Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Perikanan

KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI HUBUNGAN PATRON KLIEN PADA MASYARAKAT NELAYAN PURSE SEINE DI KELURAHAN BERBAS PANTAI KECAMATAN BONTANG SELATAN KOTA BONTANG Denis Kurniawan Dwi Handoko; Fitriyana Fitriyana; Heru Susilo
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.347

Abstract

Dinamika kehidupan masyarakat pesisir sangat dipengaruhi dan berkaitan erat dengan kepemilikan dan penguasaan aset-aset sosial dan ekonomi. Pola pekerjaan sebagai nelayan membatasi aktivitas ke sektor pekerjaan lain sehingga mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran rumah tangga, sehingga penghidupan nelayan tidak terlepas dengan fenomena hubungan sosial dan ekonomi patron-klien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola hubungan patron-klien, karakteristik sosial ekonomi, dan pendapatan masyarakat nelayan. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis pola hubungan patron-klien, analisis karakteristik sosial ekonomi, serta analisis pendapatan dan keuntungan hubungan patron-klien. Hubungan patron-klien adalah hubungan yang terjadi setelah ada perjanjian antara patron dan klien yang dimana klien menyatakan kesanggupannya untuk berkerja kepada patron dengan menerima upah dan jaminan sosial dimana patron menyatakan kesanggupannya untuk memperkerjakan klien. Patron menerima 65% dari hasil tangkapan dan klien menerima 35% dari hasil tangkapan, dengan rata-rata patron menerima Rp. 342.743.736,12/bulan dan nelayan menerima Rp. 8.388.832,70/ orang
TINGKAT KESEJAHTERAAN PEMBUDIDAYA IKAN DALAM KARAMBA DI DESA PENYINGGAHAN ILIR KECAMATAN PENYINGGAHAN KABUPATEN KUTAI BARAT KALIMANTAN TIMUR Alfin Pranata; Fitriyana Fitriyana; Heru Susilo
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.351

Abstract

Desa Penyinggahan Ilir di lewati oleh Sungai Mahakam dan dekat dengan Danau Jempang, sehingga penduduknya berprofesi sebagai pelaku perikanan, khususnya pembudidaya ikan dalam keramba. Potensi ini seharusnya menjadi faktor yang dapat meningkatkan kesejahteraan tidak hanya bagi pembudidaya ikan tetapi dapat menjadi solusi dalam mengurangi angka kemiskinan. Tujuan peneliti di dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesejahteraan dan menganalisa daya beli masyarakat pembudidaya ikan dalam keramba di Desa Penyinggahan Ilir Kecamatan Penyinggahan Kabupaten Kutai Barat Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan selama dua tahun antara bulan Maret 2020 sampai bulan Juli 2022, pengambilan sampel dengan metode Slovin dan purposive sampling sehingga responden berjumlah 24 orang pembudidaya ikan dalam karamba. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif menggunakan indikator (BKKBN) dan (NTPi). Berdasarkan analisis data dengan indikator BKKBN menunjukkan bahwa mayoritas pembudidaya masuk ke dalam kategori keluarga sejahtera tingkat III (KS-III) sebanyak 14 orang dengan persentase (58%). Pada analisis nilai tukar pembudidaya ikan (NTPi) total penerimaan keluarga pembudidaya ikan dalam karamba adalah 1,19 sehingga dapat disimpulkan sebagian besar pembudidaya ikan cukup sejahtera dan telah keluar dari garis kemiskinan.
POLA NAFKAH GANDA KELUARGA NELAYAN DI DESA PENYINGGAHAN ILIR KECAMATAN PENYINGGAHAN KABUPATEN KUTAI BARAT Juslimin Jus; Fitriyana Fitriyana; Bambang Indratno Gunawan
Jurnal Perikanan Unram Vol 12 No 3 (2022): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v12i3.354

Abstract

Kabupaten Kuatai Barat, khususnya di Desa Penyinggahan Ilir yang letaknya dekat dengan aliran sungai mahakan dan Danau Jempang memiliki potensi untuk adanya kegiatan penangkapan ikan. Keberhasilan Nelayan dalam usaha penangkapan ikan perlu memperhatikan biaya yang dikeluarkan. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran pola nafkah ganda pada keluarga nelayan dan kontribusi setiap anggota keluarga nelayan terhadap pendapatan keluarga. Penelitian ini menggunakan metode sensus. Analisis data menggunakan metode analisis biaya produksi serta keuntungan, curahan waktu kerja dan kontribusi. Menurut hasil analisis biaya rata-rata yang di keluarkan adalah Rp.1.595.686,87/responden/bulan, keuntungan rata-rata sebesar Rp.3.750.091 /responden/bulan, kontribusi anggota keluarga nelayan Rp.2.179.545,00/responden/bulan.
STRATEGI PENGEMBANGAN KELOMPOK USAHA PEMBUDIDAYA IKAN NILA (Oreochromis niloticus) MINA KOLAM MANDIRI JAYA DI DESA PONORAGAN KECAMATAN LOA KULU Robin Kurnia; Said Abdusysyahid; Fitriyana Fitriyana
Jurnal Perikanan Unram Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v13i3.612

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki sumber daya perikanan yang melimpah baik yang berasal dari produksi perikanan tangkap maupun perikanan budidaya. Budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus) memiliki potensi yang  menguntungkan karena permintaan dari masyarakat cukup tinggi,  sedangkan ditinjau dari teknik budidayanya relatif sederhana dan mudah. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana strategi pengembangan usaha pembudidaya ikan nila Mina Kolam Mandiri Jaya di Desa Ponoragan Kecamatan Loa Kulu. Pengkajian ini dilaksanakan pada bulan April 2022 hingga bulan Juli 2023 di desa Ponoragan Kecamatan Kutai Kartanegara. Sampel sebanyak 13 responden digunakan dalam metode penelitian lapangan dan secara purposive. Data diolah menggunakan analisis SWOT. Hasil kajian yang dihasilkan adalah strategi agresif, pembudidaya mempunyai kekuatan yang dapat digunakan untuk menciptakan peluang yang menguntungkan, dengan rekomendasi S-O (strength-Opportunity) yaitu meningkatkan keterampilan pada bidang penjualan bibit, mempertahankan sartifikat untuk jaminan kualitas bibit baik, mempertahankan kualitas bibit yang di produksi agar bisa memenuhi permintaan konsumen, mempertahankan kepercayaan konsumen dan kepuasan konsumen.