Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Makna dan Simbol Tradisi Mandi Bersama di Sumur Tujuh Beringin Kurung pada Perayaan Imlek Herjanto, Jovanka; Goeyardi, Wandayani
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.9588

Abstract

Perayaan Imlek merupakan peristiwa yang penting dalam budaya Tionghoa yang dipenuhi dengan tradisi, simbolisme, dan kepercayaan. Selain sebagai momen untuk merayakan pergantian tahun dalam kalender Tionghoa, perayaan Imlek juga menjadi ajang untuk memperkuat ikatan keluarga, menghormati leluhur, dan menghormati dewa-dewa. Salah satu tradisi yang menarik dan unik adalah mandi bersama di Sumur Tujuh Beringin Kurung. Sumur tersebut diyakini memiliki kekuatan magis yang dapat memberikan keselamatan, kesehatan, dan keberuntungan bagi para pelakunya. Mandi bersama di Sumur Tujuh Beringin Kurung bukan hanya sekedar ritual fisik, tetapi juga memiliki makna spiritual yang dalam bagi masyarakat Tionghoa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menulusuri lebih dalam simbolisme dan mitos yang terkait dengan tradisi mandi bersama di Sumur Tujuh Beringin Kurung dalam perayaan Imlek. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan observasi partisipatif dan wawancara dengan tokoh masyarakat setempat yang masih mempraktikkan tradisi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi mandi bersama di Sumur Tujuh Beringin Kurung masih dijalankan oleh masyarakat Tionghoa sebagai bentuk penghormatan terhadap leluhur dan upaya untuk memperoleh berkah dari dewa-dewa serta memberikan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana tradisi ini memperkuat identitas budaya dan spiritualitas masyarakat Tionghoa.
Peningkatan Kualitas Pendidikan Melalui Literasi Dan Numerasi Pada Jenjang Pendidikan Dasar Dan Menengah Di Desa Karangduren Dan Glanggang Pakisaji Malang Indrowaty, Sri Aju; Ardian, Dhani; Amalia Savitri, Laily; Goeyardi, Wandayani; Andayani, Santi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan persaingan dunia kerja yang semakin ketat sehingga perlu adanya penguatan pendidikan diseluruh wilayah Indonesia tidak terkecuali di wilayah pedesaan. Dengan adanya program MMD (Mahasiswa Membangun Desa) tepatnya di desa Karangduren dan Glanggang Kec, Pakisaji maka tema ini dipilih berkaitan dengan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa melalui pengembangan pendidikan literasi dan digitalisasi sumber belajar. Program ini sesuai dengan SDGs 4 tentang Pendidikan berkualitas, dan SDGs 5 tentang Kesetaraan gender. Pengembangan pendidikan literasi dan digitalisasi sumber belajar ini sangat penting karena akan membantu masyarakat desa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, sehingga membantu mendorong perkembangan sosial dan ekonomi di desa-desa, serta membantu mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan secara lebih luas.
Pengembangan bahan ajar mata kuliah menulis aksara Cina Prodi Bahasa Dan Sastra Cina di Universitas Brawijaya Malang Wandayani Goeyardi
Jurnal Linguistik Terapan JLT Volume 9 No 1, 2019
Publisher : UPT P2M Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Bahasa Mandarin di Indonesia dewasa ini turut memegang peranan penting untuk menghasilkan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas, produktif dan mampu bersaing dengan bangsa lain di era global. Pembelajaran Bahasa Mandarin pada level pendidikan tinggi dirancang, dikembangkan, dimanfaatkan dengan baik untuk menjadikan penguasaan Bahasa Mandarin sebagai persyaratan sistem akademik dan meningkatkan keterampilan berbahasa mahasiswa dalam rangka menghasilkan lulusan yang mampu berkompetisi. Pembelajaran Bahasa Mandarin harus mampu memanfaatkan berbagai strategi, metode dan berbagai sumber belajar untuk menciptakan pembelajaran yang efektif. Tetapi di lapangan terdapat keterbatasan referensi yang membahas strategi pembelajaran sehingga mahasiswa kesulitan untuk mendapatkan bahan ajar yang mudah dipelajari dalam perkuliahan. Referensi yang tersedia terbatas pada buku pegangan dosen dan itu pun masih kurang memadai dengan kebutuhan dan karakteristik mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Cina. Berangkat dari masalah tersebut, maka perlu segera diberikan solusinya dengan mengembangkan bahan ajar strategi pembelajaran untuk mahasiswa Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Cina di Universitas Brawijaya Malang.