Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : AGRIEKONOMIKA

KONTRIBUSI PENDAPATAN AGRIBISNIS KELAPA PADA PENDAPATAN KELUARGA PETANI DI KABUPATEN GORONTALO Bahua, Mohamad Ikbal
9-772301-994005
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa, dan mengetahui tingkat distribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel didasarkan pada pertimbangan kecamatan yang mempunyai potensi perkebunan kelapa yang di tarik purposive random sampling masing-masing dua Desa yang merupakan wilayah potensial perkebunan kelapa. Dari setiap desa ditarik secara acak sederhana 25 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan, besarnya kontribusi usahatani kelapa pada pendapatan keluarga petani adalah 53,6 % atau 4,77 juta rupiah per tahun (2.62 juta rupiah/ha). Sumber pendapatan di luar usahatani kelapa telah memperbaiki distribusi pendapatan keluarga petani yang ditunjukkan dengan semakin kecilnya nilai koefisien Gini. Koefisien Gini untuk pendapatan yang berasal dari kelapa sebesar 0,364, untuk pendapatan keseluruhan usahatani sebesar 0,329, sedangkan untuk seluruh pendapatan termasuk non usahatani 0,275.Kata Kunci: Kontribusi, Pendapatan, Agribisnis, Usahatani KelapaABSTRACTThis research aims to know the contribution of income farm families of coconut farmer, and knowing the level of distribution of income farm families of coconut farmer. The method used is the method the survey. Sampling technique is based on the consideration of the district which had the potential of plantations are in random simple pull each of the two villages which are the potential areas of coconut plantations. From each village are pulled purposive random sampling 25 respondent. The results showed, the amount of contribution revenues from agribusiness coconut farmer in the family income is the 53.6% or 4.77 million rupiah per year (2.62 million rupiah/hectare). Other sources of income outside of farming has coconut farming families improve income distribution as indicated by the small value of the Gini coefficient. Gini coefficient for income derived from oil of 0.364, for overall farm income amounted to 0.329, while for all, including non-farm income of 0.275.Keywords: Contributions, Income, Agribusiness, Coconut Farmer
KONTRIBUSI PENDAPATAN AGRIBISNIS KELAPA PADA PENDAPATANKELUARGA PETANI DI KABUPATEN GORONTALO Bahua, Mohamad Ikbal
Agriekonomika Vol 3, No 2: Oktober 2014
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa, dan mengetahui tingkat distribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel didasarkan pada pertimbangan kecamatan yang mempunyai potensi perkebunan kelapa yang di tarik purposive random sampling masing-masing dua Desa yang merupakan wilayah potensial perkebunan kelapa. Dari setiap desa ditarik secara acak sederhana 25 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan, besarnya kontribusi usahatani kelapa pada pendapatan keluarga petani adalah 53,6 % atau 4,77 juta rupiah per tahun (2.62 juta rupiah/ha). Sumber pendapatan di luar usahatani kelapa telah memperbaiki distribusi pendapatan keluarga petani yang ditunjukkan dengan semakin kecilnya nilai koefisien Gini. Koefisien Gini untuk pendapatan yang berasal dari kelapa sebesar 0,364, untuk pendapatan keseluruhan usahatani sebesar 0,329, sedangkan untuk seluruh pendapatan termasuk non usahatani 0,275.Kata Kunci:Kontribusi, Pendapatan, Agribisnis, Usahatani Kelapa ABSTRACTThis research aims to know the contribution of income farm families of coconut farmer, and knowing the level of distribution of income farm families of coconut farmer. The method used is the method the survey. Sampling technique is based on the consideration of the district which had the potential of plantations are in random simple pull each of the two villages which are the potential areas of coconut plantations. From each village are pulled purposive random sampling 25 respondent. The results showed, the amount of contribution revenues from agribusiness coconut farmer in the family income is the 53.6% or 4.77 million rupiah per year (2.62 million rupiah/hectare). Other sources of income outside of farming has coconut farming families improve income distribution as indicated by the small value of the Gini coefficient. Gini coefficient for income derived from oil of 0.364, for overall farm income amounted to 0.329, while for all, including non-farm income of 0.275.Keywords: Contributions, Income, Agribusiness, Coconut Farmer
Peran Kompetensi Penyuluh Pertanian pada Keterampilan Petani Bawang Merah Mohamad Ikbal Bahua
Agriekonomika Vol 7, No 2: Oktober 2018
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v7i2.4489

Abstract

Penyuluh pertanian dalam upaya mengubah perilaku petani bawang merah menjadi petani yang berkualitas perlu mempunyai kompetensi teknis budidaya tanaman maupun kompetensi manajerial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penyuluh pertanian, menganalisis faktor-faktor kompetensi penyuluh pertanian yang berhubungan dengan keterampilan petani bawang merah, dan menganalisis kekuatan hubungan kompetensi penyuluh pertanian dengan keterampilan petani bawang merah. Metode penelitian ini adalah ex post facto. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Gorontalo. Data penelitian di analisis menggunakan uji Korelasi Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa penyuluh pertanian di Kabupaten Gorontalo tersebar pada sejumlah karakteristik individu, yaitu: umur penyuluh, masa kerja, jumlah petani binaan, tingkat pendidikan, dan pelatihan yang pernah diikuti penyuluh. Kompetensi penyuluh memiliki keeratan hubungan dengan keterampilan petani bawang merah melalui dimensi kompetensi kepribadian, kompetensi andragogik, kompetensi profesionalisme, dan kompetensi sosial.
KONTRIBUSI PENDAPATAN AGRIBISNIS KELAPA PADA PENDAPATAN KELUARGA PETANI DI KABUPATEN GORONTALO Mohamad Ikbal Bahua
Agriekonomika Vol 3, No 2: Oktober 2014
Publisher : Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture, Universitas Trunojoyo Madura, Indonesi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriekonomika.v3i2.447

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa, dan mengetahui tingkat distribusi pendapatan keluarga petani dari usahatani kelapa. Metode yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel didasarkan pada pertimbangan kecamatan yang mempunyai potensi perkebunan kelapa yang di tarik purposive random sampling masing-masing dua Desa yang merupakan wilayah potensial perkebunan kelapa. Dari setiap desa ditarik secara acak sederhana 25 orang responden. Hasil penelitian menunjukkan, besarnya kontribusi usahatani kelapa pada pendapatan keluarga petani adalah 53,6 % atau 4,77 juta rupiah per tahun (2.62 juta rupiah/ha). Sumber pendapatan di luar usahatani kelapa telah memperbaiki distribusi pendapatan keluarga petani yang ditunjukkan dengan semakin kecilnya nilai koefisien Gini. Koefisien Gini untuk pendapatan yang berasal dari kelapa sebesar 0,364, untuk pendapatan keseluruhan usahatani sebesar 0,329, sedangkan untuk seluruh pendapatan termasuk non usahatani 0,275.ABSTRACTThis research aims to know the contribution of income farm families of coconut farmer, and knowing the level of distribution of income farm families of coconut farmer. The method used is the method the survey. Sampling technique is based on the consideration of the district which had the potential of plantations are in random simple pull each of the two villages which are the potential areas of coconut plantations. From each village are pulled purposive random sampling 25 respondent. The results showed, the amount of contribution revenues from agribusiness coconut farmer in the family income is the 53.6% or 4.77 million rupiah per year (2.62 million rupiah/hectare). Other sources of income outside of farming has coconut farming families improve income distribution as indicated by the small value of the Gini coefficient. Gini coefficient for income derived from oil of 0.364, for overall farm income amounted to 0.329, while for all, including non-farm income of 0.275.