Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Community Based Environmental Engineering and Management

PENGEMBANGAN PENGELOLAAN SISTEM PERSAMPAHAN AREA WISATA GRAMA TIRTA JATILUHUR MENGGUNAKAN PRINSIP CONTINGENT VALUATION METHOD Rafi Khaistan Isyala; Kancitra Pharmawati
Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Vol. 3 No. 2 (2019): Vol. 3 No.2, September 2019
Publisher : Department of Environmental Engineering - Universitas Pasundan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (786.971 KB) | DOI: 10.23969/jcbeem.v3i2.1836

Abstract

Area Wisata Grama Tirta Jatiluhur (GTJ) merupakan suatu destinasi wisata yang hampir seluruh fasilitas yang disediakan mengandalkan keindahan alam sekitar Waduk dan menjadikannya daya tarik utama bagi setiap pengunjung, yang pada kondisinya tidak terhitung menjadi nilai ekonomi area wisata GTJ karena tidak memiliki nilai pasar. Valuasi ekonomi dibutuhkan untuk memperkecil dampak dari kegagalan pasar akibat tidak memilikinya nilai guna sehingga menjadikan peluang terjadinya eksploitasi pada lingkungan menyebabkan pencemaran lingkungan terjadi di area wisata GTJ. Pencemaran lingkungan di area wisata GTJ disebabkan oleh sampah yang dibuang tidak pada tempatnya karena kurang baiknya sistem pewadahan dan pengumpulan sampah. Pendekatan yang digunakan dalam valuasi ekonomi adalah Contingent Valuation Method (CVM) untuk menngukur nilai keberadaan dari sumber daya alam yang di eksploitasi dan menyebabkan pencemaran. Prinsip CVM yang digunakan adalah pasar hipotesa, penawaran pengembangan sistem pewadahan dan persampahan Willingness to Pay (WTP) pengunjung. Penggunaan prinsip tersebut memberikan solusi untuk pengembangan pengelolaan sistem persampahan khususnya sistem pewadahan dan pengumpulan sampah. WTP yang didapat dijadikan dasar biaya sistem pewadahan dan pengumpulan sampah. WTP total yang didapat adalah Rp.988.330.500 dengan WTP rata-rata pengunjung adalah Rp.4.500.
VALUASI NILAI EKONOMI WISATA PANTAI SAWARNA DENGAN MENGGUNAKAN TRAVEL COST METHOD Rifki Armadinata; Kancitra Pharmawati
Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Vol. 3 No. 2 (2019): Vol. 3 No.2, September 2019
Publisher : Department of Environmental Engineering - Universitas Pasundan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.337 KB) | DOI: 10.23969/jcbeem.v3i2.1835

Abstract

Pantai Sawarna di Kabupaten Lebak memiliki keindahan alam yang dapat digunakan sebagai daya tarik objek wisata bagi setiap pengunjung. Keindahan alam pada kenyataannya tidak terhitung menjadi nilai ekonomi atau tidak memiliki nilai pasar, sehingga pentingnya dilakukan valuasi ekonomi untuk memperkecil eksternalitas yang dapat menyebabkan kegagalan pasar karena suatu barang atau jasa yang tidak memiliki nilai pasar, sehingga dalam kajian ini bertujuan untuk menentukan nilai ekonomi Pantai Sawarna dari sumberdaya alam yang tidak memiliki nilai Pasar. Metode valuasi ekonomi yang digunakan adalah metode biaya perjalanan dengan pendekatan individu (Individual Travel Cost Method). ITCM dipilih sebagai pendekatan yang lebih teliti dalam menilai kondisi sosial ekonomi pengunjung sehingga mengetahui nilai ekonomi dan nilai Willingness To Pay dari biaya perjalanan pengunjung. Willingness To Pay (WTP) dijadikan untuk mencari nilai ekonomi dan surplus konsumen area Pantai Sawarna. Hasil dari valuasi ekonomi dengan pendekatan ITCM yang digunakan di area Pantai Sawarna tersebut didapat nilai rata-rata WTP sebesar Rp. 93.672,-/pengunjung, dan nilai ekonomi Pantai Sawarna adalah Rp. 6.722.558.424,- / tahun. Nilai surplus konsumen adalah Rp. 5.164.066.252,-.
Identification of Pops Organic Compounds in Sediment in the Cisangkuy Watershed Using GC-MS Analysis Method Pharmawati, Kancitra; Pratomo, Helmi Hadi; Maria, Rizka
Journal of Community Based Environmental Engineering and Management Vol. 8 No. 2 (2024): September 2024
Publisher : Department of Environmental Engineering - Universitas Pasundan - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jcbeem.v8i2.17840

Abstract

The Cisangkuy Watershed is a tributary of the Upper Citarum River located in the Bandung Basin, West Java. Based one previous research, one organic pollution in the Cisangkuy Watershed is the presence of POPs (Persistent Organic Pollutants) compounds. POPs are organic compounds that can last a very long time in the environment (persistent) and have toxic properties for organisms. This study aims to identify and analyse the organic content of POPs and sediments in the Cisangkuy Watershed, as well as to analyse the source of pollutants and categorise them based on the Stockholm Convention on Persistent Organic Pollutants. Identification of POPs compounds using gas chromatography-mass spectrometry (GC-MS) technique. Sediment sampling was conducted by grab sampling that involved 20 sampling points from upstream to downstream of the Cisangkuy Watershed (CS-1 to CS-20). Samples were collected from 9 sub-districts. The research location shows that the land activities at the sampling point include asphalt hot mix, pharmaceutical, textile, and manufacturing industries. The results showed the presence of 1,2-Benzenedicarboxylic acid, mono (2-ethylhexyl) ester, 4,8,12-Tetradecatrienenitrile, 5,9,13-trimethyl-, and 2-Hexyl-1-octanol compounds at sampling points from upstream to downstream. These compounds were derived from chemical industry effluents, fossil fuel combustion, and agricultural activities. The compounds are classified as ‘industrial waste’ and ‘industrial waste with antibiotic properties’ by the Stockholm Convention on Organic Waste Management.