Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Konstruktivisme dan Relasi Agen dan Struktur dalam Kebijakan Second Home Visa Indonesia Yosie Abdi; Shiskha Prabawaningtyas; Anton Aliabbas; Tatok Djoko Sudiarto
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 4 (2025): Jurnal Ilmu Multidisplin (Oktober - November 2025)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i4.1317

Abstract

Indonesia dinilai menjadi negara yang “kurang ramah” terhadap investor asing, ditambah pandemi COVID-19 telah memperparah keadaan ekonomi negara. Sebagai agen, dalam konstruktivisme, diyakini bahwa sistem merupakan bentukan agen dan dapat diubah, kesulitan akibat pandemi ini kemudian tentu dapat diubah oleh agen. Lewat berbagai kementerian, dinyatakan bahwa sektor ekonomi yang berkaitan dengan investasi, pariwisata, dan berbagai sektor lainnya dinyatakan bahwa perlu ada cara untuk meningkatkan PMA yang bermanfaat bagi berbagai sektor di Indonesia. Dari beberapa negara yang telah menciptakan kebijakan semacam SHV, kebijakan ini dinilai bermanfaat dan dapat memperbaiki berbagai sektor secara sekaligus. Untuk itu, diciptakan UU Cipta Kerja sebagai langkah pemerintah untuk memperbaiki situasi, dan SHV menjadi turunan yang tidak kalah penting untuk meningkatkan PMA di Indonesia dan menjadi langkah bagi imigrasi Indonesia untuk menyumbang pembangunan negara.
BRICS Plus dan Restrukturisasi Tatanan Global: Analisis Neo-Realisme, Soft Power, dan Constructivism terhadap Pergeseran Kekuasaan Dunia Artomo, Bimo Tri; Sudiarto, Tatok Djoko; Khairizah, Khairizah
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis Vol. 6 No. 1 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmh.v6i1.1930

Abstract

The expansion of BRICS into the BRICS Plus framework reflects a broader transformation in the global order amid declining Western dominance and the growing assertiveness of emerging economies. While existing studies largely emphasize the economic implications of BRICS enlargement, limited attention has been given to its combined material, normative, and identity-based dimensions. This study aims to analyze how BRICS Plus contributes to the restructuring of the global order by integrating Neo-Realist, Soft Power, and Constructivist perspectives. Employing a qualitative descriptive approach, the research is based on systematic literature analysis of academic journals, policy reports, and official BRICS documents. Data are examined through thematic content analysis to identify patterns related to power balancing, non-coercive influence, and identity construction among BRICS Plus members. The findings indicate that BRICS Plus functions not only as a mechanism of collective balancing against Western-dominated institutions through alternative financial arrangements, but also as a platform for projecting soft power and promoting a shared Global South identity. The study concludes that the influence of BRICS Plus is derived from the interaction between material capabilities, normative appeal, and collective identity formation, positioning it as a significant actor in the ongoing transition toward a more multipolar and inclusive global order.