Barans Irawan Palangan
Universitas Nasional Karangturi

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

TPR: The Implementation of Speech Acts (Directives) in Classrooms Barans Irawan Palangan
English Language and Education Spectrum Vol. 2 No. 2 (2022): July, 2022
Publisher : English Education Department - Universitas Nasional Karangturi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53416/electrum.v2i2.89

Abstract

One of the key factors to win global competition is mastering international language, English. In Indonesia, this language is considered as a foreign language and whenever a language has status as foreign language, it is certainly that teaching this language is more challenging. Teaching foreign language particularly English must involve two related field of study, language teaching (pedagogy) and applied linguistics. These two fields of study have made collaboration in order to solve the problem coming English language teaching. This article will describe about the implementation of one of speech acts, (directives), in children classrooms to teach tenses and aspects in the form Total Physical Response (TPR), method in children based on one of SLA grand theories, behaviorism.
Penerapan Blended Learning dalam Pelatihan Bahasa Inggris bagi Staff Pemandu Wisata Semarang Zoo Allvian Ika Fiki Susanto; Aziza Restu Febrianto; Barans Irawan Palangan; Pratama Irwin Talenta
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i3.4539

Abstract

Permasalahan utama yang diidentifikasi dan melatarbelakangi program Pengabdian kepada Masayarakat ini adalah adanya kurangnya kemampuan Bahasa Inggris di antara staf pemandu (Tour Guide Staff) di semarang zoo. Hal tersebut menghambat pelayanan optimal bagi wisatawan mancanegara, terutama dalam beramah-tamah. mendeskripsikan satwa dan menangani pertanyaan teknis. Sehingga, program pengabdian kepada masyarakat ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kompetensi komunikasi staf pemandu di Semarang Zoo dalam menggunakan Bahasa Inggris secara profesional. Metode yang diterapkan adalah blended learning, yang mencakup sesi teori daring dan simulasi luring langsung di lapangan yang diikuti oleh 5 peserta. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes untuk mengukur peningkatan keterampilan komunikasi dalam Bahasa Inggris dan angket untuk mengukur kepuasan terhadap program pelatihan ini. Hasil dari pelatihan ini dianalisis secara deskriptif peningkatan rata-rata hasil pre-test dan post-test serta kepuasan peserta terhadap pelaksanaan pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kosakata teknis satwa dan etika pelayanan profesional. Evaluasi melalui pre-test dan post-test mencatat kenaikan nilai rata-rata sebesar 10 poin, dari 65-70 menjadi 76,6. Selain itu, 80% peserta memberikan penilaian sangat puas terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Simpulannya, pelatihan berbasis simulasi lapangan ini sangat efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri staf dan mendukung citra Semarang Zoo sebagai destinasi wisata berstandar internasional.
“AI is My All-in-One Assistant”: Navigating AI-Mediated Communication Strategies in Multilingual Hotel Service Encounters Aziza Restu Febrianto; Barans Irawan Palangan; Allvian Ika Fiki Susanto; Rifka Pratama; Rachmat Ari Wibowo
International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Vol. 6 No. 2 (2026): Volume 6 Number 2 August 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijeal.v6i2.9414

Abstract

The growing use of artificial intelligence (AI) technologies has transformed communication in the hospitality industry. While previous studies have primarily examined AI in language learning, limited attention has been paid to its role in multilingual workplace interactions. This study explores how hotel staff utilize AI tools to support guest communication and navigate multilingual service encounters. Employing a qualitative descriptive design, the study involved 14 hotel staff members from Awann Sewu Boutique Hotel & Suite, Semarang, Indonesia, who participated in an English for Hospitality Industry training program. Data were collected through a questionnaire completed by all participants and a Focus Group Discussion (FGD) involving seven selected participants. The data were analyzed using thematic analysis. The findings revealed that AI functions as a communication assistant that helps staff overcome linguistic barriers, communicate across multiple languages, and improve service efficiency. At the same time, participants recognized both the opportunities and limitations of AI-assisted communication, emphasizing the need for critical evaluation of AI-generated outputs and the continuing importance of empathy, interpersonal interaction, and human judgment. The study highlights the growing significance of multilingual communication competence, digital communication literacy, and strategic AI use in hospitality settings. These findings offer practical implications for the training of English for Specific Purposes (ESP) and hospitality English instruction in increasingly technology-mediated workplaces.