Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Peningkatan Loyalitas Pasien Rumah Sakit : Literature Review Arisa Permata Sari; Jaslis Ilyas
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2253

Abstract

Rumah sakit merupakan pemberi jasa layanan kesehatan yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia, hal ini membuat rumah sakit secara langsung saling bersaing untuk mendapatkan jumlah kunjungan pasien yang meningkat namun juga mengharapkan adanya loyalitas pasien demi meningkatkan pendapatan rumah sakit, dimana pelayanan kesehatan yang diberikan harus berkualitas baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pasien, sehingga tercapainya kunjungan pasien yang meningkat dan dapat memberikan profit bagi Rumah Sakit. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mencari ada tidaknya hubungan antara kepuasan pasien dengan loyalitas pasien di rumah sakit dengan melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Pada studi literature ini diperolah dari data base ProQuest dan Science Direct, berdasarkan hasil skrining didapatkan 8 artikel dari jumlah 919 artikel. Dari artikel tersebut diatas, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan yang baik yang menciptakan kepuasan pasien sehingga terbentuk loyalitas pasien di Rumah Sakit
Efektivitas Pelatihan Bantuan Hidup Dasar pada Masyarakat Awam: A Systematic Literature Review Azizah, Anzelynastiti Nur; Ilyas, Jaslis; Kenia, Irene Tenriana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10617

Abstract

Penyakit jantung yang merupakan penyebab kematian terbesar di dunia juga merupakan penyebab terbesar terjadinya kejadian henti jantung. Angka kematian akibat kejadian henti jantung di luar rumah sakit masih sangat tinggi. Perlunya pelatihan tentang Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk masyarakat dengan berbagai latar belakang. Mengetahui efektivitas pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) terutama pada orang awam. Penelitian ini dilakukan dengan metode systematic review dengan menggunakan PRISMA statement yang dilakukan pada bulan Juni 2022. Pencarian artikel dilakukan di online database PubMed dan Science Direct dengan menggunakan PICO sesuai kriteria inklusi yang telah dibuat. Pencarian sistematis menghasilkan lima artikel. Kelima artikel kebanyakan terbit pada tahun 2020. Metode yang dilakukan untuk menguji efektivitas pelatihan BHD adalah dengan pre-post test. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan BHD sebagai bentuk pertolongan pertama pada korban kegawatdaruratan terbukti efektif.
Analisis Efektivitas Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (Sisrute) dalam Kasus Covid-19 di Semen Padang Hospital : Analysis of the Effectiveness of the Integrated Referral Information System (Sisrute) in the Covid-19 Case at Semen Padang Hospital Pratiwi; Jaslis Ilyas; Ede Surya Darmawan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 2: FEBRUARY 2023 -Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i4.3172

Abstract

Latar belakang: Pemerintah Indonesia telah menetapkan Sistem Informasi Rujukan Terintegrasi (SISRUTE) dalam mempermudah rujukan kasus COVID – 19. Namun, praktik dan efektifitasnya masih sangat bervariasi di berbagai daerah. Penggunaan SISRUTE sebelum COVID – 19 saja dinilai masih belum optimal, sementara saat pandemi sangat sedikit pasien COVID – 19 yang diterima melalui SISRUTE. Tujuan: Memperoleh gambaran efektivitas penggunaan SISRUTE dalam kasus COVID – 19 di Semen Padang Hospital sebagai rumah sakit swasta pertama di Kota Padang yang menjadi rumah sakit rujukan COVID – 19 selama periode April 2020 hingga Oktober 2021. Metode: Merupakan penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data dilakukan dengan analisis data sekunder, wawancara mendalam kepada tujuh orang informan yang dipilih secara purposive sampling dan telaah dokumen. Hasil: Response time rujukan via SISRUTE sangat lama disebabkan tidak adanya dokter yang khusus bertugas mengecek SISRUTE dan panjangnya alur konsultasi penerimaan rujukan. Banyaknya penolakan rujukan via SISRUTE disebakan oleh penuhnya ruangan, tidak tersedianya fasilitas seperti kamar operasi dan persalinan khusus COVID, ventilator mekanik dan alat hemodialisa. Kendala dari kualitas SISRUTE yang tidak menampilkan kapasitas dan fasilitas yang tersedia dan versi mobile yang tidak mudah digunakan juga menjadi penyebab tidak efektifnya SISRUTE dalam rujukan pasien COVID 19. Kesimpulan: Penggunaan SISRUTE dalam kasus COVID – 19 tidak efektif karena kemungkinan pasien akan diterima lewat SISRUTE jauh lebih kecil dibandingkan dengan pasien datang sendiri ke UGD.
Metode Servqual Sebagai Skala Multi-Item Untuk Mengukur Kualitas Layanan Di Rumah Sakit: Systematic Review yongky tamigoes; Jaslis Ilyas; Helen Andriani
Jurnal Kesehatan Al-Irsyad Vol. 15 No. 2 (2022): Vol. 15 No. 2 (2022) : Vol. 15, No. 2 Edisi September 2022
Publisher : UPT PPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Al Irsyad Al Islamiyyah Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.444 KB) | DOI: 10.36760/jka.v15i2.418

Abstract

Abstrak Pendahuluan Pengukuran kualitas layanan di rumah sakit memungkinkan pengelola rumah sakit untuk mengidentifikasi masalah, mengevaluasi kinerja dan informasi dalam pembuatan keputusan serta kebijakan yang memerlukan perhatian lebih lanjut dalam hal peningkatan kualitas dan memastikan bahwa kebutuhan pasien terpenuhi. Penelitian ini bertujuan untuk meneyelidiki kualitas layanan kesehtan yang diberikan oleh rumah sakit. Metodologi Penelitian ini merupakan tinjauan sistematis (Systematic Review) dengan menggunakan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses. Pencarian artikel menggunakan beberapa database, antara lain: PubMed, ProQuest, SpringerLink, dan ScienceDirect dengan kata kunci yaitu hospital service quality, SERVQUAL model, gap model. Kriteria inklusi yaitu semua artikel yang diterbitkan dalam bahasa Inggris dan bahasa Indonesia dari tahun 2016 sampai 2021. Jenis artikel termasuk tinjauan sistematis, ulasan, uji klinis, meta-analisis, dan klinis acak. Hasil 1271 artikel awal yang ditemukan menggunakan istilah pencarian yang telah ditentukan, 6 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kemudian dianalisis. Terdapat variasi dalam persepsi dan harapan pasien secara keseluruhan tentang kualitas layanan rumah sakit. Nilai tertinggi dari persepsi pasien dilaporkan oleh Mehmet sebesar 5,85 (SD= 1.43) dan nilai tertinggi ekspektasi pasien sebesar 8,08 (SD=1,01). Kesimpulan Harapan pasien dari layanan kesehatan yang disediakan oleh rumah sakit belum terpenuhi. Hal ini menunjukkan bahwa penyedia layanan kesehatan harus lebih memperhatikan umpan balik dan saran pasien untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang disediakan di rumah sakit.
FACTORS AFFECTING INDONESIAN PUBLIC HEALTH CENTERS' HEALTH WORKERS' INCOME ADEQUACY Armedy Ronny Hasugian; Jaslis Ilyas; Harimat Hendrawan; Adang Bachtiar
Indonesian Journal of Health Administration Vol. 11 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ijha.v11i1.2023.4-12

Abstract

Background: Dissatisfaction, additional work, and desired compensation are related to the needs and perceptions of civil servant health workers to increase their income. However, the probability and influencing factors regarding the income adequacy of civil servant health workers in Indonesia are still unknown. Aims: to find out the factors related to the income adequacy of health workers. Methods: This observational study with a cross-sectional design uses data from the Employment Research in the Health Sector (RISNAKES) 2017 in Public Health Centers in Indonesia. Probit analysis was conducted to assess the probability of income adequacy. Results: A total of 963 respondents were analyzed. The study found that changes in each variable, including income, official residence facilities, training facilities/ seminars/ training, motivation, and job satisfaction of a unit, would increase the probability of income adequacy ranging from 2% - 81%, except for the age variable. By referring to high job satisfaction of > 75% and taking into account the probability of 80%, the presumed adequate income is no less than IDR 28,800,000. Conclusion: The probability of the monthly income adequacy of civil servants in the health sector is influenced by job satisfaction, ability to save, official residence facilities, facilities to attend seminars, age, and income. Increasing and reformulating the amount of income must be done to optimize the performance and productivity of health workers. Keywords: health workers, income adequacy, public health center, saving
Evaluasi Penerapan Rekam Medis Elektronik Rawat Inap di RS X Bengkulu Utara: Sistem dan Pengguna Yunita Fenilho; Jaslis Ilyas
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 11 No 2 (2023)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/jmiki.v11i2.583

Abstract

Penerapan rekam medis elektonik (RME) menawarkan fasilitas yang menjanjikan, seperti meminimalisasi kesalahan medis, meningkatkan kualitas berkas klaim asuransi, dan mengurangi biaya operasional rumah sakit. Tujuan penelitian: Penelitian ini untuk melihat keberhasilan penerapan RME rawat inap dari aspek kelengkapan isi dan menemukan kendalanya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 21 orang staf rumah sakit dan IT dari beberapa level. Hasil penelitian menunjukkan implementasi RME rawat inap tidak memperbaiki kualitas rekam medis dari sisi kelengkapan karena keterbatasan template, sistem yang belum terintegrasi, dan resistansi pada dokter. Kesimpulan RME rawat inap yang diimplementasikan saat ini masih memerlukan pengembangan untuk mencapai pengumpulan, penyimpanan, dan tampilan informasi yang komprehensif.
Analisis Penerapan Rumah Sakit Ramah Lingkungan (Green Hospital) pada Dua Rumah Sakit di Indonesia Safiera Amelia; Jaslis Ilyas
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13606

Abstract

The increase in the amount of daily waste generated by hospitals has contributed to climate change and global warming in the world. This is the basis for the development of the green hospital concept as an effort to reduce the impact of environmental damage in the health sector. Green hospital assessment in Indonesia can refer to the assessment tool developed by the Green Building Council Indonesia (GBCI) called greenship version 1.1. This study aims to analyze the differences in the implementation of green hospitals according to GBCI guidelines in two hospitals as a reference for hospitals in Indonesia. This research method is a narrative review, by searching grey literature according to the inclusion criteria. Based on the literature selection, data from two theses were obtained at Embung Fatimah Hospital Batam in 2017 and PON Prof. Dr. Mahar Mardjono Hospital in 2021 which will be analyzed for the three categories that have the highest proportion of benchmark values. The results show that the implementation of the Energy Efficiency and Conservation category at RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono (62.5%) is better than at RSUD Embung Fatimah Batam (31.3%), the implementation of the Water Conservation category at RSUD Embung Fatimah Batam (50%) is better than at RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono in 2021. Dr. dr. Mahar Mardjono (35%) and the implementation of the Indoor Health and Comfort category at RS PON Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono (30.8%) and RSUD Embung Fatimah Batam (23.1%) still requires more attention because the percentage of achievements is still below 50%.
DETERMINAN KINERJA PERAWAT DIMASA COVID-19: SYSTEMATIC REVIEW Naura Parida; Jaslis Ilyas
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.21940

Abstract

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan tingginya angka kesakitan dan kematian di seluruh dunia. Dampak dari pandemi Covid?19 telah dirasakan hampir oleh seluruh masyarakat di dunia dan tidak terkecuali perawat. Dengan adanya kasus Covid?19 ini, perawat mendapatkan tantangan tersendiri dalam memberikan asuhan keperawatan karena dihadapkan dengan risiko terpaparnya Covid?19. Akibat dari tingginya kasus COVID-19, banyak petugas kesehatan dan perawat yang menjadi korbannya. Peran keperawatan sangat penting dalam menangani COVID-19 di antara pasien dengan beragam reaksi, namun hal ini juga mengorbankan pengorbanan pribadi perawat dan tantangan serta tekanan psikologis yang mereka rasakan sehingga dapat mempengaruhi produktivitas kinerja perawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja perawat di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu systematic review. Database yg digunakan diantaranya google scholar, ProQuest, dan Scopus dengan menggunakan kata kunci kinerja perawat dan covid-19, beban kerja dan kinerja perawat, serta setres kerja dan kinerja perawat. Sumber data yang digunakan berdasarkan artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tingginya beban kerja dapat mempengaruhi kelelahan kerja yang akan berdampak negative terhadap kinerja perawat. Di kondisi tertentu setres kerja dapat berdampak positif namun disisi lain setres kerja dapat berpengaruh negative terhadap kinerja jika mencapai fase kelelahan. Kecemasan pada perawat dapat berpengaruh negative terhadap kinerja perawat. Lingkungan kerja yang baik, motivasi yang tinggi, dan komitmen organisasi yang dimiliki perawat dalam bekerja, serta pemimpin yang mampu berperan sebagai pionir dapat membuat kinerja perawat menjadi lebih baik. Dapat disimpulkan bahwa keseluruhan variable memiliki pengaruh terhadap kinerja perawat di masa pandemic covid-19.
Analisis Faktor yang Berhubungan dengan Turnover Perawat di Rumah Sakit Awal Bros Batam Tahun 2017 Christiani, Luvi; Ilyas, Jaslis
Jurnal ARSI : Administrasi Rumah Sakit Indonesia Vol. 4, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hospitals as plenary health service providers have an obligation to maintain the quality of services provided. The nurse is one of the spearheads of service and is the largest part of the hospital's resources. The quality of nursing services with the main goal is to maintain patient safety by controlling the turnover rate. During 2015 to 2017 there were 15.4%, 14.3%, and 18.9% turnover rates for nurses at awal bros hospital batam. The method of research are quantitative and qualitative approach to determine factors related to nurse turnover. Quantitative research for all nurses who had left was 79 people. Qualitative research on nurses in the inpatient and critical care section with informants 7 people.Quantitative results with univariate statistical show nurses who had been turnover were 77.2% women and 22.8% men; 82.3% aged up to 30 years and 17.7% aged over 30 years; diploma level III 89.9 % and strata I 10.1%; married 55.7% and not married 44.3%; 62% of recruits came from outside Batam and 38% came from Batam; and working period up to 5 years 81% and working period above 5 years 19%. The bivariate statistical test showed that the factors associated with turnover were marital status (Asymp. Sig 0.003) and the area of recruitment (Asymp. Sig 0.000). Qualitative analysis with in depth interviews and focus group discussions found non-physical environmental factors, especially leadership problems lead to turnover. The turnover rate in Awal Bros Hospital Batam is still high with factors of marital status and area of recruitment, non-physical working environment that are associated with turnover. This can be taken into consideration as the Awal Bros Hospital Batam as a factor to be able to control nurse turnover.
Strategi Implementasi Jaminan Kesehatan Nasional dengan Metode Balanced Scoredcard: Studi Kasus di Rumah Sakit X Tangerang Tahun 2018 Ulandari, Luh Putu Sinthya; Ilyas, Jaslis; Indrayathi, Putu Ayu
Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Vol. 5, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One of the private hospital successful implementation the National Health Insurance with cost efficiency without neglecting the quality of service is X Hospital. This study aimed to finding out the strategy of X Hospital in the implementation of the National Health Insurance with Balanced Scorecard. The research was conducted in May 2018 using qualitative approach. Data was collected through in-depth interview to 7 informants from hospital and 2 informants from BPJS Kesehatan. The subjects were selected purposively and the data was analyzed using thematic analysis. The results show that there are several strategies that have been developed and implemented, including: (1) financial perspective (adding types of services, increasing the capacity of inpatients and polyclinics, increasing doctor practice slots, completing medical equipment, applying the principle of low cost and increasing working capital); (2) customer perspective (choosing target market, develop 5 values propotition, complaint management); (3) internal business processes perspective (develop standard operating procedures, develop drug formulary and clinical pathways, carry out operational and audit controls, build business models, form case mix teams and claim management);(4) learning and growth perspective (develop training, giving reward and good salaries, build a competitive work environments, and pay attention to employee career paths). Through this strategy, X Hospital is able to implement the JKN Program well and still record a surplus without sacrificing service quality.