Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Media Whatsapp selama Masa Pandemi Covid-19 terhadap Pembelajaran PPKN (Penelitian di SMA YAS Sindangkerta KabupatenBandung Barat) Ernandia Pandikar; Edy Sofyan; Yayang Suryani
LITERATUS Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Internasional Sosial dan Budaya
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v4i2.911

Abstract

In the Covid-19 pandemic situation, learning at school was hampered, and one of them was PPKN lessons. The alternative used by PPKN teachers at YAS Sindangkerta High School in learning is to use WhatsApp media. The purpose of conducting this research was to determine the effect of using WhatsApp media during the Covid-19 pandemic on PPKN lessons at SMA YAS Sindangkerta. The research method used is descriptive quantitative research using a survey method, as well as collecting data using a questionnaire. The sample in this study amounted to 33 students with the entire population, namely class XII, totaling 217 students. The results of the study were seen from the t Hypothesis Test which showed that the significance value of using WhatsApp media in the coefficient table was 0.001, less than 0.05. This means that the use of WhatsApp media during the Covid-19 pandemic had an effect on being used in Civics learning. The result of the Correlation Coefficient test is the Pearson Correlation value of 0.543, which means that the correlation level between the two variables is moderate.
PENINGKATAN KETERAMPILAN IT GURU TK MELALUI PELATIHAN APLIKASI GAMMA AI: STUDI KASUS DI TK AL-WAHDAH KOTA BANDUNG Edy Sofyan; Rina Marlina; Ernandia Pandikar; Erry Hendriawan; Wawa Puja Prabawa; Hilman Sutanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37195

Abstract

Pendidikan anak usia dini memerlukan bahan ajar interaktif untuk mendukung perkembangan kognitif dan sosial anak. Namun, keterbatasan keterampilan teknologi di kalangan guru TK menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan aplikasi Gamma AI diadakan untuk meningkatkan keterampilan digital guru TK Al Wahdah di Kota Bandung. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan merancang bahan ajar berbasis AI yang menarik dan interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis guru, terlihat dari rata-rata skor pre-test 50 yang meningkat menjadi 85 pada post-test. Selain itu, 90% peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi untuk pengajaran. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop berbasis hands-on efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan kepercayaan diri guru, sehingga dapat memperbaiki kualitas pembelajaran anak usia dini. Pelatihan semacam ini penting untuk diadakan secara berkelanjutan guna memastikan para guru tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi pendidikan dan mampu mengintegrasikannya dalam proses belajar-mengajar. Dukungan infrastruktur dan pelatihan lanjutan sangat dianjurkan untuk memastikan keberlanjutan hasil positif ini dan memperluas dampaknya pada skala lebih luas.
Penguatan AI Literacy dan Integritas Akademik Guru Melalui Workshop Etika Artificial Intelligence dan Pemanfaatan Notebooklm untuk Perancangan Materi Serta Asesmen Berbasis Sumber di SMAN 1 Cililin : Pengabdian Edy Sofyan; Ernandia Pandikar; Ricky Ferari Valentino; Rina Marlina; Feniawati Darmana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7402

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah berbagai aspek pembelajaran, termasuk proses penyusunan materi ajar, asesmen, dan pengelolaan sumber belajar. Di sisi lain, pemanfaatan AI generatif juga memunculkan berbagai tantangan, seperti potensi hallucination, bias informasi, pelanggaran privasi data, serta menurunnya integritas akademik apabila digunakan tanpa pemahaman etika yang memadai. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kompetensi guru agar mampu memanfaatkan AI secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat AI Literacy dan integritas akademik guru melalui workshop etika Artificial Intelligence serta pemanfaatan NotebookLM dalam perancangan materi dan asesmen berbasis sumber di SMAN 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on), pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan terhadap 39 guru menggunakan instrumen yang mengukur pemahaman mengenai etika AI, perlindungan data pribadi, transparansi penggunaan AI, identifikasi bias, serta pemanfaatan NotebookLM dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami prinsip-prinsip etika AI dan penggunaan NotebookLM sebagai source-grounded AI untuk menghasilkan materi pembelajaran yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Tingkat pemahaman peserta terhadap setiap indikator berada pada kisaran 74,4% hingga 97,4%, dengan capaian tertinggi pada kemampuan mengidentifikasi penanganan bias AI (97,4%) dan perlindungan data pribadi dalam penggunaan AI (100%). Selain peningkatan pemahaman konseptual, guru juga berhasil menghasilkan rancangan materi ajar dan asesmen berbasis dokumen menggunakan NotebookLM. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang mengintegrasikan literasi AI, etika akademik, dan pemanfaatan AI berbasis sumber mampu meningkatkan kompetensi profesional guru dalam mendukung transformasi digital pendidikan yang aman, etis, dan berkelanjutan
CIVIC ENTREPRENEURSHIP DAN TRANSFORMASI LIMBAH ORGANIK MENJADI NILAI EKONOMI: STUDI PADA BENING SAGULING FOUNDATION Gina Rahmawati; Jajang Hendar Hendrawan; Ernandia Pandikar
Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): Mores: Jurnal Pendidikan Hukum, Politik, dan Kewarganegaraan
Publisher : STKIP Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37742/mores.v8i1.255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh civic entreprenuership terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Bening Saguling Foundation, sebuah lembaga pembedayaan masyarakat yang berfokus pada pengelolaan sampah organik menjadi produk bernilai ekonomi seperti telur ayam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 68 responden yang terdiri dari pegawai yayasan, anggota binaan dan masyarakat terkait. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier sederhana dengan bantuan perangkat lunak SPSS Statistic 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Civic Entrepreneurship berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif. Program yang dijalankan oleh Bening Saguling Foundation terbukti tidak hanya meningkatkan pendapatan dan membuka peluang kerja, akan tetapi juga menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah organik dan non-organik, yang tersebar di 17 titik wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung dan Kota Cimahi. Temuan ini menegaskan bahwa Civic Entrepreneurship memiliki peran penting dalam mendorong ekonomi kreatif berbasis komunitas secara berkelanjutan, baik dari sisi ekonomi, sosial maupun lingkungan.