Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Rancang Bangun Radar 360 Derajat Berbasis Arduino Slamet Winardi; Antonius Edy Kristiyono; Sri Mulyanto Herlambang; Arief Budijanto
JURNAL TEKNOLOGI DAN ILMU KOMPUTER PRIMA (JUTIKOMP) Vol. 5 No. 2 (2022): Jutikomp Volume 5 Nomor 2 Oktober 2022
Publisher : Fakultas Teknologi dan Ilmu Komputer Universitas Prima Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jutikomp.v5i2.2992

Abstract

Pada penelitian ini dibuat suatu alat simulator radar yang menggunakan komponen utama mikrokontroler arduino nano dan untuk mendeteksi serta mengukur jarak obyek yang tertangkap simulator radar menggunakan sensor  ultrasonic. Sensor ultrasonic yang digunakan untuk menangkap obyek dikopel dengan motor DC servo agar dapat digerakkan kearah kanan dan kiri dengan simpangan sudut 360°. Permasalahan yang terjadi dengan putaran 360O adalah mengatasi terlilitnya kabel sensor ultrasonic dalam mekanis radar tersebut. Sehingga dibuat dua buah lempengan yang akan menghunbungkan lempengan yang statis dan lempengan yang dinamis dengan empat jalur untuk koneksi ke terminal sensor. Visualisasi obyek yang tertangkap radar (sensor ultrasonic) akan ditampilkan pada layar komputer dengan visualisasi grafik dan memberikan tanda beep setiap menangkap obyek yang ada di depan sensor. Simulasi ini dibuat untuk mendeteksi benda sampai pada jarak 40 cm, dengan membuat skala 1:10 sehingga 40 cm sama dengan 4 meter. Perangkat lunak yang digunakan memvisualkan obyek yang tertangkap radar Arduino menggunakan Processing karena software ini sangat mudah komunikasi antar platform. Hasil pengujian  alat ssudah sesuai dengan tujuan, tetapi masih memiliki rata-rata kesalahan dalam melekukan pengukuran jarak sebesar 0,225.
PENGARUH KESADARAN KESELAMATAN MARITIM TERHADAP TANGGUNGJAWAB KERJA PADA TEKNISI DI KAPAL Muh. Dahri; Sri Mulyanto Herlambang; Elly Kusumawati
JURNAL VENUS Vol 10 No 1 (2022): Maret
Publisher : PIP Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.689 KB) | DOI: 10.48192/vns.v10i01.581

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kesadaran keselamatan maritim terhadap tanggungjawab kerja pada teknisi kapal. Subyek dalam penelitian ini sebanyak 71 orang dengan teknik pengampilan sample menggunakan purposive sampling. Pengambilan menggunakan skala kesadaran keselamatan maritim dan skala tanggungjawab kerja dengan analisis data menggunakan bantuan software SPSS 23.0 untuk analisis data menggunakan analisis regresi linier sederhana.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kesadaran keselamatan maritim terhadap tanggungjawab kerja pada teknisi kapal dengan nilai F sebesar 51,441 dan sig.0,00. Adapun kekuatan hubungan dari kedua variabel ini sebesar 0,654 dan sig. 0,00 artinya memiliki hubungan yang kuat. Pengaruh ini menunjukkan arah hubungan yang positif sehingga semakin tinggi kesadaran keselamatan maritim maka akan semakin tinggi pula tanggungjawab kerja pada teknisi kapal dan demikian sebaliknya semakin rendah kesadaran keselamatan maritim maka semakin rendah pula tanggungjawab kerja pada teknisi kapal.
Analisis Penyebab Ketidaksempurnaan Proses Pengabutan Pada Injector Mesin Induk Type Zichai-Yanmar 6N330-EW Di Kapal MV Spil Rumi Ach. Harbul Fijar; Saiful Irfan; Sri Mulyanto Herlambang; Azis Nugroho; Monika Retno Gunarti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i2.940

Abstract

Proses pengabutan bahan bakar pada Injector mesin induk kapal sangat menentukan efisiensi pembakaran. Ketidaksempurnaan proses ini dapat disebabkan oleh tekanan bahan bakar rendah, penyumbatan nozzle, atau kualitas bahan bakar buruk. Penelitian ini dilakukan di kapal MV. SPIL RUMI untuk menganalisis penyebab dan solusi dari ketidaksempurnaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi selama praktik laut di MV. SPIL RUMI. Teknik analisis menggunakan diagram fishbone untuk menemukan penyebab utama permasalahan pengabutan bahan bakar, dengan mempertimbangkan faktor manusia, material, metode, dan mesin secara sistematis dan mendalam. Ditemukan bahwa ketidaksempurnaan pengabutan disebabkan oleh tekanan bahan bakar rendah, penyumbatan nozzle, filter kotor, kualitas bahan bakar buruk, serta purifier yang tidak optimal. Setelah dilakukan perbaikan dan pengujian tekanan, performa Injector kembali normal. Perawatan rutin dan prosedur sesuai manual book menjadi solusi utama untuk mencegah kerusakan serupa. Ketidaksempurnaan pengabutan terjadi akibat tekanan tidak maksimal, penyumbatan nozzle, kualitas bahan bakar rendah, dan filter atau purifier yang tidak terawat. Pencegahan dilakukan melalui perawatan Injector, pengecekan tekanan, penggunaan bahan bakar standar, serta perawatan sistem filtrasi. Perawatan berkala menjamin pembakaran sempurna dan efisiensi mesin yang optimal.   The fuel fogging process in the main ship engine injector greatly determines the combustion efficiency. This process imperfection can be caused by low fuel pressure, nozzle blockage, or poor fuel quality. This research was conducted on the MV. SPIL RUMI to analyze the causes and solutions of such imperfections. This study uses a qualitative approach with direct observation, interviews, and documentation methods during marine practice at MV. SPIL RUMI. The analysis technique uses fishbone diagrams to find the main causes of fuel fogging problems, taking into account human, material, method, and machine factors systematically and deeply. It was found that fogging imperfections were caused by low fuel pressure, nozzle clogging, dirty filters, poor fuel quality, and suboptimal purifiers. After repairs and pressure tests, the Injector's performance returned to normal. Regular maintenance and manual procedures are the main solution to prevent similar damage. Fogging imperfections occur due to suboptimal pressure, nozzle blockage, low fuel quality, and unmaintained filters or purifiers. Prevention is carried out through injector treatment, pressure checking, standard fuel use, and filtration system maintenance. Periodic maintenance guarantees perfect combustion and optimum engine efficiency  
Design and Feasibility Evaluation of the TAPTAP Digital Platform for Measuring Port Service User Satisfaction at KSOP Bontang Herdandy Octabrilian Putra; Rizqi Aini Rakhman; Sri Mulyanto Herlambang; Trisnowati Rahayu
Journal of Engineering Science and Technology Management (JES-TM) Vol. 6 No. 2 (2026): JES-TM 2026
Publisher : Journal of Engineering Science and Technology Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jestm.v6i2.417

Abstract

This study designs and evaluates the feasibility of the TAPTAP digital platform, a Figma-based prototype for measuring port service user satisfaction at the Bontang Harbormaster and Port Authority Office (KSOP Bontang). The study used a Research and Development (R&D) approach adapted into six stages: problem identification, information collection, product design, design validation, design revision, and product trial. Data were gathered through field observation, document review, stakeholder input, and expert feasibility assessment. Two expert testers, consisting of a marine transportation lecturer and an information technology expert, assessed the prototype using a feasibility instrument covering button functionality, initial menu display, completeness and readability of satisfaction questions, presentation of satisfaction results, and overall feature functionality. TAPTAP provides public-side features for satisfaction surveys, complaints, and aspirations, as well as officer-side features for report monitoring and satisfaction-data visualization. The feasibility test produced scores of 80% from Tester 1 and 85.33% from Tester 2, indicating that the prototype is feasible for further pilot testing. The results show that TAPTAP can support more structured service feedback management at KSOP Bontang, although broader public-user testing, database implementation, data security validation, and integration with KSOP systems are still required before operational deployment