Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS HURUF MELALUI MEDIA SANDPAPER LETTERS DI KELOMPOK B2 RA ALGOZALI BANDUNG Sahida Zuriyah Hijjah Dwi Putri Utami; Teti Ratnasih; Nano Nurdiansah
AZZAHRA Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan latar belakang dari hasil studi pendahuluan peneliti yang menunjukkan bahwa terdapat masalah di kelompok B2 RA Al Gozali Kota Bandung, yaitu rendahnya kemampuan menulis anak yang dibuktikan dengan kurangnya kemampuan anak dalam menulis huruf abjad. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mengetahui kemampuan menulis abjad anak di kelompok B2 RA Al-Gozali Kota Bandung sebelum diterapkan media sandpaper letters; 2) penerapan media sandpaper letters untuk meningkatkan kemampuan menulis abjad anak di kelompok B2 RA Al-Gozali Kota Bandung setiap siklus; 3) mengetahui kemampuan menulis abjad anak setelah diterapkan media sandpaper letters setiap siklus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan model Kemmis dan Mc Taggart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah menerapkan penggunaan media sandpaper letters, kemampuan menulis huruf abjad anak siklus I persentase hasil observasi rata-rata yang didapatkan sebesar 65,46%. Sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 85,35% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan. Berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan diterima, yang artinya media sandpaper letters dapat meningkatkan kemampuan menulis huruf abjad anak.
UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA DINI MELALUI AKTIVITAS BERMAIN MAZE DI KELOMPOK A RA AL-GOZALI BANDUNG Shabila Rahmalia Rahayu; Teti Ratnasih; Nano Nurdiansah
AZZAHRA Vol 4 No 1 (2022)
Publisher : LPPM STAI DARUSSALAM LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Based on preliminary studies, there are several problems at RA Al-Gozali Bandung related to children's cognitive development abilities that have not developed optimally. These problems include children not being able to create something according to their own ideas related to various problem solving, classifying objects into the same group or groups in pairs with two variations, recognizing number symbols, and recognizing letter symbols. The purpose of this study was to find out: 1) Cognitive development of early childhood in Group A RA Al-Gozali Bandung before the maze playing activity was implemented; 2) The process of implementing maze playing activities to improve early childhood cognitive development in group A RA Al-Gozali Bandung in each cycle; 3) Cognitive development of children after implementing maze playing activities in group A RA Al-Gozali Bandung in each cycle. This study uses a class action research method. Based on the results of data analysis in this study, it is known that the cognitive development of children before the action is carried out obtains an average value of 39.17 with failure criteria. Children's cognitive development increases in each cycle, namely in cycle I the average value obtained reaches 46.68 with failure criteria and in cycle II the average value obtained increases to 89.80 with very good criteria. Based on the results obtained, it is proven that maze playing activities can improve children's cognitive development.
the PENGARUH KEGIATAN KOLASE DARI BAHAN DAUN KERING TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI : Penelitian Pada Kelompok B RA-Al Madani Jalancagak Subang Neng Siti Aminah; Yuyun Yulianingsih; Nano Nurdiansah
incrementapedia Vol 4 No 1 (2022): Incrementapedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi PG-PAUD Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36456/incrementapedia.vol4.no1.a5000

Abstract

The low fine motor development of children in group B RA Al Madani is due to the lack of learning that can stimulate children's fine motor development and activities that prioritize children to learn to read, write and count. With collage activities, you can train flexibility and perseverance, recognize shapes and colors, train creativity, and train concentration. The hypothesis in this study is that there is a significant influence between collage activities from dry leaf material on the fine motor development of children. In this study using a quantitative approach to the experimental method of one group pretest posttest design. The data collection technique was carried out through observation and documentation instruments with respondents, namely 10 children. Then the data were analyzed by normality test and hypothesis testing (t-test). The results of data analysis showed that the average value before applying the collage of dry leaf material (pre test) obtained a value of 59.6 in the less category and the average value after applying the collage of dry leaf material (post test) obtained a value of 87, 3 with very good category. The difference in the average value between the pre test and post test shows a significant difference. This is evidenced by the t test hypothesis test that t count t table with t count = 10.0284 and t table = 1.8331. This means that Ha is accepted and it is proven that the collage of dry leaf material has an effect on children's fine motor development.
PENGARUH METODE BEYOND CENTRES AND CIRCLE TIME (BCCT) TERHADAP KEMAMPUAN SOSIAL ANAK USIA DINI : (Penelitian Kuantitatif pada Kelompok A di RA Al-Misbah Cipadung Bandung) Fatimatul Faturohmah; Tuti Hayati; Nano Nurdiansah
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : CV SWA Anugrah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v1i6.804

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan sosial anak yang ditunjukkan pada saat kegiatan pembelajaran, seperti anak tidak mampu bekerjasama dengan teman satu kelompoknya, anak tidak berani bertanya pada guru, dan lain sebagainya. Selain itu, penggunaan metode dalam proses pembelajaran juga dapat mempengaruhi kemampuan sosial pada anak. Metode pembelajaran yang kurang tepat dapat membuat kemampuan sosial anak tidak berkembang dengan baik. Penggunaan Metode Beyond Centre and Circle Time diharapkan mampu memberikan pengaruh yang baik terhahap kemampuan sosial anak usia dini. Oleh karena itu peneliti menggunakan metode Beyond Centre and Circle Time untuk mengetahui pengaruhnya terhadap kemampuan sosial anak usia dini.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui: (1) kemampuan sosial anak sebelum diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time pada kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung; (2) kemampuan sosial anak setelah diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time pada kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung; dan (3) pengaruh metode Beyond Centre and Circle Time terhadap kemampuan sosial anak kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung.Beyond Centre and Circle Time merupakan metode yang digunakan dalam melatih perkembangan dan kemampuan anak melalui metode bermain yang berfokus pada anak. Pendekatan Beyond Centre and Circle Time dapat memperkaya pengalaman bermain anak, merangsang kemampuan sosial dan emosial pada anak usia dini dan dapat berpengaruh baik terhadap kemampuan anak dalam bersosialisasi. Kemampuan sosial pada anak usia dini merupakan perilaku sosial yang didapatkan melalui rangsangan atau stimulus sosial dari lingkungan keluarga dan lingkungan sekitar anak.Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen melalui pendekatan kuantitatif dengan Pre-experimental Design (tes awal-tes akhir kelompok tunggal). Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh, karena semua anggota populasi digunakan sebagai sampel dikarenakan jumlah populasi hanya berjumlah 13 anak. Proses analisis data terlebih dahulu dilakukan uji instrumen yaitu validitas dan reliabilitas, kemudian dilakukan uji parsial item per indikator, uji normalitas, uji homogenitas dan uji t.Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak sebelum diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 68 berada pada kategori cukup. Kemudian setelah diterapkan metode Beyond Centre and Circle Time diperoleh nilai rata-rata posttest sebesar 78 berada pada kategori baik. Hasil uji t diperoleh thitung >ttabeldengan nilai 2,3832 > 1,7709, maka hipotesis Ha diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh penerapan metode Beyond Centre and Circle Time terhadap kemampuan sosial anak usia dini di kelompok A RA Al-Misbah Cipadung Bandung.
KEGIATAN MEMBATIK ECOPRINT UNTUK PERKEMBANGAN SENI ANAK USIA DINI Aam Kurnia; Nano Nurdiansah; Kiki Kilma Rihani
Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Kreasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Perkumpulan Pendidikan Islam Anak Usia Dini Wilayah Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51529/kjpm.v3i1.497

Abstract

Based on the background of art development research in group B RA Al-Husna shows that children's learning is still teacher-centered, even though the learning model used in this school is a group learning model. However, children are not free to choose activities according to their interests. The purpose of this study was to find out: (1) The reality of children's activities in ecoprint batik activities in group B RA Al-Husna; (2) The reality of the development of art group B RA Al-Husna; and (3) The reality of the relationship between ecoprint batik and the development of early childhood art in RA Al-Husna. This research is a quantitative research with a correlational research approach to find the relationship between variable X (Ecoprint Batik Making Activities) with variable Y (Art Development). Data collection techniques in this study were obtained through observation, performance, and documentation techniques. Then the data is analyzed using partial analysis of items per indicator, normality test, linearity test, correlation coefficient, and hypothesis test. The results showed that ecoprint batik activities were in the very good category with a value of 88.80 and the development of early childhood art in the very good category with a value of 84.88. The contribution given to variable X (ecoprint batik activities) to variable Y (early childhood art development) was 49% and the other 51% was influenced by other factors that were not examined in our PKM
Korelasi Antara Kegiatan Anak Pada Penggunaan Media Lotto Angka Dengan Kemampuan Berhitung Anak Usia Dini Lestari, Praninda Citra; Hidayat, Heri; Nurdiansah, Nano
Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Global: Jurnal Ilmiah Multidisiplin
Publisher : Media Kreatif Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/axmyyx67

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media lotto angka yang tergolong sangat tinggi dengan rendahnya kemampuan berhitung. Hal ini terlihat ketika anak belum mampu mengurutkan angka dari 1-10 dengan tepat dalam kegiatan berhitung. Fenomena ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kegiatan anak pada penggunaan media lotto angka dengan rendahnya kemampuan berhitung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kegiatan anak pada penggunaan media lotto angka dengan kemampuan berhitung anak usia dini. metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini adalah anak Kelompok A  RA Amal Bakti yang berjumlah 14 orang. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui observasi, unjuk kerja dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kegiatan anak pada penggunaan media lotto angka diperoleh nilai rata-rata 64 dengan kategori cukup. Kemampuan berhitung anak diperoleh nilai rata-rata 74 dengan kategori baik. Dengan kata lain, terdapat hubungan positif yang signifikan antara kegiatan anak pada penggunaan media lotto angka dengan kemampuan berhitung anak.
Pengaruh Permainan Lego Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Pada Kelas A Di Ra Al-Kautsar Kota Banjar Nursaadah, Shofia; Ratnasih, Teti; Nurdiansah, Nano
Journal of Islamic Education for Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2025): Volume 7, No 1 (2025) JIEEC : Journal of Islamic Education for Early Childhood
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/jieec.v7i1.8193

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang berkembangnya semangat belajar anak-anak di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar, terutama dalam mengenal konsep bilangan 1-10, dan masalah perhatian selama pembelajaran. Beberapa anak cenderung melamun, sulit menjawab pertanyaan guru, dan belum mampu membedakan atau membilang lambang bilangan 1-10. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. Masa usia dini merupakan periode penting bagi pengembangan potensi dan aspek perkembangan anak, termasuk perkembangan kognitif. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan kognitif anak usia dini adalah permainan lego. Bermain lego membantu anak mengenal konsep bilangan dan memecahkan masalah, serta meningkatkan kemampuan imajinasi dan berpikir mereka. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, parsial item per indikator, normalitas, homogenitas, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai rata-rata perkembangan kognitif anak dari 58 (kategori cukup) sebelum intervensi lego menjadi 70 (kategori baik) setelah intervensi. Uji hipotesis menghasilkan thitung = 11,75 dan ttabel = 1,74, yang membuktikan adanya pengaruh signifikan permainan lego terhadap perkembangan kognitif anak usia dini di kelompok A RA Al-Kautsar Banjar. Kata Kunci: Perkembangan Kognitif, Permainan Lego, Anak Usia Dini. Abstract This research is motivated by the lack of enthusiasm for learning among children in group A of RA Al-Kautsar Banjar, particularly in recognizing the concept of numbers 1-10, and issues with attention during lessons. Some children tend to daydream, have difficulty answering teachers' questions, and are unable to differentiate or count the symbols of numbers 1-10. Therefore, this study aims to determine the effect of Lego play on early childhood cognitive development. Early childhood is a crucial period for developing a child's potential and developmental aspects, including cognitive development. One of the factors influencing early childhood cognitive development is Lego play. Playing with Lego helps children recognize number concepts, solve problems, and enhances their imagination and thinking abilities. The method used is quasi-experimental with a one-group pretest-posttest design. Data analysis includes validity, reliability, partial item per indicator, normality, homogeneity, and t-tests. The results show a significant increase in the average cognitive development score of children from 58 (fair category) before the Lego intervention to 70 (good category) after the intervention. Hypothesis testing yields a t-value of 11.75 and a t-table value of 1.74, proving a significant effect of Lego play on early childhood cognitive development in group A of RA Al-Kautsar Banjar.
PENGARUH METODE BERMAIN KONSTRUKTIF TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI RA AL-MUFASSIR KECAMATAN PASEH KABUPATEN BANDUNG Siti Azkia Salsabiila; Heri Hidayat; Nano Nurdiansah
JURALIANSI: Jurnal Lingkup Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2022): JURALIANSI (JURNAL LINGKUP ANAK USIA DINI)
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/juraliansipiaud.v3i2.872

Abstract

This study aims to see how much influence the constructive play method has on the ability to recognize geometric shapes in early childhood. The method used is a quasi-experimental model of non-equivalent pretest posttest control group design. The data that has been collected, the researcher analyzes it using normality, homogeneity, and hypothesis tests. enough. The results of the calculation of the hypothesis test obtained a tcount of 4.09 > ttable of 2.093, which means that Ha is accepted, so there is a difference between those using the constructive play method and the storytelling method. Improved understanding of the geometry of the children in the control group obtained a value of 0.22 with low criteria, while the experimental group obtained a value of 0.66 with high criteria. The high understanding of children's geometry is caused by the influence of the constructive play method which obtains an effect size value of 1.79 > 1.00, which means it has a strong influence.
Hubungan Kegiatan Pentas Seni Dengan Rasa Percaya Diri Anak Usia Dini D, Deardjati; Ratnasih, Teti; Nurdiansah, Nano
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 2 (2025): September
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.17160879

Abstract

Performing arts is one of the activities that can provide first-hand experience for early childhood in expressing themselves, developing courage, as well as training a sense of self-confidence. This study aims to know the relationship between performing arts activities and early childhood confidence. The research method used was correlational quantitative with total sampling technique. Study subjects a total of 15 children of group B RA Al-Mukhlisin 2. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using product moment correlation test. The results of the study showed that art penta activities were in the good category with an average score of 77, while children’s self-confidence was in the excellent category with a mean score of 89. The results of correlation analysis obtained a value of r = 0.746 with a significance of 0.001, which means that there was a significant relationship between the activities of children and children’s sense of pentas. religion. The coefficient of determination shows that art scenery contributes as much as 55.6% to children’s sense of self-confidence, while 44.4% is influenced by other factors. Thus, it can be concluded that performing arts activities play an important role in boosting early childhood self-confidence. 
Hubungan Aktivitas Integrasi Visual Motorik Dengan Handwriting Skills Anak Usia Dini Nur Amanah, Khamila Osama; Kurnia, Aam; Nurdiansah, Nano
JOURNAL OF EARLY CHILDHOOD EDUCATION STUDIES Vol 4 No 1 (2024): Juni
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini STAI YPBWI Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54180/joeces.2024.4.1.163-196

Abstract

Handwriting skills pada anak usia dini merupakan keterampilan dasar yang penting dalam perkembangan akademis mereka. Salah satu faktor yang mempengaruhi handwriting skills ini adalah integrasi visual motorik, yaitu kemampuan untuk mengkoordinasikan persepsi visual dengan gerakan motorik tangan. Berdasarkan hasil observasi di Kelompok B RA Al-Hasan Panyileukan Kota Bandung yang menunjukkan adanya masalah pada keterampilan motorik halusnya. Hal ini terlihat dari sejumlah anak, di mana 50% diantaranya mengalami kesulitan dalam memegang dan mengendalikan alat tulis, yang menyebabkan adanya hambatan pada handwriting skills mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara integrasi visual motorik dengan handwriting skills anak usia dini. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh artinya jumlah sampel dilakukan dengan menetapkan seluruh populasi sebagai responden penelitian. Teknik pegumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh harga t hitung 3.59 > t tabel 2.179, maka dapat diinterpretasikan bahwa hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Artinya adanya korelasi yang signifikan antara integrasi visual motorik dengan handwriting skills anak usia dini, di mana anak-anak dengan kemampuan integrasi visual motorik yang baik cenderung memiliki handwriting skills yang lebih baik. Dengan demikian, intervensi yang difokuskan pada latihan visual motorik di lingkungan pendidikan anak usia dini dapat menjadi langkah efektif dalam mendukung perkembangan handwriting skills mereka.