Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

The Effect Of Consumption, Government Expenditure, Investment And Net Exports On Grdp Of Surabaya City Erlangga Samudera Utomo; Parikesit Penangsang
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2024)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effect of consumption, government spending, investment, and net exports on Gross Regional Domestic Product (GRDP) in Surabaya City for the period 2013-2023. The method used is multiple linear regression analysis with a descriptive approach, using secondary data. The results of the study indicate that consumption has a significant positive effect on GRDP with a t-value of 5.768 and sig 0.001, while government spending and investment do not show a significant effect on GRDP (sig 0.159 and 0.235, respectively). Net exports are recorded to have a significant positive effect with a t-value of 4.464 and sig 0.004. The F test shows that simultaneously, the four variables have a significant effect on GRDP with a sig value of 0.000. The conclusion of this study is that consumption and net exports have a greater contribution to GRDP growth in Surabaya City.
Study Of Tuban Regency Regional Budget Independence In Regional Economic Development 2019-2023 Parikesit Penangsang; Pramita Studiviany; Adiati Trihastuti
Jurnal Multidisiplin Sahombu Vol. 4 No. 02 (2024): Jurnal Multidisiplin Sahombu, (2024)
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the Independence of the Tuban Regency Regional Budget through the analysis of the regional financial independence ratio. The data used are secondary data in the form of regional financial reports obtained from the Regional Financial and Asset Management Agency during the period 2019 to 2023. The analysis method applied is quantitative descriptive. The results of this study indicate that the independence ratio of Tuban Regency is still low, reflecting a consultative relationship pattern, namely dependence on transfer funds from the government. The description of the condition of regional financial independence of the Tuban Regency government from 2019-2023 averaged 28.10% with a consultative relationship pattern, and low regional financial capacity of 28.10%. Government intervention of 71.90%, decreased because the regional government was considered to be starting to be able to implement regional autonomy. However, in 2023 regional financial independence decreased, namely at a value of 25.51% because PAD in that year was lower than the previous year.
Analisis Kelayakan Usaha UMKM Batik di Surabaya Kriya Galery (SKG) Siola Tunjungan Bakhitah Zulfa; Parikesit Penangsang
Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2024): Januari: Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/jupea.v4i1.2760

Abstract

The strategically placed Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola Tunjungan in the city center is one batik MSME that is gaining attention. Through the use of original designs, coloring methods, and marketing strategies, SKG Siola Tunjungan has worked to develop batik with a dash of originality and creativity. Nonetheless, a thorough feasibility study must be carried out to guarantee the company's survival and expansion. The purpose of this study is to evaluate the SKG Siola Tunjungan Batik UMKM company's viability in Surabaya. Qualitative descriptive research is part of this study design. Interviews, documentation, and questionnaires are the methods used in this study to collect data. Based on financial analysis using the feasibility Benefit Cost Ratio (B/C) which divides income by total costs. The highest value obtained was 0,89 and the lowest was 0,38, so the Batik UMKM business run by batik entrepreneurs in Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola Tunjungan was considered suitable to operate. Financial aspects are analyzed using Revenue Cost Ratio (R/C) feasibility analysis which divides income by total costs. The highest value obtained was 1,89, while the lowest was 1,38. The financial aspect was also analyzed using Return On Investment (ROI) feasibility analysis, namely dividing the income by investment costs multiplied by 100. The highest value obtained was 0,85%, while the lowest was 0,66%.
ANALISIS RASIO KEUANGAN DAERAH UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN TUBAN TAHUN 2019-2023 Ratna Sari Julaeha; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.65

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan daerah melalui analisis rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan meliputi rasio efektivitas PAD, rasio efisiensi keuangan daerah, rasio kemandirian keuangan daerah, rasio aktivitas belanja, dan rasio pertumbuhan pendapatan asli daerah. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan daerah yang diperoleh dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah selama periode 2019 sampai 2023. Metode analisis yang diterapkan adalah deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasio efektivitas sangat efektif, rasio efisien menunjukkan keuangan daerah efisien, rasio kemandirian masih rendah yang mencerminkan ketergantungan terhadap dana transfer dari pemerintah. Kemudian rasio aktivitas belanja modal tidak baik dan aktivitas belanja operasi tergolong baik karena pemerintah lebih memprioritaskan belanja operasi serta rasio pertumbuhan masih rendah. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai kondisi kinerja keuangan kabupaten Tuban yang dapat menjadi acuan untuk mengambil kebijakan dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah. Kata kunci : Rasio Efektivitas PAD, Rasio Efisiensi, Rasio Kemandirian, Rasio, Aktivitas Belanja, dan Rasio Pertumbuhan.
Pengaruh Modal dan Tenaga Kerja Terhadap Produksi Usahatani Kedelai Di Kabupaten Sidoarjo Fatus Solikhah, Durratul Hikmah; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.77

Abstract

Segera di kirim LoA nya ya kak
Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Jagung di Kabupaten Mojokerto Fitri Luthfia Wachdah; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.83

Abstract

Jagung merupakan salah satu bahan pangan strategis yang ada di Indonesia dan berperan penting dalam perekonomian dan ketahanan pangan, selain itu jagung juga merupakan sumber karbohidrat kedua setelah beras. Kabupaten Mojokerto adalah salah satu daerah penghasil jagung di Jawa Timur. Beberapa faktor utama yang mempengaruhi hasil produksi jagung di Kabupaten Mojokerto adalah luas lahan, jumlah tenaga kerja, penggunaan bibit unggul, dan penggunaan pupuk. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis luas lahan, tenaga kerja, bibit dan pupuk baik secara simultan maupun partial terhadap produksi jagung di Kabupaten Mojokerto. Jenis dan sumber data menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dengan jenis data time seris dari tahun 2014-2023. Variabel penelitian terdiri dari variabel dependen yaitu produksi jagung di Kabupaten Mojokerto. Variabel independen yaitu luas lahan, tenaga kerja, bibit dan pupuk. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu regresi linier berganda dengan menggunakan analisis uji T dan uji F. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda diperoleh hasil Y = -7.151 + 3.843X1 +5.473X2 - 2.865X3 - 2.3644 + e. Hasil analisis uji T menunjukkan bahwa variabel luas lahan, tenaga kerja, bibit dan pupuk yang secara signifikan, dengan nilai signifikasi < 0,05. Hasil uji F menunjukkan bahwa koefisien regresi signifikan secara statistik pada tingkat kepercayaan 98,2%. Keempat faktor tersebut secara bersama-sama dapat dikatakan berpengaruh terhadap produksi jagung di Kabupaten Mojokerto.
Analisis Rasio Keuangan untuk Mengukur Kemandirian Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo Tahun Anggaran 2019-2023 Maulidia, Dwi Nur; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.84

Abstract

This study aims to analyze financial ratios as a tool to measure the financial independence of the regional government of Sidoarjo Regency during the fiscal years 2019-2023. The data used was obtained from the Sidoarjo Regency Regional Financial and Asset Management Agency (BPKAD). The results of the analysis show that the average financial independence ratio reaches 69.98%, which is included in the participatory category. However, the average dependency ratio of 57.48% indicates a very high level of dependence on external funding. Furthermore, the average efficiency ratio is 106.90%, which means that local governments are not efficient in managing their budgets. Meanwhile, the average fiscal decentralisation ratio of 40.16% is good, indicating the potential to increase financial independence. These findings provide a comprehensive picture for decision-makers to formulate more effective strategies to improve regional financial independence.
Analisis Faktor Faktor yang Mempengaruhi Produksi Kacang Hijau di Kabupaten Sidoarjo Amanda Eka Saputri; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.86

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Untuk mengalisis pengaruh luas lahan, tenaga kerja, bibit dan pupuk terhadap produksi kacang hijau di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode analisis kuantitatif deskriptif. menggunakan satu variabel terikat dan empat variabel bebas. Populasi dalam penelitian ini yaitu data yang terkait dengan produksi Kacang Hijau yang ada di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Sidoarjo. Sampel dalam penelitian ini data yang terkait dengan produksi Kacang Hijau yang terdapat di Dinas Pertanian, Perkebunan dan Perternakan Kabupaten Sidoarjo dalam kurun waktu 10 tahun (2014-2023). Teknik analisis data dengan analisis regresi linear dengan menggunakan analisis uji T dan uji F. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa luas lahan dan pupuk berpengaruh signifikan. Sementara Tenaga kerja dan Bibit tidak berpengaruh nyata terhadap produksi Kacang Hijau di Kabupaten Sidoarjo. Uji F menunjukkan bahwa Luas lahan, Tenaga kerja, Bibit dan Pupuk berpengaruh terhadap produksi Kacang Hijau di Kabupaten Sidoarjo.
Analisis Permintaan Masyarakat Terhadap Barang Publik Pada Transportasi Umum Wira Wiri di Kota Surabaya Debby, Inggrid; Parikesit Penangsang
Jurnal Nirta : Inovasi Multidisiplin Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Nirta : Studi Inovasi
Publisher : Nirta Learning Centre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61412/jnsi.v4i1.90

Abstract

The urbanization phenomenon often occurs in big cities, namely in the city of Surabaya. With efficient public transportation, community productivity increases. More affordable costs, facilities that support and adapt to people's tastes will be an attraction. In 2023, the Surabaya City government will inaugurate the Wira-Wiri feeder service as part of efforts to improve connectivity and efficiency of the public transportation system. The aim of this research is to determine public demand for using Wira Wiri public transportation in the City of Surabaya. The type of research is quantitative descriptive with multiple linear regression. The research results show that tariff variables, public facilities and consumer tastes have a positive influence on demand. Keywords: Tariffs, public facilities, consumer tastes, demand, public transportation Fenomena urbanisasi sering terjadi di kota besar salah satunya di Surabaya. Dengan adanya transportasi umum yang efisien, meningkatkan produktivitas masyarakat. Biaya yang lebih terjangkau, fasilitas yang mendukung dan menyesuaikan dengan selera masyarakat akan menjadi daya tarik. Tahun 2023 pemerintah Kota Surabaya meresmikan layanan feeder Wira-Wiri sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan konektivitas dan efisiensi sistem transportasi publik, Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui permintaan masyarakat dalam menggunakan transportasi umum Wira Wiri di Kota Surabaya. Jenis penelitian yaitu deskriptif kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan vaiabel tarif, fasilitas publik dan selera konsumen berpengaruh positif terhadap permintaan. Kata kunci: Tarif, fasilitas publik, selera konsumen, permintaan, transportasi umum
KAJIAN PEMBIAYAAN SAMPAH DAN KELEMBAGAAN UNTUK PENGELOLAAN TPA SAMPAH KOTA BLITAR Parikesit Penangsang; Pramita Studiviany; Adiati Trihastuti
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol. 8 No. 3 (2023): Agustus
Publisher : Yayasan Azam Kemajuan Rantau Anak Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58487/akrabjuara.v8i3.2142

Abstract

Technological developments and population growth have an effect on waste management which requires proper and adequate handling because the volume of waste is increasing day by day. The main problem of final waste management is overcapacity at TPA and low level of waste management before entering TPA. The city of Blitar has an area of around 32.57 km2 with a population of ± 158,313 people. The Blitar City TPA is located in the Ngegong neighborhood, Gedog Village, Kec. Sananwetan with a land area of 4 ha. There are 2 cells in the prepared Gedog TPA. Currently cell 1 is passive. If the community and scavengers sort waste, it is estimated that cell 2 will be full in the next 3 years. The results of the calculation of the investment performance of the local government of Blitar City have a high investment capacity. Waste processing is still sourced from the Blitar city budget. The Operational Budget for Waste Handling from the APBD of the city of Blitar has fluctuated and there is not even written data on the budget. The fees from the community are not enough to manage all the existing waste, so they are unable to cover the operational costs of waste processing. The UPTD in the field of waste management has not yet collected user fees in a good administrative manner, because data on fees is not yet available according to the type of classification/group of objects of fees. It is recommended that personnel take part in administrative management training for collecting waste fees, so that they have a data base for fees. Regional Regulation Number 07 of 2017 concerning Garbage/Cleaning Service Charges needs to be amended, which will be used as the basis for imposing fees according to the type of object. Collaboration between the government and business entities in providing infrastructure for waste management in the city of Blitar cannot yet be carried out. It is better to do internal improvements, for example in financing and institutions.