Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisa Mutu Crude Palm Oil (CPO) Pada Storage Tank Di PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan Maya Indra Rasyid; Dekka swandika; Nurhidayatullah Nurhidayatullah
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v4i2.6336

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui parameter mutu yang terdapat pada storage tank di PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan. Parameter mutu dari unit storage tank yang diuji yaitu untuk kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar kotoran. Observasi lapangan dilakukan untuk mengamati proses pengolahan CPO di Perusahaan Kelapa Sawit PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan. Analisa kadar asam lemak bebas dilakukan dengan metode titrasi asam basa dengan menggunakan larutan standar NaOH 0.2556 N, sedangkan analisa kadar air dan kadar kotoran menggunakan metode gravimetri. Hasil perhitungan untuk waktu 10 hari diperoleh rata-rata kadar asam lemak bebas (ALB) pada bagian atas yaitu 2,16%, lalu pada bagian tengah yaitu 2,21% dan pada bagian bawah yaitu 2,27%. Pada kadar air bagian atas dengan rata-rata yaitu 0,14%, lalu pada bagian tengah yaitu 0,18% dan pada bagian bawah yaitu 0,22%. Pada kadar kotoran bagian atas didapat dengan rata-rata yaitu 0,04%, lalu pada bagian tengah yaitu 0,05 dan pada bagian bawah yaitu 0,14%. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa dari analisa kadar asam lemak bebas, kadar air dan kadar kotoran telah memenuhi syarat standar perusahaan PT. Socfin Indonesia Kebun Seunagan.
PENERAPAN GOOD MANUFACTURING PRACTICES PADA USAHA LOMPONG SAGU DI KABUPATEN ACEH SINGKIL Zardi Rahman; Maya Indra Rasyid
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 2 (2023): edisi April
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i2.2783

Abstract

Lompong sago cake is one of the typical cakes in the Aceh Singkil area which is rarely found, This cake is made from the basic ingredients of sago flour,This cake is made by roasting over coals so that it has a distinctive aroma left over from roasting, one of the producers of lompong sago cakes in the Aceh Singgkil area is Wanhar Lingga Enterprises. The purpose of this research activity is to find out whether or not there is GMP implementation in the production process of lompong sago cakes at the Wanhar Lingga Business, Tanah Bara Village, Gunung Meriah District, Aceh Singkil District, Aceh Province. This research uses field study methods and interviews with Wanhar Lingga business owners to find out the problems that exist. The problem solving method is done by making a questionnaire to the business owner The purpose of implementing Good Manufacturing Practices (GMP) is to improve product quality and employee hygiene when processing products at home businesses and safe for consumption by consumers. Aspects that are considered by consumers to be unfavorable really need to be observed and need to be improved, namely production room facilities, finished product storage, employee hygiene in producing products in the home industry and aspects of product design and packaging to attract consumers' attention.INTISARIKue lompong sagu merupakan salah satu kue khas di daerah Aceh Singkil yang sudah jarang ditemukan keberadaanya. Kue ini terbuat dari bahan dasar tepung sagu, kue ini dibuat dengan cara dipanggang diatas bara sehingga memiliki aroma khas sisa pemanggangan, salah satu produsen kue lompong sagu di daerah Aceh Singgkil adalah Usaha Wanhar Lingga. Tujuan dilakukan kegiatan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya penerapan GMP pada proses produksi kue lompong sagu di Usaha Wanhar Lingga, Desa Tanah Bara, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dan wawancara kepada pemilik Usaha Wanhar Lingga untuk mengetahui permasalahan yang ada. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara membuat koesioner kepada pemilik usaha. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) tujuanya adalah untuk meningkatkan kualitas produk dan kehygeinisan para karywan pada saat memproses produk pada usaha rumahan dan aman dikonsumsi oleh konsumen. Aspek yang dinilai oleh konsumen kurang baik sangat perlu untuk diamati dan perlu diperbaiki yaitu fasilitas ruang produksi, tempat penyimpanan produk sudah jadi, kehygeinisan karywan dalam memproduksi produk yang ada di Industri rumahan dan aspek desain produk dan pengemasan untuk menarik perhatian konsumen.
Penerapan Good Manufacturing Practices pada Usaha Sirup Pala di Kabupaten Aceh Selatan Salman Farisi; Maya Indra Rasyid
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 2 No. 5 (2022): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v2i5.335

Abstract

Sirup pala merupakan salah satu produk olahan daging buah pala yang memiliki potensi jual yang tinggi, salah satu produsen sirup pala di daerah Aceh Selatan adalah Usaha Diyanti. Tujuan dilakukannya kegiatan penelitian ini untuk mengetahui ada atau tidaknya penerapan GMP pada proses produksi sirup pala di Usaha Diyanti, kampung Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh melalui program magang Kedai Reka Kampus Merdeka Universitas Teuku Umar 2021. Penelitian ini menggunakan metode studi lapangan dan wawancara kepada pemilik Usaha Diyanti untuk mengetahui permasalahan yang ada. Metode pemecahan masalah dilakukan dengan cara membuat koesioner terhadap pemilik usaha. Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan kehygeinisan karywan pada saat memproses produk pada usaha rumahan dan aman dikonsumsi oleh konsumen. Aspek yang dinilai oleh konsumen kurang baik sangat perlu untuk diamati dan perlu diperbaiki yaitu fasilitas ruang produksi, tempat penyimpanan produk sudah jadi, kehygeinisan karywan dalam memproduksi produk yang ada di Industri rumahan dan aspek desain produk dan pengemasan untuk menarik perhatian konsumen dan ingin mengkonsumsi produk minuman sirup pala.  
Pemanfaatan Daun Ruku-Ruku (Ocimum tenuiflorum L.) sebagai Bahan Aktif pada Hand Sanitizer Anggriawin, Mirza; Husin, Hasanuddin; Kamal, Mustafa; Hayuningtyas, Afwa; Maryati, Sri; Yuliani, Hilka; Rasyid, Maya Indra
Teknotan: Jurnal Industri Teknologi Pertanian Vol 19, No 1 (2025): TEKNOTAN, April 2025
Publisher : Fakultas Teknologi Industri Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jt.vol19n1.8

Abstract

Tanaman ruku-ruku (Ocimum tenuiflorum L.) telah dimanfaatkan dalam berbagai aspek, seperti, bumbu masakan, minyak atsiri, serta penghasil antioksidan dan antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak daun ruku-ruku dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus epidermidis, yang sering ditemukan pada permukaan kulit. Salah satu aplikasi potensialnya adalah sebagai bahan baku pembuatan hand sanitizer. Dalam penelitian ini, ekstraksi daun ruku-ruku dilakukan dengan menggunakan tiga jenis pelarut, yaitu etil asetat, etanol, dan metanol, dalam menentukan pelarut yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri uji. Pengujian daya hambat dilakukan menggunakan metode difusi cakram menggunakan media Mueller Hinton Agar (MHA). Pengujian ini dilakukan dengan cara menginokulasikan 100µL suspensi bakteri uji ke media MHA dan 50µL ekstrak daun ruku-ruku dengan konsentrasi 2%, 2,5%, 3% ke cakram uji, untuk selanjutnya dilakukan pengukuran zona hambat yang terbentuk di sekitar cakram uji setelah inkubasi 1x24 jam pada suhu 37°C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol dengan konsentrasi 2.5% memiliki aktivitas penghambatan tertinggi terhadap E. coli dengan diameter daya hambat 11,29 mm (kategori kuat), sementara ekstrak etil asetat dengan konsentrasi 2,5% menunjukkan aktivitas penghambatan tertinggi terhadap S. epidermidis dengan diameter daya hambat 2,92 mm (kategori lemah). Ekstrak dengan daya hambat tertinggi selanjutnya digunakan untuk formulasi hand sanitizer yang dikemas dalam botol spray untuk kemudahan penggunaan. Penelitian ini menunjukkan potensi ekstrak daun ruku-ruku sebagai bahan alami dalam produk pembersih tangan.
Edukasi Pemanfaatan dan Praktik Pengolahan Pangan Budidaya Lokal Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Provinsi Aceh: Education on the Utilization and Practice of Locally Cultivated Food Processing as an Effort to Prevent Stunting in Aceh Province Pakpahan, Novriaman; Yuliani, Hilka; Rasyid, Maya Indra; Maryati, Sri; Husin, Hasanuddin; Angraeni, Lia
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2023): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v8i6.4557

Abstract

Aceh Province is one of district that has a very high stunting prevalence rate in Indonesia. Community service activities was aimed to provide knowledge and public awareness of the importance of the health of pregnant women and children as an effort to prevent stunting. Community service activities also carried out food processing practices aimed at providing community skills in processing food as nutritious food intake for mothers and children. The target participants of the community service activities are villagers, village apparatus and posyandu officials. The total number of participants who took part in the community service activities was 120 participants consisting of 35 men and 85 women. Meanwhile, based on the group of participants, it consisted of 101 villagers, 12 village officials and 7 posyandu delegation. Based on evaluation, the activity succeeded in providing understanding and awareness of the community regarding the importance of food intake for the health of mothers and children and also succeeded in increasing the participants' skills in processing several nutritious processed food products. Furthermore, the assessment of the results of the written test showed that the average participant obtained a fairly good score. It shows that the participants understand the learning material quite well. However, the ability to answer the written test can be improved by repeating reading the learning module. Guidance from stakeholders towards villagers on an ongoing basis needs to be programmed in order to have a wider positive impact.
Daya Terima Cookies Mocaf (Modified cassava flour) dengan Penambahan Tepung Buah Nipah (Nypa fruticans wurmb) Rasyid, Maya Indra; sari, dyah puspita
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 5, No 2 (2023): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v5i2.8585

Abstract

Cookies merupakan salah satu makanan ringan sejenis biskuit yang biasanya terbuat dari tepung terigu yang selama ini diperoleh secara impor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tepung mocaf dan tepung buah nipah sehingga diharapkan dapat menghasilkan formulasi terbaik cookies mocaf yang disukai konsumen dan mengurangi penggunaan tepung terigu sehingga konsumsi dan impor tepung terigu dapat menurun.  Penelitian diawali dengan pembuatan tepung nipah dan pembuatan cookies yang terdiri dari empat formulasi yaitu cookies Kontrol (0%); cookies A (20%); cookies B (30%); dan  cookies C (40%), kemudian dilakukan pengujian organoleptic dengan menggunakan uji hedonik yang meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan overall untuk mengetahui daya terima terhadap produk cookies yang dihasilkan. Berdasarkan daya terima, formulasi produk cookies terbaik adalah produk cookies C dengan penambahan 40% tepung nipah.
Pengaruh Substitusi Penambahan Tepung Daging Buah Pala (Myristica Afragrans Houtt) Terhadap Kualitas Brownies Kukus Husin, Hasanuddin; rasyid, maya indra; maryati, sri; rahmi, suci
Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian Vol 6, No 1 (2024): Jurnal Teknologi Pengolahan Pertanian
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jtpp.v6i1.9515

Abstract

Brownies merupakan salah satu jenis cake yang berwarna cokelat kehitaman. Daging buah pala yang merupakan bagian terbesar dari hasil panen sangat besar untuk dimanfaatkan. Dalam 100 gram daging buah pala terkandung, protein 0,3 %, lemak 0,2 %, vitamin A 29,5 UI, vitamin C 22 mg. Salah satu pemanfaatan daging buah pala yaitu dengan mengolahnya menjadi tepung sebagai substitusi brownies. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas brownies kukus dengan penambahan daging buah pala dengan perlakuan yang berbeda ditinjau aspek warna, rasa, aroma, tekstur. Serta untuk mengetahui kandungan kadar air pada brownies kukus dengan penambahan daging buah pala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pembuatan brownies kukus subsitusi tepung daging buah pala berpengaruh nyata terhadap uji organoleptik dan uji kadar air brownies kukus. Berdasarkan uji organoleptik secara overall, penambahan 10 gram tepung daging buah pala perlakuan B1 merupakan formula dengan penerimaan tertinggi sebesar 5.33 menunjukan agak suka. Kadar air brownies kukus dengan substitusi penambahan tepung daging buah pala sebesar 24.1%, memenuhi ketetapan SNI kadar air brownies kukus yaitu sebesar 40%. Semakin banyak tepung daging buah pala yang ditambahkan maka kadar air pada brownies kukus akan semakin meningkat.Kata Kunci : Brownies, tepung daging buah pala, organoleptik, uji kadar air
KARAKTERISTIK MUTU KOPI ARABIKA LONGBERRY DI KBQ BABURRAYYAN HASIL PENGOLAHAN SEMI WASH DENGAN PENGARUH PERLAKUAN LAMA FERMENTASI DAN LAMA PENYANGRAIAN Anhofiah, Nida; Rasyid, Maya Indra
Agros Journal of Agriculture Science Vol 25, No 1 (2023): edisi JANUARI
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v25i1.2407

Abstract

INTISARIKopi arabika longberry adalah jenis biji kopi pilihan dengan bentuk fisik panjang dibandingkan bentuk fisik kopi pada umumnya. Saat ini, peningkatan produksi kopi longberry masih terhambat oleh rendahnya mutu biji kopi yang dihasilkan sehingga mempengaruhi pengembangan produksi akhir kopi. Tujuan penelitian ini terkait penanganan pascapanen yang tepat pada pengolahan kopi arabika (Coffea arabica) longberry di KBQ Baburrayyan khususnya pengaruh lama fermentasi dan lama penyangraian terhadap sifat kimia dan organoleptik hasil pengolahan semi wash. Penelitian ini menggunakan RAL faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama adalah lama fermentasi, yang terdiri dari 2 taraf yaitu 24 jam dan 48 jam. Faktor kedua adalah lama penyangraian, yang terdiri dari 3 taraf yaitu 10 menit, 12 menit dan 14 menit dengan menggunakan suhu 160°C. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi rendemen, keasaman (pH), kadar air, dan uji organoleptik kopi arabika longberry. Hasil menunjukkan interaksi perlakuan lama fermentasi dan lama penyangraian berpengaruh nyata pada taraf 5% terhadap rendemen, keasaman (pH), kadar air, rasa, aroma dan warna seduhan kopi sangrai arabika longberry. Perlakuan lama fermentasi dan lama penyangraian yang paling tepat digunakan untuk menghasilkan karakteristik kimia dan mutu sensori terbaik yaitu 48 jam selama 12 menit dengan rendemen 83,57%, kadar air 2,13%, keasaman (pH) 4,95, skoring aroma 4,48 (netral), skoring rasa 4,79 (netral), skoring warna 4,71 (netral).