Wahyuddin Wahyuddin
Universitas Malikussaleh

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KAPASITAS PENGELOLA ZAKAT MELALUI PELATIHAN AKUNTANSI ZAKAT MENUJU AKUNTABILITAS PUBLIK KOTA LHOKSEUMAWE Fuadi Fuadi; Mukhlis M. Nur; Falahuddin Falahuddin; Arliansyah Arliansyah; Wahyuddin Wahyuddin; Khairawati Khairawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 2 No. 2 (2022): Agustus 2022 - Januari 2023
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v2i2.630

Abstract

The goal to be achieved in this PKM is to increase the capacity of Zakat managers in Lhokseumawe City in presenting ZIS fund management reports based on PSAK 109 in a transparent and accountable manner, so that the reports presented can be understood by muzzaki and practitioners and academics can be used as a reliable source of public information. . The method used to improve understanding of ZIS accounting based on PSAK 109 is participatory-based learning. Participatory is meant to be learning activities and direct learning of active involvement in the process of a particular program or activity in various stages starting from involvement in planning, implementing, monitoring and evaluating programs/activities by the PKM team and partners. At the end of the PKM program, partners are expected to be able to carry out accounting processes starting from recognition, measurement, recording and presentation as well as financial reporting in accordance with PSAK 109 accounting standards regarding generally accepted accounting for zakat, infaq, and alms.
Edukasi Literasi Perencanaan Keuangan dan Investasi di Kalangan Masyarakat Khususnya Gen Z Azhar Azhar; Wahyuddin Wahyuddin; Saharuddin Saharuddin; Khairina Khairina
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 4, No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era modern ini, pemahaman tentang perencanaan keuangan dan investasi sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi semua lapisan masyarakat, lintas generasi. Literasi keuangan adalah kapasitas seseorang dalam memanfaatkan informasi untuk pengambilan keputusan finansial. Laporan proyeksi penduduk Indonesia dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2021 menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia didominasi oleh Generasi Z (lahir antara 1997-2012), tingkat literasi keuangan Generasi Z (44,04%) lebih rendah 3,94% dibandingkan Generasi Milenial. Rendahnya tingkat literasi keuangan menunjukkan bahwa pengetahuan generasi saat ini tentang tabungan, pinjaman, asuransi, dan investasi masih minim. Hal ini mengakibatkan pandangan finansial mereka belum matang, karena literasi keuangan sangat berkaitan dengan pengelolaan keuangan. Kegiatan edukasi ini bertujuan agar Generasi Z memahami literasi perencanaan keuangan dan investasi. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah sosialisasi dengan tahapan penyampaian materi, pemberian motivasi, pemecahan masalah dan pengisian kuesioner. Literasi keuangan penting bagi generasi muda agar mampu mengelola keuangan secara mandiri, mengurangi risiko finansial, dan memanfaatkan fintech dengan bijak. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tersebut, mengingat banyaknya generasi muda yang terjebak pinjaman online. Dengan literasi keuangan yang baik, generasi muda diharapkan lebih siap menghadapi perubahan ekonomi, memanfaatkan peluang, dan mencapai tujuan finansial.
Penguatan Tata Kelola dan Transparansi Keuangan pada Koperasi Merah Putih Melalui Pendampingan Penyusunan SOP dan Pelaporan Keuangan Hilmi Hilmi; Wahyuddin Wahyuddin; Sri Mulyati; Muammar Khadafi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 6, No 1 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Koperasi Merah Putih merupakan salah satu program strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui pengembangan kelembagaan koperasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Namun, dalam implementasinya masih dijumpai berbagai kendala, antara lain belum tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) pengelolaan keuangan, sistem pencatatan transaksi yang belum terstandarisasi, serta keterbatasan kemampuan pengurus dalam menyusun laporan keuangan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola dan transparansi keuangan pada Koperasi Merah Putih di Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe melalui pendampingan penyusunan SOP dan pelaporan keuangan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang meliputi tahap observasi, identifikasi permasalahan, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pengurus mengenai prinsip tata kelola koperasi, transparansi keuangan, penyusunan SOP, serta penyusunan laporan keuangan. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumen SOP pengelolaan keuangan, format pencatatan transaksi, dan format pelaporan keuangan yang dapat digunakan sebagai pedoman operasional koperasi. Pendampingan yang dilakukan memberikan manfaat dalam meningkatkan kapasitas pengurus, memperkuat sistem administrasi dan pengendalian internal, serta mendorong penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan koperasi. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pendampingan yang dapat direplikasi pada Koperasi Merah Putih di wilayah lain untuk mendukung keberlanjutan kelembagaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Integrasi Manajemen Usaha dan Mitigasi Risiko Banjir dalam Penguatan Ketahanan UMKM di Aceh Utara Azhar Azhar; T Edyansyah; Wahyuddin Wahyuddin; Hilmi Hilmi
Jurnal Solusi Masyarakat Dikara Vol 5, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Lembaga Riset dan Inovasi Dikara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrometeorologi yang terjadi secara berulang dan menimbulkan dampak signifikan terhadap keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah. Di wilayah Aceh Utara, banjir tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik lingkungan dan infrastruktur, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya UMKM yang memiliki keterbatasan modal dan kapasitas manajerial. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengintegrasikan manajemen usaha dan mitigasi risiko banjir sebagai strategi penguatan ketahanan UMKM di Aceh Utara. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif yang meliputi identifikasi dan pemetaan masalah, analisis kebutuhan, pelaksanaan pendampingan manajemen usaha dan keuangan, integrasi mitigasi risiko dalam operasional usaha, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas manajerial pelaku UMKM, ditandai dengan kemampuan menyusun perencanaan usaha berbasis risiko banjir, perbaikan praktik pengelolaan keuangan usaha, serta penerapan langkah mitigasi risiko dalam operasional sehari-hari. Selain itu, terjadi perubahan pola pikir pelaku UMKM dari pendekatan reaktif menuju pendekatan adaptif dalam menghadapi banjir. Kegiatan ini berkontribusi dalam mempercepat pemulihan usaha pasca banjir dan membangun fondasi ketahanan ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan di wilayah rawan bencana.