Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

KESEJAHTERAAN SOSIAL SEBUAH IDEALISME pujileksono, sugeng
Jurnal Bestari No 13 (1992)
Publisher : Jurnal Bestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1063.03 KB)

Abstract

Kesejahteraan sosial adalah sebuah idealisme yang dicita-citakan manusia, Baik sebagai pribadi, anggota keluarga, anggota masyarakat dan juga negara sebagai kolektivitas  terbesar kehidupan manusia. Nilai nilai yang terkandung dalam kesejahteraan sosial merupakan nilai yang universal.
The PENERAPAN RISET PENGEMBANGAN DALAM REKAYASA TEKNOLOGI PEKERJAAN SOSIAL Yuliani, Dwi; Pujileksono, Sugeng
Sosio Informa Vol 7 No 3 (2021): Sosio Informa
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33007/inf.v7i3.2963

Abstract

Spektrum penelitian pekerjaan sosial, sangatlah luas. Seluas setting praktik pekerjaan sosial yang merentang mulai dari individu, kelompok, organisasi, komunitas, dan masyarakat. Begitu pula dengan level intervensinya, mulai dari mikro, meso sampai makro. Salah satu jenis penelitian yang berkontribusi pada pengembangan teknologi praktik pekerjaan sosial adalah riset dan pengembangan. Melalui riset pengembangan, pekerja sosial dapat mendesain, memodifikasi, mengembangkan, atau menawarkan teknologi baru dalam praktik pekerjaan sosial. Penerapan riset pengembangan untuk rekayasa teknologi pekerjaan sosial dapat diterapkan pada empat profil rekayasa, yaitu terapi psikososial, manajemen organisasi pelayanan kemanusiaan, pengembangan komunitas, dan analisis kebijakan sosial.  Tujuan kajian ini adalah menawarkan langkah ilmiah yang lebih sederhana dalam melakukan riset pengembangan untuk kepentingan rekayasa teknologi pekerjaan sosial. Untuk kepentingan praktik dan penelitian rekayasa teknologi pekerjaan sosial, diperlukan langkah-langkah ilmiah yang sistematis. Langkah-langkah riset pengembangan yang ditawarkan dalam artikel ini merupakan hasil perpaduan riset pengembangan model Borg dan Gall (1989) dan model Sugiyono (2016) serta desain rekayasa model STEM (Science Technology Engineriing Mathemathic). Berdasarkan model tersebut, penulis mencoba menawarkan delapan langkah riset pengembangan untuk kepentingan rekasaya teknologi pekerjaan sosial. Riset pengembangan merupakan salah satu jenis metode penelitian yang memadukan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, atau metode bauran. Melalui penerapan riset pengembangan, diharapkan dapat meningkatkan efektifitas teknologi yang direkayasa untuk kepentingan pengembangan praktik pekerjaan sosial. Delapan langkah riset pengembangan yang ditawarkan, diharapkan dapat mencapai tujuan akhir dari rekayasa teknologi pekerjaan sosial, yaitu menawarkan hal baru dengan cara yang berbeda.
Pemahaman Korupsi Dalam Teori Pilihan Rasional dan Hubungan Prinsipal-Agen Pujileksono, Sugeng; Siregar, Mangihut
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol 2, No 2 (2022): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/juispol.v2i2.2592

Abstract

Korupsi merupakan salah satu masalah serius yang dihadapi oleh negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Sudah banyak perangkat hukum formal dan kelembagaan yang dibentuk untuk mencegah tindak pidana korupsi, tetapi korupsi masih tinggi. Tujuan kajian ini adalah untuk memahami tindakan korupsi dari dua perpspektif teori yang berbeda, yaitu teori pilihan rasional dan teori prinsipal-agen. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan jenis kajian pustaka. Sifat data adalah primer berdasarkan sumber literatur yang relevan dalam bentuk buku dan jurnal ilmiah. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa korupsi sulit diberantas karena ada rasionalitas dari para pelakunya. Tindakan pelaku korupsi dipengaruhi oleh pertimbangan-pertimbangan tertentu dengan suatu tujuan sehingga dengan adanya tujuan tersebut terbentuklah pilihan-pilihan rasional dalam bertindak. Teori pilihan rasional menyatakan bahwa semua individu adalah agen rasional yang terlibat dalam aktivitas yang dimotivasi semata-mata oleh kepentingan pribadi. Sementara itu, teori prinsipal-agen mendalilkan bahwa setiap individu bertindak untuk kepentingannya sendiri, memaksimalkan keuntungan pribadi. Dalam hubungan prinsipal-agen, pihak-pihak yang terlibat dalam korupsi mencari keseimbangan untuk mencapai solusi menang-menang di mana masing-masing pihak merasa puas dengan transaksi yang dilakukan. Kedua perspektif ini, dapat saling melengkapi untuk menjelaskan realitas korupsi sebagai sebuah tindakan rasional diantara para pelakunya. Perlu upaya lanjutan untuk mengintegrasikan kedua teori ini dalam menjelaskan korupsi pada level mikro-meso.Kata kunci: korupsi, pilihan rasional, prinsipal-agen
PEMILIHAN KEPALA DESA DALAM PERSPEKTIF PERTUKARAN SOSIAL (STUDI KASUS PADA PEMILIHAN KEPALA DESA SUMBERARUM 2019 KECAMATAN KEREK KABUPATEN TUBAN) Ciptono, Ciptono; Pujileksono, Sugeng
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol 1, No 1 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.546 KB) | DOI: 10.30742/juispol.v1i1.1562

Abstract

The election of village heads (pilkades) is one of the manifestations of democracy in the village. Pilkades allows every eligible villager to have the right to choose who will lead their village. In practice, the 2019 Pilkades in Sumberarum cannot be separated from various forms of social exchange. The social exchange in question is the exchange between the candidate for the village head and the voters. The aims of this study were (1) to identify the type of social exchange in the Pilkades, (2) to find the elements of social exchange in the Pilkades, (2) to identify the arena of social exchange in the Pilkades, and (3) to identify patterns of social exchange in the Pilkades. This study uses a qualitative approach with case study research methods. The results showed that the social exchange between the candidate for the village head and the voters used the arena of mlawang, jajang, mayoran and dispatch. The types of exchange that occurred included direct exchanges and indirect exchanges. Indirect social exchange, involving botoh, elder figures, village officials and heads of community organizations. In the process of social exchange, it is unavoidable that there is an element of power. The power of the village head candidate comes from material resources, while the power of the voter comes from the ‘vote’ owned by the voters. It is this difference in sources of power that requires both parties to negotiate. This is what causes symmetrical and asymmetrical exchange patterns. The general norm that applies is that voters determine their choice and support for the village head candidate who is considered to provide the most material and non-material rewards.Keywords: power, social exchange, pilkades, exchange pattern, exchange type.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERMENDIKBUD NOMOR 75 TAHUN 2016 TENTANG KOMITE SEKOLAH: STUDI KASUS KOMITE SMAN DAN SMKS KOTA SURABAYA Wahyudi, Kunjung; Tualeka, Basa Alim; Pujileksono, Sugeng
JURNAL ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Publisher : Universitas Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/juispol.v1i2.1789

Abstract

Pendidikan memegang peran penting dalam proses peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan menjadi faktor utama masa depan bangsa. Setiap warga negaraIndonesia berhak mendapatkan pendidikan. Pemerintah Provinsi Jawa Timur melaluiDinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mempunyai hak untuk mengarahkan,membimbing, membantu dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan di daerah.Permendikbud 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah mempunyai fungsi untukmeningkatkan peran komite sekolah. Peran komite sekolah dapat dilihat diPermendikbud Nomor 6 tahun 2021 tentang petunjuk teknis bantuan danaoperasional sekolah regular, dan Peraturan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi JawaTimur Nomor: 188.4/4157/101/1/2019, tentang penetapan petunjuk teknis biayapenunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP) tahun 2019. Tujuanpenelitian ini adalah (1) mendiskripsikan dan menganalisis pelaksanaanPermendikbud 75 tahun 2016 dan (2) menggambarkan model implementasi kebijakanPermendikbud Nomor 75 tahun 2016. Dengan metode penelitian kualitatif, hasilpenelitian ini adalah (1) sebanyak 50% pengurus Komite sekolah menjabat sebagaipengurus diatas 6 tahun, (2) sebanyak42% pengurus Komite sekolah adalah hasilpenunjukkan bukan dari hasil pemilihan, (3) sebanyak 62% pengurus Komitesekolah tidak melakukan koordinasi dengan dewan pendidikan/dinas pendidikan,(4) sebanyak 38% pengurus Komite sekolah belum dilibatkan dalam kepanitiaanBOS dan BPOPP.Kata kunci: implementasi, komite sekolah, kebijakan publik
A Shift of Typology the Nuro’ulama’ KE PA PE’SSE’AN: Voter Typology Study of Madura Pandalungan Society in the 2019 Simultaneous Elections in Bondowoso Regency Darsono, Darsono; Pujileksono, Sugeng; Anam, Hairul; Syakur, Abd
Journal of Social Work and Science Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v4i3.456

Abstract

Democracy which is synonymous with the exercise of power from the people, by the people, and for the people is realized by electing representatives of the people through general elections for members of the DPR, DPD, President and Vice President, and Provincial and Regency/City DPRD. For political purposes, it is known that there are typologies or characteristics of voters and these typologies are important in winning election contests. This study aims to identify the typological characteristics of the Madurese Pandalungan voters in the 2019 simultaneous elections in Bondowoso Regency as well as to obtain scientific information on the factors that influence them. The method used in this research is descriptive. The results of this study found that (1) The typology of Madurese Pandalungan voters in the 2019 simultaneous elections in Bondowoso Regency consisted of (a) typology of penter voters, (b) typology of nuro’ ulama’ voters, (c) typology of focal voters, (d) typology of ta’ro’nuro’ voters, and (e) typology of pa pe’sse’an. The domination of the nuro’ulama’ typology is greater, but there is a shift in typology from the nuro’ulama’ typology to the pa pe’sse’an voter typology. (2) The typology is influenced by factors (a) voter characteristics with variables of socio-cultural conditions and value systems, educational and economic factors, and kinship or family factors, (b) mass media factors, (c) characteristics of political parties and legislative candidates, and (d) amae’n pe’sse’ factors.
Edukasi Keselamatan Diri Pada Anak Usia Dini Di TK Living Stones Surabaya (Self-Safety Education for Early Childhood at Living Stones Kindergarten Surabaya) Herbowo, Heru Dwi; Cipta Utama, Yudi Harianto; Mamuaya, Chriestine Lucia; Suud, Mohammad; Pujileksono, Sugeng; Briliana, Mayshawa; Widiyanto, Ari; Sihaloho, Adelija
Indonesia Berdaya Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2025910

Abstract

Kasus penculikan terhadap anak yang belakangan ini marak terjadi, termasuk kategori kasus perdagangan anak yang digunakan sebagai pekerja paksa, pemuas kebutuhan seksual, serta anak yang diadopsi secara ilegal. Hal ini tentu bertentangan dengan aturan konstitusi di Indonesia, yaitu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2022 tentang perlindungan anak. PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta pengetahuan tentang pentingnya menjaga keselamatan diri pada anak usia dini saat berada di tempat umum. Kegiatan ini dilakukan di TK Living Stones Surabaya. Sasaran kegiatan ini adalah Pengasuh, Orang Tua dan anak. Metode yang digunakan meliputi edukasi yang sesuai dengan tingkat pemahaman anak, pelaksanaan sesi edukasi bersifat interaktif dengan menggunakan berbagai media yang melibatkan orang tua dan pengasuh dalam mendukung terselenggaranya program secara optimal. Kegatan ini diharapkan mampu menghasilkan luaran yang signifikan termasuk peningkatan kesadaran dan pemahaman anak tentang bahaya serta resiko saat berada di tempat umum, peningkatan partisipasi orang tua daam mendukung keselamatan anak, serta diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak. Luaran kegiatan ini adalah dimuat pada Jurnal Berdaya, laporan, youtube dan berita di media sosial serta buku pedoman.Abstract. Child abduction cases that have recently occurred are categorized as cases of child trafficking used as forced labor, sexual gratification, and illegally adopted children. This is certainly contrary to the constitutional rules in Indonesia, namely Law Number 23 of 2022 concerning child protection. This PKM aims to increase awareness and knowledge about the importance of maintaining personal safety in early childhood while in public places. This activity was carried out at Living Stones Kindergarten Surabaya. The targets of this activity are caregivers, parents and children. The methods used include education that is in accordance with the level of understanding of children, the implementation of interactive educational sessions using various media involving parents and caregivers in supporting the optimal implementation of the program. This activity is expected to produce significant outcomes including increased awareness and understanding of children about the dangers and risks of being in public places, increased parental participation in supporting children's safety, and is expected to contribute to creating a safe environment for children. The output of this activity is published in Jurnal Berdaya, report, YouTube and news in social media and guidebook.
Pendampingan Kader Desa Dalam Pemetaan Pengetahuan Masyarakat Tentang Masalah Sosial untuk Asesmen Komunitas: Pemetaan Pengetahuan Masyarakat Pujileksono, Sugeng; Suud, Mohammad; Mamuaya, Chriestine Lucia; Cipta Utama, Yudi Harianto; Poerwati, Sari Dewi
Jurnal Pengabdian Tri Bhakti Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Tri Bhakti
Publisher : Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36555/tribhakti.v4i1.2015

Abstract

Setiap masyarakat memiliki pengetahuan yang berbeda-beda tentang kondisi, situasi, masalah, kebutuhan, dan kehidupan sosialnya. Namun sayangnya, tidak semua masyarakat memahami pengetahuan tentang masalah, kebutuhan, dan kehidupan sosialnya. Pembangunan dari atas ke bawah, yang kurang memperhatikan pembangunan manusia seutuhnya, menyebabkan masyarakat kurang memiliki kepekaan dalam memetakan dan merumuskan pengetahuannya. Kegiatan PKM (Pengabdian kepada Masyarakat) ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada kader desa dalam melakukan pemetaan pengetahuan masyarakat tentang masalah sosial, melakukan asesmen komunitas, dan menyusun perancanaan. Kegiatan utamanya adalah pelatihan dan pendampingan kepada kader desa. Sasaran PKM ini adalah kader desa yang aktif di organisasi sosial kemasyarakatan, yaitu PKK, Posyandu, Kepemudaan (Karang Taruna), dan Majlis Taklim di Desa Pengampon. Tahapan kegiatan PKM ini meliputi persiapan, pelaksanaan, refleksi dan evaluasi. Metode PKM meliputi curah pendapat, diskusi, wawancara, dan keterlibatan pada kegiatan komunitas. Luaran kegiatan ini adalah 1) kader desa memiliki keterampilan dalam melakukan pemetaaan pengetahuan masyarakat tentang masalah sosial, 2) kader desa mampu melakukan asesmen kebutuhan komunitas, dan 3) kemampuan menyusun perencanaan partisipatif di tingkat lokal. Hasil PKM ini meliputi: kader desa dapat melakukan pemetaan pengetahuan masyarakat tentang masalah sosial; kader desa dapat melakukan asesmen kebutuhan komunitas, dan; dan membuat perencanaan partisipatif untuk menyelesaikan masalah di desanya.