Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Preservation of Indonesian Culture through Indonesian Cultural Week Harahap, Rahimul; B.Manalu, Emelda Tesanolika
Education Achievement: Journal of Science and Research Volume 5 Issue 1 March 2024
Publisher : Pusdikra-Publishing.com

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jsr.v5i1.1743

Abstract

Many cultures in Indonesia are very necessary to be preserved, especially in Elementary School of Langkat Multinational School, where the majority of students are foreign nationals, so this school holds Indonesian Cultural Week activities to preserve Indonesian culture. This research aims to describe the preservation of Indonesian culture through Indonesian Cultural Week activities held at Elemenary School of Langkat Multinational School. This research uses qualitative approach. The research was conducted at Elementary School of Langkat Multinational School. The samples in this study were principals, teachers, and students of 13 people determined by purposive sampling techniques. Data collection techniques using observation, interviews, documentation and field notes. Data analysis is done through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the preservation of local culture at Elementary School of Langkat Multinational School was carried out very well through Indonesian Cultural Week activities with support from all relevant parties, namely principals, teachers, staff, students, and also parents, which was shown by the addition of students' level of knowledge about Indonesian culture.The conclusion of this research is that Indonesian Cultural Week activities can preserve local culture at Elementary School of Langkat Multinaional School in the good category. The implementation of Indonesian Cultural Week activities includes efforts to maintain local culture, cultural preservation based on needs, and there are strategies for cultural preservation. Supporting factors for the implementation of Indonesian Cultural Week activities are starting from the preparation stage which includes the preparation of the draft activities, budget funds, place and time of implementation and preparation of committee, up to the stage of implementation of activities and post-activity evaluation.
Kearifan Lokal dan Penerapannya di Sekolah Harahap, Rahimul
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol. 10 No. 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1937

Abstract

Local wisdom describes how to behave and act in response to changes that are unique to the local physical and cultural environment. Local potential in every region in Indonesia is a wealth of natural, human, technological and cultural resources that must be maintained and developed to promote a more civilized life. In general, learning in schools pays little attention to this local aspect, so that slowly the younger generation begins to leave the noble values of the local area. The purpose of this article is to describe the form of planting local wisdom through education or schools.
Model Pelatihan Edutech Berbasis Komunitas dalam Meningkatkan Kompetensi Guru dan Interaktivitas Pembelajaran di Sekolah Abdul Muis; Rahimul Harahap; Rinaldy Alidin; Putri Athirah Thaibur; Abwabul Jinan
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1000

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dan interaktivitas pembelajaran melalui implementasi model pelatihan Edutech berbasis komunitas di sekolah dan komunitas belajar. Program dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan teknologi pendidikan dalam pembelajaran, keterbatasan literasi digital guru, serta belum optimalnya penggunaan platform digital untuk menciptakan pembelajaran interaktif. Berdasarkan need assessment, intervensi dirancang menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan koordinasi, asesmen kebutuhan, pelatihan Edutech, workshop penggunaan Learning Management System (LMS), simulasi pembelajaran digital, pendampingan implementasi, evaluasi, dan rencana keberlanjutan program. Metode pelaksanaan menggunakan model pelatihan berbasis komunitas dengan instrumen pre–post test, observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan untuk mengevaluasi capaian program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi digital guru yang ditandai oleh kenaikan skor pre–post test, meningkatnya kemampuan penggunaan LMS dan media pembelajaran digital, serta berkembangnya praktik pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif. Implementasi program juga menunjukkan peningkatan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, terbentuknya komunitas praktik guru, serta tumbuhnya komitmen mitra terhadap integrasi Edutech secara berkelanjutan. Secara kuantitatif, capaian program ditunjukkan melalui peningkatan kompetensi peserta, tingginya partisipasi aktif guru, dan bertambahnya perangkat pembelajaran digital yang dihasilkan. Secara kualitatif, kegiatan berkontribusi pada perubahan pola pikir guru terhadap inovasi pembelajaran digital, penguatan budaya kolaboratif, dan peningkatan kapasitas kelembagaan mitra dalam mengelola transformasi pembelajaran berbasis teknologi.Kesimpulan kegiatan menunjukkan bahwa model pelatihan Edutech berbasis komunitas efektif sebagai strategi pemberdayaan untuk meningkatkan kompetensi guru, memperkuat interaktivitas pembelajaran, serta mendukung keberlanjutan transformasi digital pendidikan. Model ini juga berpotensi direplikasi sebagai pendekatan inovatif pengabdian masyarakat untuk penguatan kualitas pembelajaran di berbagai konteks pendidikan.
Penggunaan Metode Mind Mapping Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 057228 Astri Riahma Br Saragih; Rahimul Harahap
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8501

Abstract

This study aims to determine the effect of using the Mind Mapping technique on students' learning outcomes in the subject of Natural and Social Sciences (IPAS) in the fourth grade of SD Negeri 057228 Petani Jaya. The background of this study is the low student learning outcomes, which are still below the Minimum Mastery Criteria (KKM), as well as the dominance of conventional teaching methods that lack active student involvement.This study uses a quantitative approach with an experimental design. The fourth-grade students were divided into two groups: an experimental class and a control class. Data were collected through learning outcome tests, observations, and documentation, and then analyzed using statistical tests to determine the differences between the two groups.The results of the study show that the Mind Mapping method has a significant effect on improving students' learning outcomes. Students who were taught using this method achieved better results compared to those who were taught using conventional methods. In addition, the Mind Mapping method can increase students' activeness, creativity, and understanding of the learning material.Thus, it can be concluded that the Mind Mapping method is effective in improving students' learning outcomes in the IPAS subject. Keywords: Mind Mapping, learning outcomes, IPAS, elementary school
Anlisis Budaya Melayu di Kalangan Generasi Alpha Dusun Pajak Desa Teluk Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat Anisya Rahma; Rahimul Harahap
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8543

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi penerapan budaya Melayu di SD Negeri 050707 Telaga Jernih serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini ialah siswa SD Negeri 050707 Telaga Jernih. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verification.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi penerapan budaya Melayu di sekolah tersebut masih belum optimal. Hal ini terlihat dari tingkat ketercapaian beberapa indikator budaya, seperti sikap dan identitas budaya Melayu, pemahaman siswa terhadap nilai-nilai budaya, serta implementasi budaya dalam kegiatan sekolah yang masih berada pada kategori kurang tercapai. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa pelaksanaan budaya Melayu dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi motivasi dan minat siswa terhadap budaya Melayu serta peran guru dalam menanamkan nilai-nilai budaya dalam proses pembelajaran. Sementara itu, faktor eksternal meliputi dukungan sekolah dan pengaruh lingkungan teman sebaya.Berdasarkan temuan tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan budaya Melayu di sekolah masih memerlukan penguatan melalui komitmen kelembagaan sekolah, integrasi nilai-nilai budaya dalam kegiatan pembelajaran, serta peningkatan peran guru dalam menanamkan identitas budaya kepada siswa. Upaya tersebut penting dilakukan agar nilai-nilai budaya Melayu dapat tertanam secara lebih kuat pada diri siswa sebagai generasi penerus budaya.
Analisis Motivasi Belajar Siswa SD Negeri 050657 Stabat Rani Saputri Nainggolan; Rahimul Harahap
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v7i1.3514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan motivasi belajar siswa kelas V SD Negeri 050657 Stabat serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari 20 siswa kelas V SD Negeri 050657 Stabat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa berada pada kategori cukup baik. Hal ini terlihat dari perhatian siswa saat pembelajaran berlangsung, partisipasi aktif dalam kegiatan tanya jawab dan diskusi, serta kesungguhan siswa dalam menyelesaikan tugas. Faktor internal yang memengaruhi motivasi belajar meliputi minat belajar, rasa ingin tahu, dorongan berprestasi, dan kepercayaan diri siswa. Faktor eksternal meliputi metode pembelajaran, suasana kelas, dukungan guru, dan lingkungan keluarga. Guru memiliki peran penting dalam meningkatkan motivasi belajar melalui penggunaan metode pembelajaran yang menarik, pemberian apresiasi, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi belajar siswa merupakan hasil interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal yang saling memengaruhi dalam proses pembelajaran.