Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Correlation of Macrozoobenthos Diversity Index with Physico-Chemical Factors in Lake Toba, Toba Samosir Regency Sinambela, Masdiana; Simangunsong, Mariana; Simorangkir, Andreas; Harahap, Arman
International Journal of Science, Technology & Management Vol. 4 No. 3 (2023): May 2023
Publisher : Publisher Cv. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46729/ijstm.v4i3.829

Abstract

This study aims to determine the macrozoobenthos in Lake Toba, Toba Samosir Regency. This research was conducted from May to July 2018. Determination of research stations based on environmental baseline consisted of 4 stations, namely station 1 in Lumban Binanga Laguboti village, station 2 in Lumban Bul-bul Balige, station 3 in Lumban Binanga Sigumpar, and station 4 in Hutagaol Sigumpar. Samples were taken using Eckman Grab at 3 times at each station. The macrozoobenthos found consisted of two classes, three orders, eight families, 15 species with a total of 565 individuals. The species found were Brotia subgloriosa, Brotia peninsularis, Brotia castulata, Pomacea diffusa, Pomacea paludosa, Filopaludina polygramma, Filopaludina sp., Melanoides tuberculata, Lymnaea sp., Emilia sp., Corbicula sumatrana, Corbicula fluminea, Corbicula japonica, Pilsbryoconcha exilis, and Anodonta sp.. The macrozoobenthic species with the highest number of individuals was Corbicula sumatrana with 141 individuals and the least was Lymnea sp. by 1 individual. The macrozoobenthos ecological analysis included the average density of 2260, the average diversity index of 1.282, the average uniformity index of 0.633, and the average dominance of 0.390. Then correlated with physico-chemical factors using Pearson correlation (r). Correlation of diversity index with physico-chemical factors from the strongest to the weakest starting from depth and phosphate, turbidity, temperature, pH, BOD, and DO.
HUBUNGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DENGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS XI MIA SMA NEGERI 16 MEDAN Inne Leomora A Sinaga; Masdiana Sinambela; Rosida Rosida
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i2.7543

Abstract

Program Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan HasilBelajar Biologi pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia Kelas XI MIA SMA Negeri 16 Medan TahunPembelajaran 2016/2017. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa XI MIA SMA Negeri 16 Medanyang berjumlah 152orang dan sampel penelitian ini adalah seluruh kelas XI MIA yang berjumlah 152 orangdengan cara teknik sempling total. Pengumpulan data yang digunakan adalah dengan menggunakan angketberstruktur dengan 4 option sebanyak 25 butir dan tes dengan 5 option sebanyak 25 soal. Teknik analisa yangdigunakan adalah korelasi produk moment. Dari hasil perhitungan diperoleh rhitung= 0,47 dan indeksdeterminasi (I) = 22%, yang berarti terdapat hubungan yang positif antara motivasi belajar siswa dengan hasilbelajar biologi pada materi pokok sistem ekskresi manusia di kelas XI MIA SMA negeri 16 Medan tahunpembelajaran 2016/2017. Dari pengujian hipotesis diperoleh thitung=6,56, sedangkan ttabel =1,98, berarti thitung >ttabel (6.56 > 1,98) pada taraf signifikan 5% atau alpha 0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatifyang menyatakan ada hubungan yang positif dan signifikan antara motivasi belajar siswa dengan hasil belajarbiologi pada materi pokok sistem ekskresi manusia kelas XI MIA SMA negeri 16 Medan tahun pembelajaran2016/2017 dapat diterima.Kata Kunci : Motivasi Belajar, Hasil Belajar Biologi, Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia
ANALISIS PELAKSANAAN PRAKTIKUM PADA MATA PELAJARAN BIOLOGI DI KELAS X SMA NEGERI 16 MEDAN Fitri Siburian; Masdiana Sinambela; Septie Septie
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i2.7546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan praktikum Biologi di kelas X SMA N 16 Medan,Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X di SMA N 16 Medan yang berjumlah 240 orang siswa.Sampel yang digunakan yaitu kelas X Mia 1 dan X Mia 4 yang berjumlah 80 orang. Manfaat hasil penelitian inisebagai pertimbangan dalam perbaikan pelaksanaan praktikum biologi dimasa akan datang dan memberikaninformasi mengenai pelaksanaan praktikum biologi di SMA N 16 Medan. Penelitian yang dilakukan termasukpenelitian deskriptif kuantitatif dengan perhitungan persentase. Hasil analisis menunjukkan bahwa peralatan yangada di laboratorium cukup baik dengan persentase 58%, alokasi waktu saat praktikum cukup baik denganpersentase 58,8%, penggunaan waktu yang cukup saat praktikum baik dengan persentase 62,2%, pendalamanmateri biologi melalui kegiatan praktikum baik dengan persentase 66,9%, memahami prosedur kerja pada saatpraktikum baik dengan persentase 71,9%, membuat laporan praktikum baik dengan persentase 73,43%, gurumenyampaikan tujuan praktikum sangat baik dengan persentase 85,62%.Kata kunci : Pelaksanaan Praktikum, Praktikum Biologi, Masalah Praktikum
ANALISIS FAKTOR KESULITAN BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK SISTEM EKSKRESI MANUSIA KELAS XI MIA SMA NEGERI 16 MEDAN Rahmayani Rahmayani; Masdiana Sinambela; Rosida Rosida
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2017): Jurnal Pelita Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpp.v5i2.8415

Abstract

The objective of this research is to know the student™s learning difficulties in the material of SystemHuman's Excretion from indicator aspects and factors students learning difficulties on the System Human'sExcretion class XI MIA in SMA Negeri 16 Medan year learning 2016/2017. The research design used is descriptivequantitative. Samples was taken by Purposive Sampling which amounts 80 students. Data colletion techniquesused were test and questionnaire. The results of research showed that students were categorized as incomplete.Presentation of student learning difficulties on aspects of learning indicators that are indicators-1 of 52.81% in thecategory of very high difficulty, in indicator-2 of 55.41% in the very high difficulty category, in indicator -3 of 64% inthe category of very high difficulty, in indicator-4 of 52.25% in the category of very high difficulty, in indicator-5 of40.625% in high difficulty category, on indicator-6 of 50.41% is in the category of very high difficulty. The factorsthat cause student learning difficulties in studying the subject matter of human excretion system are health,student attention, interest, motivation, learning standard, subject matter, parent and school atmosphere,intelligence, teacher teaching method and media.Keywords: factor learning difficulties, learning Indicators, learning difficulties
KEANEKARAGAMAN ZOOPLANKTON DI SEI SIKAMBING KOTA MEDAN, SUMATERA UTARA Melani Oktrinidya Tambunan; Masdiana Sinambela
BIOGENIC : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 4 No 1 (2026): BIOGENIC: Jurnal Ilmiah Biologi
Publisher : Program Studi Biologi UNARS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/biogenic.v4i1.4620

Abstract

Zooplankton merupakan organisme air yang memiliki peranan penting dalam rantai makanan. Sei Sikambing merupakan habitat bagi organisme air dan tempat berbagai aktivitas manusia. Tujuan penelitian untuk mengetahui kelimpahan, indeks keanekaragaman, indeks dominansi dan keadaan sifat fisika-kimia di sungai Sei Sikambing Kota Medan, Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Mei 2024. Jenis penelitian ini adalah Kausal-Komparatif (Causal Comparative Research) yang bersifat ex post facto yaitu berdasarkan kondisi lingkungan perairan sungai. Keanekaragaman zooplankton di Sei Sikambing terdapat 9 genus yaitu Fritillaria, Lucifer, Dadaya, Cyclops, Pariambus, Lecane, Conochilus, Rotaria, Difflugia dan 1 kelas Crustacea yang merupakan Porcellanida larva. Nilai kelimpahan zooplankton pada stasiun I sebesar 6,9, pada stasiun II sebesar 1,8 dan stasiun III sebesar 0. Nilai indeks keanekaragaman (H’) zooplankton tergolong dalam kategori sedang dengan nilai tertinggi ada pada stasiun I sebesar 1,8. Nilai sifat fisika-kimia tergolong dalam kondisi baik dengan hasil pengukuran suhu air didapatkan nilai sekitar 25°C - 27°C, kecerahan air sekitar 28cm – 35,25cm, pH sekitar 5,81 – 7,41, nilai DO sekitar 4,09mg/l – 5,13mg/l, nilai BOD sekitar 2,6mg/l – 3,1mg/l dan nilai COD sekitar 25mg/l – 7,1mg/l. Kondisi paramater fisika-kimia pada saat penelitian masih mendukung kehidupan plankton. Kualitas air di Sei Sikambing berdasarkan parameter fisika-kimia berada dalam kisaran normal.
Conditions Of Phytoplankton Community Structure In Lake Toba Ajibata, Toba Samosir Regency Masdiana Sinambela; Simangunsong Simangunsong; Arman Harahap
International Journal of Science and Environment (IJSE) Vol. 3 No. 2 (2023): May 2023
Publisher : CV. Inara in Colaboration with www.stie-sampit.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijse.v3i2.68

Abstract

The research was conducted with the aim of knowing the condition of the phytoplankton community structure based on diversity index criteria in the waters of Lake Toba, Ajibata District, Toba Samosir Regency. This research was conducted in February -March 2021. This type of research was ex post de facto, carried out at 5 observation stations with 3 repetitions. Phytozooplankton samples were taken using Net plankton No. 25. Identification of phytoplankton was carried out in the Biology Laboratory of the Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Medan State University. Phytoplankton found in 12 genera, namely: Achnantes, Aulacoisera, Encyonema, Claphora, Stigeoclonium, Dictyosphaerium, Staurastrum, Monoraphidium, Oscillatoria, Microcytis, Nostoc, and Chroococcus. The diversity index at Station I was 1.35, II was 1.36, III was 1.31, IV was 1.36, and V was 1.72. The condition of the phytoplankton community structure is stable in the moderate category. The temperature of the waters ranges from 22°C-25°C, the light transparency to the waters ranges from 4-4.5 m, the pH of the waters ranges from 7.36-8.85, the DO of the waters ranges from 6.84-8.25 mg/l, the BOD of the waters ranged from 1.01 to 3.42 mg/l. Lake Toba water quality based on physical and chemical parameters is within the normal range.