Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Implementasi Kegiatan Eksplorasi Sains Fisik pada Anak Berkebutuhan Khusus dalam Aspek Kemampuan Menyimak di Kelompok Bermain Semai Senenan Octaviya, Shella; Dwiana Asih Wiranti
Vilvatikta: Jurnal Pengembangan Bahasa dan Sastra Daerah Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/vilvatikta.v1i2.57

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Data yang dikumpulkan melalui teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek yang diteliti dalam penelitian ini yaitu anak berkebutuhan khusus di kelas B di KB Semai Senenan.  Hasil  dari  penelitian  ini  dapat  diketahui  bahwa  dalam  aspek  kemampuan menyimak pada anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan eksplorasi sains fisik di kelompok bermain semai senenan dalam proses pelaksanaan kegiatannya terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Perkembangan menyimak anak berkebutuhan khusus melalui kegiatan eksplorasi sains fisik sudah berkembang sesuai harapan dan berjalan dengan efektif, selain   perkembangan bahasa, aspek perkembangan lain juga dapat dikembangkan melalui eksplorasi sains fisik yaitu aspek perkembangan kognitif, aspek perkembangan seni dan perkembangan motorik. Faktor pendukung  dari  implementasi  kegiatan  eksplorasi  sains  fisik  pada  anak  berkebutuhan khusus dalam aspek kemampuan menyimak di kelompok bermain semai senenan yaitu keahlian guru dalam mengajar, dukungan dari orang tua siswa dan lingkungan yang mendukung. Faktor penghambat yaitu   tidak adanya guru spesialis anak berkebutuhan khusus, kekurangan media, konsentrasi anak yang kurang fokus, kurangnya pemahaman bahasa guru kepada anak berkebutuhan khusus.
Analisis Kesulitan Membaca Permulaan Siswa Kelas III Sekolah Dasar Berdasarkan Teori Belajar Decoding Putri Lestari; Erna Zumrotun; Dwiana Asih Wiranti
JANACITTA Vol. 8 No. 2 (2025): Janacitta
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/janacitta.v8i2.4258

Abstract

Abstract Early reading difficulties remain a common problem in elementary schools. Many lower-grade students struggle with recognizing similar letters, pronouncing vowels and consonants accurately, and understanding combined sounds such as digraphs and diphthongs. These conditions affect reading fluency and text comprehension, which in turn hinder academic achievement. This study aims to analyze the forms of early reading difficulties and their contributing factors among third-grade students at SD Negeri 2 Bawu, using decoding learning theory as the analytical framework. This research employed a qualitative case study approach through observation, interviews, and documentation. The findings reveal that students experienced difficulties in distinguishing vowels, visually similar consonants, and digraphs and diphthongs. Contributing factors include psychological aspects, phonological development, family environment, and limited school teaching strategies. These findings highlight the importance of implementing phonological and multisensory-based learning strategies as well as parental involvement in supporting children’s reading development. This study contributes by providing empirical evidence on early reading difficulties and offering a foundation for developing relevant intervention models in elementary schools. Abstrak Kesulitan membaca permulaan masih menjadi persoalan umum di sekolah dasar. Banyak siswa kelas rendah menunjukkan hambatan dalam mengenali huruf mirip, melafalkan vokal dan konsonan dengan tepat, serta memahami bunyi gabungan seperti digraf dan diftong. Kondisi ini berdampak pada rendahnya kelancaran membaca dan pemahaman teks, sehingga menghambat pencapaian akademik. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk kesulitan membaca permulaan serta faktor-faktor penyebabnya pada peserta didik kelas III SD Negeri 2 Bawu dengan menggunakan teori belajar decoding sebagai landasan analisis. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik mengalami kesulitan dalam membedakan huruf vokal, konsonan yang mirip secara visual, serta huruf digraf dan diftong. Faktor penyebab kesulitan meliputi aspek psikologis, perkembangan fonologis, lingkungan keluarga, dan strategi pembelajaran di sekolah yang kurang bervariasi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan strategi pembelajaran berbasis fonologis dan multisensori serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak membaca. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan gambaran empiris mengenai kesulitan membaca permulaan sekaligus menawarkan dasar pengembangan model intervensi yang relevan bagi sekolah dasar.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIOVISUAL KOSWA (KOSAKATA JAWA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA KOSAKATA BAHASA JAWA KELAS II SD NEGERI 1 GUYANGAN Amran Dzaki Mubarok, Muhammad; Dwiana Asih Wiranti; Abdullah Efendi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.27722

Abstract

This study aims to measure the effectiveness of KOSWA (Javanese Vocabulary) audiovisual media in improving the ability to read Javanese vocabulary in grade II students of SD Negeri 1 Guyangan. The background of this study is based on the need for contextual, interactive learning media that support the preservation of regional languages. The method used is a quantitative experiment with One Group Pre-test Post-test Design. The research sample was selected using saturated sampling techniques with 21 students. Data were analysed through descriptive statistics and paired sample t-test using the SPSS version 25 application. The analysis results showed an increase in the average value from 43.81 (pre-test) to 78.10 (post-test). The t count value of 16.54> t table -16.946 and a significance value of 0.000 <0.05. These findings indicate that KOSWA media is effective in improving students' ability to read Javanese vocabulary. In addition, this media also encourages critical thinking skills, collaboration, and fosters motivation and positive character in students. This finding is reinforced by the principles of multimedia learning and various previous studies that highlight the importance of digital media in language learning and preserving local culture. Thus, KOSWA becomes a strategic learning medium to support interactive, contextual Javanese language education, preserving local cultural languages ​​and sustainability.