Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Kearifan Lokal dalam Penilaian Risiko Konstruksi Iriyanto, Santje Magdalena; Sitorus, Yannice Luma Marnala
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 29, Nomor 1, JULI 2023
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/mkts.v29i1.54406

Abstract

One of the obstacles to construction work in Papua is delays in implementation due to obstruction byindigenous communities at the project site. Understanding the implementation of construction work in atraditional area, especially those related to local wisdom, is one of the risk knowledge which is the first step inrisk conceptualization and is the aim of this research. A qualitative approach, which will elaborate on socialand cultural meanings to explain one of the phenomena that occurs in the world of construction in Papua, anddescriptive methods, are used in analyzing research data. The characteristics of the traditional territory wherethe project location is located also influence the construction risk value of a project. Based on the topographiccharacteristics of the region, there are four large groups of Papuan indigenous people, so there are differencesin the construction risk values faced according to the socio-cultural characteristics of each traditionalcommunity. Urban areas have a high construction risk and rural areas have a lower risk. The risk value ofconstruction projects in Papua is also influenced by the type of construction project which will be related tothe required land pattern.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROFIL KAMPUNG SEREH DISTRIK SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Labok, Anna M; Yanthy, Normalia Ode; Sitorus, Yannice Luma Marnala; Purcahyono, Joko Ode
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1371

Abstract

Profil Kampung sangat diperlukan sebagai informasi dasar saat merencanakan berbagai program pembangunan di suatu kampung. Umumnya kampung-kampung yang berada di Distrik Sentani belum memiliki profil yang lengkap. Kegiatan pengabdian yang dilakukan oleh tim dosen dari Universitas Sains dan Teknologi Jayapura adalah pendampingan penyusunan Profil Kampung Sereh di Distrik Sentani lewat pelatihan dan praktek survei kepada warga kampung yang duduk dalam jajaran pemerintahan kampung, seperti para ketua RT dan RW serta staf Kantor Kampung. Dalam pelaksanaan survei, tim dosen dibantu oleh beberapa mahasiswa USTJ yang berperan sebagai surveyor. Upaya penyusunan profil kampung ini dapat berjalan dengan baik walau tidak tuntas, dengan harapan nantinya akan diteruskan secara mandiri oleh jajaran pemerintahan kampung setempat. Laporan awal profil kampung ini mendukung Kepala Kampung Sereh agar lebih berinisiatif dalam memetakan potensi dan permasalahan di wilayah pemerintahannya.
PENDAMPINGAN DAN PEMBENTUKAN FORUM PENATAAN RUANG KABUPATEN WAROPEN DALAM RANGKA MENDUKUNG PENYELENGGARAAN PENATAAN RUANG DI KABUPATEN WAROPEN Sitorus, Yannice Luma Marnala
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 5 No 2 Juni (2024): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v5i2.1417

Abstract

Saat ini Waropen sedang berkembang menjadi suatu kabupaten baru setelah dimekarkan dari kabupaten induk pada tahun 2003. Untuk itu akan diperlukan pedoman untuk mengarahkan pembangunan di Kabupaten Waropen seperti misalkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), yang berperan dalam penyelenggaraan penataan ruang yang merupakan wadah bagi setiap aktivitas pembangunan di daerah. Selain itu akan diperlukan juga suatu badan yang mengawasi pelaksanaan pedoman tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan pendampingan pembentukan Forum Penataan Ruang (FPR) yang belum ada di Kabupaten Waropen. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode sosialisasi tentang manfaat penting RTRW dan RDTR sebagai pedoman dalam penyelenggaraan penataan ruang dan peran badan FPR. Kegiatan sosialisasi terdiri dari beberapa tahapan, yaitu: (1) observasi daerah tujuan; (2) melakukan komunikasi dengan BAPPEDA Kabupaten Waropen mengenai masalah sosial yang sudah ditentukan; dan (3) sosialisasi kepada para pemangku kepentingan. Hasil dari pelaksanaan pengabdian yang telah dilakukan adalah bertambahnya wawasan peserta sosialisasi, khususnya pada pemahaman tentang pentingnya peran RTRW dan RDTR serta peran badan FPR yang dapat membantu pihak pemerintah daerah setempat dalam menyelenggarakan penataan ruang di Kabupaten Waropen. Pada kesempatan sosialisasi tersebut juga dilayani konsultasi terhadap permasalahan tata ruang yang terjadi di Kabupaten Waropen. Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan baik dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintahan serta perwakilan masyarakat dan diharapkan setelah itu akan segera terbentuk FPR di Kabupaten Waropen.
THE EXISTENCE OF THE MALIND ANIM CUSTOM IN LAND USE IN IVIMAHAD VILLAGE, MERAUKE REGENCY Kamerop, Bernadetha Papuana; Sitorus, Yannice Luma Marnala; Musfira, Musfira
DINAMIS Vol 21 No 1. Juli (2024): Jurnal Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jd.v21i1.1433

Abstract

Penduduk Kampung Ivimahad masih menjalankan adat istiadat secara ketat, khususnya yang terkait dengan hak ulayat. Saat ini sebagian besar lahan sawah di Kampung Ivimahad dikelola oleh pihak luar dari kampung tetangga, yang kemudian menimbulkan konflik antar warga dalam kampung itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik tata guna lahan dan mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi penggunaan lahan di Kampung Ivimahad. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif dengan data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adat Malind Anim yang diterapkan dalam penggunaan lahan di Kampung Ivimahad antara lain berupa larangan bagi pihak luar untuk bermukim di dalam kampung dan informasi batas-batas tanah adat dianggap sakral sehingga hanya boleh diketahui oleh tetua adat setempat. Lahan di sana digunakan untuk: membangun fasilitas umum, perumahan, tempat mencari nafkah seperti kebun dan sawah, serta sebagian masih alami berupa lahan kosong dan hutan. Faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan lahan di sana adalah: tingkat pendidikan dan pengetahuan warga yang rendah, khususnya dalam hal mengelola sawah, sehingga banyak lahan kebun masih diolah secara tradisional atau lahan dibiarkan kosong, tingkat ekonomi masyarakat yang rendah sementara untuk mengelola sawah memerlukan modal antara lain untuk membeli pupuk dan pestisida, serta kecemburuan sosial antar warga kampung yang tinggi ditambah lagi dengan kurangnya pengetahuan tentang batas-batas tanah adat menyebabkan mereka cenderung bersikap pasif agar tidak dianggap melanggar adat. Hak ulayat ini menyebabkan laju pembangunan di Kampung Ivimahad cenderung berjalan lamban akan tetapi keberadaannya sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan kehidupan suku Malind Anim yang masih bergantung pada alam.
PARTISIPASI MASYARAKAT PADA MITIGASI BENCANA BANJIR DI KAMPUNG DOYO BARU, DISTRIK WAIBU, KABUPATEN JAYAPURA Wandik, Hagar; Sitorus, Yannice Luma Marnala; Musfira, Musfira
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 14 No 02 (2024): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jmap.v14i02.1470

Abstract

Bencana banjir bandang di kawasan Sentani, Kabupaten Jayapura, tahun 2019 membawa dampak kerugian yang cukup signifikan baik secara materil maupun moril bagi masyarakat Kampung Doyo Baru, salah satu kampung yang ada di sana. Kerugian materil ini berupa kehilangan harta, rumah, dan juga barang-barang hingga menelan korban jiwa. Banyaknya jatuh korban manusia, baik yang terluka maupun yang meninggal dunia saat bencana banjir bandang ini menunjukkan bahwa penduduk di kawasan Sentani belum siap dalam menghadapi bencana yang terjadi mendadak atau dengan kata lain resiliensi penduduk Sentani terhadap bencana banjir tersebut masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat partisipasi masyarakat Kampung Doyo Baru dalam mitigasi bencana banjir bandang. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, yang dalam penelitian ini adalah tingkat partisipasi warga Kampung Doyo Baru dalam mitigasi bencana banjir bandang. Pengumpulan data primer dilakukan dengan penyebaran kuesioner, wawancara, dan melakukan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat partisipasi warga Kampung Doyo Baru relatif rendah dalam upaya mitigasi bencana. Hal tersebut dominan dipengaruhi oleh faktor ekonomi, komunikasi, pendidikan, dan peran pemerintah kampung setempat. Peningkatan partisipasi masyarakat dapat dilakukan khususnya pada upaya mitigasi nonstruktural.
PENDAMPINGAN PEMETAAN WILAYAH ADMINISTRATIF KAMPUNG KWADEWARE DISTRIK WAIBU KABUPATEN JAYAPURA Labok, Anna Mariani; Sitorus, Yannice Luma Marnala; Yanthy, Normalia Ode; Musfira, Musfira
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6 No 1 Januari (2025): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v6i1.1447

Abstract

Kampung Kwadeware merupakan kampung yang belum memiliki peta wilayah administratif hingga level RW/RT. Informasi mengenai batas daerah menjadi hal yang sangat penting karena batas wilayah berfungsi untuk menciptakan terjaminnya kejelasan dan kepastian hukum sehingga meminimalisir terjadinya konflik seperti konflik batas dan fiskal daerah. Kemudian dilakukan kerjasama antara Universitas Sains dan Teknologi Jayapura dan Sesuai dengan Permendagri Nomor 45 Tahun 2016 tentang Pedoman Penetapan dan Penegasan Batas Desa, pemerintah Kampung Kwadeware sedang melakukan pemetaan wilayah administratif kampung. Aktivitas ini terdiri dari beberapa langkah, yaitu: (1) Tahapan Pendahuluan berupa Inventarisasi Data dan Dokumen Pendukung; (2) Tahapan Pemetaan Partisipatif; (3) Survei Lapangan dan Pengambilan Data Spasial; (4) Pengolahan dan Visualisasi Data; serta (5) Pengesahan dan Sosialisasi Hasil Pemetaan. Dari hasil kegiatan ini diperoleh peta wilayah administratif Kampung Kwadeware sehingga masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan ketertiban administrasi mengenai batas wilayah mereka yang penting untuk mengurangi potensi konflik dan memperjelas tanggung jawab administratif. Bagi pemerintah daerah, informasi batas yang jelas akan mempermudah perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan serta penyaluran bantuan, sehingga program-program tersebut bisa lebih tepat sasaran. Selain itu, dokumen batas wilayah yang akurat dapat menjadi alat penting bagi berbagai pihak dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan, serta dalam pengelolaan sumber daya dan potensi daerah secara lebih efektif.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PROFIL SISTEM PENYEDIAAN AIR BERSIH DI WILAYAH RW 03 DAN 04 KAMPUNG SEREH Musfira, Musfira; Sitorus, Yannice Luma Marnala; Yanthy, Normalia Ode; Labok, Anna Mariani
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 6 No 2 Juni (2025): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v6i2.1510

Abstract

Akses pada layanan air bersih masih menjadi masalah bagi sebagian besar warga Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, padahal air bersih merupakan kebutuhan hidup yang mendasar. Untuk itu diperlukan informasi awal ketersediaan infrastruktur layanan air bersih saat ini di Kampung Sereh agar selanjutnya dapat direncanakan pengadaan infrastruktur tersebut sebagai salah satu solusi dalam pemenuhan kebutuhan air bersih setiap warga di sana. Penyusunan profil sistem penyediaan air bersih merupakan langkah awal untuk mengatasi masalah tersebut dan menurut Kepala Kampung Sereh, mayoritas penduduk yang masih sulit memperoleh air bersih secara langsung adalah warga di wilayah RW 03 dan 04. Pendampingan penyusunan profil ini dilaksanakan oleh tim dosen Universitas Sains dan Teknologi Jayapura dengan melibatkan beberapa mahasiswanya. Observasi dan penyebaran kuesioner pada setiap kepala keluarga di RW 03 dan 04 dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi infrastruktur air bersih terkini. Data dari hasil observasi dan survei tersebut dianalisis untuk mengidentifikasi tipe permasalahan air bersih di sana berikut rencana jenis infrastruktur pendukungnya serta menghitung kebutuhan air bersih warga pada masa mendatang. Buku profil yang tersusun ini dapat digunakan sebagai informasi awal dalam proses perencanaan teknis infrastruktur pengadaan air bersih yang lebih rinci sebagai tahap selanjutnya dalam mengatasi permasalahan air bersih di Kampung Sereh.
Knowledge Sharing Upaya Pelestarian Kawasan Danau Sentani pada Siswa Sekolah Tingkat SMP dan SMA di Kabupaten Jayapura Sitorus, Yannice Luma Marnala; Anggraeni, Dewi; Zebua, Mercyana Trianne; Rumawak, Sarah Agustina
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4 No 1 Januari (2023): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v4i1.1221

Abstract

Pesatnya perkembangan di kawasan Sentani dapat mengancam keberadaan Danau Sentani yang terletak di sana bila kurang memperhatikan aspek pelestarian lingkungan dalam proses pembangunannya. Maka diperlukan upaya berbagi pengetahuan pada masyarakat di Sentani tentang usaha pelestarian apa saja yang dapat mereka lakukan agar mereka dapat berpartisipasi secara aktif. Kegiatan berbagi pengetahuan ini diinisiasi dan disponsori oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional, Direktorat Jenderal Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang, dan didukung oleh pihak Pemerintah Kabupaten Jayapura, termasuk para kepala sekolah, tokoh adat setempat, dan pihak akademisi dari Universitas Sains dan Teknologi Jayapura. Adapun masyarakat yang disasar adalah kelompok siswa sekolah tingkat SMP dan SMA, dengan harapan sebagai kelompok generasi muda, mereka dapat terlibat aktif dalam upaya pelestarian kawasan Danau Sentani. Karena keterbatasan waktu dan sumber daya lainnya, maka hanya sekolah tertentu saja yang dikunjungi, yaitu SMKN Pertanian Pembangunan dan SMPN 2 Kabupaten Jayapura. Berbagi pengetahuan ini dilakukan dengan metode ceramah dan tanya jawab, melakukan permainan dengan siswa, dan praktek menanam bibit pohon di halaman sekolah. Secara keseluruhan kegiatan berjalan baik dan setiap siswa antusias mengikuti kegiatan knowledge sharing mulai dari awal hingga akhir acara.
Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion pada Kegiatan Penyusunan Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Papua Sitorus, Yannice Luma Marnala; Yanthy, Normalia Ode
JURNAL ABDIMAS DINAMIS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3 No 2 Juni (2022): Abdimas Dinamis
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat USTJ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jad.v3i2.1222

Abstract

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang memandatkan bahwa perlu dilakukan integrasi ruang laut dan ruang darat dalam satu rencana tata ruang wilayah. Oleh karena itu setiap pemerintah daerah kemudian melakukan revisi RTRW daerahnya masing-masing. Konsultasi Publik dan Focus Group Discussion merupakan bagian dari proses penyusunan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua, yang melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat, antara lain pihak akademisi. Pada Konsultasi Publik terkait revisi RTRW Provinsi Papua tahun 2021, Universitas Sains dan Teknologi juga turut diundang. Acara konsultasi publik ke-dua dilaksanakan selama dua hari pada bulan Desember 2021. Pada hari pertama, kegiatan diisi dengan pemaparan hasil kerja tim revisi dan pada hari ke-dua dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang dibagi menurut beberapa bidang kajian. Hasil diskusi setiap kelompok disampaikan dalam forum untuk kemudian diserahkan pada tim revisi. Masukan yang diperoleh dari konsultasi publik dan diskusi kelompok ini menjadi dasar bagi tim revisi RTRW untuk melakukan tahapan kerja selanjutnya.