Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Perbandingan Kinerja Bongkar Muat Curah Kering pada Musim Kemarau dan Musim Hujan Berbasis Data Aplikasi PTOS-M di PT Berlian Manyar Sejahtera Muhammad Nurullah Alfaraby; Dian Junita Arisusanty; Monika Retno Gunarti; Romanda Annas Amrullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5522

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja bongkar muat curah kering antara musim kemarau dan musim hujan di PT. Berlian Manyar Sejahtera menggunakan data aplikasi PTOS-M. Tujuan penelitian adalah membandingkan lima indikator kinerja antara kedua musim dan mengkaji peran PTOS-M dalam rekapitulasi data operasional. Metode penelitian bersifat kuantitatif deskriptif komparatif dengan populasi seluruh kegiatan bongkar muat pada periode Maret 2024 hingga Februari 2025 dan sampel dipilih secara purposive berdasarkan kriteria kapal muatan sejenis dengan data lengkap di PTOS-M. Instrumen berupa data operasional PTOS-M, lembar observasi, dan pedoman wawancara, sedangkan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t independen, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan deskriptif nyata pada berth time, idle time, dan produktivitas antara kedua musim, namun uji statistik tidak menghasilkan perbedaan signifikan. Data kualitatif menegaskan bahwa perbedaan operasional tetap bermakna praktis. Kesimpulannya adalah PTOS-M berperan penting dalam mempertahankan akurasi data meskipun berhadapan dengan variabilitas musiman.
Analisis Perbandingan Kinerja Bongkar Muat Curah Kering pada Musim Kemarau dan Musim Hujan Berbasis Data Aplikasi PTOS-M di PT Berlian Manyar Sejahtera Muhammad Nurullah Alfaraby; Dian Junita Arisusanty; Monika Retno Gunarti; Romanda Annas Amrullah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6877

Abstract

Penelitian ini menganalisis perbandingan kinerja bongkar muat curah kering antara musim kemarau dan musim hujan di PT. Berlian Manyar Sejahtera menggunakan data aplikasi PTOS-M. Tujuan penelitian adalah membandingkan lima indikator kinerja antara kedua musim dan mengkaji peran PTOS-M dalam rekapitulasi data operasional. Metode penelitian bersifat kuantitatif deskriptif komparatif dengan populasi seluruh kegiatan bongkar muat pada periode Maret 2024 hingga Februari 2025 dan sampel dipilih secara purposive berdasarkan kriteria kapal muatan sejenis dengan data lengkap di PTOS-M. Instrumen berupa data operasional PTOS-M, lembar observasi, dan pedoman wawancara, sedangkan teknik analisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, uji t independen, dan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan deskriptif nyata pada berth time, idle time, dan produktivitas antara kedua musim, namun uji statistik tidak menghasilkan perbedaan signifikan. Data kualitatif menegaskan bahwa perbedaan operasional tetap bermakna praktis. Kesimpulannya adalah PTOS-M berperan penting dalam mempertahankan akurasi data meskipun berhadapan dengan variabilitas musiman.
Performance Improvement Incremental Conductance Algorithm using Incremental Fuzzy to Reach GMPP under Partial Shading Conditions Imam Sutrisno; Joessianto Eko Poetro; Pranowo Sidi; Boedi Herijono; Antonius Edy Kristiyono; Monika Retno Gunarti
International Journal of Marine Engineering Innovation and Research Vol. 9 No. 1 (2024)
Publisher : Department of Marine Engineering, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j25481479.v9i1.5044

Abstract

This paper proposes an improved Maximum Power Point Tracking (MPPT) algorithm for photovoltaic (PV) systems under partial shading conditions. The proposed method enhances the widely used Incremental Conductance (IC) algorithm by incorporating an incremental fuzzy control technique. The conventional IC algorithm suffers from limitations in adapting to rapidly changing irradiation conditions due to its fixed step size. The proposed Inc-Fuzzy algorithm dynamically adjusts the step size based on the change in power and voltage, enabling it to better track the Global Maximum Power Point (GMPP) under partial shading. Simulation results demonstrate that the Inc-Fuzzy algorithm achieves an average accuracy of 98.29% under constant irradiation and outperforms the conventional IC algorithm by 1.69% in terms of captured power during sudden irradiation changes. This improvement highlights the effectiveness of the Inc-Fuzzy approach in enhancing the performance of MPPT for PV systems under challenging operating conditions.
Underwater Remotely Operated Vehicle Control System Ar-chitecture Imam Sutrisno; Yuning Widiarti; Projek Priyonggo; Tri Mulyatno Budhi Hartanto; Ari Wibawa Budi Santosa; Faris Nofandi; Monika Retno Gunarti; Agus Prawoto; Anak Agung Istri Sri Wahyuni
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 2 No. 2 (2024): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v2i2.132

Abstract

Underwater Remotely Operated Vehicle (ROV) control system architecture, work Class II - underwater inspection is demonstrated. The object is programmed on MATLAB simulink. The nonlinear modeled plants were processed by approximation way. Author planned a controller of an underwater ROV object. PID controller is used modeled plant. Tuning PID tool is used MATLAB for choose underwater ROV controller. Researchers tested an underwater ROV for system and solving problems an underwater ROV architecture.
Identifikasi Penyebab Tidak Optimalnya Kinerja Kompresor Terhadap Pengisian Botol Angin Di Kapal MV. HL Dalrymple Bay Hasdan Fahrizal; Rama Syahputra Simatupang; Prima Yudha Yudianto; Antonius Edy Kristiyono; Monika Retno Gunarti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i2.936

Abstract

Pengisian botol angin pada kapal merupakan proses vital untuk mendukung sistem air starting mesin utama dan bantu. Namun, pada kapal MV. HL Dalrymple Bay ditemukan indikasi penurunan kinerja kompresor, khususnya saat manuver, ditandai dengan lamanya waktu pengisian dan tekanan udara yang tidak mencapai standar. Permasalahan ini berisiko mengganggu operasional kapal secara keseluruhan. Penelitian ini difokuskan pada faktor yang menyebabkan turunnya kinerja kompresor pada proses pengisian botol angin, dan apa dampak dari penurunan kinerja tersebut terhadap efisiensi dan keselamatan operasional kapal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung selama praktik laut selama 12 bulan, serta dokumentasi teknis lapangan. Data dianalisis untuk mengidentifikasi gejala, akar permasalahan, serta solusi teknis yang relevan. Ditemukan bahwa penyebab utama turunnya performa kompresor adalah sistem pelumasan yang tidak optimal, kebocoran pada cylinder head, serta keausan pada piston dan ring piston. Dampaknya adalah waktu pengisian botol angin menjadi lebih lama dari standar, serta munculnya potensi gangguan pada manuver kapal. Rekomendasi meliputi pelaksanaan perawatan berkala, penggantian komponen aus, serta peningkatan keterampilan kru melalui pelatihan teknis.   Filling the air bottle on the ship is a vital process to support the main and auxiliary engine air starting system. However, on the MV. HL Dalrymple Bay was found to indicate a decrease in compressor performance, particularly during maneuvering, characterized by long charging times and air pressure that did not reach the standard. This problem risks disrupting the overall operation of the ship. This study focuses on the factors that cause the decline in compressor performance in the process of filling air bottles, and what is the impact of this decrease in performance on the efficiency and operational safety of the ship. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection was carried out through direct observation during marine practice for 12 months, as well as technical field documentation. The data is analyzed to identify symptoms, root causes, and relevant technical solutions. It was found that the main causes of the decline in compressor performance were suboptimal lubrication systems, leaks in the cylinder head, and wear on the pistons and piston rings. The impact is that the time to fill the air bottle becomes longer than standard, as well as the appearance of potential interference with the ship's maneuvers. Recommendations include the implementation of periodic maintenance, replacement of worn components, and improvement of crew skills through technical training  
Analisis Penyebab Ketidaksempurnaan Proses Pengabutan Pada Injector Mesin Induk Type Zichai-Yanmar 6N330-EW Di Kapal MV Spil Rumi Ach. Harbul Fijar; Saiful Irfan; Sri Mulyanto Herlambang; Azis Nugroho; Monika Retno Gunarti
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i2.940

Abstract

Proses pengabutan bahan bakar pada Injector mesin induk kapal sangat menentukan efisiensi pembakaran. Ketidaksempurnaan proses ini dapat disebabkan oleh tekanan bahan bakar rendah, penyumbatan nozzle, atau kualitas bahan bakar buruk. Penelitian ini dilakukan di kapal MV. SPIL RUMI untuk menganalisis penyebab dan solusi dari ketidaksempurnaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi selama praktik laut di MV. SPIL RUMI. Teknik analisis menggunakan diagram fishbone untuk menemukan penyebab utama permasalahan pengabutan bahan bakar, dengan mempertimbangkan faktor manusia, material, metode, dan mesin secara sistematis dan mendalam. Ditemukan bahwa ketidaksempurnaan pengabutan disebabkan oleh tekanan bahan bakar rendah, penyumbatan nozzle, filter kotor, kualitas bahan bakar buruk, serta purifier yang tidak optimal. Setelah dilakukan perbaikan dan pengujian tekanan, performa Injector kembali normal. Perawatan rutin dan prosedur sesuai manual book menjadi solusi utama untuk mencegah kerusakan serupa. Ketidaksempurnaan pengabutan terjadi akibat tekanan tidak maksimal, penyumbatan nozzle, kualitas bahan bakar rendah, dan filter atau purifier yang tidak terawat. Pencegahan dilakukan melalui perawatan Injector, pengecekan tekanan, penggunaan bahan bakar standar, serta perawatan sistem filtrasi. Perawatan berkala menjamin pembakaran sempurna dan efisiensi mesin yang optimal.   The fuel fogging process in the main ship engine injector greatly determines the combustion efficiency. This process imperfection can be caused by low fuel pressure, nozzle blockage, or poor fuel quality. This research was conducted on the MV. SPIL RUMI to analyze the causes and solutions of such imperfections. This study uses a qualitative approach with direct observation, interviews, and documentation methods during marine practice at MV. SPIL RUMI. The analysis technique uses fishbone diagrams to find the main causes of fuel fogging problems, taking into account human, material, method, and machine factors systematically and deeply. It was found that fogging imperfections were caused by low fuel pressure, nozzle clogging, dirty filters, poor fuel quality, and suboptimal purifiers. After repairs and pressure tests, the Injector's performance returned to normal. Regular maintenance and manual procedures are the main solution to prevent similar damage. Fogging imperfections occur due to suboptimal pressure, nozzle blockage, low fuel quality, and unmaintained filters or purifiers. Prevention is carried out through injector treatment, pressure checking, standard fuel use, and filtration system maintenance. Periodic maintenance guarantees perfect combustion and optimum engine efficiency  
Analisis Sistem Pembakaran Burner Boiler Di Atas Kapal MV. Tanto Abadi I Gede Widhyantara Erix Nugroho; Trisnowati Rahayu; Antonius Edy Kristiyono; Monika Retno Gunarti; Agus Prawoto
Impression : Jurnal Teknologi dan Informasi Vol. 4 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jti.v4i2.962

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kegagalan pembakaran awal pada sistem burner boiler di kapal MV. Tanto Abadi, serta mengevaluasi efektivitas tindakan perawatan dalam mengoptimalkan kinerja sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama kegagalan pembakaran adalah kondisi nozzle yang kotor, sistem ignition yang tidak presisi, blower yang tidak optimal, tekanan bahan bakar yang tidak stabil, serta kualitas bahan bakar yang buruk. Dampak dari kegagalan ini meliputi tertundanya produksi steam, peningkatan konsumsi bahan bakar, dan sistem shutdown otomatis. Setelah dilakukan perawatan seperti pembersihan nozzle dan elektroda, penyetelan ulang jarak elektroda, serta penggantian packing burner, performa sistem menunjukkan peningkatan signifikan. Tekanan bahan bakar dan uap kembali ke kondisi optimal, dan proses produksi berjalan stabil. Kegiatan perawatan rutin serta keterlibatan aktif kru dan kadet dalam proses teknis turut berkontribusi terhadap keberhasilan sistem pembakaran.   This study aims to analyze the causes of initial combustion failure in the burner boiler system onboard MV. Tanto Abadi, and to evaluate the effectiveness of maintenance actions in optimizing system performance. The research method used is qualitative descriptive, with data collection techniques including observation, interviews, and documentation. The findings indicate that the main causes of combustion failure are dirty nozzles, imprecise ignition systems, suboptimal blower performance, unstable fuel pressure, and poor fuel quality. The impacts include delayed steam production, increased fuel consumption, and automatic shutdowns. After performing maintenance such as nozzle and electrode cleaning, electrode gap adjustment, and burner packing replacement, the combustion system performance improved significantly. Fuel and steam pressure returned to optimal conditions, and the steam production process became stable. Routine maintenance activities and active involvement of the crew and cadets in technical processes contributed to the success of the combustion system.