Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PETA KAJIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI INDONESIA Fetty Ernawati; Muhammad Munadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p1

Abstract

Abstract: This study aims to map educational management studies in Indonesia, which includes the mapping of educational management studies in state and private colleges; as well as the comparison between the number of scientific journals and the number of educational management study programs from all levels of higher education in Indonesia. This study employed quantitative research methods and its data sources were originated from documents available on the website of Sinta Kemenristek/BRIN. The data were analyzed by employing descriptive statistics and explained by using descriptive narrations. The results show that there are 48 subjects of educational management studies in Indonesia and there are 299 authors who conduct studies on these subjects. These studies were published by 24 scientific journals. The subjects of educational management and Islamic educational management studies have the most sub-studies compared to other study subjects, including 12 sub-studies offered by these scientific journals. Moreover, there are 7 scientific journals owned by private Islamic colleges, 6 scientific journals owned by state colleges, 2 scientific journals owned by private colleges, and 1 scientific journals owned by a scientific community. Keywords: Educational management; mapping scientific journals Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kajian manajemen pendidikan di Indonesia, yang mencakup pemetaan kajian manajemen pendidikan di PTN dan PTS; serta perbandingan antara jumlah jurnal dengan jumlah program studi manajemen pendidikan dari semua jenjang pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data dari dokumen di website sinta Kemenristek/BRIN. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan dijelaskan dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subyek kajian manajemen pendidikan di Indonesia tercatat sejumlah 48 dan terdapat 299 orang penulis yang mengkajinya. Terwadahi dalam jurnal yang berjumlah 24 jurnal. Subyek kajian Education Management/Islamic Education Management juga paling banyak memiliki sub kajian dibandingkan subyek kajian lainnya yaitu memiliki 12 sub kajian yang ditawarkan oleh jurnal. Jurnal terbanyak dimiliki oleh PTKIN yaitu 8 jurnal dan PTKIS dengan 7 jurnal, selebihnya 6 jurnal dari PTN, 2 jurnal dari PTS dan 1 jurnal dari komunitas keilmuan. Kata kunci: Peta kajian jurnal; manajemen pendidikan
PETA KAJIAN MANAJEMEN PENDIDIKAN DI INDONESIA Fetty Ernawati; Muhammad Munadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 4, No 1 (2021): Volume 4 No 1 Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v4i12021p1

Abstract

Abstract: This study aims to map educational management studies in Indonesia, which includes the mapping of educational management studies in state and private colleges; as well as the comparison between the number of scientific journals and the number of educational management study programs from all levels of higher education in Indonesia. This study employed quantitative research methods and its data sources were originated from documents available on the website of Sinta Kemenristek/BRIN. The data were analyzed by employing descriptive statistics and explained by using descriptive narrations. The results show that there are 48 subjects of educational management studies in Indonesia and there are 299 authors who conduct studies on these subjects. These studies were published by 24 scientific journals. The subjects of educational management and Islamic educational management studies have the most sub-studies compared to other study subjects, including 12 sub-studies offered by these scientific journals. Moreover, there are 7 scientific journals owned by private Islamic colleges, 6 scientific journals owned by state colleges, 2 scientific journals owned by private colleges, and 1 scientific journals owned by a scientific community. Keywords: Educational management; mapping scientific journals Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kajian manajemen pendidikan di Indonesia, yang mencakup pemetaan kajian manajemen pendidikan di PTN dan PTS; serta perbandingan antara jumlah jurnal dengan jumlah program studi manajemen pendidikan dari semua jenjang pendidikan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan sumber data dari dokumen di website sinta Kemenristek/BRIN. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, dan dijelaskan dengan menggunakan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan subyek kajian manajemen pendidikan di Indonesia tercatat sejumlah 48 dan terdapat 299 orang penulis yang mengkajinya. Terwadahi dalam jurnal yang berjumlah 24 jurnal. Subyek kajian Education Management/Islamic Education Management juga paling banyak memiliki sub kajian dibandingkan subyek kajian lainnya yaitu memiliki 12 sub kajian yang ditawarkan oleh jurnal. Jurnal terbanyak dimiliki oleh PTKIN yaitu 8 jurnal dan PTKIS dengan 7 jurnal, selebihnya 6 jurnal dari PTN, 2 jurnal dari PTS dan 1 jurnal dari komunitas keilmuan. Kata kunci: Peta kajian jurnal; manajemen pendidikan
Konstruksi Mutu Penyelenggaraan Pendidikan Raudhatul Athfal di Kartasura Fetty Ernawati
BUANA GENDER : Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 1 No. 2 (2016)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.774 KB) | DOI: 10.22515/bg.v1i2.467

Abstract

The main problem in this study was the increased number of students who enrolled education in Raudhatul Athfal (RA) was not corresponded to the improved quality of institution management. This study aims to obtain the description of education management quality in RA and to construct its management quality. The quality is perceived from the stakeholder’s perception, needs, and wants. This study is a quantitative one. The data collection used questionnaire which is developed based on the standard of early childhood education, known as PAUD, in the Regulation of Minister of Education and Culture No. 137 of 2014 and was performed on 7 RA/BA in Kartasura, Sukoharjo, which have the establishments operating licenses. The research result showed that, 1) the implemented RA management referred to PAUD standard in the regulation. The quality problem was found in the quality of educators and educational staff, as well as facilities and infrastructures; 2) the construction of RA management quality was consistent with PAUD standard in the regulation and it was inseparable from the institutions ability to perform strategic and quality management.Problem utama dalam penelitian ini adalah peningkatan jumlah siswa yang mengikuti pendidikan di Raudhatul Athfal kurang diimbangi peningkatan mutu pengelolaan lembaga Raudhatul Athfal. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mutu penyelenggaraan pendidikan Raudhatul Athfal dan mengkonstruksi mutu penyelenggaraan Raudhatul Athfal. Mutu dilihat dari persepsi stakeholder, dan kebutuhan serta kemauan stakeholder. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Pengambilan data menggunakan angket yang dikembangkan berdasarkan standar PAUD yang tercantum dalam Permendikbud Nomer 137 tahun 2014 dan dilakukan pada 7 RA/BA di wilayah Kartasura, Sukoharjo yang telah memiliki ijin operasional pendirian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, 1) penyelenggaraan RA yang telah  dilakukan mengacu pada standar PAUD dalam Permendikbud Nomer 137 Tahun 2014. Permasalahan mutu terletak pada mutu pendidik dan tenaga kependidikan serta sarana prasarana; 2) konstruksi mutu penyelenggaraan RA adalah penyelenggaraan RA sesuai dengan standar PAUD dalam Permendikbud Nomer 137 Tahun 2014 dan mutu penyelenggaraan RA tidak terlepas dari kemampuan lembaga melakukan manajemen strategik dan manajemen mutu. 
Pemasaran Jasa Pendidikan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Arsyia Fajarrini; Fetty Ernawati
ABNA : Journal of Islamic Early Childhood Education Vol. 1 No. 1 (2020): ABNA (Journal of Islamic Early Childhood Education)
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.801 KB) | DOI: 10.22515/abna.v1i1.3263

Abstract

Every early childhood educational institution competes to offer its advantages to attract the interests of prospective students. Therefore, it is needed between the teacher and the principal in creating innovation. RA AR Rasyid has obtained A accreditation twice, namely in 2007-2012 and 2020-2025. The problem in this study is that not all teachers are involved in marketing socialization in the community, where the target marketing for every outcome is the same. . This study aims to determine the marketing strategy of education services at RA AR Rasyid and the implementation of marketing mix at the institution. This study uses descriptive qualitative method which was carried out at RA AR Rasyid Ngemplak Kartasura in the Academic Year of 2019/2020 in the span of September 2019 to March 2020. From this study it can be concluded that; first, RA AR Rasyid markets its education services through socialization in various community gathering. RA AR Rasyid applies four of the seven marketing mixes, namely, promotion, products, prices, and places.
Penjaminan Mutu Calon Guru Anak Usia Dini di Perguruan Tinggi Kota Surakarta Fetty Ernawati
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 6 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i6.3245

Abstract

Kualitas guru AUD sangat dipengaruhi proses pendidikan di perguruan tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penjaminan mutu program studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) berdasarkan input mahasiswa, input dosen, dan proses pembelajaran. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah ketua prodi dan sekretaris prodi. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan analisis dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan (1) penjaminan mutu input mahasiswa dilakukan dengan dua cara, yakni seleksi mahasiswa secara nasional dan seleksi internal perguruan tinggi, (2) penjaminan Mutu Input Dosen dilakukan dengan cara Paper based dan Performance Based, (3) penjaminan Mutu Proses Pembelajaran pada Prodi PG PAUD/PIAUD di Surakarta meliputi Kurikulum, Proses Implementasi Kurikulum, Evaluasi/Penilaian, Praktikum, Magang, Sarpras pendukung proses. Penelitian ini merekomendasikan setiap pengelola program studi untuk lebih memperhatikan standar mutu lulusan PG-PAUD dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi pengelola PAUD.
Implementasi Nilai- Nilai Moderasi Beragama dalam Pembelajaran PAI di SDN 1 Pule Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2022/2023 Dwi Widayanti; Fetty Ernawati
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 6 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling: Special Issue (General)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v4i6.10228

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini masih belum dipahaminya tentang moderasi beragama bagi para siswa, sehingga tujuan penelitian ini untuk menganalisis : 1) Kebijakan sekolah dalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama pada pembelajaran PAI Di SDN 1 Pule. 2) Implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule. 3) Kerjasama yang dilakukan sekolah dalam melakukan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Tahun Pelajaran 2022/2023. Penelitian ini menggunakan jenis kualitatif. Bertempat di SDN 1 Pule, mulai bulan Juli – November 2022. Subyek dalam penelitian ini adalah Guru PAI, sedangkan informan adalah Kepala Sekolah, Guru Agama Kristen, Guru kelas V dan VI. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi sumber. Analisis data dengan model interaktif dari Miles and Huberman, dimulai dengan pengumpulan data, reduksi data penyajian data dan penyimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Kebijakan sekolah dalam implementasi nilai-nilai moderasi beragama memberikan pengarahan, pemahaman tersendiri tentang nilai-nilai moderasi beragama, dan menekankan kepada para guru pendidikan agama, baik Guru PAI maupun Guru PAK, untuk dapat sebagai contoh dalam bersikap moderat pada penganut agama yang ada pada sekolah tersebut. (2) Implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di lakukan dengan : (a) Perencanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru PAI yang diawali dengan pembuatan RPP, prota, promes, silabus, materi ajar sebagai perangkat administrasi. Dalam penyusunan perencanaan tersebut, di SDN Pule 1 selalu diawali dengan diskusi tentang implementasi nilai moderasi beragama dengan para guru lain, untuk menyamakan persepsi antara guru PAK dan guru PAI. (b) Tahap pelaksanaan implementasi nilai moderasi beragama dilaksanakan secara bersama oleh semua komponen sekolah, antara guru PAI, guru PAK dan guru mapel lainnya, agar siswa dapat memahami tentang moderasi beragama. (3) Kerjasama yang dilakukan sekolah dalam melaksanakan implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI di SDN 1 Pule adalah dengan cara : Memberikan pengertian kepada masyarakat sekitar tentang fungsi sekolah melaksanakan pengabdian masyarakat sehingga terjalin hubungan yang harmonis antara guru dan siswa, guru dan masyarakat, serta sekolah dan masyarakat. Hal ini disampaikan sekolah melalui para guru, terutama guru PAI dan PAK, pada setiap ada kegiatan sekolah yang melibatkan masyarakat sekitar.
Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan Melalui Program Kelas Plus SD Negeri 1 Tegalgiri Nogosari Boyolali Qomarudin Qomarudin; Fetty Ernawati
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 2 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research (Special Issue)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i2.1567

Abstract

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembetukan pribadi manusia. Kepala sekolah merupakan pemimpin yang berperan penting dalam peningkatan mutu pendidikan di sekolah. Strategi yang tepat dapat membuat suatu perubahan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi peningkatan mutu pendidikan melalui program plus di SD Negeri 1 Tegalgiri Nogosari Boyolali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Analisis yang digunakan adalah analisis model interaktif. Hasil temuan pada penelitian ini antara lain: 1) Deskripsi data, 2) Interprestasi data, 3) Faktor pendukung dan penghambat, 4) Keterbatasan penelitian.
Pelaksanaan Pembelajaran Andragogi di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan Makamhaji Kartasura Sukoharjo Tahun 2019 Zia ‘Amalia Azis; Fetty Ernawati
Rayah Al-Islam Vol 6 No 2 (2022): Rayah Al Islam Oktober 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v6i2.615

Abstract

Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan memberikan pola pembelajaran yang sesuai dengan usia tersebut adalah pembelajaran andragogi. Dalam merealisasikan pembelajaran andragogi, pondok pesantren ini memiliki program pembelajaran lanjutan yang menunjang santri dalam mengambil peran di masyarakat. Sehingga peneliti bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran andragogi di Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan Makamhaji Kartasura Sukoharjo. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah saudara Faisal Ibrahim selaku pengampu materi Fiqih sekaligus santri di Kelas Ulya dan santri-santri kelas Ulya, pengasuh dan ketua pondok PP Al-Muayyad Windan. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tehnik keabsahan data yaitu Triangulasi sumber dan metode, dan teknik analisis data menggunakan analisis interaktif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses pembelajaran, ada empat prinsip pembelajaran andragogi yang terangkum dalam tiga tahapan. Tahap pertama Praintruksional sesuai dengan prinsip pertama yaitu kesiapan belajar. Tahapan kedua Intruksional sesuai dengan urutan prinsip pembelajaran andragogi yang kedua yaitu participation (peran serta). Pada tahap ini sesuai dengan prinsip yang ketiga application (penerapan) yaitu menjadi pengajar di luar. Sehingga santri dapat belajar dalam keadaan baru di luar kelas sesuai dengan prinsip keempat yaitu transfer of learning (alih belajar), terakhir tahap Evaluasi. Al-Muayyad Windan Islamic Boarding School provides an age-appropriate learning pattern, namely andragogy learning. In realizing andragogy learning, this Islamic boarding school has an advanced learning program that supports students in taking a role in society. So that the researcher aims to determine the implementation of andragogy learning at the Al-Muayyad Windan Islamic Boarding School in Kartasura Sukoharjo. The research method used is descriptive qualitative method. The subject of this research is Faisal Ibrahim as the tutor of Fiqh material as well as students in Ulya Class and Ulya class students, caregivers and head of Pondok PP Al-Muayyad Windan. Methods of data collection using the method of observation, interviews, and documentation. The data validity technique is triangulation of sources and methods, and data analysis techniques using interactive analysis with steps of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that in the learning process, there are four principles of andragogy learning which are summarized in three stages. The first pre-instructional stage is in accordance with the first principle, namely readiness to learn. The second instructional stage is in accordance with the second andragogy learning principle, namely participation (participation). At this stage, it is in accordance with the third principle (application) which is to become an outside teacher. So that students can learn in new circumstances outside the classroom in accordance with the fourth fourth, namely transfer of learning), the last stage of evaluation
Integrasi Moral dan Etika dalam Pendidikan Agama Islam Dwi Daryanto; Fetty Ernawati
DINAMIKA : Jurnal Kajian Pendidikan dan Keislaman Vol. 9 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Universitas KH. A. Wahab Hasbullah Tambakberas Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic education must have an active role in maintaining the nation's generation that has morals and ethics and adheres to the teachings of Islam of course. The phenomenon in the current era is that many young people deviate from Islamic morals and ethics. The purpose of writing this article is to find out the concept of morals and ethics in Islam, the importance of moral and ethical integration in Islamic education and finally the implementation of moral and ethical integration in Islamic education. This writing method uses Library Resarch by collecting various sources of books, articles or other related sources. after that it will be analyzed descriptively and associated with the existing discussion topics. The concept of morals and ethics in Islam is an important aspect in the life of a Muslim. Integrating morals and ethics in Islamic education is very important because it will direct a learner in the intelligence of life and behavior. In addition, there are many positive impacts that a learner gets in running his life. Having a sense of responsibility, good character, and living a good life with fellow humans and God. Religion has a close relationship with morals and ethics. This relationship involves the influence of religion on the formation and understanding of moral values and ethical norms in human life. The implementation of moral and ethical integration in Islamic education can be done through curriculum development in institutions, interactive learning, Islamic character building. In its implementation requires cooperation from all parties related to students, teachers, parents and also the environment around students
Nilai Pendidikan Karakter Peduli Sosial Anak Usia Dini Dalam Serial Animasi Adit Sopo Jarwo Karya MD Animation Episode “Cara Jitu Dennis Jadi Pemberani” Septiana, Carolina; Ernawati, Fetty
IBTIDA-Jurnal Kajian Pendidikan Dasar Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyyah (PGMI) IAINU Kebeumen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33507/ibtida.v3i1.1059

Abstract

This study aims to determine the value of social care character education for early childhood in the animated series Adit Sopo Jarwo by MD Animation in the episode "The Right Way to Be Brave Dennis". This type of research is a literature study using descriptive methods. The primary data source for this study was from the animated video series Adit Sopo Jarwo episode "Cara Jitu Dennis Jadi Pemberani", while the secondary data source for this research was from books and journals that could explain the research objectives. The data analysis technique of the data in this study is the content analysis technique. The results of this study are that there are 4 social care character education for early childhood in the animated series Adit Sopo Jarwo in the episode "Cara Jitu Dennis Jadi Pemberani", namely: 1) please help there are 5 scenes which are depicted by scenes of mutual help between characters using exemplary strategies ; 2) empathy, there are 3 scenes which are illustrated by dialogue asking about the situation and participating in feeling what other people feel using exemplary strategies; 3) tolerance, there are 3 scenes that are depicted by living in harmony even though they are of different ethnicities and understand each other's weaknesses and strengths using exemplary and habitual strategies; and 4) collaboration, there are 3 scenes which are described by scenes together solving a problem using habituation and exemplary strategies.