Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Environmental Performance Versus Corporate Financial Performance (Environemntal Media Exposure di Indonesia) Rusli, Yohanes Mardinata
EQUITY: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol 22, No 1 (2019): EQUITY
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (573.384 KB) | DOI: 10.34209/equ.v22i1.928

Abstract

The purpose of this study is examine the effect of environmental performance, type of industry and environmental media exposure on corporate financial performance in public companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2015-2017. The population used in this study are public companies or issuers other than financial service institutions or the banking and financial sectors listed on the Indonesia Stock Exchange. The data obtained is secondary data using library research. The sampling method used purposive sampling technique, obtained as many as 24 companies as a study sample for four years. The analysis in this study uses Statistical Product and Service Solutions (SPSS) software program version 24.0, where the statistical model used is multiple regression analysis. The results in this study are that environmental performance is good without and with the existence of moderating environmental media exposure variables having a significant and positive influence on corporate financial performance. While typr of industry is good without being moderated or moderating the variable environmental media exposure, it does not have a significant effect on corporate financial performance. For further research, it is recommended to enlarge the research sample not only limited to public companies or issuers other than financial service institutions, but also include public companies or issuers of the banking and financial sectors as research samples.
AGRESIVITAS PERPAJAKAN PERUSAHAAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI NEGARA INDONESIA DAN MALAYSIA YANG DIMODERASI OLEH KINERJA KUANGAN PERUSAHAAN Rusli, Yohanes Mardinata
Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Prodi Akuntansi FEB UNITOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.053 KB) | DOI: 10.25139/jaap.v5i2.4213

Abstract

Suatu perusahaan melakukan manajemen perpajakan yang legal dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku untuk meminimalisasikan beban pajaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas perpajakan pada masa pandemi covid-19 khususnya untuk perusahaan yang terdaftar di Indonesia Stock Exchange dan Malaysia Stock Exchange, yaitu: (i) pengaruh inventory intensity terhadap agresivitas pajak; (ii) pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak; (iii) pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap agresivitas pajak (iv) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara capital intensity terhadap agresivitas pajak; (v) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak; dan (vi) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik kuantitatif dari sumber dari data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuanan dan laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Pasar Modal. Pengambilan data untuk penelitian ini dilakukan terhadap dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia selama periode tahun 2015-2020. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis regresi data panel. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Untuk Indonesia data diambil dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah populasi 72 perusahaan dan diperoleh sampel sebanyak 25 perusahaan. Data untuk Malaysia diambil dari pasar modal di Malaysia dengan jumlah sampel sebanyak 23 perusahaan perusahaan industri dasar dan kimia berdasarkan kriteria tertentu. Berdasarkan hasil pengujian yang menggunakan regresi liner berganda, dapat disimpulkan bahwa: (1) inventory intensity berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (2) capital intensity berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (3) pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (4) kinerja keuangan perusahaan memoderasi pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak; (5) kinerja keuangan perusahaan memoderasi pengaruh antara capital intensity terhadap agresivitas pajak; dan (6) pertumbuhan penjualan tidak memoderasi pengaruh antara inventory inventory intensity terhadap agresivitas pajak
PENGARUH KUALITAS AUDIT DALAM HUBUNGAN ANTARA TAX PLANNING DENGAN NILAI PERUSAHAAN Rusli, Yohanes Mardinata
Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC Perpajakan
Publisher : Prosiding Seminar Nasional INDOCOMPAC

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.922 KB)

Abstract

This study is performed to investigate the effect of the behavior of tax planning company management can improve the firm value by moderated audit quality. The impact of tax planning on firm value is a function of the tax savings and the effective tax rate in the financial statements. Data that used in this research is secondary data, drawn from the annual reports of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. The research was found that tax planning affects the value of the company because of the higher agency costs by analyzing samples from mining companies listed on the Indonesian Stock Exchange for the period 2010 to 2014. This study has limitations with the studied company is a company in the mining sector. The results of this study are tax planning with an effective tax rate did not significantly affect the value of the company. Audit quality as a moderating variable, tax planning will weaken the value of the company. The research method using regression panel data. Keywords: Tax Planning, Firm Value, Audit Quality, Effective Tax Rate   Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah perilaku perencanaan pajak yang dilakukan manajemen perusahaan dapat meningkatkan nilai perusahaan dengan dimoderasi kualitas audit. Dampak perencanaan pajak terhadap nilai perusahaan merupakan fungsi dari penghematan pajak dan tarif pajak efektif dalam laporan keuangan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder, yang diambil dari laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian ini berpendapat bahwa perencanaan pajak mempengaruhi terhadap nilai perusahaan karena biaya agensi yang lebih tinggi dengan menganalisis sampel dari perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode tahun 2010-2014. Penelitian ini memiliki keterbatasan dengan perusahaan yang diteliti adalah perusahaan pada sektor pertambangan. Hasil penelitian ini adalah perencanaan pajak dengan tarif pajak efektif tidak signifikan mempengaruhi nilai perusahaan. Kualitas audit sebagai variable moderasi, akan melemahkan tax planning  terhadap nilai perusahaan. Metode penelitian menggunakan data panel regresi. Kata Kunci: Perencanaan Pajak, Nilai Perusahaan, Kualitas Audit, Tarif Pajak Efektif.
AGRESIVITAS PERPAJAKAN PERUSAHAAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI NEGARA INDONESIA DAN MALAYSIA YANG DIMODERASI OLEH KINERJA KUANGAN PERUSAHAAN Rusli, Yohanes Mardinata
Jurnal Analisa Akuntansi dan Perpajakan Vol. 5 No. 2 (2021)
Publisher : Prodi Akuntansi FEB UNITOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.053 KB) | DOI: 10.25139/jaap.v5i2.4213

Abstract

Suatu perusahaan melakukan manajemen perpajakan yang legal dan sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku untuk meminimalisasikan beban pajaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi agresivitas perpajakan pada masa pandemi covid-19 khususnya untuk perusahaan yang terdaftar di Indonesia Stock Exchange dan Malaysia Stock Exchange, yaitu: (i) pengaruh inventory intensity terhadap agresivitas pajak; (ii) pengaruh capital intensity terhadap agresivitas pajak; (iii) pengaruh pertumbuhan penjualan terhadap agresivitas pajak (iv) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara capital intensity terhadap agresivitas pajak; (v) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak; dan (vi) peran kinerja keuangan perusahaan sebagai pemoderasi untuk pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak. Data untuk penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik kuantitatif dari sumber dari data sekunder yang dikumpulkan dari laporan keuanan dan laporan tahunan perusahaan yang terdaftar di Pasar Modal. Pengambilan data untuk penelitian ini dilakukan terhadap dua negara yaitu Indonesia dan Malaysia perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia selama periode tahun 2015-2020. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan Teknik analisis regresi data panel. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Untuk Indonesia data diambil dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan jumlah populasi 72 perusahaan dan diperoleh sampel sebanyak 25 perusahaan. Data untuk Malaysia diambil dari pasar modal di Malaysia dengan jumlah sampel sebanyak 23 perusahaan perusahaan industri dasar dan kimia berdasarkan kriteria tertentu. Berdasarkan hasil pengujian yang menggunakan regresi liner berganda, dapat disimpulkan bahwa: (1) inventory intensity berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (2) capital intensity berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (3) pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap agresivitas pajak; (4) kinerja keuangan perusahaan memoderasi pengaruh antara inventory intensity terhadap agresivitas pajak; (5) kinerja keuangan perusahaan memoderasi pengaruh antara capital intensity terhadap agresivitas pajak; dan (6) pertumbuhan penjualan tidak memoderasi pengaruh antara inventory inventory intensity terhadap agresivitas pajak
PENGARUH POLITICAL CONNECTION, COMPENSATION EXECUTIVE, DAN SALES GROWTH TERHADAP TAX MANAGEMENT PADA PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI INDONESIA STOCK EXCHANGE Yohanes Mardinata Rusli
JURNAL LENTERA AKUNTANSI Vol 5, No 1 (2020): JURNAL LENTERA AKUNTANSI
Publisher : POLITEKNIK LP3I JAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (553.217 KB) | DOI: 10.34127/jrakt.v5i1.364

Abstract

The main purpose of this research is to find out how much tax management is carried out by companies in carrying out tax planning. This study aims to determine and analyze the influence of political connections, compensation executives, and sales growth on tax management. The population in this study is publicly traded companies that are not in the financial sector. The methodology in this study uses a purposive sampling method through predetermined criteria, and obtained 18 companies that are sampled in this study. The data used are secondary data in the form of company annual reports for the 2015-2018 reporting period. Data is collected using quantitative techniques from secondary sources from the company's annual report to be studied. In this study, researchers used panel data analysis. Based on the test results using multiple linear regression for panel research data, it can be concluded that: (1) political connections do not have a significant effect on tax management; (2) compensation executive has no significant effect on tax management; (3) sales growth has a significant effect on tax management. Keywords:political connection, compensation executive, sales growth, tax management. 
Pengaruh Independent Board of Commissioners, Institutional Ownership, and Audit Committee terhadap Firm Value Yohanes Mardinata Rusli; Piter Nainggolan; Juan Carlos Pangestu
Journal of Business & Applied Management Vol 13, No 1 (2020): Accredited by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Repu
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30813/jbam.v13i1.2136

Abstract

High company value is the expectation of company owners, because with high value shows the prosperity of shareholders is also high so that shareholders will invest their capital in the company. This can be done by implementing governance that is expected to increase the value of the company through increasing shareholders. This article examines the influence of Independent board of commissioners, Institutional Ownership, and Audit Committees on Firm Value. This research was conducted by collecting corporate data obtained from the financial statements of manufacturing industry companies in the consumer goods sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in the period 2016 to 2018 with a sample of 25 companies with observations for 3 (three) years using a purposive sampling method that aims to get a representative sample in accordance with the criteria determined by researchers. The total data processed is 75 units of analysis data. The type of data used is secondary data in the form of company annual reports. The testing tool used is Eviews 9 which consists of Descriptive Statistics Test, Classic Assumption Test, Model Selection Test, and Hypothesis Test. The results showed that the results of selecting the right model for this study were the Random Effect Model (REM). The results of this study indicate that, Independent board of commissioners and Institutional Ownership have no effect on Firm Value. While the results of other studies indicate that the Audit Committee influences Firm Value. Based on the results of this study, companies are expected to pay more attention to the existence of independent commissioners, audit committees and institutional ownership to strengthen good governance and consider investing in one company. Keywords: Independent board of commissioners, Intitutional Ownership, Audit Committee, Firm Value ABSTRAK Nilai perusahaan yang tinggi menjadi harapan para pemilik perusahaan, sebab dengan nilai yang tinggi menunjukan kemakmuran pemegang saham juga tinggi sehingga pemegang saham akan menginvestasikan modalnya kepada perusahaan tersebut. Artikel ini meneliti mengenai pengaruh dari Independent board of commissioners, Intitutional Ownership, dan Audit Committee terhadap Firm Value. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan data data perusahaan yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan industri manufaktur pada sektor barang konsumsi yang tercatat dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode tahun 2016 sampai tahun 2018 dengan jumlah sampel perusahaan sebesar 25 perusahaan dengan menggunakan metode purposive sampling yang bertujuan untuk mendapatkan sampel yang representatif sesuai dengan kriteria yang ditentukan peneliti. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berupa laporan tahunan perusahaan. Alat pengujian yang digunakan yaitu Eviews 9 yang terdiri dari pengujian Uji Statistik Deskriptif, Uji Asumsi Klasik, Uji Pemilihan Model, dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil dari pemilihan model yang tepat untuk penelitian ini adalah Random Effect Model (REM). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, Independent board of commissioners dan Intitutional Ownership tidak berpengaruh terhadap Firm Value. Sedangakan hasil penelitian lainnya menunjukan bahwa Audit Committee berpengaruh terhadap Firm Value. Berdasarkan hasil penelitian ini, perusahaan diharapkan lebih memperhatikan keberadaan komisaris independent, komite audit dan kepemilikan institusional untuk memperkuat tata kelola yang baik dan mempertimbangkan dalam melakukan investasi di satu perusahaan.
PENGARUH DIVIDEN POLICY DAN DEBT POLICY TERHADAP FIRM VALUE YANG DIMODERASI OLEH PROFITABILITY Yohanes Mardinata Rusli
Journal of Business & Applied Management Vol 12, No 1 (2019): Accredited by Ministry of Research, Technology and Higher Education of the Repu
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.926 KB) | DOI: 10.30813/jbam.v12i01.1617

Abstract

ABSTRACTCompany value is an investor's perception of a company that is often associated with stock prices in the market. The value of the company to be a reflection of the true value of the assets the company formed from the value of the indicator is influenced by stock market investment opportunities. The existence of investment opportunities can provide a positive signal about the company's future growth that can increase shareholder value. The purpose of this study was to examine the effect of dividend policy, debt policy and profitability on the value of the company in the consumer goods manufacturing sector listed on the Indonesia Stock Exchange the period 2013 to 2016.The population used in this study is a company manufacturing consumer goods industry sector listed in Indonesia Stock Exchange (BEI) in the year 2013 to 2016. The data is secondary data using literature study. The sampling method uses purposive sampling technique, obtained as many as 17 companies as a study sample for four years. The analysis in this study uses Statistical Product and Service Solutions (SPSS) software program version 24, where the statistical model used is multiple regression analysis.The results in this study are dividend policy and debt policy without moderation or moderation, namely profitability variables, have a significant and positive influence on firm value. The sample used in this study only focused on manufacturing companies in the consumer goods industry sector listed on the IDX, so that it cannot be generalized to other sectors. For further research it is recommended to enlarge the research sample not only to manufacturing companies in the consumer goods industry sector, but to companies in other sectors such as mining, plantations, services, and other sectors.Keywords: Dividen policy, debt policy, firm valueABSTRAKNilai perusahaan merupakan persepsi investor terhadap suatu perusahaan yang sering dikaitkan dengan harga saham dipasar. Nilai perusahaan menjadi cerminan dari nilai sebenarnya atas aset perusahaan yang dibentuk dari nilai indikator yang dipengaruhi oleh peluang investasi pasar saham. Keberadaan peluang investasi bisa menyediakan signal yang positif tentang pertumbuhan perusahaan di masa depan yang bisa meningkatkan nilai pemegang saham. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dividend policy, debt policy dan profitability terhadap firm value pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode tahun 2013-2016.Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2013 sampai dengan 2016. Data yang diperoleh merupakan data sekunder dengan menggunakan studi kepustakaan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, diperoleh sebanyak 17 perusahaan sebagai sampel penelitian selama empat tahun. Analisis pada penelitian ini menggunakan program software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 24.0, dimana model statistika yang digunakan adalah analisis regresi berganda.Hasil dalam penelitian ini adalah kebijakan dividen dan kebijakan hutangbaik tanpa moderasi ataupun dengan pemoderasi yaitu variabel profitability, memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap firm value.Sampel yang digunakan dalam penelitian ini hanya terfokus pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di BEI, sehingga tidak dapat digeneralisasikan pada sektor lain. Untuk penelitian selanjutnya disarankan memperbesar sampel penelitian tidak hanya terbatas pada perusahaan manufaktur sektor industri barang konsumsi saja, tapi pada perusahaan di sektor lain seperti pertambangan, perkebunan, jasa, dan sektor lainnya.Kata Kunci: kebijakan dividen, kebijakan hutang, firm value.
PENGARUH EFEKTIVITAS PENERAPAN e-FILING DAN MODERNISASI SISTEM PERPAJAKAN INDONESIA TERHADAP EFEKTIVITAS PEMROSESAN DATA PERPAJAKAN Yohanes Mardinata Rusli
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Akuntansi Bisnis
Publisher : Universitas Bunda Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.215 KB) | DOI: 10.30813/jab.v12i1.1509

Abstract

ABSTRACT: The tax e-filing system is a method of reporting tax returns that are carried out electronically or online through the Directorate General of Tax's website (DGT Online), or through other official e-Filing channels that have been determined by the government through laws and government regulations. the existence of an e-filing system online system then you do not spend the time necessary to come to the tax office to wait in the process of tax payment This study aims to determine the effect of the effectiveness of the implementation of tax e-filing and the modernization of the Indonesian tax system on the effectiveness of tax data processing for individual taxpayers in area of the Bunda Mulia University. This study uses quantitative analytical research methods, where data is obtained through the distribution of questionnaires to individual taxpayers in the Bunda Mulia educational foundation environment in Jakarta. The amount of respondents who used a total of 120 respondents. The questionnaire data obtained was processed using Statistical Product and Service Solutions (SPSS) software version 24. The results of this study indicate: (i) The effectiveness of the application of e-filing systems carried out by DGT assessed by taxpayers has a significant positive effect on the effectiveness of tax data processing. (ii) The modernization of the Indonesian Tax System that is consistently carried out by the DGT in the eyes of a taxpayer's perception has a significant positive effect on the effectiveness of tax data processing. This research contributes to assist and support the implementation of e-filing systems organized by the Ministry of Finance of the Republic of Indonesia, especially the Directorate General of Taxes (DGT). In addition, the use of information technology in taxation is expected to improve services to taxpayers, both from quality and time so that it is more effective. Keyword : e-filing system, modernization of taxation system, taxation data processing, Indonesian taxation. ABSTRAK: Sistem e-filing pajak merupakan cara pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) pajak yang dilakukan secara elektronik atau online melalui website Direktorat Jenderal Pajak (DJP Online), maupun melalui saluran e-Filing resmi lainnya yang sudah ditetapkan oleh pemerintah melaui undang-undang maupun peraturan pemerintah. Dengan sistem e-filing ini sudah menganut sistem online, maka anda tidak perlu repot lagi datang ke kantor pajak untuk mengantre dalam proses pembayaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara efektivitas penerapan e-filing perpajakan dan modernisasi sistem perpajakan Indonesia terhadap efektivitas pemrosesan data perpajakan bagi wajib pajak orang pribadi di lingkungan yayasan pendidikan Bunda Mulia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitis kuantitatif, dimana data diperoleh melalui penyebaran kuisioner kepada wajib pajak orang pribadi pada lingkungan yayasan pendidikan Bunda Mulia di Jakarta. Jumlah responden yang digunakan sebanyak 120 responden. Data kuesioner yang diperoleh tersebut diolah dengan dengan menggunakan software Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya: (i) Efektivitas penerapan sistem e-filing yang dijalankan oleh pihak DJP yang dinilai oleh Wajib Pajak yang bekerja di Yayasan Bunda Mulia di dalam menjalankan kewajiban perpajakannya berpengaruh positif secara signifikan terhadap efektivitas pemrosesan data perpajakan. (ii) Modernisasi Sistem Perpajakan Indonesia yang dijalankan dengan konsisten oleh Pihak DJP dimata persepsi seorang Wajib Pajak berpengaruh positif secara signifikan terhadap efektivitas pemrosesan data perpajakan. Penelitian ini memiliki kontribusi di dalam membantu dan mendukung program penyelenggaraan sistem e-filing yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, khusunya Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Selain itu, penggunaan teknologi informasi dalam perpajakan diharapkan meningkatkan pelayanan terhadap Wajib Pajak, baik dari kualitas maupun waktu sehingga lebih efektif. Kata Kunci: sistem e-filing, modernisasi sistem perpajakan, pemrosesan data perpajakan, perpajakan Indoneia.
Peran Audit Committee Sebagai Pemoderasi Antara Tax Management Policy Dan Intencity Capital Terhadap Earnings Management Practices Pada Saat Pandemik Covid-19 Juan Carlos Pangestu; Yohanes Mardinata Rusli; Phebyana Margaretha
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Administrasi Kantor
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/jak.v10i1.1801

Abstract

Laba perusahaan merupakan salah satu komponen yang menjadi pertimbangan manajemen untuk menentukan kondisi kesehatan keuangan perusahaan. Praktik manajemen laba dilakukan oleh perusahaan untuk menjaga kesehatan perusahaan agar stakeholders tidak khawatir dengan keberlangsungan perusahaan. Penelitian ini mengkaji tentang peran komite audit sebagai moderator antara pengelolaan pajak dan intensitas modal pada praktik pengelolaan laboratorium selama masa pandemi Covid-19. Sampel diambil dari laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 – 2019 untuk perusahaan manufaktur di sektor barang konsumsi. Metode analisis yang digunakan adalah analisis linier berganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik manajemen laba dipengaruhi oleh manajemen pajak tetapi tidak dipengaruhi oleh Capital Itencity. Komite audit sebagai moderator memberikan pengaruh antara manajemen pajak dan praktik manajemen laba, sedangkan hal ini tidak mempengaruhi Capital Itencity terhadap praktik manajemen laba di perusahaan
Anti Corruption Disclosure dan Good Corporate Governance Era New Normal di Asia Tenggara Yohanes Mardinata Rusli
JURNAL ADMINISTRASI KANTOR Vol 10 No 1 (2022): Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Administrasi Kantor
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51211/jak.v10i1.2007

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh good corporate governance dengan dan tanpa dimoderasi oleh Audit Quality terhadap Anti Corruption Disclosure. Penelitian ini diharapkan menjadi suatu terobosan dan manfaat baru bagi masyrakat untuk mengetahui faktor dari proxy corporate governance apa yang mempengaruhi Anti-Corruption Practices Disclosure. Subjek penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Perusahaan go public yang ada di negara asia tenggara, antara lain: Indonesia dan Malaysia. Sedangkan objek dalam penelitian ini adalah laporan Tahunan (Annual Report) dan Laporan keuangan (Financial Statement) periode tahun 2018-2020 yang dipublikasikan di website Stock Exchanges negara asia tengara tersebut. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (i) Di Indonesia: Independent Commissioners dan Transparancy BOC berpengaruh signifikan terhadap Anti Corruption Disclosure di Indonesia, namun untuk Audit Committee tidak berpengaruh signifikan terhadap Anti Corruption Disclosure. Selain itu, peran Audit Quality sebagai variabel pemoderasi memperkuat hubungan antara Independent Commissioners dan Transparancy BOC terhadap Anti Corruption Disclosure di Indonesia, namun Audit Quality tidak berperan sebagai pemoderasi antara Audit Committee terhadap Anti Corruption Disclosure di Indonesia. (ii) Sedangakan di Malaysia, hasil penelitian ini menyatakan bahwa Independent Commissioners dan Audit Committee berpengaruh signifikan terhadap Anti Corruption Disclosure, namun untuk Transparancy BOC tidak berpengaruh signifikan terhadap Anti Corruption Disclosure. Selain itu, peran Audit Quality sebagai variabel pemoderasi memperkuat hubungan antara Independent Commissioners dan Audit Committee terhadap Anti Corruption Disclosure di Indonesia, namun Audit Quality tidak berperan sebagai pemoderasi antara Transparancy BOC terhadap Anti Corruption Disclosure. Kedua negara ini mencerminkan merupakan negara yang merupakan bagian dari kawasan Asia Tenggara. Keterbatasan penelitian adalah periode penelitian yang dilakukan hanya dari tahun 2018-2020 dan populasinya adalah perusahaan go public yang ada di Indonesia dan Malaysia. Saran untuk penelitian selanjutnya untuk menambah beberapa variabel independen yang berkaitan dengan variabel anti corruption disclosure dan negara yang diteliti pada penelitian ini sebaiknya ditambahkan, tidak hanya Indonesia dan Malaysia. Kata kunci: Independent Commissioners, Audit Committee, Tranparancy of BOC, Audit Quality, Anti Corruption Disclosure