Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kualitas pertanyaan, sikap sains, dan keterampilan psikomotor peserta didik sebagai dampak dari pelaksanaan kegiatan kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal A’Bulo Sibatang. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah mixed-method dengan desain eksplanatori sekuensial. Subjek penelitian melibatkan peserta didik SMA di Kabupaten Takalar yang terdiri atas dua kelompok, yaitu yang mengikuti dan yang tidak mengikuti kegiatan kokurikuler fisika berbasis A’Bulo Sibatang. Data dikumpulkan melalui tes tertulis, angket TOSRA, observasi psikomotor, serta wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik yang mengikuti kegiatan kokurikuler memperoleh skor lebih tinggi pada ketiga variabel, yakni keterampilan psikomotor (75,77 > 69,62), kualitas pertanyaan (23,95 > 23,37), dan sikap sains (73,99 > 72,76). Kegiatan kokurikuler berbasis A’Bulo Sibatang mampu meningkatkan kemampuan bertanya reflektif, memperkuat sikap ilmiah, serta mengasah keterampilan praktikum melalui pembelajaran kontekstual yang berakar pada nilai budaya lokal. Integrasi nilai-nilai gotong royong dan kolaborasi dalam filosofi A’Bulo Sibatang memberikan kontribusi terhadap penguatan karakter ilmiah peserta didik. Dengan demikian, model kokurikuler fisika berbasis kearifan lokal layak dijadikan strategi alternatif dalam pengembangan pendidikan sains yang kontekstual, berkarakter, dan berkelanjutan.