Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengenalan Program Pekarangan Pangan Lestari (P2L) sebagai Solusi Pemenuhan Pangan Keluarga Kepada Anak Sekolah Dasar di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur Baiq Ridho Amalia; Mardatillah; Johan Saputra; Sri Endang Kurniawati; Adhar; Rifqi Bafadal; Nurul Faradillah; Baiq Rizqi Aulia Hardianti; Naufal An-Nabhani; Bima; Darin Safhira; Vivi Wardhani; Winisari Citra Antara; I Gusti Ngurah Yudi Handayana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 3 (2022): Juli - September
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (490.008 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v4i3.1942

Abstract

Program ketahanan pangan Indonesia memiliki karakteristik yaitu mutunya baik, cukup dan mudah untuk dijangkau oleh masyarakat. Seiiring dengan meningkatnya kebutuhan pangan maka pemerintah Indonesia memprogramkan adanya pemantapan ketahanan pangan ditingkat rumah tangga. Salah satu kegiatan pemantapan ketahanan pangan ditingkatan rumah tangga yang mudah dilakukan adalah Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Program P2L berorientasi pada pemanfaatan pekarangan rumah sebagai area tanam kebutuhan pangan seperti sayur-sayuran yang sifatnya organik. Model pertanian ini memanfaatkan pekarangan yang sempit untuk dapat menghasilkan produk pangan yang bernilai gizi dan cukup untuk kebutuhan keluarga. Pelaksaan program ini di Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur, Lombok Timur selama kegiatan KKN didukung juga oleh kondisi Desa Jeruk Manis yang berpotensi sebagai tempat budidaya sayur-sayuran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan anak-anak Desa Jeruk Manis untuk dapat memaksimalkan potensi desa dan memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai lahan tanam. Sosialisasi kegiatan dimulai dari pemberian materi secara teori, kemudian diikuti dengan praktik langsung pembuatan media tanam dan pemindahan bibit hasil penyemaian ke dalam media tanam. Hasil dari kegiatan ini adalah anak-anak menjadi lebih sadar terkait potensi yang dimiliki Desa Jeruk Manis dan menjadi lebih aktif dalam memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai area tanam.
Enhancing Indonesian Language Learning Through Brain-Based Learning and Digital Comics: A Quasi-Experimental Study in Elementary Education Baiq Wigisni Zahrah; Sri Endang Kurniawati; Ni Nyoman Kurnia Wati
Journal of Innovation and Research in Primary Education Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Papanda Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56916/jirpe.v5i1.3110

Abstract

Low Indonesian language learning outcomes among sixth-grade students at SD Negeri 3 Candikuning, as evidenced by mid-semester summative assessment scores, prompted this investigation. This study examined the effectiveness of Brain Based Learning model assisted by digital comics as an innovative learning tool aligned with brain functioning principles to enhance narrative text comprehension and foundational literacy. Employing a quasi-experimental one-group pretest-posttest design, 24 sixth-grade students participated in a single 105-minute instructional session utilizing digital comics and Brain Based Learning modules. Data collection instruments included observation checklists and written assessments (multiple-choice and essay questions) administered before and after the intervention. Descriptive statistics (mean, standard deviation) and paired samples t-test were employed for data analysis. Results demonstrated substantial improvement, with mean scores increasing from 66.33 to 85.79. The correlation between pretest and posttest scores was exceptionally strong (r = 0.953, p < .001). The paired samples t-test revealed statistically significant differences (t = -16.562, df = 23, p < .001), confirming that Brain Based Learning model assisted by digital comics significantly enhanced Indonesian language learning outcomes. The reduction in standard deviation from 12.51 to 7.59 indicated more equitable learning conditions. These findings validate the integration of neuroscience-based pedagogy with engaging digital media for elementary literacy instruction.