Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Moral dan Tantangan Teknologi: Implementasi Pancasila untuk Generasi Muda Edy Sofyan; Rina Marlina; Feniawati Darmana
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7362

Abstract

This study explores the role of Pancasila education in strengthening the nation’s moral sovereignty in the era of Society 5.0, where digital technology development has brought significant transformations to all spheres of social and economic life. Aiming to what role of Pancasila-based education play to shape students’ moral characters in the face of the moral and social challenges stemming from technology innovations, it mainly focused on how Pancasila-based education is able to strengthen the character of the students in collaboration with Pancasila moral in relation with sociology and social change. The research approached a qualitative method with structured interviews as its instruments, involving three of open-end structured interviewees who are purposively selected: education professionals, technology professionals, and non-formal educators. The results demonstrate formal and non-formal educational institutions are still insufficient to instill Pancasila values in the students, so they use the technology in wise and ethical ways. Furthermore, digitalization fosters more benefits, but not well-regulated with strong moral base will lift up the risk of ethics degradation and misinformation. All three interviewees agreed that moral values should be synergized between education institutes, society, and governments to effectively implement it in the digital age. The practical implication of the results is proposing education policies and regulations to minimize the negative impact of technology development. This research contributes to the moral education literature in the digital era and suggests further research directions on innovative teaching methods and adaptive policies in education due to technology advancements.
PENINGKATAN KETERAMPILAN IT GURU TK MELALUI PELATIHAN APLIKASI GAMMA AI: STUDI KASUS DI TK AL-WAHDAH KOTA BANDUNG Edy Sofyan; Rina Marlina; Ernandia Pandikar; Erry Hendriawan; Wawa Puja Prabawa; Hilman Sutanto
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37195

Abstract

Pendidikan anak usia dini memerlukan bahan ajar interaktif untuk mendukung perkembangan kognitif dan sosial anak. Namun, keterbatasan keterampilan teknologi di kalangan guru TK menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, pelatihan pemanfaatan aplikasi Gamma AI diadakan untuk meningkatkan keterampilan digital guru TK Al Wahdah di Kota Bandung. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan kemampuan merancang bahan ajar berbasis AI yang menarik dan interaktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis guru, terlihat dari rata-rata skor pre-test 50 yang meningkat menjadi 85 pada post-test. Selain itu, 90% peserta melaporkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi untuk pengajaran. Implikasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan workshop berbasis hands-on efektif dalam meningkatkan kompetensi digital dan kepercayaan diri guru, sehingga dapat memperbaiki kualitas pembelajaran anak usia dini. Pelatihan semacam ini penting untuk diadakan secara berkelanjutan guna memastikan para guru tetap up-to-date dengan perkembangan teknologi pendidikan dan mampu mengintegrasikannya dalam proses belajar-mengajar. Dukungan infrastruktur dan pelatihan lanjutan sangat dianjurkan untuk memastikan keberlanjutan hasil positif ini dan memperluas dampaknya pada skala lebih luas.
Penguatan AI Literacy dan Integritas Akademik Guru Melalui Workshop Etika Artificial Intelligence dan Pemanfaatan Notebooklm untuk Perancangan Materi Serta Asesmen Berbasis Sumber di SMAN 1 Cililin : Pengabdian Edy Sofyan; Ernandia Pandikar; Ricky Ferari Valentino; Rina Marlina; Feniawati Darmana
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7402

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah berbagai aspek pembelajaran, termasuk proses penyusunan materi ajar, asesmen, dan pengelolaan sumber belajar. Di sisi lain, pemanfaatan AI generatif juga memunculkan berbagai tantangan, seperti potensi hallucination, bias informasi, pelanggaran privasi data, serta menurunnya integritas akademik apabila digunakan tanpa pemahaman etika yang memadai. Kondisi tersebut menuntut peningkatan kompetensi guru agar mampu memanfaatkan AI secara produktif, kritis, dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat AI Literacy dan integritas akademik guru melalui workshop etika Artificial Intelligence serta pemanfaatan NotebookLM dalam perancangan materi dan asesmen berbasis sumber di SMAN 1 Cililin, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on), pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Evaluasi dilakukan terhadap 39 guru menggunakan instrumen yang mengukur pemahaman mengenai etika AI, perlindungan data pribadi, transparansi penggunaan AI, identifikasi bias, serta pemanfaatan NotebookLM dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu memahami prinsip-prinsip etika AI dan penggunaan NotebookLM sebagai source-grounded AI untuk menghasilkan materi pembelajaran yang lebih valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Tingkat pemahaman peserta terhadap setiap indikator berada pada kisaran 74,4% hingga 97,4%, dengan capaian tertinggi pada kemampuan mengidentifikasi penanganan bias AI (97,4%) dan perlindungan data pribadi dalam penggunaan AI (100%). Selain peningkatan pemahaman konseptual, guru juga berhasil menghasilkan rancangan materi ajar dan asesmen berbasis dokumen menggunakan NotebookLM. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan yang mengintegrasikan literasi AI, etika akademik, dan pemanfaatan AI berbasis sumber mampu meningkatkan kompetensi profesional guru dalam mendukung transformasi digital pendidikan yang aman, etis, dan berkelanjutan