Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengoptimalan Algoritma Genetika dengan Multithreading untuk Pencarian Kalimat Sari, Kartika; Ananda, Muharam Rizqi; Bahri, Muhammad Syamsul; Wulandari, Siti Oktavia; Prayuda, Herry
SISFOTENIKA Vol. 14 No. 1 (2024): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/sisfotenika.v14i1.410

Abstract

Algoritma genetika sering digunakan untuk memecahkan masalah pencarian teks. Namun, kinerja waktu eksekusi algoritma genetika konvensional masih kurang efisien untuk pencarian teks berskala besar. Hal ini disebabkan proses evaluasi fitness yang dilakukan secara berulang pada setiap generasi. Penelitian ini berfokus pada peningkatan efisiensi waktu eksekusi algoritma genetika untuk pencarian teks dengan mengimplementasikan multithreading. Multithreading memungkinkan proses evaluasi fitness didistribusikan ke beberapa thread secara paralel. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan sistem pencarian teks berbasis algoritma genetika dengan membandingkan kinerja waktu menggunakan Multithread dan Singlethread, implementasi multithreading digunakan untuk mendistribusikan evaluasi fitness, dan pengukuran kinerja waktu eksekusi. Pengujian sistem dilakukan dengan cara melakukan pencarian keyword dengan menggunakan 30 buah data uji dalam 3 (tiga) skenario pengujian, yaitu dengan menggunakan Single-thread, Multithreading 2 Core, dan Multithreading 4 core untuk kemudian akan dihitung dan dibandingkan waktu eksekusinya. Hasilnya menunjukkan perbedaan kinerja waktu antara algoritma genetika asli dengan singlethread dan yang dioptimalkan menggunakan Multithreading. Hasil pengujian didapatkan nilai waktu eksekusi sistem dengan Singlethread membutuhkan waktu rata-rata 21,66 detik per generasi. Sedangkan dengan menggunakan Multithread 2 core waktu eksekusi menjadi 21,24 detik, dan 4 core menjadi 11,48 detik. Implementasi multithreading meningkatkan kecepatan eksekusi hingga 50% karena proses fitness dievaluasi secara paralel. Algoritma dengan 4 core memberikan peningkatan kinerja waktu yang signifikan.
IMPLEMENTASI IOT DAN GAUSSIAN NAÏVE BAYES UNTUK SISTEM MONITORING KANDANG AYAM BROILER Randily, Dhea Ramadhanti Putri; Rismawan, Tedy; Sari, kartika
Jurnal Informatika dan Teknik Elektro Terapan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jitet.v13i2.6243

Abstract

Abstrak. Ayam Broiler merupakan unggas penghasil daging yang sensitif terhadap suhu, kelembapan, dan amonia. Apabila suhu dan kelembapan kandang tidak berada dalam kondisi ideal, maka ayam akan melakukan panting dan memperlambat metabolisme dengan cara menjauhi tempat pakan. Panting adalah kondisi dimana mulut ayam selalu terbuka untuk menstabilkan suhu tubuh. Selain itu, gas amonia yang tinggi dapat menyebabkan gangguan pernapasan pada ayam. Berdasarkan masalah tersebut, dibangun sebuah sistem monitoring kandang ayam broiler berbasis Internet of Things (IoT)dengan metode Gaussian Naive Bayes untuk membantu peternak dalam memonitoring kondisi kandang agar selalu berada dalam kondisi ideal dengan mengklasifikasikan menjadi dua kategori yaitu ideal dan buruk berdasarkan tiga parameter yaitu suhu, kelembapan, dan amonia. Sistem ini menggunakan NodeMCU ESP32 dengan output sistem yaitu lampu pijar, exhaust fan, dan mist maker. Lampu pijar digunakan sebagai pemanas kandang. Exhaust fan digunakan untuk menurunkan suhu kandang saat berada di atas kondisi ideal, menjaga sirkulasi udara dan mengontrol amonia kandang. Mist maker digunakan untuk meningkatkan kelembapan udara di dalam kandang. Pengujian dilakukan dengan data pelatihan sebanyak 573 data dan data pengujian sebanyak 246 data, diperoleh akurasi sebesar 91,87%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu dalam mengatur suhu, kelembapan, dan amonia pada kandang ayam broiler.
Sistem Penyortir Ikan Nila Siap Panen Berbasis Mikrokontroler Arduino Azhar, Sahari; Nirmala, Irma; Sari, Kartika
CESS (Journal of Computer Engineering, System and Science) Vol. 9 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/cess.v9i2.58749

Abstract

Ikan Nila merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi, dimana permintaan benih atau ikan konsumsi terus meningkat dari tahun ke tahun. Dalam budidaya ikan Nila, proses penyortiran masih dilakukan secara konvensional, dimana pembudidaya harus melakukan penyortiran ikan satu persatu sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan rawan terhadap kesalahan manusia. Penelitian ini bertujuan membangun sistem yang dapat digunakan untuk menyortir ikan nila berdasarkan beratnya dengan mengelompokkan ikan Nila kedalam 3 kategori yaitu: grade A, grade B dan grade C. Sistem ini dirancang menggunakan Arduino Uno sebagai pengendali keseluruhan sistem, sensor loadcell untuk membaca nilai berat ikan Nila, sensor inframerah untuk mendeteksi keberadaan ikan Nila, motor servo sebagai penggerak untuk memindahkan ikan Nila ke dalam wadah akhir, dan LCD 16x2 untuk menampilkan informasi berat dan kategori dari ikan Nila. Hasil pengujian sistem menggunakan 30 sampel data diperoleh 24 data sesuai dan 6 data tidak sesuai menunjukkan tingkat akurasi dalam penyortiran berdasarkan beratnya adalah 80%.
The Application of Internet of Things (IoT) Technology in Agrotourism at Taman Inspirasi Strawberry Rasau Jaya Tiga Hidayati, Rahmi; Ristian, Uray; Nirmala, Irma; Suhery, Cucu; Sari, Kartika
MEKONGGA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Digital Innovation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/mekongga.v2i2.246

Abstract

Agrotourism is a form of tourism that utilizes agricultural land and supporting facilities to attract visitors. One of the emerging agrotourism destinations in Rasau Jaya Tiga is Taman Inspirasi Strawberry (Strawberry Inspiration Park), which serves as a local agriculture-based tourist attraction. With technological advancements in the agricultural sector, innovations such as the Internet of Things (IoT) a concept that connects physical devices to the internet to automatically collect and exchange data without human intervention have enabled the implementation of automated plant irrigation systems. In this Community Service Program, an IoT-based automatic irrigation system was designed and implemented for strawberry cultivation. The system employs soil moisture and temperature sensors to regulate watering automatically and can be monitored via mobile devices. In addition to system installation, outreach and training sessions were conducted for park managers and participants to ensure proper system operation. The implemented IoT system successfully reduced irrigation time by 53.3% and water consumption by 41.6% compared to manual methods. Participant satisfaction reached 92%, with the highest ratings in the usefulness of the technology and the effectiveness of the training. These findings demonstrate that the application of IoT technology is effective in supporting plant maintenance and enhancing both productivity and the overall appeal of the Taman Inspirasi Strawberry agrotourism site.