Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Integrasi Project-Based Learning dan Simulasi pada Mata Kuliah Geometri untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas PGRI Sumatera Barat Yusri, Radhya; Rosyana, Tina; Junaidi, Satrio
Juring (Journal for Research in Mathematics Learning) Vol 8, No 2 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/juring.v8i2.37530

Abstract

Kurangnya penelitian yang mengkombinasikan project-based learning dan simulasi dalam pendidikan matematika, terutama dalam mengukur pengaruhnya terhadap motivasi belajar mahasiswa, menjadi perhatian utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana penerapan integrasi project-based learning dan simulasi mampu meningkatkan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test post-test. Sebanyak 30 mahasiswa pendidikan matematika Universitas PGRI Sumatera Barat dilibatkan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dirancang untuk mengukur tingkat motivasi belajar mahasiswa. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan uji statistik One-way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengikuti pembelajaran dengan mengintegrasikan project-based learning dan simulasi mengalami peningkatan motivasi belajar yang signifikan. Mahasiswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran dan menghadapi tantangan akademik dengan antusiasme yang lebih besar, yang berkontribusi pada peningkatan motivasi belajar mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi project-based learning dan simulasi efektif dalam meningkatkan motivasi belajar mahasiswa pada mata kuliah geometri. Temuan ini memberikan manfaat praktis bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di perguruan tinggi. Sebagai rekomendasi, penelitian lanjutan diharapkan dapat mengeksplorasi pengaruh integrasi model pembelajaran ini terhadap pengembangan keterampilan yang lain, serta mengevaluasi penerapan nya pada berbagai disiplin ilmu lainnya.
Analysis of Problem Solving Ability and Self-Efficacy of Junior High School Students Widiastuti, Widiastuti; Rosyana, Tina; Rohaeti, Euis Eti
Jurnal Math Educator Nusantara: Wahana Publikasi Karya Tulis Ilmiah di Bidang Pendidikan Matematika Vol 4 No 1 (2018): JMEN : Jurnal Math Educator Nusantara
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.126 KB) | DOI: 10.29407/jmen.v4i01.12015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan pemecahan masalah matematis, self-efficacy siswa dan hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy siswa SMP pada materi Aritmatika Sosial. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif-kualititatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII di Kabupaten Bandung Barat dengan sampel 36 siswa kelas VIII-B di salah satu sekolah di Kabupaten Bandung Barat. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini (1) tes kemampuan pemecahan masalah berbentuk uraian sebanyak empat soal dengan materi aritmatika sosial; (2) angket self-efficacy sebanyak dua puluh soal. Berdasarkan analisis data yang diperoleh menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa SMP di salah satu kabupaten Bandung Barat berdasarkan indikator yang ada dikategorikan masih rendah dan self-efficacy siswa dalam menyelesaikan persoalan matematika dikategori sedang, sehingga tidak adanya hubungan antara kemampuan pemecahan masalah dan self-efficacy. Hal ini didukung dengan hasil analisis korelasi pearson yang menunjukan angka signifikasi lebih dari 0,05 yaitu 0,991 yang artinya tidak ada hubungan antara kedua variabel tersebut.
Eksplorasi berpikir kreatif siswa dalam pemecahan masalah matematika berbasis computational thinking Rosyana, Tina; Juniati, Dwi; Khabibah, Siti
JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) Vol. 9 No. 1 (2026): JPMI
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/jpmi.v9i1.30720

Abstract

Creativity in problem-solving needs to be strengthened through a systematic thinking framework. This study aims to explore students' creative thinking patterns in solving mathematics problems based on computational thinking (CT). A descriptive qualitative approach was employed, involving three junior high school students in West Bandung Regency representing high, medium, and low levels of mathematical ability. Data were collected through semi-structured in-depth interviews and essay test focusing on four elements of CT (decomposition, pattern recognition, abstraction, and algorithmic thinking) and four indicators of creative thinking (fluency, flexibility, originality, and elaboration). The results revealed High-ability students demonstrated strong integration between CT and conceptual creativity. Medium-ability students exhibited strategic flexibility, although their symbolic representations were not yet stable. In contrast, low-ability students tended to rely on procedural approaches. This study confirms that CT can function as a systematic thinking framework to foster creativity in 21st-century mathematics learning. It also contributes theoretically to understanding the dynamic relationship between CT and mathematical creative thinking and practically to the design of pattern-based tasks that stimulate student creativity.