Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Determinan Variasi Klaim Penyakit Stroke Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Rumah Sakit X Sumatera Utara Mahulae, Joan Xaveria; Ilyas, Jaslis
Jurnal Ekonomi Kesehatan Indonesia Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Refers to IHME study in 2010 about Global Burden of Disease shows that stroke is one of the highest cause of mortality in Indonesia. While the expenditure by BPJS Health for stroke is the 2nd highest after heart disease. This study aims to determine the most dominant characteristics associated with the total claims of stroke patients covered by JKN for inpatient service at X Hospital by doing multivariate analysis with variable linear regression method. The most significant characteristics are type of health care, type of membership, length of stay age, and level of severity. The finding shows that X Hospital is still not optimal in providing services for stroke. Some feasible efforts that can be considered are increasing the neurovascular experts and providing better diagnostic equipments in order to deliver the necessary treatment.
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI WAKTU TANGGAP (RESPONSE TIME) TENAGA KESEHATAN PADA PENANGANAN PASIEN DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT : LITERATURE REVIEW Adril, Rara; Ilyas, Jaslis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 3 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i3.38855

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tanggap (response time) tenaga kesehatan dalam penanganan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.Penelitian ini adalah literature review terhadap artikel yang membahs faktor-faktor yang mempengaruhi waktu tanggap (response time) tenaga kesehatan pada penaganan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Peneliti melakukan pencarian artikel melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “Response Time”, “Tenaga Kesehatan”, “Instalasi Gawat Darurat”, dan “Rumah Sakit” dengan batasan publikasi dari tahun 2020 hingga 2024. Hasil penelusuran artikel didapatkan 12 artikel yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Dari 12 artikel yang memenuhi kriteria, 3 artikel secara spesifik membahas waktu tanggap tenaga kesehatan, terutama perawat di IGD. Faktor internal mencakup masa kerja (3 artikel), beban kerja (3), usia (1), tingkat pendidikan (2), keterampilan (1), pelatihan kegawatdaruratan (2), serta motivasi dan kesejahteraan (1). Faktor eksternal meliputi prioritas pasien (2), ketersediaan sarana prasarana (2), peralatan dan obat-obatan (1), serta rasio tenaga kesehatan terhadap pasien (1). Kesimpulan dari penelitian ini adakah Faktor internal seperti beban kerja, masa kerja, pendidikan, keterampilan, pelatihan, dan usia, serta faktor eksternal seperti sarana, peralatan, obat-obatan, dan rasio tenaga kesehatan-pasien mempengaruhi waktu tanggap di IGD. Rata-rata waktu tanggap berkisar 3-10 menit, dengan mayoritas mendekati standar ideal di bawah 5 menit sesuai pedoman Kementerian Kesehatan
Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Peningkatan Loyalitas Pasien Rumah Sakit : Literature Review Permata Sari, Arisa; Ilyas, Jaslis
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2253

Abstract

Rumah sakit merupakan pemberi jasa layanan kesehatan yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia, hal ini membuat rumah sakit secara langsung saling bersaing untuk mendapatkan jumlah kunjungan pasien yang meningkat namun juga mengharapkan adanya loyalitas pasien demi meningkatkan pendapatan rumah sakit, dimana pelayanan kesehatan yang diberikan harus berkualitas baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pasien, sehingga tercapainya kunjungan pasien yang meningkat dan dapat memberikan profit bagi Rumah Sakit. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mencari ada tidaknya hubungan antara kepuasan pasien dengan loyalitas pasien di rumah sakit dengan melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Pada studi literature ini diperolah dari data base ProQuest dan Science Direct, berdasarkan hasil skrining didapatkan 8 artikel dari jumlah 919 artikel. Dari artikel tersebut diatas, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan yang baik yang menciptakan kepuasan pasien sehingga terbentuk loyalitas pasien di Rumah Sakit
Factors Influencing the Utilization of Inpatient Units: Demand, Provision and Policies Comprehensively in Literature Review Sukawati, Sadewa Yudha; Ilyas, Jaslis
Jurnal Health Sains Vol. 6 No. 6 (2025): Journal Health Sains
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jhs.v6i6.2558

Abstract

The 2023 expansion of Indonesia's National Health Insurance (JKN) to 95.2% coverage and the rising burden of non-communicable diseases have driven increases in patient length of stay and inpatient visits, yet hospital bed distribution remains uneven across provinces, causing patient backlogs and delays in critical care. To comprehensively review demand, supply, and policy factors affecting inpatient unit utilization, measured by the Bed Occupancy Rate (BOR), in literature published from 2020 to 2025. A Literature Review was conducted using the PEOS framework (Patient, Exposure, Outcome, Studies). Articles were sourced from Science Direct, SpringerLink, and ProQuest, followed by deduplication, title/abstract screening, and full-text selection based on inclusion-exclusion criteria. The PRISMA flowchart guided the screening process to ensure alignment with PEOS. Out of 57 identified articles, 20 met the criteria for full analysis. Findings indicate that patient demand, bed supply capacity, and financing and referral policies significantly influence BOR. However, no study was found that integrates all three aspects comprehensively. Demand, supply, and policy are key determinants of hospital bed utilization. Further research examining their interactions is needed to develop strategic recommendations for capacity management and equitable access to inpatient services.
Studi Kasus: Pencapaian Indikator Nasional Mutu Waktu Tunggu Rawat Jalan Poliklinik di Rumah Sakit Permata Serdang , Kabupaten Serang Retnita, Anggun; Ilyas, Jaslis
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i5.3974

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi pencapaian indikator mutu nasional waktu tunggu rawat jalan di RS Permata Serdang, sebuah rumah sakit swasta non-BPJS yang berfokus pada layanan anak dan kebidanan. Dengan desain studi kasus kuantitatif dan sampel 176 pasien dari empat poliklinik spesialis (April-Mei 2024), hasil menunjukkan seluruh poli memenuhi target nasional (?80% pasien dilayani <60 menit) tanpa perbedaan signifikan antar poli (p=0,160). Faktor pendukung efisiensi meliputi kedisiplinan dokter, penggunaan E-Rekam Medis, pembagian nurse station secara cluster, serta ketiadaan alur BPJS. Namun, fluktuasi jumlah pasien dan keterlambatan dokter menyebabkan ketidakkonsistenan. Penelitian merekomendasikan reevaluasi standar mutu nasional yang lebih menantang serta penguatan digitalisasi, khususnya bagi RS baru, sekaligus memberikan perspektif unik tentang optimasi layanan di RS swasta non-BPJS yang belum banyak diangkat dalam studi sebelumnya.
ANALISIS HASIL KEBUGARAN JASMANI PESERTA DIDIK PADA APLIKASI SISTEM INFORMASI KEBUGARAN JASMANI (SIPGAR) TAHUN 2022 Citrawati, Tyas Natasya; Ilyas, Jaslis
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2024): APRIL 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i1.27310

Abstract

Anak yang mempunyai tingkat kebugaran yang baik cenderung memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik terhadap penyakit, angka ketidakhadiran di sekolah yang lebih rendah, dan kemampuan belajar yang lebih tinggi. Namun, di Indonesia, tingkat kebugaran jasmani peserta didik menghadapi tantangan dengan adanya gaya hidup tidak aktif, kegemukan, dan kurangnya aktivitas fisik. Penelitian deskriptif dengan desain cross sectional ini bertujuan mengetahui tingkat kebugaran jasmani 6.359 peserta didik yang telah melakukan pengukuran kebugaran jasmani pada aplikasi Sistem Informasi Kebugaran Jasmani (SIPGAR) tahun 2022. Teknik pengambilan data menggunakan purposive sampling yang diambil pada bulan September 2023. Peserta didik yang melakukan kebugaran jasmani lebih banyak pada jenis kelamin perempuan yaitu 3.807 (59,9%). Pada tingkat pendidikan, peserta didik yang melakukan kebugaran jasmani lebih banyak pada jenjang SMA yang berjumlah 2.057 (32,3%). Berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) Peserta didik yang melakukan kebugaran jasmani dengan kategori normal berjumlah 3.881 (61,0%). Dari 7 provinsi, peserta didik di Provinsi Jawa Tengah paling banyak melakukan kebugaran jasmani dengan jumlah 3.476 (54,7%). Karakteristik tingkat kebugaran peserta didik dari variabel jenis kelamin, tingkat pendidikan, IMT, dan provinsi didominasi kategori Kurang Sekali di setiap variabel.
Hubungan Kualitas Pelayanan Terhadap Peningkatan Loyalitas Pasien Rumah Sakit : Literature Review Permata Sari, Arisa; Ilyas, Jaslis
Journals of Ners Community Vol 13 No 6 (2022): Journals of Ners Community
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55129/jnerscommunity.v13i6.2253

Abstract

Rumah sakit merupakan pemberi jasa layanan kesehatan yang jumlahnya semakin banyak di Indonesia, hal ini membuat rumah sakit secara langsung saling bersaing untuk mendapatkan jumlah kunjungan pasien yang meningkat namun juga mengharapkan adanya loyalitas pasien demi meningkatkan pendapatan rumah sakit, dimana pelayanan kesehatan yang diberikan harus berkualitas baik dan dapat memberikan kepuasan kepada pasien, sehingga tercapainya kunjungan pasien yang meningkat dan dapat memberikan profit bagi Rumah Sakit. Adapun tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mencari ada tidaknya hubungan antara kepuasan pasien dengan loyalitas pasien di rumah sakit dengan melihat faktor-faktor apa saja yang mempengaruhinya. Pada studi literature ini diperolah dari data base ProQuest dan Science Direct, berdasarkan hasil skrining didapatkan 8 artikel dari jumlah 919 artikel. Dari artikel tersebut diatas, ditemukan bahwa terdapat hubungan antara kualitas pelayanan yang baik yang menciptakan kepuasan pasien sehingga terbentuk loyalitas pasien di Rumah Sakit
Analisis Determinan Survei Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik Di Puskesmas Kota Tangerang Selatan Tantina, Sri; Ilyas, Jaslis
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 3 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i3.11331

Abstract

Puskesmas selaku unit pelayanan publik dibawah Dinas Kesehatan yang adil, akuntabel dan transparan, membutuhkan keterlibatan masyarakat. Keberhasilannya adalah kepuasan masyarakat. Peraturan Menteri PANRB Nomor 14 Tahun 2017 tentang Pedoman Survei Kepuasan Masyarakat pada unit pelayanan publik. Survei Kepuasan masyarakat untuk tujuan mencapai derajat kesehatan yang optimal dapat tercapai. Adapun tujuan analisis determinan hasil survei kepuasan masyarakat dilakukan untuk melihat hubungan determinan terkait hasil survei tersebut; Metode: Penelitian ini menggunakan analisis hasil survei kepuasan masyarakat dan faktor determinan yang mempengaruhinya sesuai pedoman, Hasil: masih ada masyarakat belum mengetahui produk pelayanan Kesehatan di puskesmas, perlunya peningkatan kapasitas petugas dan perubahan perilaku petugas Kesimpulan : faktor yang mempengaruhi hasil survei kepuasan masyarakat adalah pentingnya pengetahuan produk pelayanan, sarana prasarana dan peningkatan kapasitas petugas
Hubungan Kepemilikan Jaminan Kesehatan dengan Pemanfaatan Layanan Rawat Jalan di Indonesia Tahun 2019 Haschodir, Dede; Ilyas, Jaslis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.859 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v8i4.11618

Abstract

Penerapan Universal Health Coverage (UHC) di Indonesia yang bertujuan untuk memastikan setiap orang mendapatkan pelayanan kesehatan yang mereka butuhkan dengan kualitas yang memadai agar efektif tanpa mengalami kesulitan keuangan, telah ditetapkan melalui UU No. 24 Tahun 2011. Jadi, mulai saat itu, Indonesia memasuki era baru dengan sistem pembayar tunggal untuk layanan medis bagi seluruh penduduk. Kemudian muncul pertanyaan apakah penyelenggaraan jaminan kesehatan yang diinisiasi oleh pemerintah mampu mendorong upaya kesehatan masyarakat dalam mengobati penyakit yang dialaminya melalui penggunaan layanan rawat jalan. Menggunakan data Susenas tahun 2019, artikel ini mengkaji hubungan antara kepemilikan asuransi kesehatan dan layanan rawat jalan pada tahun 2019. Desain penelitian menggunakan metode cross sectional yang digunakan yaitu metode Regresi Biner dengan menggunakan model logit. Pada penelitian ini hasil penelitian menunjukkan bahwa model logit mampu menjelaskan data sebesar 1,67%, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Selain itu, semua variabel memperoleh p-value sebesar 0,0005 <0,05, yang dapat berarti hubungan yang signifikan dengan variabel pemanfaatan pelayanan rawat jalan pada tahun 2019. Variabel utama, kepemilikan asuransi kesehatan, juga memiliki nilai p 0,0005, yang berarti juga memiliki hubungan yang signifikan.
Analisis Beban Kerja Perawat Rawat Inap Di Indonesia Pasca Pandemi Covid19: Literature Review Faatin, Aliefah Nur; Ilyas, Jaslis
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i7.60740

Abstract

COVID-19 pandemic has significantly increased the workload of nurses in inpatient units at government hospitals in Indonesia. Despite the end of the pandemic status, current reports indicate that nurse workload remains high due to service complexity, nurse-to-patient ratio imbalance, and growing administrative and psychosocial demands. This study is a systematic literature review aimed at analyzing the current state of inpatient nurse workload in Indonesian government hospitals post-COVID-19. Literature was sourced from Google Scholar, Garuda, and Scopus using Boolean syntax tailored to each database. Nine primary studies from 2023 to 2025 met the inclusion criteria. Results revealed that nurse workload remains high, driven by inadequate staffing, increased non-clinical duties, and work-related stress. Workload assessment methods varied, including FTE (Full-Time Equivalent), Ministry of Health standards, NASA-TLX (Task Load Index), and self-report surveys. Findings show that high workload negatively affects job satisfaction, competence, and increases the risk of burnout. In contrast, hospitals with equitable task distribution and strong organizational support report lighter workloads. This review concludes that a combined approach to workload assessment is essential, and data-driven workload management strategies are needed to enhance service quality and nurse well-being.