Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA BEBAN KERJA DENGAN KELELAHAN KERJA PADA KARYAWAN RIA LAUNDRY Yasha, Andini Fitri; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.430

Abstract

Beban Kerja adalah beberapa tuntutan tugas yang melebihi waktu kerja dan  diselesaikan dalam waktu yang sudah ditentukan. Kelelahan Kerja adalah suatu efek dari aktivitas pekerja, seperti sulit berkonsentrasi, pegal-pegal, dehidrasi, dan stamina menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja pada karyawan Ria Laundry Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu beban kerja dan kelelahan kerja. Alat ukur yang digunakan adalah NASA-TLX dan KAUPK2. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan yang ada di lima cabang Ria Laundry di Balikpapan. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling sebanyak 32 responden. Uji yang digunakan untuk melihat hudungan antara 2 variabel adalah Spearman Rank. Tingkat beban kerja dominan adalah beban kerja tinggi sebanyak 16 responden (50%), dan Tingkat kelelahan kerja dominan adalah kelelahan ringan sebanyak 19 responden (59,4%). Hasil uji spearman rank yaitu diperoleh nilai p value <0,00 ( α : 0,05) dan koefisien korelasi sebesar 0,622 . Hasil uji menunjukkan terdapat hubungan antara beban kerja dengan kelelahan kerja terhadap karyawan Ria Laundry. Saran yang diberikan adalah diharapkan karyawan Ria Laundry Balikpapan untuk mengenali batas kemampuan saat bekerja dan melakukan sharing Bersama rekan kerja, melakukan peregangan tubuh saat mulai merasakan gejala-gejala kelelahan dan memanfaatkan jam istirahat kerja dengan sebaik-baiknya. Serta bagi pemilik laundry disarankan untuk lebih memperhatikan beban kerja yang diberikan kepada karyawannya.
IMPLEMENTASI WORK PERMIT PADA PT. PLN NUSANTARA POWER UP KALTIM TELUK BALIKPAPAN Rahmawati, Tariza; Rusba, Komeyni; Ramdan, Muhamad
IDENTIFIKASI Vol 10 No 2 (2024): November 2024
Publisher : Program Studi Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/identifikasi.v10i2.433

Abstract

Hot Work Permit Systeam adalah sistem ijin kerja tertulis dari atasan pekerjayang bersangkutan untuk melakukan pekerjaan yang dapat menghasilkan sumber panas. Pekerjaan yang dapat menghasilkan sumber panas disebut pekerjaan panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi sistem Hot Work Permit pada PT. PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk Balikpapan. Sistem Hot Work Permit adalah prosedur perizinan tertulis yang wajib dipenuhi sebelum melaksanakan pekerjaan yang menghasilkan panas di lingkungan kerja berisiko tinggi, seperti di area boiler. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem Hot Work Permit di PT. PLN Nusantara Power UP Kaltim Teluk Balikpapan mencapai tingkat kesesuaian sebesar 95% dengan standar yang berlaku, yang dinilai sangat memuaskan. Namun, terdapat beberapa aspek yang perlu ditingkatkan, seperti pengarsipan lampiran izin kerja di lokasi pekerjaan dan kepatuhan terhadap prosedur tanda tangan izin kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan keselamatan kerja di perusahaan dan menawarkan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas penerapan sistem izin kerja di masa depan.