Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PEMBERIAN KOMPENSASI LANGSUNG DALAM MENINGKATKAN KINERJA KARYAWAN HOTEL HB BEACH BUTON UTARA Dewi Dewi; Aminuddin Aminuddin; Nurjannah Nurjannah
Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Vol 5, No 1 (2020): Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/bujab.v5i1.12627

Abstract

The purpose of this study was to determine the provision of direct compensation in improving the performance of employees of HB Beach Buton Utara Hotel.The research method used is "quantitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out by means of observation, interviews, questionnaires, and documentation. The population of this research is all employees of HB Beach Buton Utara Hotel, namely 15 people. The sampling technique is done by total sampling. Data analysis in this research was carried out by means of quantitative descriptive which is to provide an overview of providing direct compensation in improving employee performance. Based on the formulation of the research problem, it can be concluded that the provision of direct compensation at HB Beach Buton Utara Hotel on salary indicators is 48.67%, incentives 57.73%, and allowances 50%, while employee performance at HB Beach Buton Utara Hotel on indicators of work quality namely 64.47%, the quantity of work 57.73%, timeliness 53.33%, and cooperation 53.33%. Seeing this, in this study, the provision of compensation to employees of HB Beach North Buton Hotel can improve employee performance because the company always pays attention to payday and the provision of incentives and benefits based on employee performance and workload. ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pemberian kompensasi langsung dalam meningkatkan kinerja karyawan Hotel HB Beach Buton Utara.Metode penelitian yang digunakan adalah “pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, koesioner, dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh  karyawan Hotel HB Beach Buton Utara yaitu sebanyak 15 orang. Teknik penetuan sampel dilakukan secara total sampling. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif kuantitatif yaitu memberikan gambaran tentang pemberian kompensasi langsung dalam meningkatkan kinerja karyawan.Berdasarkan rumusan masalah penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian kompensasi langsung di Hotel HB Beach Buton Utara pada indikator gaji yaitu 48,67%, insentif 57,73%, dan tunjangan 50%, sedangkan kinerja karyawan  Hotel HB Beach Buton Utara pada indikator kualitas  kerja yaitu 64,47%, kuantitas kerja 57,73%, ketepatan waktu 53,33%, dan kerjasama 53,33%. Melihat hal tersebut maka pada penelitian ini, pemberian kompensasi kepada karyawan Hotel HB Beach Buton Utara dapat meningkatkan kinerja karyawan sebab pihak perusahaan selalu memperhatikan waktu gajian dan pemberian insentif dan tunjangan berdasarkan pada prestasi dan bobot kerja karyawan. Kata kunci: Kompensasi  langsung, kinerja karyawan
Kualitas Kerja Aparatur Pemerintahan Dalam Pelayanan Pernikahan Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah Nur Latifah Fauziah; Nurjannah Nurjannah
REZ PUBLICA : Jurnal Administrasi Negara, Politik-Pemerintahan & Hubungan Internasional Vol 8, No 2 (2022): Juni-Agustus
Publisher : Laboratorium Ilmu Administrasi Negara Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/rzp.v8i2.34861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas kerja aparatur pemerintahan dalam pelayanan pelayanan pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kualitas kerja aparatur dalam pelayanan publik pada Pelayanan Pernikahan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Sangia Wambulu Kabupaten Buton Tengah berdasarkan penelitian yang telah dilakukan yaitu kualitas kerja masih ada yang belum berjalan dengan baik tentang proses kerja. Hal ini dapat dilihat karena masih terdapat kendala yang dialami oleh pegawai dimana masih kurangnya komputer dan jaringan internet sehingga berpengaruh terhadap kualitas kerja pegawai kantor. Mengenai pelayanan yang diberikan pegawai Kantor Urusan Agama dalam hal kedisiplinan kehadiran juga dikatakan masih kurang baik, hal ini dikarenakan masih ada beberapa pegawai yang belum disiplin dalam mengikuti aturan jam masuk dan pulang kantor sehingga berpengaruh terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.Kata Kunci: Kompetensi, E-Klim, Kualitas Pelayanan.
Pelatihan Penyusunan dan Submission Artikel pada Jurnal Nasional bagi Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo Sahur Saerudin; Nurjannah Nurjannah; Arman Arman; Ela Martisa; Nuzul Hijrah Safitri; Nirmalasari Nirmalasari
BHAKTI BHINNEKA: Jurnal Bina Harmoni dan Karya untuk Transformasi Vol. 2 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Satya Terra Bhinneka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan “Pelatihan Penyusunan dan Submission Artikel pada Jurnal Nasional bagi Mahasiswa Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo” berawal dari permasalahan kurangnya pengetahuan mahasiswa tentang penyusunan dan submissioan pada jurnal nasional. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak mahasiswa Sastra Indonesia yang belum mampu Menyusun artikel ilmiah untuk diterbitkan pada jurnal nasional. Berdasarkan kondisi tersebut, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan mahasiswa dalam menyusun serta mengirimkan artikel ilmiah sesuai dengan standar jurnal nasional. Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya mendukung penguatan budaya menulis dan publikasi ilmiah di kalangan mahasiswa, khususnya di Program Studi Sastra Indonesia. Kegiatan pelatihan diawali dengan pemaparan materi mengenai konsep dasar penulisan artikel ilmiah, meliputi struktur artikel, kaidah kebahasaan akademik, serta ketentuan teknis yang berlaku pada jurnal nasional. Selanjutnya, peserta diberikan penjelasan mengenai proses registrasi dan submission artikel melalui sistem jurnal berbasis daring. Pada sesi ini, pemateri memandu peserta secara langsung mulai dari pembuatan akun, pengisian metadata, hingga pengunggahan naskah artikel. Pelatihan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan diskusi dan praktik langsung, sehingga peserta dapat memahami materi secara komprehensif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh tambahan wawasan dan keterampilan praktis yang dapat meningkatkan kepercayaan diri dalam menulis serta mempublikasikan karya ilmiah. Secara keseluruhan, pelatihan ini memberikan manfaat yang signifikan bagi peserta, baik dari segi peningkatan pengetahuan maupun keterampilan akademik. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong mahasiswa untuk lebih produktif dalam menghasilkan artikel ilmiah dan berkontribusi pada peningkatan kualitas publikasi akademik di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo.
Analysis Of Directive Utterances in “Some by Me” Advertisement In Instagram Nurjannah Nurjannah
Social Science Research Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Juni
Publisher : Inovasi Saintific Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to analyze the use of directive utterances in the “Some by Me” advertisement published on Instagram. The study focuses on identifying the meaning and functions of directive speech acts employed in the advertisement to influence consumer behavior. Using Semantic and pragmatic approaches, this study adopts a qualitative descriptive method to examine the meaning and pragmatic functions of the directives. The data consist of captions from selected Instagram posts by the official “Some by Me” account. The findings reveal that directive utterances in the advertisement are predominantly in the form of imperatives in direct and indirect speech. Additionally, some directives are expressed indirectly through modal constructions and rhetorical questions to maintain politeness and engage audiences more persuasively. The study concludes that directive utterances are a crucial persuasive strategy in digital marketing, especially in beauty product advertisements, where language is carefully crafted to generate interest, urgency, and action among followers. This research contributes to understanding how linguistic choices in social media advertising reflect pragmatic goals and consumer engagement strategies.
Prototipe kata “Senjata” pada Masyarakat Kota Kendari: Tinjauan Semantik Kognitif Sahur Saerudin; Nurjannah Nurjannah
JURNAL PENDIDIKAN BAHASA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN BAHASA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpb.v16i2.4799

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kebahasaan mengenai semantik prototipe pada kata senjata. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh subjektivitas masyarakat Kendari dalam dalam mengungkapkan kata senjata berdasarkan konsep yang ada dalam benaknya. Metode penelitian ini melalui pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang dilaksanakan melalui tahap pengumpulan data, analisis data, dan penyajian hasil analisis data. Data didapatkan melalui kuisoner yang memuat sepuluh variabel tentang konsep senjata. Data tersebut kemudian dianalisis dengan memanfaatkan kajian semantik prototipe. Data yang telah dianalisis selanjutnya disajikan dengan menggunakan metode formal dan informal. Berdasarkan hasil analisis data, penulis menemukan beberapa prototipe yang dapat digunakan untuk mengkategorikan sesuatu sebagai senjata. pengkategorian itu dibagi menjadi dua variabel yaitu variabel alat dan variabel fungsi. Fungsi yang dimaksud disini terbagi dua yaitu untuk melindungi dan untuk melukai. Jawaban responden menujukan bahwa variabel untuk melindung yang paling berpengaruh dalam pengkategorian senjata. Dengan demikian, sesuatu dikategorikan sebagai senjata apabila fungsinya untuk melidungi diri dari segala sesuatu yang dapat membahayakan diri.