Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Evaluasi Sistem Surveilans HIV di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar Tahun 2018 Febriyanti Febriyanti; Eva Flourentina Kusumawardani; Meutia Paradhiba; Mardi Fadillah; Onetusfifsi Putra; Firman Firdauz Saputra; Perry Boy Chandra Siahaan; Rubi Rimonda; Nasrianti Syam
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2563

Abstract

Kasus HIV/AIDS terdapat hampir di semua negara di dunia tak terkecuali Indonesia. Penyakit ini telah menulari seluruh lapisan masyarakat termasuk bayi dan anak-anak. Perlu adanya kegiatan surveilans rutin untuk melakukan pencatatan dan pelaporan sehingga dapat memonitoring jumlah kasus pada periode waktu tertentu. Kegiatan surveilans  HIV merupakan salah satu cara efektif untuk mengontrol penyebaran kasus HIV/AIDS. Tujuan penelitian: untuk memberikan gambaran evaluasi sistem surveilans HIV berdasarkan komponen sistem dan atribut surveilans di Puskesmas yang berada di wilayah kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Metode penelitian: jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan studi evaluasi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara kepada petugas surveilans HIV di Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar dan Puskesmas sejumlah 24 Puskesmas menggunakan kuesioner. Hasil penelitian: berdasarkan komponen sistem surveilans 53,4% petugas surveilans HIV memiliki tingkat Pendidikan D-III Keperawatan dan 6,7% adalah D-I Keperawatan. Pengumpulan, pengisian formulir hingga alur pelaporan dianggap mudah, namun masih terdapat 66,7% terlambat dalam proses input data ke aplikasi SIHA. Proses analisis hanya dilakukan ditingkat Dinas Kesehatan, sedangkan ditingkat Puskesmas tidak. Sistem surveilans HIV di Kabupaten Blitar masih memerlukan perbaikan dalam pengumpulan data, analisis, ketersediaan pedoman surveilans HIV, dan perlunya peningkatan pengetahuan petugas terkait surveilans HIV.Kata Kunci: Surveilans, HIV/AIDS, Komponen, Sistem, PuskesmasCases of HIV/AIDS are found in almost all countries in the world, including Indonesia. This disease has infected all levels of society, including infants and children. There is a need for routine surveillance activities to record and report so that it can monitor the number of cases in a certain period of time. HIV surveillance is an effective way to control the spread of HIV/AIDS cases. The purpose of the study: to provide an overview of the evaluation of the HIV surveillance system based on the components of the surveillance system and attributes at the Puskesmas in the working area of the Blitar District Health Office. Research method: this type of research was a qualitative research with an evaluation study design. Data was collected by interviewing HIV surveillance officers at the Blitar District Health Office and 24 Puskesmas using a questionnaire. The results of the study: based on the components of the surveillance system, 53.4% of HIV surveillance officers had a D-III Nursing education level and 6.7% were D-I Nursing. Collection, filling out forms and reporting flow are considered easy, but there are still 66.7% late in the process of inputting data to the SIHA application. The analysis process is only carried out at the Health Office level, while at the Puskesmas level it is not. The HIV surveillance system in Blitar Regency still needs improvements in data collection, analysis, availability of HIV surveillance guidelines, and the need to increase staff knowledge regarding HIV surveillance.Keywords: Surveillance, HIV/AIDS, Components, Systems, Puskesmas
The Relationship Of Knowledge, Attitudes And Actions With Medication Adherence In Pulmonary Tuberculosis Patients At The Pulmonary Polyclinic Of Subulussalam City Hospital Nursa'adah Cibro; Safrizal Safrizal; Eva Flourentina Kusumawardani; Maiza Duana; Lili Eky Nursia N
International Journal of Public Health Vol. 1 No. 2 (2024): June : International Journal of Public Health
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/ijph.v1i2.19

Abstract

Tuberculosis (TB) was still a global challenge in the world of health and required special attention to increase the level of patient compliance with treatment. This study aimed to explore the relationship between patient knowledge, attitudes, and actions and the level of adherence to taking medication in TB patients at the Pulmonary Polyclinic of Subulussalam City Hospital. The study used an observational analytical design with a cross-sectional approach. The research population involved all TB patients undergoing treatment at Subulussalam City Hospital, with a sample of 76 respondents selected through accidental sampling. Data were collected through interviews using the MMAS-8 questionnaire, and data analysis was carried out using the chi-square test. The majority of respondents showed a high level of knowledge (47.37%), poor attitudes (59.21%), and good actions (64.47%), but the level of compliance was low (46.05%). Statistical analysis showed that there was a significant relationship between knowledge (p=0.000), attitudes (p=0.014), and actions (p=0.010) with the level of adherence to taking medication. The knowledge, attitudes, and actions of TB patients at the Lung Polyclinic of Subulussalam City Hospital had a significant effect on their level of compliance in taking medication. Efforts were needed to increase patient understanding and special approaches to increase compliance to support the success of TB therapy.
Tinjauan Penanganan Limbah Medis Padat Di Puskesmas Suak Ribee Kabupaten Aceh Barat Tahun 2025 Sindy Elviani; Rubi Rimonda; Kiswanto; Eva Flourentina Kusumawardani
Public Health and Safety International Journal Vol. 5 No. 01 (2025): Public Health and Safety International Journal (PHASIJ)
Publisher : YCMM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55642/phasij.v5i01.1067

Abstract

Pengelolaan limbah medis padat yang tidak sesuai standar dapat menimbulkan risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sistem pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Suak Ribee, Kabupaten Aceh Barat Mei – April 2025. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap proses pemilahan, pewadahan, pengangkutan, dan penyimpanan sementara. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar aspek pengelolaan telah sesuai dengan regulasi seperti Permenkes No. 18 Tahun 2020 dan Permen LHK No. P.56 Tahun 2015. Limbah telah dipilah sesuai jenis (infeksius, farmasi, dan tajam), ditempatkan dalam wadah ,berlabel serta safety box, dan diangkut rutin oleh petugas terlatih. Namun, pengangkutan belum melalui jalur khusus dan Tempat Penampungan Sementara (TPS) masih belum dilengkapi sumber air serta peralatan kebersihan. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan limbah medis padat di Puskesmas Suak Ribee berjalan cukup baik, tetapi peningkatan pada aspek teknis dan infrastruktur pendukung masih diperlukan untuk menjamin keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA DI DESA KUTA BARO KECAMATAN MEUKEK Elvi Anisa; T. Alamsyah; Dian Fera; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Eva Flourentina Kusumawardani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.4972

Abstract

Meningkatkan kesadaran dan memahami perilaku masyarakat terhadap pencegahan malaria merupakan hal krusial. Pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat merupakan faktor kunci dalam memutus rantai penularan. Desa Kuta Baro adalah desa dengan jumlah kasus malaria yaitu sebanyak 4 orang positif. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit malaria didesa kuta baro. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelatif. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan sampel sebanyak 123 responden. Hasil ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan upaya pencegahan penyakit malaria. Masyarakat perlunya meningkatkan kesadaran dan melakukan tindakan, baik didalam rumah maupun diluar rumah sebagai pencegahan malaria.
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KONSUMSI SUPLEMEN DALAM UPAYA MENCEGAH TERPAPAR COVID- 19 PADA MAHASISWA AKADEMI KESEHATAN SUMENEP TAHUN 2022 Nasrianti Syam; Firman Firdauz Saputra; Meutia Paradhiba; Eva Flourentina Kusumawardani; Laila Apriani Hasanah Harahap; Rifaldi Aditiya Pratama
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.4826

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease-19 (Covid-19) disebabkan oleh virus Corona yang penyebarannya meluas keseluruh penjuru dunia dengan kasus terkonfirmasi mencapai > 507 juta jiwa. Kasus Covid-19 di Indonesia mencapai > 6 juta kasus dan kasus di Provinsi Jawa Timur cukup tinggi yaitu hampir 400 ribu jiwa, diantaranya Kabupaten Sumenep dengan jumlah kasus 6386 jiwa. Salah satu upaya untuk mencegah terpapar atau terinfeksinya Covid-19 dapat mengkonsumsi suplemen kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap konsumsi Suplemen pada mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep. Metode penelitian yaitu menggunakan kuantitatif analitik, studi cross sectional. Populasi mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep, sampel penelitian sebanyak 37 mahasiswa. Variabel independen  yaitu pengetahuan tentang suplemen sedangkan variabel dependen perilaku konsumsi suplemen dianalisis dengan uji Chi Square. Terdapat 12 mahasiswa (32.4 %) yang memiliki pengetahuan cukup akan fungsi Suplemen dan 25 mahasiswa (67.6 %) yang memiliki tingkat pengetahuan baik akan fungsi suplemen. Sedangkan mahasiswa yang mengkonsumsi Suplemen 23 mahasiswa (62.2 %) dan 14 mahasiswa (37.8 %) tidak mengkonsumsi Suplemen. Hasil uji statistik menunjukan ? = 0,012 atau < 0,10. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap konsumsi suplemen. Instansi terkait diharapkan dapat membuat program-program penyuluhan kepada masyarakat luas sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan fungsi suplemen terhadap pencegahan Covid-19
HUBUNGAN PENGETAHUAN TERHADAP KONSUMSI SUPLEMEN DALAM UPAYA MENCEGAH TERPAPAR COVID- 19 PADA MAHASISWA AKADEMI KESEHATAN SUMENEP TAHUN 2022 Nasrianti Syam; Firman Firdauz Saputra; Meutia Paradhiba; Eva Flourentina Kusumawardani; Laila Apriani Hasanah Harahap; Rifaldi Aditiya Pratama
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.4826

Abstract

Pandemi Coronavirus Disease-19 (Covid-19) disebabkan oleh virus Corona yang penyebarannya meluas keseluruh penjuru dunia dengan kasus terkonfirmasi mencapai > 507 juta jiwa. Kasus Covid-19 di Indonesia mencapai > 6 juta kasus dan kasus di Provinsi Jawa Timur cukup tinggi yaitu hampir 400 ribu jiwa, diantaranya Kabupaten Sumenep dengan jumlah kasus 6386 jiwa. Salah satu upaya untuk mencegah terpapar atau terinfeksinya Covid-19 dapat mengkonsumsi suplemen kesehatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengetahuan terhadap konsumsi Suplemen pada mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep. Metode penelitian yaitu menggunakan kuantitatif analitik, studi cross sectional. Populasi mahasiswa Akademi Kesehatan Sumenep, sampel penelitian sebanyak 37 mahasiswa. Variabel independen  yaitu pengetahuan tentang suplemen sedangkan variabel dependen perilaku konsumsi suplemen dianalisis dengan uji Chi Square. Terdapat 12 mahasiswa (32.4 %) yang memiliki pengetahuan cukup akan fungsi Suplemen dan 25 mahasiswa (67.6 %) yang memiliki tingkat pengetahuan baik akan fungsi suplemen. Sedangkan mahasiswa yang mengkonsumsi Suplemen 23 mahasiswa (62.2 %) dan 14 mahasiswa (37.8 %) tidak mengkonsumsi Suplemen. Hasil uji statistik menunjukan ? = 0,012 atau < 0,10. Hasil ini menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan terhadap konsumsi suplemen. Instansi terkait diharapkan dapat membuat program-program penyuluhan kepada masyarakat luas sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan fungsi suplemen terhadap pencegahan Covid-19
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN TINDAKAN MASYARAKAT TERHADAP UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT MALARIA DI DESA KUTA BARO KECAMATAN MEUKEK Elvi Anisa; T. Alamsyah; Dian Fera; Siti Maisyaroh Fitri Siregar; Eva Flourentina Kusumawardani
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol. 11 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i2.4972

Abstract

Meningkatkan kesadaran dan memahami perilaku masyarakat terhadap pencegahan malaria merupakan hal krusial. Pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat merupakan faktor kunci dalam memutus rantai penularan. Desa Kuta Baro adalah desa dengan jumlah kasus malaria yaitu sebanyak 4 orang positif. Tujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap, tindakan masyarakat terhadap upaya pencegahan penyakit malaria didesa kuta baro. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelatif. Pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling dengan sampel sebanyak 123 responden. Hasil ada hubungan antara pengetahuan, sikap dan tindakan masyarakat dengan upaya pencegahan penyakit malaria. Masyarakat perlunya meningkatkan kesadaran dan melakukan tindakan, baik didalam rumah maupun diluar rumah sebagai pencegahan malaria.