Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Sterilisasi Non-Termal Berbasis HPEF–UV sebagai Solusi Peningkatan Mutu Susu pada Rembangan Dairy Farm Budi Hariono; Dimas Triardianto; Adhima Adhamatika; Findi Citra Kusumasari; Angga Herviona Ikhwanudin; Nurul Widadi
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.426

Abstract

Rembangan Dairy Farm merupakan sentra produksi susu segar dan susu pasteurisasi di kawasan wisata Rembangan, Jember. Namun, proses pengolahan yang masih bergantung pada pasteurisasi konvensional menyebabkan mutu sensoris mudah menurun dan tidak mampu mengatasi mikroorganisme termodur, sehingga keamanan dan umur simpan produk masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan mutu dan keamanan susu melalui penerapan teknologi sterilisasi non-termal berbasis High Pulsed Electric Field–Ultraviolet (HPEF–UV) serta penguatan kapasitas mitra dalam pengoperasian alat. Pelaksanaan kegiatan meliputi identifikasi kondisi mitra, perancangan dan pembuatan alat HPEF–UV, serta diseminasi melalui sosialisasi penggunaan alat, dan troubleshooting. Evaluasi keberdayaan dilakukan melalui wawancara terstruktur dan observasi berbasis checklist untuk menilai peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis mitra. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra terhadap prinsip sterilisasi non-termal, fungsi komponen alat, dan tahapan kerja dalam SOP. Mitra juga mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan menangani masalah teknis dasar. Implementasi teknologi HPEF–UV memberikan solusi terhadap keterbatasan pasteurisasi serta meningkatkan kesiapan mitra untuk menghasilkan susu yang lebih aman, stabil, dan kompetitif sebagai produk unggulan wisata Rembangan. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer teknologi tepat guna dapat memperkuat keberdayaan mitra sekaligus meningkatkan nilai tambah produk peternakan lokal.