Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA ZAKAT MELALUI PELATIHAN AKUNTANSI ZAKAT MENUJU AKUNTABILITAS PUBLIK KOTA LHOKSEUMAWE Fuadi Fuadi; Mukhlis M. Nur; Falahuddin Falahuddin; Arliansyah Arliansyah; Wahyuddin Wahyuddin; Khairawati Khairawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022 - Januari 2023
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v2i2.630

Abstract

The goal to be achieved in this PKM is to increase the capacity of Zakat managers in Lhokseumawe City in presenting ZIS fund management reports based on PSAK 109 in a transparent and accountable manner, so that the reports presented can be understood by muzzaki and practitioners and academics can be used as a reliable source of public information. . The method used to improve understanding of ZIS accounting based on PSAK 109 is participatory-based learning. Participatory is meant to be learning activities and direct learning of active involvement in the process of a particular program or activity in various stages starting from involvement in planning, implementing, monitoring and evaluating programs/activities by the PKM team and partners. At the end of the PKM program, partners are expected to be able to carry out accounting processes starting from recognition, measurement, recording and presentation as well as financial reporting in accordance with PSAK 109 accounting standards regarding generally accepted accounting for zakat, infaq, and alms.
Pengaruh Quality of Work Life, Job Burnout, Work Stress terhadap Kinerja Perawat RSUD Dr. Fauziah Bireuen Cut Kayla Ariska; Khairawati Khairawati; Marbawi Marbawi; Maisyura Maisyura
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quality of Work Life, Job Burnout, dan Work Stress terhadap kinerja perawat di RSUD dr. Fauziah Bireuen. Landasan penelitian ini adalah sentralitas perawat sebagai penyedia layanan kesehatan garda terdepan yang pekerjaannya secara langsung berdampak pada pengalaman pasien dengan rumah sakit. Produktivitas perawat dapat terpengaruh secara negatif oleh faktor-faktor seperti beban kerja yang tinggi, stres psikologis, dan kondisi kerja yang tidak menguntungkan. Kinerja seseorang dapat terpengaruh secara negatif oleh kelelahan emosional dan tekanan kerja, seperti yang dijelaskan oleh Job Burnout dan Work Stress, sementara Kualitas Kehidupan Kerja mewakili kualitas keseluruhan kehidupan kerja seseorang, termasuk faktor-faktor seperti keseimbangan kehidupan kerja, lingkungan kerja, komunikasi, dan remunerasi. Partisipan penelitian dalam studi kuantitatif ini adalah perawat yang bekerja di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Fauziah Bireuen, yang diminta untuk mengisi kuesioner. Dengan menggunakan alat statistik, analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda. Produktivitas perawat dipengaruhi secara positif dan signifikan oleh kualitas kehidupan kerja mereka, tetapi secara negatif oleh tingkat kelelahan kerja dan stres mereka. Ketiga faktor independen tersebut secara signifikan memengaruhi kinerja perawat secara bersamaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja perawat dan kualitas layanan rumah sakit dapat ditingkatkan dengan keseimbangan kehidupan kerja yang lebih baik, berkurangnya kelelahan kerja (burnout), dan pengelolaan stres serta penyakit terkait pekerjaan yang lebih baik.
Pengaruh Self-Efficacy, Motivasi Kerja, dan Lingkungan Kerja Terhadap Kepuasan Kerja Tenaga Kesehatan di Puskesmas Kandang Mutiara Lamuna; Ibrahim Qamarius; A. Hadi Arifin; Khairawati Khairawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kandang, Kota Lhokseumawe dengan tujuan menganalisis pengaruh self-efficacy, motivasi kerja, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh melalui kuesioner terstruktur skala Likert 5 tingkat terhadap populasi sebanyak 58 tenaga kesehatan aktif menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS V27. Hasil uji t secara parsial menunjukkan bahwa self-efficacy (t = -0,646; sig. = 0,521 > 0,05) dan motivasi kerja (t = -0,537; sig. = 0,593 > 0,05) berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan. Sebaliknya, lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja tenaga kesehatan (t = 9,330; sig. = 0,000 < 0,05). Secara simultan, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,680, yang berarti 68,0% variansi kepuasan kerja tenaga kesehatan dijelaskan oleh self-efficacy, motivasi kerja, dan lingkungan kerja. Temuan empiris ini mendukung Teori Dua Faktor Herzberg, yang menegaskan bahwa faktor higiene ekstrinsik bertindak sebagai prasyarat utama dalam menentukan kepuasan kerja di instansi pelayanan kesehatan publik.
Pengaruh Beban Akademik dan Self-Efficacy terhadap Burnout Mahasiswa dengan Academic Engagement sebagai Variabel Mediasi Nurul Hikmah Tanjung; Faisal Matriadi; A. Hadi Arifin; Khairawati Khairawati
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): JULI-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/wygcvg80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban akademik dan self-efficacy terhadap burnout mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh dengan academic engagement sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 120 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap burnout, sedangkan self-efficacy dan academic engagement berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout. Self-efficacy juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap academic engagement, sementara beban akademik tidak berpengaruh signifikan terhadap academic engagement. Dalam pengujian mediasi, academic engagement tidak memediasi hubungan antara beban akademik dan burnout, tetapi mampu memediasi hubungan antara self-efficacy dan burnout. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penguatan self-efficacy dan academic engagement dapat menjadi aspek penting dalam mengurangi burnout mahasiswa, sedangkan beban akademik perlu dikelola untuk mencegah peningkatan burnout.
Pengaruh Rekrutmen dan Kompetensi terhadap Kinerja Guru dengan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Mediasi Nova Lovia; Hadi Arifin; Faisal Matriadi; Khairawati Khairawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rekrutmen dan kompetensi terhadap kinerja guru dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada SMK TI Budi Agung Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh guru SMK TI Budi Agung Medan, sedangkan teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, rekrutmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, serta kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Selain itu, kepuasan kerja terbukti mampu memediasi pengaruh rekrutmen terhadap kinerja guru maupun pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas proses rekrutmen dan kompetensi guru akan meningkatkan kepuasan kerja yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja guru. Oleh karena itu, sekolah perlu mengoptimalkan sistem rekrutmen yang berbasis kompetensi, meningkatkan program pengembangan kompetensi guru, serta menciptakan lingkungan kerja yang mampu meningkatkan kepuasan kerja guna mendukung peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan.
Pengaruh Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Karyawan PT. Pelindo Multi Terminal Branch Lhokseumawe Berby Amelia Br. Naibaho; A. Hadi Arifin; Faisal Matriadi; Khairawati Khairawati
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi, lingkungan kerja, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan PT. Pelindo Multi Terminal Branch Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian berjumlah 48 karyawan dan seluruh populasi dijadikan sampel melalui teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 2,680 dan signifikansi 0,010. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 3,012 dan signifikansi 0,004. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai t-hitung 2,707 dan signifikansi 0,010. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,848 menunjukkan bahwa budaya organisasi, lingkungan kerja, dan disiplin kerja mampu menjelaskan variasi kinerja karyawan sebesar 84,8%, sedangkan sisanya 15,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Dengan demikian, budaya organisasi, lingkungan kerja, dan disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Pelindo Multi Terminal Branch Lhokseumawe.
Pengaruh Flexible Work, Work-Life Balance, dan Work Motivation Terhadap Produktivitas Pekerja Lepas Canva Creator Indonesia Rahmansyah Arby; Khairawati Khairawati; Faisal Matriadi; Likdanawati Likdanawati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 3 (2026): JULI-SEPTEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tpzb7e06

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Flexible Work, Work-Life Balance, dan Work Motivation terhadap produktivitas pekerja lepas Canva Creator Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja lepas Canva Creator Indonesia yang aktif, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner secara daring dengan menggunakan skala Likert sebagai alat ukur. Metode analisis data yang digunakan meliputi analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Flexible Work tidak berpengaruh signifikan terhadap produktivitas, sedangkan Work-Life Balance dan Work Motivation berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas pekerja lepas Canva Creator Indonesia. Temuan ini menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan kerja dan kehidupan pribadi serta motivasi kerja yang tinggi berperan penting dalam meningkatkan produktivitas pekerja lepas, sementara fleksibilitas kerja perlu didukung oleh pengelolaan waktu dan disiplin kerja yang baik agar memberikan dampak optimal.