Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

The Relationship of Knowledge and Attitudes of Pregnant Women About Balanced Nutrition to the Fulfillment of Nutrition During Pregnancy Efi Satriana Silalahi
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 2 No. 2 (2021):
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: In the maintenance and health of the mother, as well as supplies for the lactation period, both for the fetus and the mother (for example, the supply of iron, protein and calcium ). The most important thing for pregnant women is not quantity but food quality. Food should be balanced and contain a sufficient amount of all nutrients. This study aims to analyze the relationship between the knowledge and attitudes of pregnant women about balanced nutrition to the fulfilment of nutrition during pregnancy at the Citra Clinic. Method: This type of research is a survey that is analytical and descriptive with a cross-sectional approach. The population in this study were pregnant women who came to Citra's primary clinic to check on pregnancy. The study sample was 60 people with total sampling techniques and chi-square data analysis. The results showed that the knowledge and attitudes of pregnant women about balanced nutrition are related to the fulfilment of nutrition during pregnancy. Result : From the results of the study, it is known that (0.001 < ? = 0.05 ho, being rejected means that there is a relationship between the knowledge period of pregnancy, the need for nutrients increases to meet the needs of fetal growth and development, and attitudes of pregnant women about balanced nutrition towards the fulfilment of nutrition during pregnancy..
The Relationship Between Parental Parenting And Nutritional Status In Toddlers Efi Satriana Silalahi
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: In developing countries, pain and mortality in children under five are largely influenced by nutrition, so the morbidity and mortality rates in this period can be useful information about malnutrition in society. Childcare can be defined as the behaviour practised by caregivers (mother, father, grandmother, caregiver) in providing food, health maintenance, stimulation and emotional support needed by children for growth and development, including parental affection and responsibility. This study aimed to determine whether there was a relationship between parental parenting and the state of nutritional status in toddlers. Method: This type of research is analytical research with a cross-sectional approach. The population in this study was all mothers who had toddlers in Hamlet XX Bandar Klippa Village, Percut Sei Tuan District, which amounted to 75 people (total sampling). Data were obtained by interview using questionnaires. The results of the chi-square statistical test have a value of p = 0.011 < 0.05. Result : The results of this study show that parental parenting is very influential on the nutritional status of toddlers. Still found toddlers with nutritional status in the underweight category of 20.0%, short category height of 40.0% and nutritional status of the thin category of 11.4%.It is recommended to every parent to pay more attention to actions and parenting patterns in eating, basic care, as well as sanitation and the environment so that it will able to improve the nutritional status of toddlers.
The Relationship Of The Age Of Pregnant Women Under 20 Years Old With Premature Delivery Efi Satriana Silalahi
International Archives of Medical Sciences and Public Health Vol. 1 No. 1 (2020)
Publisher : Pena Cendekia Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: There are still many preterm labourers from the age factor of the mother, namely, women who become pregnant at the age of 20 years greatly affects the occurrence of preterm labour. Pregnant women under 20 years old can harm maternal health as well as the growth and development of the fetus because of the immature reproductive apparatus for pregnancy and coupled with psychological, social, and economic stress, thus facilitating the occurrence of prematurity. This study aims to analyze the relationship between the age of pregnant women under 20 years old and premature delivery at the Muhammadiyah General Hospital Medan.. Method: This type of research is an analytical survey with a cross-sectional approach. The population in this study was all maternity mothers who gave birth at the Muhammadiyah Medan General Hospital, which amounted to 43 people. The sample was 43 people with a sampling technique, namely a total sampling where the entire population was sampled. Data were obtained by interview using questionnaires and analysis with chi-square. Result : Spearman, there is that Probability (0.001) < ? (0.05) means Ho rejected, meaning that it is seen that the age of pregnant women under 20 years of age is significantly related to premature delivery. It is expected for health workers to be able to provide information by conducting counselling to mothers who are pregnant under the age of 20 years about the impact/risk that occurs in their pregnancy.
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PIJAT BAYI DI KLINIK SEHATI MEDAN PERIODE MEI-JUNI 2019: Nama Lengkap Penulis : Efi Satriana Silalahi,SST,MKM Efi Satriana Silalahi
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 1 (2020): Volume 1 Edisi: 1 April 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i1.10

Abstract

Pijat bayi terbukti memiliki manfaat tak hanya membuat bayi menjadi nyaman, namun proses pijat bayi juga meningkatkan bonding (ikatan emosional) antara ibu dan bayi. Informasi dan pengetahuan yang kurang, menyebabkan sebagian orangtua beranggapan bahwa pijat bayi dilakukan hanya pada bayi yang sakit serta dilakukan oleh tukang pijat atau tenaga medis yang menguasai pijat. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui pengetahuan ibu tentang pijit bayi di Klinik Sehati Medan. Jenis penelitian ini adalah bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel Penelitian berjumlah 30 orang dengan metode accidental sampling, Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase.Hasil penelitian mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 13 orang (43,33%) ,berdasarkan umur mayoritas berpengetahuan baik dan cukup pada umur 18 – 36 tahun sebanyak 8 orang (26,67%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpengetahuan cukup pada pendidikan menengah 8 orang (26,67%), berdasarkan pekerjaan mayoritas berpengetahuan cukup pada yang bekerja sebanyak 9 orang (30 %).
HUBUNGAN JUMLAH PARITAS DENGAN MENOPAUSE DI DUSUN III DESA SEI MENCIRIM KECAMATAN SUNGGAL KABUPATEN DELI SERDANG: Nama Lengkap Penulis : Efi Satriana Silalahi,SST,MKM Efi Satriana Silalahi
EVIDANCE BASSED JOURNAL Vol. 1 No. 2 (2020): Volume 1 Edisi: 2 Agustus 2020
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v1i2.20

Abstract

Menopause merupakan waktu penghentian menstruasi secara permanen yang terjadi setelah hilangnya aktivitas ovarium yang akan di alami oleh setiap wanita biasanya terjadi di atas usia 40 tahun. Namun saat rata-rata usia menopause wanita Indonesia adalah 45-55 tahun. Studi tentang menopause sangat penting, terutama terkait akibat yang akan terjadi pasca menopause seperti penyakit kardiovaskuler dan osteoporosis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan usia menopause alami dan menganalisis hubungannya terhadap jumlah paritas pada wanita di Dusun III Desa Sei Mencirim Kecamatan Sunggal Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik, Metode pendekatan dengan menggunakan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita di usia 45-60 tahun di Dusun III Desa Sei Mencirim pada bulan februari 2019 sejumlah 58 responden, dengan teknik total sampling dan analisa data chi square. Terdapat hubungan paritas dengan usia menopause pada ibu di Dusun III Desa Sei Mencirim dengan p value 0,000
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA PERSALINAN PREMATUR DI RSUP H. ADAM MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2021 – DESEMBER 2022 Meiyana Sinaga; Efi Satriana Silalahi; Merkurius Talunohi; Desri Zega
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 4 | Edisi 1 | April 2023
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v4i1.145

Abstract

Persalinan adalah proses pengeluaran janin yang terjadi pada kehamilancukup bulan 37- 42 minggu, Berdasarka WHO (World Health Organization), bayipremature adalah bayi lahir hidup sebelum usia kehamilan minggu ke 37. 35%kematian neonatal di dunia disebabkan oleh komplikasi kelahiran premature. Jumlahkematian neonatal dengan usia 0-6 hari sebesar 78,5%.%. Dan di RSUP H. AdamMalik Medan Periode Januari 2014 – Desember 2015 kejadian abortus insipienssebanyak 36 kasus.Penelitian ini bersifat deskriptif yaitu bertujuan untuk mengetahui faktor-faktoryang mempengaruhi persalinan prematur di RSUP H. Adam Malik Medan PeriodeJanuari 2014 – Desember 2015 dengan jumlah populasi 36 orang yang diperolehdari Medical Record dan yang dipergunakan total sampling sebanyak 36 orang.Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan bahwa persalinan prematureberdasarkan usia ibu mayoritas pada usia ibu 20 – 35 tahun sebanyak 19 orang(52,8 %), berdasarkan paritas mayoritas pada multipara sebanyak 17 orang (47,3%), berdasarkan riwayat sebelumnya mayoritas pada adanya riwayat sebanyak 21orang (58,3 %), dan berdasarkan penyakit ibu mayoritas sebanyak 19 orang (52,8)Disarankan pada Bidan di RSUP H. Adam Malik Medan agar dapatmemberikan informasi tentang persalinan prematur pada ibu hamil di RB 1 Obgynyang bertujuan untuk menurunkan angka kejadian perasalinan premature pada ibuhamil.Keywords: Persalinan Prematus, Faktor-faktor
TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA BAYI DI DUSUN VI DESA TELAGA SARI Efi Satriana Silalahi; Wina Laia
EVIDANCE BASSED JOURNAL Publikasi Vol. 4 | Edisi 3 | Desember 2023
Publisher : Media LPPM Sehati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71283/ebj.v4i3.147

Abstract

Imunisasi merupakan suatu tindakan yang dibuat agar meningkatkanderajatkesehatan terhadap bayi, anak, dan ibu hamil, khususnya kepada bayiyang belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat. Imunisasi adalah suatu upayauntuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadapsuatu penyakit sehingga bila suatu saat terpapan dengan penyakit tersebut tidakakan sakit atau hanya mengalami sakit ringan (Permenkes RI 12, 2020). Jenispenelitian ini bersifat deskritif dengan menggunakan data sekunder yanghasilnya diambil dari puskesmas dan pengambilan data ini juga di lakukandengan dataprimer yang diperoleh dari pengisian kuesioner secara langsungoleh responden di dusun VI desa telaga sari dengan populasi 30 orang. Seluruhpopulasi dijadikan sampel pada penelitian sebanyak 30 orang.Dari hasil penelitian yang ditemukan bahwa pengetahuan respondententang tingkat pengetahuan ibu tentang pemberian imunisasi dasar lengkappada bayi tahun 2021 mayoritas pada umur 20-30 tahun 25 orang (83,3%),mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 13 orang(43,3%), dan mayoritas berpengetahuan kurang sebanyak 15 orang (50%).Keywords: imunisasi, bayi
Hubungan Pengetahuan Remaja Putri Dengan Sikap Personal Hygiene Saat Menstruasi Di SMA Muhammadiyah 8 Kisaran Efi Satriana Silalahi; Kiki Khoiriyani
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 7 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i7.1745

Abstract

Hygiene pada saat menstruasi merupakan komponen personal hygiene (kebersihan perorangan) yang berperan penting dalam status perilaku kesehatan seseorang. Termasuk menghindari adanya gangguan pada fungsi alat reproduksi. Pada masa remaja yang sudah mengalami menstruasi perlu mengenal tubuh dan organ reproduksi. Pengabaian kesehatan reproduksi dapat menimbulkan infeksi alat reproduksi dan berpengaruh terhadap infertilitas atau kemandulan. Salah satu faktor risiko infeksi saluran reproduksi adalah hygiene menstruasi yang buruk.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Remaja Putri dengan Sikap Personal Hygiene Saat Manstruasi di SMA Swasta Muhammadiyah 8 Kisaran. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Cara pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan jumlah sampel sebanyak 61 responden. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas tingkat pengetahuan remaja tentang sikap personal hygiene saat menstruasi baik sebesar 41 orang (67,2%) memiliki tingkat pengetahuan baik, mayoritas sikap personal hygiene saat mestruasi pada remaja putri nilai p value 0,000 (<0,05). Ada Hubungan Pengetahuan Remaja Putridengan Sikap Personal Hygiene Saat Menstruasi
Hubungan Pola Asuh Dan Pemberian Asi Esklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Desa Sei Mencirim Efi Satriana Silalahi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jikmc.v4i2.1635

Abstract

Masalah penelitian adalah Masalah gizi di sebagian besar negara berkembang merupakan masalah utama kesehatan masyarakat, terutama pada balita, anak-anak dan wanita usia produktif, Stunting pada anak balita adalah salah satu masalah kekurangan gizi yang menjadi perhatian utama di Indonesia, Indonesia merupakan negara urutan kelima yang memiliki prevalensi anak stunting tertinggi setelah India, China, Nigeria dan Pakistan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara pola asuh ibu dan ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita Desa Sei Mencirim Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Metode Penelitian ini menggunakan desain penelitian rancangan analitik dengan rancangan cross sectional dan teknik secara simple random sampling melibatkan 54 responden Populasi penelitian ini adalah balita. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner. Dianalisis menggunakan uji statistik Chi Square. Hasil penelitian diperoleh nilai pola asuh ibu (p=0,00; OR=35,714; CI=6,670- 191,21), ASI eksklusif (p=0,049; OR=3,769; CI=1,158 – 12,70 ), menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara Pola Asuh Ibu dan ASI Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Kesimpulan: Hasil penelitian ini adalah balita yang tidak mendapatkan ASI Eksklusif akan berisiko 3 kali lipat dapat mengalami stunting dibandingkan balita yang mendapatkan ASI Eksklusif, dan balita dalam Pola Asuh Makan yang tidak tepat berisiko 3kali lipat dapat mengalami stunting dibandingkan dengan balita yang pola asuh makan tepat.
PENGARUH BABY SPA TERHADAP PERKEMBANGAN KEMAMPUAN MOTORIK BAYI USIA 3-6 BULAN DI DESA TELAGA SARI TAHUN 2023 Susanti, Novi; Sinaga, Meiyana; Silalahi, Efi Satriana
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 8 No 2 (2023): Vol. 8 No. 2 Desember 2023
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v8i2.1258

Abstract

Perkembangan motorik merupakan sesuatu proses kemasakan atau gerak yang langsung melibatkan otot-otot untuk bergerak dan proses pensyarafan yang menjadi seseorang mampu menggerakkan tubuhnya. WHO menyatakan, bahwa 5-10% anak –anak usia prasekolah mengalami disfungsi otak minor, termasuk gangguan perkembangan motorik halus. Indonesia anak mengalami keterlambatan perkembangan umum belum diketahui dengan pasti , tetapi diperkirakan sekitar 1-3% anak di bawah usia 5 tahun mengalami keterlambatan perkembangan umum. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pada perkembangan motorik adalah dengan melakukan baby spa. Tujuan penelitian ini untuk melihat bahwa treatment yang dilakukan dapat meningkatkan Perkembangan Motorik Bayi Usia 3-6 Bulan di Desa Medan Krio Tahun 2023. Jenis desain penelitian ini menggunakan pre-Eksperimen Design dengan rancangan One Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini yaitu bayi dengan usia 3-6 bulan di desa medan krio dengan teknik pengambilan sampel secara Perposivo Sampling yang terdiri dari 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan bayi sesudah dilakukan baby spa lebih tinggi dari pada sebelum baby spa. Setelah mendapat perlakukan baby spa terjadi peningkatan bayi dalam kategori caution dari 2 menjadi 16 (53.3) bayi, kategori normal dari 13 menjadi sebanyak 14 (46.7) bayi dan dalam kategori caution telah terjadi peningkatan menjadi kategori advance dengan nilai p= 015b (<0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa Hipotesa diterima berarti Ada Pengaruh Baby Spa Terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Bayi Usia 3-6 Bulan Di Desa Medan Krio Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu Ada Pengaruh Baby Spa Terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Bayi Usia 3-6 Bulan Di Desa Medan Krio Tahun 2023.Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk mengembangkan promosi dan edukasi tentang baby spa kepada masyarakat khususnya pada orang tua untuk meningkatkan perkembangan motorik bayi.