, sedangkan dengan honeycomb mendapatkan nilai 2.1%, 1.3% dan 1.3% dengan rpm secara berurutan tiap model sebesar 284.8, 1125 dan 1659. Dari semua perhitungan yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan hoenycomb itu cukup penting dalam pengujian Wind tunnel dalam mengurangi intensitas turbulensi. Kata kunci : Wind tunnel, Honeycomb, Intensitas turbulensi,
ANALISA VARIASI JUMLAH SUDU TERHADAP PERFORMA TURBIN SPIRAL HORISONTAL PADA FLOW HEAD RENDAH Edy Suryono; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 4, No 2 (2021): Jurnal Crankshaft Vol.4 No.2 September 2021
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v4i2.6627

Abstract

Energi listrik dikenal dengan sumber energi primer dan dibangkitkan melalui suatu pembangkit, pemanfaatan tenaga air skala kecil disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro, PLTMH hanya mampu menghasilkan 10 – 150 kW, penelitian ini menggunakan turbin air tipe spiral, dipilih turbin tersebut karena cocok diterapkan pada  flow head yang rendah. Tujuan penelitian tersebut yaitu mengetahui kecepatan putaran turbin (rpm) yang paling optimal dari perbandingan perbedaan kecepatan putaran (rpm) turbin spiral dari hasil variasi sudu 2, variasi sudu 3 dan variasi sudu 4 dengan menggunakan signifikasi 0,05. Metode penelitian ini menggunakan studi eksperimen dan analisa statistik ANOVA satu arah dan dilakukan uji lanjut fisher LSD (BNT), studi eksperimen dilakukan mulai dari pembuatan variasi sudu, pengujian variasi sudu 2, 3, 4 untuk mendapatkan data kecepatan putaran turbin yang diterapkan pada prototype PLTMH dan dilanjutkan analisis statistik. Hasil uji lanjut fisher LSD dengan membandingkan ketiga variasi sudu dapat disimpulkan kecepatan putaran turbin yang paling optimal terdapat pada variasi sudu 3 dengan rerata 156,33 rpm.Kata kunci: variasi sudu, anova, fisher LSD, rpm
PERANCANGAN DAN SIMULASI TURBIN PELTON DAYA OUTPUT GENERATOR 20.000 WATT Ardy Hafid Ahrori; Masruki Kabib; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 2, No 2 (2019): Jurnal Crankshaft Vol.2 No.2 September 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v2i2.3834

Abstract

Air merupakan sumber daya alam sebagai pembangkit listrik merupakan alternatif untuk menggantikan kebutuhan akan bahan bakar minyak. Turbin bisa dibedakan dari daya yang dikeluarkan, pada turbin mikrohidro berjenis pelton, daya yang dikeluarkan sebesar 5 – 100 KW. Tujuan dari peneltian ini adalah untuk merancang turbin pelton daya outoput generator sebesar 20.000 watt dengan head jatuh air 12 meter. Metode yang digunakan dalam perancangan ini adalah studi literatur, proses perancangan, dan simulasi. Hasil perancangan dan perhitungan komponen-komponen turbin didapatkan untuk debit air 0,265 m3/s,  jumlah sudu sebanyak 18 buah, tinggi sudu 59,64 mm, tebal sudu 25,56, dimensi luar runner sebesar 363,38, diameter pipa 147 mm, kecepatan pancar air adalah 14,88 m/s. Desain yang sudah didapatkan selanjutnya di masukkan kedalam software autodesk inventor CFD, dan hasil simulasi kecepatan pancar air menggunakan software autodesk inventor CFD didapat kecepatan maksimum terjadi pada detik 0,6  sebesar 12,96 m/s. Kata kunci : Mikrohidro, Turbin Pelton, generator.
Karakterisasi Biomassa Ampas Tebu (Bagasse) Sebagai Bahan Produksi Gas Asap Cair Melalui Metode Pirolisis Rois Thoriqul Aziz; Sugeng Slamet; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7639

Abstract

Tebu merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan pada masyarakat di Indonesia, karena tanaman tebu lebih mudah hidup di iklim tropis. Dan juga tebu lebih sering dimanfaatkan dalam proses produksi gula, seperti gula pasir atau gula tebu, namum ampas yang dihasilkan juga banyak. Tujuan dari penelitian ini yaitu pemanfaatan limbah ampas tebu sebagai cairan bahan pengawet melalui proses pirolisis yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet bahan.Metode yang digunakan meliputi studi literatur, metode pirolisasi, persiapan bahan baku, melakukan pengujian variabel suhu dan waktu dengan menggunakan proses destilasi serta pengolahan data. Adanya pemanfaatan ampas tebu pada penelitian ini diharapkan dapat mengurangi jumlah limbah ampas tebu serta pengolahan sebagai bahan pengawet pada kayu, makanan dan masih banyak yang lainnya.Dalam proses pengambilan cairan dari hasil pembakaran destilasi, maka dilakukan proses pengujian. Proses pengujian dilakukan terdiri dari berbagai tahap yaitu pertama dilakukan penyiapan bahan ampas tebu. Ampas tebu  sebelum dimasukan ke dalam mesin destilasi maka dilakukan pengeringan guna mengurangi air pada ampas tebu.  Selanjutnya dilakukan proses pembakaran di tangki dan uji coba dengan variable suhu dan waktu. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan bahan kimia gas asap cair yang dapat digunakan sebagai bahan pengawet.
PERANCANGAN TURBIN AIR TIPE OVERSHOT SEBAGAI PROTOTIPE PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MICROHIDRO DI SUNGAI RAHTAWU rizaldi kurnia; Rianto Wibowo; Akhmad Zidni Hudaya
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.5953

Abstract

Kebutuhan energi listrik Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk dari tahun ke tahun. Pembangkit Listrik Negara (PLN) berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan energi listrik. Namun nyatanya saat ini masih banyak warga Indonesia yang belum menikmati energi listrik terutama warga pedesaan yang jauh dari jangkuan listrik Negara. Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) merupakan bagian dari Pembangkit listrik Tenaga Air (PLTA) dimana energi air (potensial kinetik) sebagai sumber energi/daya dengan kapasitas daya terbangkitkan antara 2 kW sampai dengan 200 kW. Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui proses perancangan desain turbin air tipe overshot dengan sudu lengkung untuk pembangkit listrik dan mengetahui nilai torsi turbin yang dihasilkan dengan penerapan turbin air sumbu horizontal tipe overshot dengan sudu lengkung.Metode yang di gunakan untuk peracangan turbin air ini adalah dengan perhitungan jumlah sudu aktif, perhitungan jarak antar sudu dan perhitungan diameter poros kincir.Sehingga hasil perancangan berupa gambar kerja yang bisa digunakan sebagai pedoman untuk pembuatan turbin overshot.Kata kunci : Energi Air, Turbin Overshot, Sudu Lengkung, Microhidro
RANCANG BANGUN POMPA AIR SISTEM AKSIAL Zelimkhan Yanderbiyev Alatas; Rianto Wibowo; Sugeng Slamet
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7163

Abstract

The pump is a very important tool for various necessities of life, including fish farming activities. The selection of the wrong type of pump can result in large costs, so knowledge and skills are needed about pumps and their use. The background of the research is the need for the type of pump that is in accordance with the conditions in the field, especially for the use of fish farming. The initial step of this research is the calculation of the pump dimensions, followed by the fabrication process / component manufacture according to the calculations that have been done. The final stage of the research is the assembly and testing process. The calculation phase results in the dimensions of the pump with an impeller diameter of 45.9 mm and a hub diameter of 21.5 mm, as well as a number of 8 blades. The pump will operate at 1200 rpm with a flow rate of 42 liters/minute with a max head height of 1.2 meters. In the final stage of testing, the pump operates with a flowrate of 40 L/m and a maximum head of 1 meter. The actual discharge and head of the pump are different from the design value caused by the impeller dimensions that are still not suitable, causing the pump head to drop
DESAIN DAN MANUFAKTUR POMPA SENTRIFUGAL DENGAN SISTEM SERI UNTUK MENCAPAI HEAD 50 METER Roni Safii; Masruki Kabib; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7554

Abstract

Sistem pompa seri adalah sebuah sistem yang terdiri dari beberapa unit pompa, sistem perpipaan dan panel kontrol yang dihubungkan untuk menghasilkan head pompa yang lebih besar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan head pompa sentrifugal agar mencapai head 50 meter dengan menggunakan 3 pompa yang disusun secara seri. Metode desain dan manufaktur ini dengan membuat gambar perancangan, melakukan perhitungan perancangan dan melakukan pembuatan instalasi pompa sentrifugal yang disusun seri. Pengujian penelitian ini dilakukan dengan mengoperasikan pompa kemudian membaca tekanan yang dihasilkan oleh pompa. Agar dapat menghasilkan tekanan, harus ada variasi pembukaan valve. Dari tekanan pompa yang dihasilkan ini dijadikan perhitungan head pompa. Dari hasil perhitungan dan Analisa kebutuhan pompa, pompa yang digunakan untuk penenelitian ini yaitu pompa dengan head pompa 20 meter dan kapasitas 10 liter/menit. Hasil pengujian penelitian menunjukkan 3 pompa yang disusun seri dapat menghasilkan head pompa 62,83 meter, artinya instalasi pompa ini dapat memenuhi target head pompa 50 meter.
PEMBUATAN MESIN KOPI ESPRESSO MENGGUNAKAN SISTEM PNEUMATIK Muhammad Elyan; Rochmad Winarso; Rianto Wibowo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 1 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.1 Maret 2022
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i1.7574

Abstract

Kopi merupakan minuman yang sangat dinikmati oleh semua masyrakat, kopi berasal dari hasil biji kopi yang  sudah dihaluskan. Mesin Espresso merupakan salah satu mesin yang digunakan untuk mengolah biji kopi menjadi sajian minuman kopi espresso, minuman yang menggunakan espresso biasanya mempunyai tiga komposisi yang sama, Yakni espresso, susu panas (steamed milk), dan busa susu (foam milk). Cara kerja mesin ini adalah dengan mengekstrak bubuk kopi dengan menyemburkan air panas dibawah tekanan yang tinggi, hasil dari pengestrakan menggunakan mesin espresso menghasilkan cairan kopi yang berbau tajam dan kental. Namun untuk mendapatkan hasil yang baik, tentu dibutuhkan mesin yang baik pula. Harga mesin Espresso pun tidak murah, sehingga banyak kedai kopi rumahan lebih cenderung memilih mesin espresso manual. Pada tugas akhir kali ini, penulis akan membuat mesin espresso semi otomatis. Dengan cara merubah mesin manual yang sudah ada menjadi semi otomatis menggunakan sistem pneumatik berbasis arduino uno. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah membuat mesin espresso sistem pneumatik berbasis arduino uno dan menguji kinerja mesin tersebut. Metodologi penelitian yang digunakan adalah meliputi analisa kebutuhan, kajian pustaka, desain manufaktur mesin espreso, proses pembuatan, proses perakitan, pengujian dan kesimpulan. Hasil yang di capai adalah terwujudnya mesin kopi espresso sistem  pneumatik yang nantinya dapat digunakan untuk kedai kedai kopi skala kecil.. Kata kunci:  Mesin Espresso, Sistem Pneumatik, Arduino Uno
PERANCANGAN MESIN KONVEYOR PEMASAK GULA JAWA Novanda Galih Romansyah; Rianto Wibowo; Sugeng Slamet
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i2.7649

Abstract

 Pemindahan bahan secara berkesinambungan dan dalam jumlah yang besar akan sulit di lakukan  hanya mengandalkan tenaga manusia keberadaan mesin pemindah bahan meamang sangat penting membantu kelancaran produksi, akan diupayakan menggunakan mesin pengangkut yaitu conveyor dengan tujuan memaksimalkan proses pengangkut ampas tebu yang digunakan sebagai bahan bakar sehingga pemasakan gula jawa bisa berlangsung konstan. Kegiatan pengangkut ampas tebu pada produksi gula jawa yang selama ini menggunakan tenaga manusia pada penelitian ini kami akan melakukan perancangan alat pemindah bahan, khususnya conveyor yaitu digunakan untuk memindahkan ampas tebu dari tempat pemasakan ke tungku pembakaran. Metode dalam perancangan mesin conveyor pemasak gula jawa diawali dengan proses perencanaan, mendesain gambar mesin, menententukan kecepatan gerak conveyor, dan daya mesin tersebut. Mesin ini dirancang dengan kapasitas 500kg/jam, dan dihasilkan spesifikasi : daya motor penggerak 261 Watt dengan kecepatan gerak conveyor 0,48 m/s. Kata Kunci : conveyor, ampas tebu, gula jawa
DESAIN TURBIN ANGIN TIPE HORIZONTAL DENGAN 3 SUDU UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK Sulistiyanto Sulistiyanto; Rianto Wibowo; Masruki Kabib
JURNAL CRANKSHAFT Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Crankshaft Vol.5 No.2 (2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v5i2.7647

Abstract

Kebutuhan akan energi untuk memenuhi perkembangan jaman mengakibatkan bahan bakar dari fosil meningkat, oleh karena itu dibutuhkan energi alternatif lain untuk mengatasi semakin berkurangnya bahan bakar fosil. Salah satu bentuk energi yang ada di alam adalah angin. Oleh karena itu turbin angin mulai dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik energi alternatif Tujuan perancangan ini adalah untuk merancang turbin angin sumbu horizontal sudu 3.Target perancangan turbin angin adalah turbin angin sumbu horizontal mudah dalam pemasangan dan perawatan operasional, sehingga banyak digunakan. Energi angin yang besar (kecepatan dan torsi) akan menggerakkan generator dan menghasilkan listrik. Metode yang dilakukan adalah meliputi perhitungan daya output kincir, desain blade, pemilihan perbandingan pemilihan generator. Cara perancangan blade tersebut diperlukan perancangan gambar teknik geometris tampak depan, tampak atas, dan tampak samping agar menghasilkan tangkapan angin yang baik dan putaran poros yang optimal. Hasil  perancangan adalah turbin angin menunjukkan bahwa data teoritis pada kecepatan angin tertinggi yaitu 4,0 m/s dapat menghasilkan daya mekanik  sebesar 8,59 watt keluaran maksimum dari generator tersebut sebesar 31,39 watt.  untuk  bentuk  sudu blade segi panjang  dengan ukuran  0,65 meter x 0,25 meter., diameter blade 1,60 meter dengan  sudut sudu 45°  kecepatan putar sudut blade sebesar  27,07 rad/s Pada simulasi tegangan dengan beban baling -baling turbin angin  seberat 4 kg pada mesin turbin angin  tersebut di dapatkan tegangan von mises sebesar 9,098 Mpa, artinya tegangan yang bekerja pada  baling - baling tersebut masih aman karena masih di bawah kekuatan luluh (yield strenght) aluminium yaitu 275 Mpa.Kata Kunci    : turbin angin,sumbu horizontal, daya turbin