Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penanaman mangrove sebagai upaya pelestarian wilayah pesisir di Negeri Seruawan, Kabupaten Seram Bagian Barat Reinhardus Pentury; Widya Teressa Leutualy; Gabriela Ashley Ohoimuar; Janson Hans Pietersz
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29967

Abstract

Abstrak Aktivitas antropogenik serta kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya komunitas mangrove di wilayah pesisir, dapat menyebabkan rusaknya komunitas mangrove di pesisir Negeri Seruawan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, yaitu untuk memberikan pemahaman tentang pentingya keberadaan komunitas mangrove pada wilayah pesisir dan melakukan upaya pengelolaan wilayah pesisir melalui kegiatan penanaman mangrove. Kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan dan tahapan evaluasi. Metode yang digunakan yaitu dalam bentuk penyuluhan dan aksi penanaman mangrove. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 70 peserta yang merupakan masyarakat dari Negeri Seruawan yang didominasi oleh para generasi muda, serta para pemuda dan pemudi tim kolaborasi. Hasil kegiatan penyuluhan dapat berjalan dengan baik dan para peserta menunjukkan antusias yang sangat tinggi, terlihat dari kehadiran dan pertanyaan yang diberikan pada saat kegiatan penyuluhan berlangsung, Kemudian juga peran serta aktif para peserta dapat terlihat pada aksi penanaman mangrove. Hasil kegiatan monitoring yang dilakukan selama 10 bulan menunjukkan tingkat keberhasilan penanaman pada area penanaman I sebesar 92,86%, dan kondisi sebaliknya yang terjadi pada area penanaman II dengan tingkat keberhasilan yang masih sangat rendah karena faktor lingkungan seperti gelombang besar. Keberhasilan kegiatan ini juga dapat terlihat dari  peran serta aktif masyarakat Negeri Seruawan yang masih terus menjaga dan merawat pertumbuhan dari setiap anakan yang ditanam dan populasi tumbuhan mangrove yang telah ada sebelumnya. Kata kunci: penanaman; mangrove; pelestarian; pesisir; seruawan Abstract Anthropogenic activities and a lack of public knowledge and awareness of the importance of mangrove communities in coastal areas can cause damage to mangrove communities on the coast of Seruawan village. This community service activity aims to provide an understanding of the importance of mangrove communities in coastal areas and to make efforts to manage coastal areas through mangrove planting activities. Activities are carried out through several stages, namely the preparation stage, implementation stage and evaluation stage. The methods used are counselling and mangrove planting actions. This service activity was attended by 70 participants from Seruawan village, who were dominated by the younger generation, as well as young men and women from collaboration teams. The results of the extension activities went well, and the participants showed very high enthusiasm, as seen from the presence and questions asked during the extension activities. Then, the active participation of the participants could also be seen in the mangrove planting action. The results of monitoring activities carried out for 10 months showed that the success rate of planting in planting area I was 92.86%, and the opposite condition occurred in planting area II, with the success rate still being very low due to environmental factors such as large waves. The success of this activity can also be seen from the active participation of the people of Seruawan village, who continue to maintain and care for the growth of each sapling planted, as well as the population of mangrove plants that previously existed. Keywords: planting; mangrove; preservation; coastal; seruawan
Edukasi mitigasi bencana pesisir bagi generasi muda melalui program penanaman mangrove di Negeri Hila, Kabupaten Maluku Tengah Pietersz, Janson Hans; Huliselan, Niette V.; Pello, Frederika S.; Tupan, Charlotha I.; Pentury, Reinhardus; Tuapattinaja, Maureen A.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.37452

Abstract

Abstrak Wilayah pesisir merupakan kawasan yang rentan terhadap berbagai ancaman bencana, seperti abrasi pantai, banjir rob, dan gelombang pasang, yang semakin meningkat akibat perubahan iklim dan tekanan aktivitas antropogenik. Salah satu upaya mitigasi bencana pesisir berbasis ekosistem yang efektif adalah melalui pelestarian dan rehabilitasi hutan mangrove. Namun demikian, rendahnya pemahaman dan keterlibatan generasi muda dalam upaya pengelolaan ekosistem pesisir masih menjadi tantangan dalam mewujudkan keberlanjutan mitigasi bencana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi generasi muda mengenai peran strategis ekosistem mangrove dalam mitigasi bencana pesisir serta mengimplementasikan upaya perlindungan pantai melalui aksi penanaman mangrove di pesisir Negeri Hila. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Negeri Hila Kabupaten Maluku Tengah, dengan melibatkan siswa sekolah menengah atas sebagai mitra sasaran utama dengan jumlah peserta yang mengikuti kegiatan sebanyak 44 siswa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sebesar 80% yang tercermin dari meningkatnya partisipasi dan ketepatan jawaban pada sesi tanya jawab setelah materi diberikan, serta tingginya antusiasme peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Selain itu, hasil monitoring pertumbuhan menunjukkan bahwa anakan mangrove yang bertahan mengalami perkembangan vegetatif yang baik, meskipun menghadapi berbagai tantangan lingkungan pesisir. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap rehabilitasi ekosistem mangrove serta memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mendukung mitigasi bencana pesisir berbasis ekosistem secara berkelanjutan di Negeri Hila. Kata kunci: pesisir; mitigasi bencana; generasi muda; mangrove; Hila. Abstract Coastal areas are vulnerable to various disaster threats, such as coastal abrasion, tidal flooding, and tidal waves, which are increasing due to climate change and the pressure of anthropogenic activities. One effective ecosystem-based coastal disaster mitigation effort is through the preservation and rehabilitation of mangrove forests. However, the limited understanding and involvement of the younger generation in coastal ecosystem management efforts remain a challenge to realizing sustainable disaster mitigation. This community service activity aims to educate the younger generation about the strategic role of mangrove ecosystems in coastal disaster mitigation and implement coastal protection efforts through mangrove planting actions on the coast of Negeri Hila. This community service activity was carried out in Negeri Hila, Central Maluku Regency, targeting high school students as the main partners, with a total of 44 participants. The implementation method used an educational, participatory, and practical approach. The service activity was carried out in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results of the activity showed an 80% increase in participants' understanding, reflected in increased participation and answer accuracy during the question-and-answer session after the material was presented, as well as in participants' high enthusiasm for the entire series of activities.Furthermore, growth monitoring results indicate that the surviving mangrove seedlings are exhibiting good vegetative development despite various coastal environmental challenges. This activity makes a significant contribution to the rehabilitation of the mangrove ecosystem. It strengthens the role of the younger generation as agents of change in supporting sustainable, ecosystem-based coastal disaster mitigation in Hila State. Keywords: coastal; disaster mitigation; young generation; mangrove; Hila.
Pendugaan Simpanan Karbon pada Tegakan dan Substrat Mangrove Dengan Metode Non Destruktif di Desa Betahwalang, Kabupaten Demak Hasna Moraina Rizkiyani; Rudhi Pribadi; Raden Ario; Janson Hans Pietersz; Reinhardus Pentury
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.27904

Abstract

Mangrove merupakan tumbuhan yang memiliki peranan yang penting baik secara fisik, ekonomi, dan ekologi. Salah satu fungsi ekologinya adalah penyimpanan karbon. Mangrove yang dikategorikan sebagai ekosistem lahan basah yang dapat menyimpan karbon 800 – 1.200 ton/ha. Penelitian tentang estimasi simpanan karbon ini sangat diperlukan untuk menunjang perbaikan iklim dunia yang saat ini dilanda pemanasan global. Pengambilan sampel dilakukan bulan Maret – April 2019. Metode yang digunakan adalah purposive sampling dan eksploratif yang dilakukan pada empat stasiun dengan kondisi mangrove yang berbeda-beda. Setiap stasiun penelitian dibagi menjadi tiga plot untuk menghitung nilai biomassa tegakan menggunakan rumus allometrik dalam mengestimasi simpanan karbon pada tegakan. Kemudian data karbon substrat didapat dari masing-masing plot kemudian dilakukan analisis kandungan bahan organik pada substrat dengan metode LOI (Loss on Ignition). Berdasakan hasil penelitian di Desa Betahwalang didapatkan nilai simpanan karbon pada tegakan vegetasi mangrove sebesar 1.684,24 ton/ha dan nilai simpanan karbon substrat mangrove sebesar 96,26 ton/ha.Mangrove is a plant that has an important role in both physical, economic, and ecology. One of its ecological functions is carbon stocks. Mangrove are categozed as wetland ecosystems that can store carbon 800 – 1.200 tons/ha. The research on estimation of carbon stocks is indipensable to support the world climate improvement while being hit by global warming. The sampling was conducted in March – April 2019. The data retrival method used is purposive sampling, at four stations with different mangrove conditions. Each research station is divides into three plots to calculate stands biomass values using an allometric formula in estimating carbon stocks in stands. Then carbon substrate data was obtained from the sediment of each plot and then an analysis of the content of organic matter was carried out on the substrates with LOI (Loss in Ignition) method. Base on the results of the study found the value of carbon stocks in the mangrove vegetation stands of 1.684,26 ton/ha and the value of mangrove substarte carbon stocks of 96,26 ton/ha.